Shandra Hasanah, diusianya yang hampir kepala tiga selalu dikatain perawan tua dan dikatain memiliki wajah yang tidak cantik. Hingga suatu ketika ia dimintai menikah dengan mendiang suami adiknya, Athaya Besmana, karena sang adik yang bernama Alika dikabarkan mengalami kecelakaan dan Athaya sangat terpukul dengan kepergian sang istri.
Tak ingin membuat Athaya terus bersedih, orang tua Athaya justru meminta Shandra menjadi istri dari mendiang suami adiknya. Lalu, apa Shandra menerima permintaan orang tua Athaya?sementara Athaya masih sangat mencintai adiknya, Alika.
Ikuti kisah Shandra _Pemilik Hati Suamiku _
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon roliyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15
"Masam sekali wajahmu," ucap Dendi, yang kini duduk di sebelah Atha.
"Berisik!" ketus Atha.
Saat ini Atha tengah berada di rumah Dendi. Sebenarnya Atha datang ke rumah Dendi ingin mengajak Dendi pergi ke klub, tapi Dendi malas pergi ke tempat seperti itu.
Dendi tersenyum seraya menggelengkan kepalanya. Sahabatnya itu moodnya selalu berubah-ubah. Macam perempuan yang sedang datang bulan saja.
"Ada masalah apa lagi sama bini?" tebak Dendi.
Sebagai sahabat, ia sudah hapal kalau Atha lagi punya masalah dan pastinya masalahnya kali ini tidak jauh-jauh dari istri barunya Atha.
Atha melirik sekilas sahabatnya itu, lalu ia menyeruput minumannya.
"Dia tadi ketemuan sama cowok di belakang aku," kata Atha mulai menceritakan kekesalan hatinya. "Harusnya dia tidak boleh ketemuan sama cowok tanpa seizin aku," tambahnya lagi.
Mendengar perkataan Atha, seketika Dendi tertawa keras. Dendi merasa lucu dengan sikap Atha yang marah kepada Shandra. Bukannya Atha tidak peduli ya sama Shandra, tapi kok ini Atha terlihat kesal saat tahu kalau Shandra ketemuan sama cowok lain.
"Kamu cemburu?" tanya Dendi masih dengan tawanya.
Atha berdecih seraya melirik Dendi sinis.
"Cemburu? Cih! Ngapain aku cemburu," jawab Atha sedikit ketus.
"Terus kenapa kamu marah?"
"Bukan marah, tapi seharusnya dia tahu kalau dia itu sudah menikah dan lagian gak seharusnya dia ketemuan sama cowok. Harusnya dia tahu itu."
"Mungkin istrimu gak sengaja kali ketemu sama tuh cowok. Apa salahnya kamu positif thinking sama istrimu itu."
"Gak mungkin. Aku yakin dia sengaja ketemuan di belakang aku. Dasar perempuan sok alim!" ketus Atha.
Dendi kembali menggelengkan kepalanya. Sikap Atha ini membuatnya heran. Harusnya Atha tidak mempermasalahkan Shandra, karena Atha sendiri tidak mencintai shandra. Atau mungkin Atha mulai menyukai Shandra, tapi Atha sendiri belum menyadarinya.
"Oh iya, gimana progres pencarian Alika? Apa sudah ada kabarnya?" tanya Dendi.
Atha menghela napasnya kasar dan raut wajahnya seketika berubah muram.
"Belum," jawab Atha sambil menatap lurus ke luar rumah.
Dendi kemudian menepuk pundak Atha, memberi semangat agar tidak terus larut dalam kesedihan.
"Yang sabar ya," ucap Dendi. Sebenarnya dalam hati kecilnya Dendi, ingin sekali mengatakan untuk mengikhlaskan Alika, namun ia tak berani mengatakannya. Ia tahu betul pasti Atha akan sangat marah jika ia berbicara seperti itu.
"Tapi aku yakin kalau Alika pasti bakal kembali," ucap Atha dengan keyakinannya.
Sebelum Atha melihat sendiri jenazah Alika, maka Atha akan terus yakin kalau Alika masih hidup.
"Kita berdoa saja," timpal Dendi, yang langsung di aminin oleh Atha.
***
Jam sepuluh malam Atha tiba di rumah. Lelaki itu melewati Shandra yang sedang duduk di kursi sambil membaca buku. Atha sama sekali tidak menoleh ke arah Shandra yang sejak tadi menunggunya pulang.
Shandra menghela napasnya, sesaat setelah Atha melewatinya.
Shandra belum beranjak dari duduk sampai ia menyelesaikan bacaannya. Baru lah setelah selesai membaca, Shandra beranjak dan melangkah menuju kamarnya. Namun saat akan masuk ke dalam kamar, sudut matanya menangkap tubuh Atha yang melintas ke arah dapur. Shandra menghiraukan Atha dan tetap masuk ke dalam kamarnya.
Sementara Atha membuka lemari dan mencari sebungkus mie instan. Atha kelaparan dan ingin sekali makan. Hanya mie instan lah yang bisa ia masak, selain itu ia tidak bisa membuat masakan lain.
"Gak ada mie satu pun," ucap Atha merengut kecewa. Untuk keluar pun ia malas sekali, apalagi hari sudah malam.
"Gak mungkin kan aku minta tolong Shandra," ucapnya lagi gengsi.
Atha kemudian beralih ke kulkas dan membukanya. Atha terdiam melihat isi kulkas itu. Ada beberapa butir telur dan pastinya ada sayur-sayuran dan juga ikan. Namun Atha tidak bisa mengelola semua bahan masakan itu. Sementara perutnya terus meronta-ronta minta di isi.
"Aku minum air putih aja, biarin kelaparan juga," gumamnya lagi.
"Mau aku masakin," ucap Shandra yang tiba-tiba sudah berada di dapur.
"Eh!" Atha terkejut mendengar suara Shandra yang tiba-tiba bersuara.
"Gak usah," tolak Atha. Rasa gengsinya sangatlah tinggi, meski perutnya sangatlah kelaparan.
Kruyuk kruyuk.
Perut Atha bunyi dan menandakan kalau ia sudah sangat lapar.
"Grrrr! Kenapa harus bunyi sih," makinya di dalam hati.
Kalau begini ia tidak bisa bohong kalau saat ini ia tengah kelaparan.
"Kalau lapar kamu bisa mintai aku untuk masak," ucap Shandra, kemudian Shandra membuka penanak nasi dan mengambil nasinya.
"Aku buatin nasi goreng, mau?" tawar Shandra.
Atha menggaruk tengkuknya, "boleh, tapi gak--"
"Gak pakai kecap kan sama cabe," sambar Shandra cepat. Ia masih mengingat perkataan Atha yang tidak suka pakai kecap dan cabai.
"Iya," jawab Atha.
Shandra pun segera membuat nasi goreng spesial buat Atha. Tidak membutuhkan waktu lama, nasi gorengnya sudah matang dan kini sudah tersaji di piring.
Atha sudah duduk di depan meja makan. Dari harumnya sudah membuat air liurnya menetes membasahi bibirnya. Rasa laparnya kian bertambah. Atha segera melahap nasi goreng buatan Shandra dan suapan pertama membuat lidahnya tak berhenti mengunyahnya. Ternyata masakan Shandra tidak seburuk yang ia pikir, tapi justru masakan Shandra sangat enak dan ia suka itu.
'Masakan dia lebih enak dari pada masakan Alika.' Atha memujinya di dalam hati.
aihhh jangan lah sampai kaya drama Indosiar ya Thor
aiahhh ,,semoga otak nya terbuka si atta bukanya gelap mata ingin memiliki nya kembali terus kamu di tinggal
kan
akhirnya kebongkar juga...
lanjut thor ceritanya
di tunggu updatenya
ayo???
lanjut thor ceritanya
di tunggu updatenya