NovelToon NovelToon
Ditinggal Menjelang Nikah

Ditinggal Menjelang Nikah

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Romansa / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: CovieVy

Blurb:

Seminggu menjelang pernikahaannya, Anna mendapatkan berita tidak terduga. Zico, sang tunangan menikah dengan wanita lain, di mana Anna telah siap memberikan kejutan atas kehamilannya.

Tidak menerima kenyataan ia ditinggal menikah saat hamil, Anna memilih untuk mengakhiri hidupnya. Akan tetapi, Amar hadir menyelamatkannya.

Amar dipaksa untuk menikahi Anna oleh neneknya ... Bagaimana kelanjutannya? Apakah Amar bersedia menikahi Anna, sementara ia sendiri memiliki seorang kekasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Kekesalan seorang ayah

"Hmmmf, ke mana anak itu? Masa neneknya yang melakukan ini semua untuk istrinya?" geram Sugiono mengerutkan keningnya.

Renata menggoyangkan lengan Sugiono yang sedang mendorong kursi roda milik Anna memberi kode telunjuk di bibir. Sementara itu, Anna memandang Nenek Andari dengan sedih.

Ia merasa bersalah pada segala yang terjadi saat ini antara dirinya dan Amar. Maafkan aku, Nenek ... Bang Amar? Aku hanya lah orang yang menyusahkan kalian.

"Sebenarnya apa yang terjadi? Kamu sakit apa?" tanya Sugiono lagi.

"Hanya kelelahan aja, Pi." Anna menggelengkan kepala, menyembunyikan rasa yang masih begitu sakit di rahimnya.

"Lalu, Amar pergi ke mana? Kenapa dia meninggalkanmu di saat semunya belum beres?" Sugiono masih mencecar Anna dugaan-dugaan tentang kecurigaan yang ia rasakan.

"Sepertinya dia banyak pikiran, Pi. Jadinya, dia sulit untuk berkonsentrasi," terang Anna terus menutupi kebenaran.

"Hanya itu? Apa kamu yakin?"

Anna mengangguk lemah. Renata menggoyang kembali lengan Sugiono saat Nenek Andari kembali membawakan obat-obatan dan resi pembayaran pemeriksaan barusan.

"Ayo, kita kembali ke mobil. Amar sudah menunggu kita di mobil," ucap Nenek tampan sedikit lelah.

Sugiono dan Renata terdiam menyadari kondisi Nenek Andari yang terpaksa menggantikan Amar.

"Seharusnya Ibu membiarkan saya yang melakukan ini semua. Ibu jadi kelelahan kan?" ucap Renata berjalan merangkul lengan Nenek Andari.

Nenek Andari tertawa. "Aku sudah terbiasa melakukan ini semua untuk Amar. Segala kebutuhan Amar, aku lah yang memenuhinya. Meskipun orang tuanya masih ada, dia lebih memilih berada di sisiku."

Nenek Andari melirik Anna dan tersenyum. "Kamu lah yang mencuri Amar dari Nenek. Sebelumnya, ia tak pernah meninggalkan Nenek."

deeegh

Perasaan Anna seketika tertohok oleh ucapan Nenek Andari. "Ma-maaf, Nek. Aku tidak bermaksud—"

"Tidak apa kok, Nenek malah senang karena Amar sudah berusaha lepas dari Nenek. Bagaimana pun juga, ia memang harus belajar berpisah dari Nenek." Wajah Nenek terlihat sendu.

Anna menatap netra coklat gelap di antara kerutan di sekitar bola mata itu. 'Apakah Nenek menyembunyikan sesuatu dari kami?'

"Haduuuh, kenapa malah ngobrol di koridor begini? Ayo kita kembali. Kalian pasti sangat kelaparan." ajak Nenek.

Mereka semua menuju parkiran. Berencana untuk makan siang yang sudah tertunda cukup lama karena kejadian tadi. Saat ini, semuanya telah berada di dekat mobil milik Amar yang sedang terparkir. Namun, Amar tengah tenggelam dalam pikirannya sendiri.

Raut wajah Sugiono kembali menjadi datar. Ada rasa kesal pada hatinya menyadari bahwa putrinya ini diabaikan oleh pria yang tiba-tiba menjadi suami pengganti bagi Anna.

Nenek merasakan hawa dingin yang dari tatapan Sugiono. Renata terlihat diam, tetapi Nenek Andari menyadari semuanya bersedih karena Amar terlihat jelas tak acuh kepada putri mereka. Nenek berinisiatif mengetuk jendela kendaraan Amar.

Suara ketukan beberapa kali membuat pria yang menangkupkan wajah pada kedua tangan ditopangkan pada kemudi, tersentak dan mengusap wajahnya yang telah kuyu oleh segala penyesalan.

Amar segera membuka pintunya membungkukkan tubuh merasa kikuk atas tatapan kedua orang tua Anna. "Maafkan saya Papi, Mami karena pergi tiba-tiba ...." Amar mencoba mengambil alih, ia menarik kursi roda hendak membantu Anna masuk ke dalam mobil.

"Aaaghh!" Anna merasakan kesakitan karena Amar memperlakukan Anna dengan tidak hati-hati.

"Ekhem ...." Sugiono mengerutkan keningnya tidak menyukai putri sulungnya itu tersakiti.

"Ma-maaf ..." sesal Amar.

"Aaah, aku bisa sendiri. Kamu lagi banyak pikiran. Aku tidak mau mengganggu pikiranmu," ringia Anna mencoba bangkit dari kursi roda itu.

Amar segera memapah Anna membukakan pintu dan masuk ke dalam mobil. Amar melirik sang Nenek yang memasang rauh wajah aneh.

"Maafkan aku, Nek. Nenek pasti sangat lapar. Setelah ini kita langsung makan siang sejenak dan aku akan kembali ke kantor. Waktuku sudah banyak terpakai, tapi sebelum aku kembali bekerja, Nenek dan Anna makan dulu."

"Baik lah! Kamu silakan kembali saja ke kantor! Biar saya yang mengantarkan nenekmu dan Anna pulang!" Sugiono membuka pintu tempat Anna tadi duduk dengan geram.

...****************...

Yuuuk ... Yang penasaran dengan visual mereka bisa dicek dan follow pada IG author yah ... @sofie.espada ... Ada 2 real yang berbeda tentang visual mereka 😇

1
siti salamah
typo nya ckup bnyak..di sini
siti salamah
Sedikit aneh baca kalimat "Memperluruskan''
Moertini
sudah baca Thor kalau tidak salah Arsen masih ditubuh putranya dan pergi ke luar negeri ada tugas dari sistem dilanjutin Thor bagaimana setelah jiwa Arsen keluar dari tubuh putranya apa yg dialami putranya semangat
Moertini
terimakasih Thor sudah tamat Anna dan Amar hidup bahagia bersama 2 putra putrinya mantap terus berkarya Thor semangat
Moertini
kasihan Amar selalu jadi sasaran kesalahan yang Anna perbuat karena kesalahan pahaman yang menuruti rasa egonya bikin rumah tangganya berantakan meskipun belum bercerai yang sabar ya Amar bujuklah ayah Anna biar bisa memberi restu lagi
siti rohimnah
Masya Allah sejuknya hati membacanya
siti rohimnah
Kecewa
SoVay: halo kaka siti rohimah, terima kasih sudah baca ya. tapi alangkah baiknya bintang dikasih pada angka 5 dibanding 1,2, dan 3

jika hati kaka keberatan utk memberi 5, sebaiknya tidak usah diberi bintang. terima kasih
total 1 replies
siti rohimnah
Buruk
Abdul Fatah
masalahnya selalu di buat" padahal tinggal Bilang saja dari awal hadeh🤣🤣🤣
Abdul Fatah
justru KLO tidak diceritakan sekarang akan jadi bomerang kedapan, katanya mau memulai hubang baru yg lebih baik,gmna mau jadi baik di awal aja sudah tidak jujur 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
aneh ya bgt,di ceritakan seolah olah si lelaki ny yg salah bgt,tapi lupa kelakuan wanita bagaimana 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
pantesan jadi barang barang bekas kelakuan nya begitu siapa yg salah siapa yang merasakan tersakiti,setidak KLO mau jadi barang mewah lagi harus ada proses ,Jang buru" 🤣🤣🤣🤣
Abdul Fatah
yang salah siap,yg merasa tersakiti siapa 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Abdul Fatah
ganteng kaya tapi dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Nurr Amirr🥰💞
Slam hangat... Aqu numpang hadir thorrrr🤭🥰
Jastiah Tia: sungguh disayangkan,knpa bgtu cot serahkan keperawanannya
total 1 replies
Yanti
Luar biasa
Nenk Jelita
semoga keguguran
Triyono Budi
Karyanya keren. Tata bahasanya juga sudah rapi. Semua gat thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!