NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Muda

Terpaksa Menikah Muda

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:361.3k
Nilai: 4.6
Nama Author: Cillato

Dua Remaja yang sama sekali tidak saling mengenal, yang harus di nikahkan secara paksa oleh kedua orang tua nya.
Kedua orang tua mereka menikahkan mereka berdua akibat perjanjian yang telah di sepakati orang tua mereka dulu.
Apakah mereka akan menerimanya? dan bagaimanakah takdir kisah mereka selanjutnya?
Ikuti terus takdir kisah mereka di dalam cerita ini.

Happy Reading❤️‍🔥

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cillato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Drama Salah Mobil

Leon yang melihat jika Lea tengah di bonceng lagi oleh Devan, sontak Leon mengikuti Lea dan Devan dari belakang tanpa di ketahui oleh mereka berdua.

Setelah sampai di parkiran, Leon melirik ke arah Devan dengan tersenyum licik dan melewati mereka berdua begitu saja tanpa tegur sapa.

"Kak, jangan pernah minta gue di boncengin lo. Soal nya tatapan yang lain nya natap gue kayak gimana gitu". Ucap Lea memohon

"Kalau gitu gue masuk kelas dulu ya". Sahut Devan tanpa menggubris ucapan yang Lea katakan, lelaki itu langsung pergi meninggalkan Lea sendirian.

Lea yang melihat punggung Devan perlahan menjauh dari posisi nya, wanita itu menghela nafas nya dan melangkahkan kaki nya juga menuju ke ruang kelas nya.

Namun baru beberapa langkah Lea berjalan, Dia di kejutkan oleh Leon yang tiba tiba sudah berada di hadapan nya. Sontak Lea langsung terjingkat seraya mengelus dada nya.

"Kak Leon!". Teriak Lea melototkan mata nya ke arah Leon

"Ngapain Lo bonceng Devan lagi". Tanya Leon to the point

"Kenapa? Cemburu? Ya gimana ya gue suka sama kak Devan, sudah Ganteng, perhatian, penuh kasih sayang, uuhh tipe gue banget. Lelaki idaman ku". Ujar Lea di sertai nada menyindir

"Gue aduin Lo ke Papa sama Mama kalau Lo selingkuh". Ancam Leon

"Ciee cemburu yaa, Ngaku gk rawwrrrr..". Lea masih mengejek Leon tentang kejadian di kamar tadi pagi.

"Apaan sih dih gk jelas lo, jangan lupa nanti siang Lo harus pulang sekolah sama gue. Bisa bisa kena siraman rohani gue sama mama".

"Ok". Sahut Lea singkat

Akhir nya mereka berdua melangkahkan kaki nya masing masing menuju ke kelas nya.

...****************...

Bel berbunyi tanda jam pelajaran terakhir telah selesai, membuat seluruh siswa dan siswa SMA Tunas Bangsa bersorak gembira. Mereka langsung bangkit dan keluar kelas satu persatu, berbeda dengan Lea dan sisil, wanita itu menunggu hingga keadaan sekolah lumayan sepi, baru mereka akan keluar dan pulang.

"Lea jalan jalan yuk kemana gitu".

"Hem, boleh kapan? Dimana?". Tanya Lea

"Ke Mall aja gimana, kita nonton". Ujar Sisil gembira

"Ok".

"Nanti gue jemput ya ke rumah Lo, Rumah Ko dimana".

"Heem gk usah deh, ngerepotin banget. Mending gue langsung ke sana aja". Ucap Lea menolak tawaran sisil dengan halus.

"Iya udah deh, nanti gue info ya. Gue cabut duluan ya". Ujar Sisi berpamitan dengan melambaikan tangan nya seraya memasuki mobil nya

Lea saat ini sedang celingak celinguk melihat siuasi dan kondisi sekitar, kalau bukan karena Mama Indah dia sendiri ogah bareng Lean, mending pulang naik taksi aja.

"Seperti nya aman" Gumam Lea sembari mengendap endap dan membuka pintu mobil Leon yang masih terparkir di area parkir sekolahan.

Manik mata Lea masih terus memantau ke arah luar, saat tidak ada yang melihat nya. Wanita itu langsung masuk dan menutup pintu mobil.

Di dalam mobil di duduk dengan perasaan yang lega, karena bisa masuk ke dalam mobil Leon tanpa ada yang mencurigai nya.

Lea masih terus celingak celinguk melirik ke sekitran sekolah, manik manta nya melirik ke ara sebelah, ke depan dan akhir nya kebelakang.

Namun saat manik mata nya melirik ke arah belakang, dia lamgsung terkejut dan membulat kan mata nya.

"Lea ya". Tanya Putra

Saat Putra memanggil nama Lea bertepatan dengam Leon yang membuka pintu kemudi mobil dan langsung masuk ke dalam nya.

Leon pun tak kalah kaget saat melihat Lea dan kedua teman nya saat ini yang berada di mobil nya.

Sontak mereka saling menatap dan terkejut, Lea sendiri masih mematung di tempat. Wanita itu bingung harus melakukan apalagi untuk menghindari masalah yang ada di depan nya saat ini.

"Lea salah mobil ya?". Tanya Putra

"Hahahahaha iya salah mobil kayak nya. Maaf ya kak, habis nya mobil nya sama sama warna hitam". Ucap Lea kikuk dan langsung bergegas untuk keluar dari mobil itu, namun tangan nya di tahan oleh Leon.

Dua lelaki yang berada di jok belakang saling menatap, dan membulatkan mata nya, lalu kembali menatap ke arah depan memperhatikan interaksi Leon dan Lea.

Lea sendiri meneguk saliva nya dalam dalam, dia berdoa semoga lelaki itu tidak gegabah dengan menceritakan hubungan yang terjalin di antara Leon dan Lea saat ini.

"Lo anak baru kan, yaudah gapapa sekali kali kami anterin Lo pulang". Ujar Leon

"Eh, ini beneran Leon bilang gitu ke cewek?". Tanya satria berbisik pada putra

"Ho'oh, pala nya kejedot tembok kali ya". Sahut Putra

Setelah mengatakan itu, putra langsung meletakkan tangan nya di kening Leon dan juga di dada bidang lelaki itu.

Berbeda dengan Leon lelaki itu berdecih kesal dan menepis kuat tangan putra yang memegang kening dan juga dada nya.

"Apaan sih lo pada, emang lo fikir gue orang jahat apa".

Kedua nya langsung mengangguk anggukan kepala nya, karena yang mereka tahu Leon tidak pernah baik dengan seorang wanita kecuali Mama Indah.

"Ck! Mau gue keluarin lo berdua dari mobil ini!". Ancam Leon.

"Haha jangan gitu dong bro". Ujar satria tertawa kecil

"Iya iya, Lea dia baik kok sangat baik malahan. Kami anterin lo aja ya". Ujar Putra kepada Lea

Lea sendiri merasa ada sesuatu yang mengganjal di hati nya, seperti nya ada sesuatu yang akan terjadi. Namun dia tidak tahu sesuatu itu apa? Dia melirik ke arah Leon menelisik gerakan lelaki itu, tidak ada yang terlihat aneh namun dia merasa curiga.

"Lea rumah lo dimana?". Tanya putra basa basi

"Hemm gk jauh kok kak dari sekolah". Jawab Lea

"Kalau Ayang Satria main ke rumah boleh kan?".

"He'emm". Leon berdehem dengan keras

Leon pun langsung memberhentikan mobil nya di sebuah tempat yang terbengkalai, namun masih tidak jauh dari kota. Membuat Lea, Satria dan juga Putra kompak menatap nya.

"Kenapa Lo berhenti di sini?". Tanya Satria

"Kita lagi buru buru, Lo turu aja di sini ya. Nanti lo bisa pesan taksi atau ojek online". Ucap Leon santai

Lea yang mendengar perkataan Leon, langsung menatap tajam ke arah lelaki itu.

Leon yang di tatap seperti itu hanya menatap balik dengan datar seraya tersenyum licik, Leon langsung mengayunkan tangan nya seolah olah kode untuk mengusir Lea agar keluar dari mobil nya.

Lea yang melihat itu langsung mengambil tas nya dan membuka pintu mobil lalu menutup nya dengan sangat keras, mobil itu pun langsung melaju begitu saja tanpa melihat Lea yang seorang diri berada di tempat sepi.

1
Deti Perawati
Buruk
Uly Ringo
Luar biasa
yeonjunlope
kdng bingung namanya ada yg salah
yeonjunlope
apaan sih mutia sok2 an bgt
yeonjunlope
gemes bgt woy kaliann 😭
yeonjunlope
SERU BGT THORR
yeonjunlope
hahaa rasain lu
yeonjunlope
marsya and the bear yah
yeonjunlope
seru bgtt thorr. smpe gk smpet komen. scroll2 trusss wkwk
yeonjunlope
HAHAAA
yeonjunlope
baru aja di bilang baik wkwk
yeonjunlope
kaka seru bgt loh ceritanyaa
yeonjunlope
Luar biasa
yeonjunlope
WKWKWKK
yeonjunlope
seruu jg
salsa
emangnya kamar yang satu lagi dah bisa dibuka ya
salsa
emang ya kalau jodoh itu cerminan diri
salsa
🙂
salsa
makin lama makin seru aja nih thor
Jeankoeh Tuuk
lanjuttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!