NovelToon NovelToon
Pembalasan Istri Yang Tersakiti

Pembalasan Istri Yang Tersakiti

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Cerai / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: yuri_be

Ketika hati dan kepercayaan sudah di hancurkan maka tidak mudah membuatnya kembali seperti semula.
Seperti yang di alami oleh ocha calista harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya.
Ketika pernikahan yang ia bina selama hampir lima tahun ternyata penuh sandiwara dan kebohongan.
Ocha tak pernah menyangka ternyata suaminya bernama arman maulana mempunyai hubungan gelap dengan adik angkatnya bernama Aulia.
Apakah yang akan di lakukan ocha calista setelah mengetahui perselingkuhan suaminya itu?".
jangan lupa kasih like dan vote♥️
Happy reading😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuri_be, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencoba Mencelakai

Seusai menghubungi adrian,aulia dan arman bergegas menuju ke rumah sakit.

"Mas sudah pesan taksi onlinenya?"tanya aulia.

"Sudah kok,pasti bentar lagi sampai".

"Mas,yakin rencana kita akan berhasil?"tanya aulia ragu.

"Aku yakin,kita harus pura-pura bersikap baik kepada mereka.

Begitu ada kesempatan nanti kamu lakukan apa yang aku suruh tadi.

"Aku takut mas,kalau ketahuan gimana?.

Kalau mereka lapor polisi gimana?".

Aku gak mau masuk penjara mas"jawab aulia cemas.

"Kalau kamu menuruti rencanaku tadi mereka tidak akan ada yang tau kamu tenang aja ya"ujar arman berusaha menyakinkan aulia.

"Baiklah mas,aku setuju demi masa depan kita".

"Nah gitu dong,ayo kita keluar seperti mobilnya sudah sampai".

Mereka keluar lalu naik ke dalam mobil menuju rumah sakit.

"Kita mampir ke apotek dulu ya mas?"ucap arman sang sopir.

Pak sopir mengangguk kebetulan di depan ia melihat apotek dan memberhentikan mobilnya.

"Kamu aja yang turun mas untuk beli?"pinta aulia pada arman.

"Baiklah"ucap arman bergegas turun menuju apotek.

"Mbak ada racun yang paling ampuh?"tanya arman pada pegawai apotek itu.

"Maksud mas racun buat apa ya,itu obat berbahaya jadi tidak di jual bebas di pasaran"jelas pegawai apotek itu.

Arman mengeluarkan sejumlah uang tunai dari dalam dompetnya.

"Ini ada sejumlah uang,kamu kasih obat itu ke saya satu lalu sisanya untukmu"bisik arman.

Pegawai apotek itu terdiam ia takut orang itu akan menyalah gunakan obat yang ia berikan.

Tapi ya sudahlah lumayan dapat uang banyak bisa untuk makan seminggu.

"Baiklah tunggu sebentar".

Tak lama kemudian pegawai itu membawa sebotol minuman berisi racun memasukkannya ke dalam kantong plastik hitam.

"Ini obatnya pak"ucap pegawai apotek ia senang bisa mendapatkan uang yang cukup banyak.

Setelah mendapatkan apa yang di inginkan arman kembali ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanannya menuju rumah sakit.

"Asal ada uang semua urusan jadi mulus"batin arman tersenyum senang.

Kini mereka sampai di rumah sakit bertanya pada suster dimana letak kamar ayahnya.

"Ayah di rawat di kamar VIP mawar nomer tiga mas"ujar aulia.

"Baiklah kita segera kesana,kamu bawa obat ini masukkan ke dalam tasmu"pinta arman.

Bukan memasukkan ke dalam tas justru aulia memasukkan ke dalam kantong celananya sengaja ia lakukan akan mempermudah rencananya nanti.

Tok tok tok

Dengan membuka pintu perlahan aulia dan arman masuk ke dalam ruang perawatan ayah bastian.

"Untuk apa kamu datang ke sini?"ucap ayah bastian dengan nada tinggi.

Aulia mendekati ranjang ayahnya memegang tangannya sembari berucap"maafkan aulia yah,aulia gak bermaksud buat ayah kayak gini".

"Apa kamu sadar telah menyakiti perasaan kakakmu?"tanya ayahnya.

"Aku minta maaf,aku memang salah mulai besok aku akan tinggal di tempat lain saja"ucap aulia sambil tersenyum smirk.

"Bagus,kamu jauhi arman mulai sekarang dia itu suami dari kakakmu sendiri"ujar ayahnya.

Aulia hanya mengangguk berusaha agar mereka semua mempercayai ucapannya.

"Apa bunda dan kak ocha sudah makan siang?".

"Belum"jawab bunda nur singkat.

"Bunda dan kak ocha lebih baik makan siang dulu biar ayah,aku aja yang jagain"ujar aulia.

"Iya sayang ayo kita keluar untuk makan dulu,kasian bunda belum makan sejak siang tadi"timpal arman.

"Baiklah,ayo bun kita makan dulu"ajak ocha pada bundanya tanpa rasa curiga sedikitpun.

Bunda nur mengangguk mengikuti anak dan menantunya keluar kamar.

Aulia melirik kepergian mereka namun keningnya berkerut melihat adrian masih di sini.

"Kami ngapain masih di sini gak ikut makan siang?".

"Gak"jawab adrian singkat.

"Oh apa kamu sengaja mau berduaan denganku di sini ya, sorry ya aku gak mau?".

"Selain pelakor kamu juga punya tingkat kepedean yang sangat tinggi"ujar adrian heran.

"Jaga bicara kamu adrian, lebih baik kamu keluar biar ayah bisa istirahat dengan tenang di sini?"ujar aulia ketika melihat ayahnya mulai mengantuk.

Adrian semakin merasa curiga melihat gelagat aneh yang di lakukan oleh aulia.

Tanpa banyak bicara adrian keluar dari ruangan itu karena baru saja ia mendapat telpon dari rekan bisnisnya.

Aulia tersenyum kini ia bisa melakukan rencananya.

"Bagus ayah sudah tidur,dan sebentar lagi waktunya ayah minum obat".

Aulia melirik ke arah gelas yang berisi air putih dengan pelan ia mengambilnya lalu merogoh saku celananya.

Sebelum memasukkan racun tersebut aulia memantau situasi takutnya ada orang lain yang melihatnya.

"Maafkan aku ayah,aku terpaksa melakukan ini karena ayah selalu membela mbak ocha,aku tak ingin hidup miskin ayah selalu mengancam akan mencoret ku dari hak waris sebelum ayah melakukannya lebih baik aku mencegahnya sekarang"gumam aulia menyampaikan semua isi hatinya.

Aulia menaruh semua cairan racun itu yang seharusnya arman hanya menyuruhnya untuk menuangkannya separuh.

Tapi karena menurutnya dengan dosis banyak maka akan semakin besar reaksinya.

Tak lama terdengar suara pintu terbuka ternyata mereka sudah kembali.

"Apa ayah tadi mengeluh sakit?tanya bunda nur pada aulia.

"Tidak bun,ayah dari tadi istirahat?"jawabnya.

Karena hari sudah malam kini waktunya untuk ayah bastian untuk meminum obatnya.

Ocha membantu ayahnya untuk menyiapkan obatnya ketika ia akan mengambil gelas berisi air putih.

Ia merasa heran karena seperti ada sesuatu di dalamnya.

Semua orang melihat ke arahnya karena penasaran ocha mendekatkan gelas itu pada hidungnya.

"Baunya aneh seperti?".

Ini tidak mungkin siapa yang berani mencelakai ayah?"batin ocha.

"Nak,mana minumnya ayah sangat haus?"ucap ayah bastian.

"Lebih baik ayah minum ini saja, menyerahkan botol minum pada ayahnya?".

"Ini mbak ocha apa-apaan,kenapa gelasnya gak di suruh minum ayah sih.

Aduh mampus aku apa mbak ocha menyadari hal itu".

Tapi kenapa dia hanya diam dan tidak mengungkapkan"batin aulia.

Arman tersenyum melihat ayah bastian meminum air putihnya dengan cukup banyak.

"Bagus,ayo habiskan minumannya yah.

Aku yakin setelah ini kamu gak akan bisa minum sepuasnya?"batin arman tersenyum puas.

Ia tak tahu kalau racun yang di campur aulia berada di gelas bukan dalam botol yang mertuanya minum.

Ocha mencoba mencari tau siapa orang yang berniat untuk mencelakai ayahnya.

Melihat sekeliling untuk menemukan petunjuk.

"Aulia,tadi yang datang ke ruangan ayah siapa saja setelah kami pergi?"tanya ocha sembari melihat perubahan dari raut wajah aulia.

"Ehmm tidak ada kak,hanya ada aku di sini?"jawab aulia bersikap setenang mungkin.

"Apa orang itu dari pihak rumah sakit ya,tapi itu tidak mungkin.

Ada motif apa mereka sampai ingin mencelakai ayahku"ucap ocha dalam hatinya.

"Sayang ayo kita pulang istirahat di vila nanti besok gantian biar bunda yang pulang?"ajak arman pada istrinya.

"Tidak aku akan tetap di sini menemani bunda jagain ayah"tolak ocha.

"Bunda gak apa-apa nak,lebih baik kamu istirahat ya"ucap bunda nur.

Karena merasa khawatir ocha tetap memutuskan untuk tetap di rumah sakit.

Sementara aulia dan arman pulang ke vila,ocha tak peduli dengan mereka mau berbuat apa nanti di vila berdua.

Adrian memilih untuk tetap di rumah sakit ia tidur di sofa panjang.

Ocha belum tertidur ia masih bertanya-tanya siapa orang yang berniat mencelakai ayahnya.

Lalu ia mengambil gelas berisi racun tadi yang terletak di atas meja lalu ia berjalan menuju kamar mandi dan sebelum ia membuangnya tak sengaja netranya menangkap ada sebuah botol kecil berada di tumpukan sampah.

1
Rea Sitta
Luar biasa
Marina Tarigan
ada juga untungnya sangat pada ocha karena yg mandul itu senarnya Arman kejahatan Aulia membawa keruntungan pd ocha
Marina Tarigan
regan salah jalan karena papa Hendro sendiri yg biadap
Marina Tarigan
hahaa Hera kamu dilu sdh pacaran sm orang kaya kamu tinggalkan dan kamu harus nikaj dgn juragan sapi kemana2 bau taik sapi
Marina Tarigan
hera tahu rehan orang kaya dulu dia pacar Adrian beberapa bln terus. selingkuh dgn laji2 lain dan dia jebak Revan dilusr negeri dgn minuman kerad sampai mabuk
Marina Tarigan
aku salut bagi wanita tangguh punya prinsip buat apa laki2 celup sana celup sini jijik
Marina Tarigan
revan hers itu wanita bebas bukan wanita type seorang ibu semua keluargamu tdk sudi
Marina Tarigan
diceri ini rata2 wanitanya planga plongo prianya rata bregzek
Marina Tarigan
Regan sdrku jgn dekati Aulia jalang itu bodoh nanti kamu kena penyakit dia ular cobra akam mematukmu sampai hancur
Marina Tarigan
kalau kau tdk nau cari peindungmu Ocha kamu pasti terus diganggu Amran itu lagipula Aulia pergi dgn Herman
Marina Tarigan
haha sekali jalang tetao jalang
Marina Tarigan
karakter Ocha sangat lemah keberhasilannya karena nasibnya baik dan orangtuanya kaya
Marina Tarigan
kenapa Arman kamu lebih penting lobang tikus kan makan lobang tikusmu itu supaya kenyang
Marina Tarigan
i i cerita abal2 abal2 pengacara sendiripun dibegal ditengah jln pemain utama pun lebih sering berjln sendirim kaya tdk ada pengawalan seharusnya ocha kemanapun harus ada pengawal ini orang tuanya sendiripun membiarkan Ocha berjln sendiri maaf thour
Marina Tarigan
biarpun hamil cerai kenapa kalau setiap saat disakiti terus rawat anakmu bodoh atau serahkan semua hartamu dibawah penjagaan ayahmu karena arman casanova acut itu dan Aulia jalang tdk bermoral itu zelalu kau pikirkan itu namanya sia seorang pengusaha sukseds tapi paling tolol sedumia
Marina Tarigan
pengacaa gila
Marina Tarigan
yg aku benci cerita ini adalah Ocha inu nur pak aBastian yg memihak kpd Amran dan Aulia lamban bertindak padahal Aulia anak pumgutdibiarkan sesuka hati
Marina Tarigan
ocha imi dari mulai ia yahu perselimgkuhan arman dan aulia kok melempem amat sdh tabu arman dan aulia bervocok tanam didepan ayah dan Ardian kok nampaknya terlampau santai bertindak
Marina Tarigan
mgeri kali suamimu Ocha adik angkatmu tdk tahu diri kau peminpin perusahaan buat mereka hancur terlebih adik angkatmu tdk ingat soapa dirinya
dikoiku
ocha ni kayaknya oon
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!