NovelToon NovelToon
De Lawrence : Ambisi Masa Lalu

De Lawrence : Ambisi Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Identitas Tersembunyi / Wanita Karir / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:778.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rosee_

DILARANG PLAGIATT!

Novel Ke-empat

Sebuah kisah yang bermula dari masa lalu dan membentuk jati diri baru seorang gadis manja menjadi sosok yang berbeda demi mendapatkan kembali apa yang menjadi miliknya.

"Boleh kuminta satu permintaan?" Jessie bertanya.

"Katakan," ucapnya kemudian saat melihat Jessie tidak bergeming.

"Berpura-puralah bahagia selama acara pernikahan berlangsung," pinta Jessie.

Xavier menatapnya dengan kening mengkerut.

"Aku tahu berpura-pura bahagia itu tidak menyenangkan sama sekali, tapi bertahanlah satu hari saja di depan semua orang." Jessie ingin pernikahan pertamanya dihiasi dengan senyuman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosee_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Istri Durhaka

"Perusahaan Lawrence bergerak di bawah kepemimpinan pewaris utama yang juga dipanggil Lawrence karena dia adalah cucu kesayangan dari tuan besar di keluarganya."

"Nona Jessie dan Valerie merupakan kaki tangannya. Mereka bergerak dengan perintah nona Lawrence yang keberadaannya tidak diketahui siapapun."

Felix menjelaskan panjang lebar pada Xavier.

"Itu artinya hanya kedua wanita itu yang tahu?" tanya Xavier.

"Benar, Sir. Itu sebabnya sir. Austin selalu mengganggu mereka."

Xavier tersenyum menyeringai. "Felix!"

"Yes, Sir?"

"Buat namaku tertulis disana."

"Baik!"

***

"JESS!!"

Brakk! Valerie berlari tergesa-gesa dengan membuka pintu ruangan milik Jessie hingga berbunyi keras.

Jessie menghela nafas pelan seraya mengangkat kepala, menaikkan sebelah alisnya seolah bertanya.

"Kau akan terkejut!" Valerie masih dengan nafas memburu sedang mengatur nafasnya.

"What?" Menyandarkan tubuh di kursi dan menyilangkan tangan.

Sebenarnya tidak ada yang benar-benar membuatnya terkejut karena semua tampak membosankan menurutnya. Entah berita apa lagi yang dibawa Valerie.

"Lihat!" Valerie membuka dokumen yang dibawanya, menunjukkan pada Jessie.

Valerie memperhatikan raut wajah Jessie untuk melihat reaksi wanita itu. Keningnya ikut mengerut saat melihat Jessie hanya mengerutkan alis.

"Kurasa ini cukup adil," ucap Jessie mengangguk, lalu kembali pada posisinya.

"Kau tidak terkejut?"

"Untuk apa?"

Valerie terperangah. Ya benar, mungkin hanya dirinya yang selalu terkejut. Karena apa? Karena wanita itu tidak pernah menunjukkan reaksi berlebihan.

"Dia menguasai banyak entitas perusahaan, tapi tidak memiliki sedikitpun disini. Wajar saja jika dia tertarik dengan milik kita," ujar Jessie.

Perusahaan Lawrence adalah perusahaan besar yang telah menyaingi banyak perusahaan besar lainnya. Hanya saja Johansson grub merupakan saingan terberat untuk sekedar berapa di posisi yang setara. Hei! Mereka hanya berbeda satu tingkat. Hanya saja Lawrence harus bekerja keras untuk bisa setara.

Jangan salah paham. Keduanya bukan musuh maupun sekutu karena belum memiliki hubungan secara resmi. Mereka berdiri di jalan masing-masing. Begitulah penggambarannya.

"Tapi Jess, sedikit saja dia bergerak lagi ... bersiap dia akan berdiri di atas podium dan berkata, 'Akulah presdir baru kalian'. Sahamnya hampir setara dengan milik Lawrence!" Tanpa sadar menggebrak meja milik Jessie hingga Jessie menjauhkan wajahnya.

"Kau takut dia menguasai perusahaan?" Sedikit mendorong kursinya menjauhi Valerie.

"Kau tidak takut?" Valerie bertanya balik.

"Kau lupa siapa aku?"

Eh? Benar juga. Dirinya terlalu terkejut saat mengetahui bahwa Xavier telah membeli sebagian saham milik para pemegang saham lain hingga hampir menyetarai Presdir itu sendiri.

"Meski aku bukan istri yang dicintai atau tidak diinginkan, takkan kubiarkan itu terjadi. Lagipula mom dan dad juga akan membantuku." Tersenyum santai. "Dia semakin menyebalkan," cibirnya kemudian dengan wajah jengah.

"Dan juga aku tidak sepicik itu." Suara dengan ciri khas berat tiba-tiba muncul mengejutkan keduanya meski Jessie berhasil menyembunyikan ekspresinya.

"Mr. Johansson?" Haha ... Valeria tertawa canggung.

Mereka seperti baru saja tertangkap basah?

"Cih! Selain masuk ruang ganti, kau juga punya kebiasaan masuk ruangan orang lain tanpa izin?" Tentu saja perkataan membuat Xavier merasa malu. Belum lagi Felix di dekatnya seperti menahan tawa, tak berbeda jauh dengan Valerie.

Ternyata tuan Xavier suka mengintip istrinya, batin mereka tertawa.

"Keluar!" Satu kata itu segera membuat Valerie dan Felix hilang dari tempatnya, menyisakan dua orang berwajah dingin dan acuh.

"Bagus sekali, ternyata istriku suka menghina suaminya di belakang."

"Istri durhaka!" ketus Xavier membuat Jessie membola.

"Apa katamu?!"

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
awesome moment
kasihan jessie. vier g sadar2 bhw lawrence tu marga jessie. duh...jd pengin getok kepala vier.
awesome moment
😄😄😄ngabrut
awesome moment
do'a ibu tu sll manjur
awesome moment
bnr.an n? vier putus sm manda?
awesome moment
vier kalah 1 langkah. jessie adalah pilihan ortunya. jd...g bakalan ktmu jeleknya
awesome moment
jessie tu cerdik
awesome moment
👍👍👍rachel g salah pilih menantu.jessi tangguh
awesome moment
pembuat asli berdarah2 bikin karya, plagiat main copas. bisakah dia ttp spt skrg klo karyanya yg dicopas?
Daneen
Sakitnya jadi jessie
Daneen
Rumit sekali
Daneen
Sad
Daneen
Haduh pasangan ini 🤣🤣
Daneen
Wkwkwk
Cemburu nie
AZLEN HASLINA BT. AWANG KPM-Guru
karya yang luar biasa...
Yunita Arriviani
Luar biasa
Warnilah Ummu faliha
l
Trituwani
sedih bgt ya ampun/Cry//Cry/
Trituwani
berarti kecelakaan yg menyebabkan xavier tertabrak itu aslinya buat lawrence kan ka,mau nabrak lawrence malah kena xavier
Trituwani
bang xav sudah tau klo jessie itu orang yg sama
Trituwani
xavier lg amnesia ternyata
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!