NovelToon NovelToon
The Claw Of The Tiger

The Claw Of The Tiger

Status: tamat
Genre:Action / Anime / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: EMiYA1

Codename: Claw, adalah seorang Agent Assassin wanita muda yang berasal dari Asia Tenggara. kemampuan dan kekuatannya jauh diatas rata-rata Agent Assassin lain. walaupun ia bekerja sebagai Assassin, bukan berarti dia adalah seseorang yang jahat. ia bergabung kesebuah Organisasi Rahasia berskala dunia bernama "Balance Keeper", sebuah organisasi yang mementingkan dan menjaga keseimbangan dunia. namun itulah yang menjadi masalah, karena organisasi mereka ada sebuah Organisasi Rahasia lainnya yang ingin menghancurkan Balance Keeper. Mereka meneror anggota Balance Keeper lain dan terus-menerus merusak keseimbangan dunia. dan Claw sebagai Agent Assassin dari Balance Keeper, ingin mengungkap dan menghancurkan mereka. karena salah satu tujuan Claw, adalah membalaskan dendam Ayahnya yang telah dibunuh oleh mereka




ini adalah sebuah Light Novel atau Novel Ringan, yang semuanya spontan dari kepala saya. jadi mohon bantuannya ya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiYA1, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 14: Classmate Reunion Part 1

seminggu telah berlalu setelah Maria tidak sengaja bertemu dengan seniornya saat ia dan muridnya sedang berbelanja. sekarang Maria kini telah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Indonesia, dengan Jet pribadinya

"haaah... Indonesia, sudah 6 tahun huh? disini masih tetap saja panas, dan udaranya pun juga masih kotor" ucap Maria sebari menghela nafas dan meregangkan tubuhnya

Maria memakai pakaian yang sering ia pakai untuk berpergian, yaitu celana jeans ketat, kaos berwarna putih dan juga jaket kulit. namun jaket kulit yang ia pakai sekarang lebih tipis dari pada yang sebelumnya. lalu rambutnya juga diikat seperti biasanya

sebari Maria menuruni tangga untuk turun dari Jet pribadinya, ia melihat waktu menggunakan jam tangan yang berada di pergelangan tangan kirinya. saat melihat jam tangannya, jam tersebut menunjukan pukul 7 malam.

"jam 7, seharusnya mereka telah berkumpul dan makan-makan" gumam Maria

tidak lama setelah itu, Maria telah berada di luar Bandara. dan di Zona Penjemputan, Sebastian telah menunggu disamping sebuah mobil sedan berwarna hitam. Maria yang melihat itu, langsung menghampiri Sebastian. lalu Sebastian pun membukakan pintu penumpang belakang mobil untuk Maria

"Toyota Camry, kau sengaja huh?" tanya Maria dengan senyum menyeringai

"hohoho... saya tidak mengerti apa yang anda maksud, Nona Maria" jawab Sebastian yang tertawa dan tersenyum

mendengar jawaban Sebastian, Maria hanya tertawa kecil sebari menggelengkan kepalanya. lalu Maria masuk ke dalam mobil melalui pintu mobil yang sudah Sebastian buka. setelah itu Sebastian menutup pintu mobilnya dan langsung masuk ke kursi kemudi

"bagaimana dengan lokasinya, nona?" Sebastian bertanya sebari menyalakan mobil

"aku akan mengirimkan lokasinya ke HP mu yang terhubung ke navigasi mobil" ucap Maria sebari mengeluarkan HP nya

setelah beberapa saat, akhirnya terdengar suara notifikasi ke hp milik Sebastian yang terhubung ke Navigasi Mobil. setelah Sebastian mengetahui tujuan lokasinya, ia langsung menjalankan mobil ke tempat tujuan

"hanya ada 1 tempat yang digunakan untuk reuni oleh alumni sekolah ku. alasannya karena tempat itu cukup lengkap. ada kafe, restoran, dan juga mereka menyediakan tempat khusus untuk orang yang memesan sebuah prasmanan" ucap Maria sebari melihat keluar mobil melalui jendela mobil

"jadi begitu, seperti sebuah tradisi?" tanya Sebastian sebari fokus menyetir mobil

"yaa kau bisa bilang begitu" jawab Maria dengan singkat

setelah 30 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai di tempat yang Maria maksud. saat mobilnya memasuki tempat parkir, Maria melihat banyak motor yang terparkir berdekatan. melihat itu, Maria menyimpulkan kalau motor-motor tersebut adalah motor dari teman sekelasnya

saat Sebastian memarkirkan Mobilnya, ia sengaja memarkirkannya didekat tembok kaca depan bangunan yang dipakai untuk reuni teman sekelasnya Maria. setelah Sebastian mematikan mobilnya ia langsung keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk Maria

setelah pintu mobilnya dibukakan oleh Sebastian, Maria pun langsung keluar dari mobil, lalu Sebastian menutup pintunya. setelah itu Maria menunggu Sebastian yang berjalan ke bagasi mobil untuk mengambil sesuatu

tidak lama setelah itu, Sebastian membawa 2 kotak kardus yang ditumpuk. kotak kardus tersebut adalah kotak kardus yang berisi Soju, minuman beralkohol dari Korea

melihat itu, Maria pun langsung memimpin jalan menuju bangunan yang dipakai untuk restoran prasmanan. saat Maria memasuki bangunan, ia langsung melihat sekitar. dan dalam hitungan detik, Maria telah mengetahui semua teman sekelasnya. ada beberapa wajah yang tidak ia kenal, dan kemungkinan itu adalah teman atau kekasih yang diajak

setelah itu, Maria langsung mengalihkan perhatiannya kepada beberapa laki-laki yang berkumpul di meja didekat tembok kaca. mereka adalah teman sekelas Maria, namun mereka terlihat lupa dengan Maria

"lu berdua, bantu bagiin ini. 1 meja 1 atau 2 botol" ucap Maria sebari menunjuk 2 pria dan juga kotak kardus yang dibawa Sebastian

"Weh, itu beneran Soju?" tanya salah satu laki-laki kepada temannya

Sebastian yang mengerti sedikit tentang bahasa Indonesia, langsung menggoyangkan kotak kardus yang ia bawa. saat digoyangkan, isi dari kotak tersebut menghasilkan suara seperti botol-botol yang bertabrakan

kedua laki-laki tersebut langsung mengambil kotak dari tangan Sebastian tanpa protes setelah mendengar suara tersebut

"kayak kenal, tapi siapa?" tanya salah satu laki-laki yang membawa kotak kardus tersebut

"kalo itu rahasia, soalnya ini suprise" jawab Maria dengan senyum menyeringai

dengan begitu, kedua laki-laki tersebut membagikan botol-botol Soju tersebut ke meja teman-temannya. sementara itu, Maria menemukan meja yang dipakai oleh seniornya, Angga dan berjalan kesana

Angga terlihat asyik berbincang-bincang dengan teman-temannya dan belum menyadari kehadiran Maria. lalu di samping angga terlihat seorang perempuan cantik dan juga anggun. perut perempuan terlihat membuncit karena hamil

"yoo... mas Angga. tolong bicaranya jangan keras-keras" ucap Maria kepada Angga setelah sampai di mejanya, sambil meletakkan jari telunjuknya di tengah bibirnya sebagai isyarat untuk tidak berisik

"Weh, dek Maria.. akhirnya kamu dateng juga. perjalan dari bandara nggak macet?" tanya Angga

"untungnya nggak sih mas" jawab Maria

teman-teman dari Angga pun menoleh kearah Maria dan langsung terpukau karena kecantikannya

"ini adek kelas lu yang lu bilang kena bullying itu ngga? gila, cantik banget" tanya salah satu teman dari Angga

"iya, ini Maria. oh iya, kenalin dek, ini istri mas" ucap Angga sebari merangkul pundak perempuan yang hamil di sebelahnya

"Ayunda, salam kenal" ucap Ayunda kepada Maria dengan tersenyum

"Maria, salam kenal juga" ucap Maria kepada Ayunda dengan tersenyum juga

setelah itu Maria berjalan mendekati Ayunda, lalu ia merendahkan tubuhnya agar tingginya sama dengan Ayunda yang sedang duduk. Maria tersenyum lembut sebari melihat perut hamil Ayunda

"ini anak pertama atau anak kedua? udah berapa bulan juga?" tanya Maria sebari mengelus dengan lembut Perut Ayunda

"ini anak kedua, dan ini udah bulan ke lima" jawab Ayunda sebari ikut mengelus perutnya

setelah itu Maria berdiri lagi dan membisikan sesuatu kepada Sebastian yang berdiri disampingnya. lalu setelah mendengarnya, ia pun mengangguk dan berjalan ke mobil

"itu siapa dek? pakaiannya rapi begitu?" tanya Angga setelah melihat Sebastian yang pergi

"ohh.. Sebastian? dia Butler/pembantu pribadi Maria. dulu kerjanya sama bapak, tapi setelah bapak nggak ada sekarang sama Maria" jawab Maria

"ohh gitu toh" ucap Angga dengan singkat sebari menganggukkan kepalanya

tidak lama kemudian, Sebastian kembali kepada Maria dengan sebotol wine yang masih tersegel ditangannya. setelah itu Sebastian memberikannya kepada kepada Angga dengan sopan

"itu hadiah dari Maria, sebagai ucapan selamat buat pernikahan sama kehamilan istri mas yang kedua" ucap Maria

"aduh dek, ini beneran? ini kelihatan mahal banget loh" tanya Angga yang terlihat agak panik dan kaget sebari menerima botol wine nya

"ini harganya nggak seberapa, dibandingkan sama mas Angga yang dulu pernah bantu Maria" jawab Maria dengan tersenyum

"yaudah ya mas Angga, Maria ke sana dulu. tau lah mau ngapain" ucap Maria sebari pergi meninggalkan meja Angga, diikuti dengan Sebastian dibelakang

"jangan kasih ampun dek" ucap Angga yang langsung menyadari apa yang Maria maksud

setelah itu Maria berjalan menuju meja yang terdapat 2 perempuan dan juga 2 pria yang memakai jaket yang mempunyai simbol yang sama di bagian belakang. dan saat Maria sampai dibelakang kedua perempuan tersebut, Maria langsung merangkul keduanya dengan erat

"Halo-Halo!! lama nggak ketemu!!" ucap Maria dengan agak keras

kedua perempuan tersebut kaget dan juga bingung karena tiba-tiba dirangkul dari belakang oleh seseorang yang tidak mereka kenal

"elu siapa sih! sok kenal banget! emangnya kita pernah ketemu?!" ucap salah satu perempuan yang dirangkul Maria dan mencoba melepas rangkulannya, namun tidak bisa karena Maria terlalu kuat

"iya! lu siapa dah, perasaan kita nggak pernah ketemu sama lu" ucap perempuan yang satunya

mendengar itu, Maria berjalan ke dekat meja yang dimana Sebastian telah menyiapkan kursi untuk Maria

"yaelah, masa lupa sih sama gua" ucap Maria sebari duduk di kursi yang telah disiapkan oleh Sebastian

"padahal dulu kita sering main bareng di SMA. buku catatan gua lu bakar, nyiram air bekas pel, nge-jegal kaki gua hingga jatuh sampe hidung gua berdarah. masa lu berdua lupa" ucap Maria sebari menyilangkan kakinya

kedua perempuan tersebut adalah Bella dan Rani. mereka berdua lah, yang telah mem-bully Maria saat di SMA. dan alasannya mereka melakukannya, karena mereka iri akan wajah cantik Maria

"bentar... keknya cuma ada satu orang yang pernah kita gituin" ucap Bella dengan melirik kearah Rani

"lu Maria? Yaelah, kita kira lu nggak pernah balik lagi kesini" Ucap Rani dengan nada mengejek

"lagian lu pergi kemana? takut ketemu kita pas di kampus?" tanya Bella dengan nada mengejek juga

mendengar itu, Maria tertawa dan menggelengkan kepala. namun itu hanya membuat Bella dan Rani merasa kesal

"kemana lagi, ya cari kerja di luar negeri lah. mumpung punya koneksi" jawab Maria dengan nada percaya diri

"huh! kerja apaan. palingan lu nyari Sugar Daddy, iya nggak ran?" ucap Bella sebari melirik kearah Rani

"iya lah, paling ini pelayan juga dari si Sugar Daddy nya" ucap Rani yang tertawa sebari menunjuk kearah Sebastian

sekali lagi, Maria tertawa mendengar apa yang mereka katakan sebari melirik kearah Sebastian yang tidak ada respon sama sekali

"yaelah itu kalian berdua kali. gua bisa tebak tuh, kalian berdua pasti ngelakuin sesuatu sama dosen buat lulus skripsi" ucap Maria sambil berdiri dan membuka botol Soju yang berada di meja

"bilang apa lu tadi?! baru pulang dari luar negeri, udah berani lu ya" ucap Bella dengan marah

"oh no, you know me very well. I'm always brave" ucap Maria

dengan begitu, Maria menuangkan isi botol Soju tersebut ke kepala Bella dan juga Rani. Bella dan Rani terlihat kaget dan tidak percaya apa yang Maria lakukan. setelah itu kedua pria yang bersama Bella dan Rani, langsung berdiri setelah melihat itu dan hendak melakukan sesuatu kepada Maria

"woi! keterlaluan lu ya!" teriak salah satu pria tersebut

namun sebelum itu terjadi, Sebastian langsung menahan mereka berdua dengan gampangnya

"tolong jangan ikut campur, urusan nona" ucap Sebastian dengan bahasa Indonesia yang tidak begitu lancar

"brengsek lu, Maria!" teriak Bella

Bella berdiri dari tempat duduknya, dan hendak menarik tangan Maria. namun dengan cepat Maria memukul dengan keras muka Bella sampai hidungnya patah dan membuat Bella terjatuh ke lantai. Rani yang melihat itu, langsung mengambil garpu di meja dan mencoba menusuk Maria

sebelum Rani menusuk Maria, Maria memukul Rani dengan bagian belakang tangannya dengan keras yang membuatnya hampir kehilangan kesadaran. lalu disusul dengan serangan dengkul ke wajah Rani dan membuatnya terjatuh ke lantai

"fiuh... akhirnya lega juga" gumam Maria

"maaf ya buat keributannya!! sebagai gantinya, gua bakal bayar buat prasmanan nya. jadi makan aja sesuka kalian!!" teriak Maria agar terdengar oleh semua yang berada disitu

Sebastian yang dari tadi menahan kedua pria tadi, langsung memukul dengan keras perut mereka. dan membuatnya terkapar kesakitan

"itu gak papa dibiarin?" tanya Ayunda ke Suaminya Angga

"biarin aja, cewek kayak mereka harus dapet karma nya" jawab Angga

beberapa menit kemudian, setelah Maria memberikan kartu rekening kepada staff restoran yang berjaga di prasmanan, ia dan juga Sebastian berjalan ke pintu keluar

"mas Angga, Maria nggak bisa lama-lama. jadi Maria pergi duluan" ucap Maria agak keras kepada Angga

"iya dek! hati-hati di jalan!" jawab Angga

dengan begitu Maria dan juga Sebastian, kembali ke mobil mereka. sesampainya didalam mobil, Maria tertawa terbahak-bahak

"ahahaha.... rasanya lega banget. aduh perutku" ucap Maria yang mencoba mengatur nafasnya

"nona, apa kita langsung kembali ke bandara?" tanya Sebastian

"haaah.... tidak, aku ingin melihat rumah ku dulu sebentar" jawab Maria

mendengar itu, Sebastian langsung menyalakan mobil dan menjalankannya menuju rumah asli milik Maria dan juga orang tuanya

beberapa menit telah berlalu. dalam perjalan, mereka berdua sedang melewati jalan yang begitu sepi tanpa cctv dan hanya ada lampu jalan. lalu tiba-tiba sekelompok geng motor memblokir jalan tersebut menggunakan motor mereka

mau tidak mau, Sebastian harus menghentikan mobilnya. dan saat diteliti, geng motor tersebut memakai jaket yang mempunyai simbol yang sama seperti yang dipakai teman pria dari Bella dan juga Rani

"Woi! setelah ngelakuin itu, lu pikir bisa kabur gitu aja!!?" teriak salah satu dari mereka

dengan begitu, Maria dan juga Sebastian pun keluar dari mobil dan berdiri didepan mobilnya

"yaelah, masih ada toh, geng motor kek begini?" ucap Maria sebari menggelengkan kepala

dari gerombolan mereka, 2 pria dan juga perempuan maju kedepan. mereka adalah Bella, Rani dan juga 2 teman prianya yang dipukul oleh Sebastian tadi

"emang brengsek lu ya! gua pastiin lu bayar apa yang lu perbuat!!" teriak Bella

Maria hanya menghela nafas melihat itu. dan tangan Maria seperti meminta sesuatu kepada Sebastian. Sebastian yang melihat itu pun langsung mengerti apa yang Maria maksud, lalu ia mengambil sesuatu dari dalam mobil

setelah itu, Sebastian kembali membawa sepasang sarung tangan dan memberikannya kepada Maria

"haah.. ini aja nggak cukup buat pemanasan" ucap Maria dengan nada malas sebari memasang sarung tangan yang diberikan Sebastian

"tapi cukup buat main-main!" ucap Maria lagi sebari tersenyum sinis yang terlihat cukup menakutkan

1
Crimson
mantap /CoolGuy/
KainaZero: jujur aja, liat novel ini yang sepi pembaca jadi nggak semangat buat lanjutin. aku mau stop novelnya dulu disini, soalnya pas banget 60 chapter. dan kalo ku lanjut, pas banget juga soalnya akan masuk ke Arc baru yang jadi Turning Point

maka dari itu, aku ada rencana buat bikin judul novel baru yang genre nya Fantasy yang agak Dark gitu. Ide nya udah ada, dan tinggal eksekusi aja

jadi aku mohon maaf banget, kalo keputusan ini bikin kecewa. aku mau coba upload judul ini ke platform lain, dan liat gimana perkembangannya. jadi ya.. mohon ditunggu kelanjutannya 🙏🙏
total 1 replies
Crimson
kalau itu mah, min jangan di jelasin. Indo tuh memang sarang nya tikus berdasi 😅😅. wkwkwk/Tongue/
KainaZero: warganya hepi, pemerintahnya bikin depresi 🤭
total 1 replies
Crimson
Gas lanjut min/CoolGuy/
Crimson
sorry min gw bacanya cuma ambil penting2 nya doang, ngantuk habis begadang soalnya. ini aja baca jam 4 subuh. asli, mata gw udah gak bisa di bikin melek. wkwk wkwkwk /Sob/
Crimson
lanjut min/CoolGuy/
Crimson
Kok lama up nya min, udah gw tunggu2 juga./Chuckle/
KainaZero: maaf ya.. Mimin bisanya update 1 Minggu sekali. pertama karena kerjaan. kedua karena pusing mikir cerita kedepannya 🙏🙏
total 1 replies
Crimson
Aku curiga deh sama Anastasia, kalau dia ini sebenarnya agen ganda atau mata2 hmmm 🤔🤔
KainaZero: tunggu kelanjutannya yaa 😄
total 1 replies
Crimson
Nggak bisa bahasa inggris /Grin/
Crimson
Hmm! Dari aroma2 nya nih, bakalan ada perang tiga arah. wkwkwk /Facepalm/
Crimson
nampak nya typo lah min. Seharusnya meninggalkan bukan meninggal, kalo meninggal mah orang min/CoolGuy//Joyful/
Crimson: OK /CoolGuy/
total 2 replies
Crimson
Buset! udah kyk HAKI aja bisa di adu aura nya. wkwkwk /Facepalm/
KainaZero: pada dasarnya sama sih. di One Piece, semua mahkluk hidup secara teori punya Haki. tapi cuma beberapa orang aja yang bisa ngebangkitin Haki

disini juga sama, semua orang punya aura. tapi cuma beberapa orang aja yang bisa ngeluarin aura yang sampai bikin orang yang merasakannya itu berlutut, nggak bergerak atau pingsan karena nggak kuat nahan tekanan sama rasa takutnya
total 1 replies
Crimson
Gw. /CoolGuy/
Crimson
Habis ngapain tuh mereka di ranjang, e dah lah. pura-pura polos aja. wkwkwk /Grin/
KainaZero: bisa disesuaikan dengan imajinasi dan pikiran masing-masing 🤭
total 1 replies
Crimson
kalau memang Horus itu benar, bapak nya para dewa-dewi utama Mesir. gak sia-sia gw pernah main game GOW mitologi Yunani dan Nordik. /Chuckle//Grin/
Crimson
bukannya Horus itu bapak nya para dewa ya, dari mitologi Mesir. kyk Zeus bapak dari dewa-dewi Olympus dari Yunani, Odin. Bapak dari dewa-dewi Aesir dari mitologi Nordik./CoolGuy/
Crimson: oh gitu /Facepalm/
total 2 replies
Crimson
Wait wait, bukan nya Evelyn itu seorang pendeta ya, kalau gak salah./Slight/
KainaZero: yup, baca lagi chapter 28 & 29 biar nggak lupa
total 1 replies
Boy Permana
semangat /CoolGuy/
KainaZero: thank you buat semangat nya!!
total 1 replies
Crimson
Buset ngeri kali efek wine nya Cok, sampai kyk gitu /Joyful/wkwkwk
KainaZero: fun fact. sebenernya Maria tuh bisa aja nahan efek wine nya biar gak mabuk. jadi ya, disini dia sengaja buat nggak nahan efeknya. akhirnya ya mabuk. apalagi yang ngasih si Prince/Albert, yang udah pasti beli nya wine premium yang gak kaleng-kaleng 🤣
total 1 replies
Crimson
paper bag itu bukannya kantong kertas yang sering muncul di film2 Hollywood. iya kan min/CoolGuy/
KainaZero: yaa tas kertas yang buat naruh barang pas beli di mall-mall mahal gitu lah 🤭
total 1 replies
Crimson
kanji nya gw nggak ngerti bre. Wkwkwk /Tongue/
KainaZero: wkwkw maap. soalnya buat nambah kesan aja kalo mereka ngomong pake bahasa jepang/Smirk/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!