Aisyah adalah mahasiswi Kedokteran semester 7 di salah satu Universitas ternama di Jakarta, ia di jodohkan oleh orang tuanya dengan anak teman papanya. Ferro adalah lelaki yang tampan, dermawan, dan juga sangat baik, tetapi dibalik sifatnya yang seperti itu ia sangat dingin dan cuek terhadap semua wanita, ia bekerja sebagai seorang CEO diperusahaan milik orang tuanya. Awal mula mereka bertemu adalah saat acara reuni Papanya, masing-masing pemilik perusahaan membawa anak mereka, dan kebetulan Ayah Aisyah adalah sahabat Papanya Ferro.
Bagaimana cerita selanjutnya setelah pertemuan itu?
Yuk simak cerita selanjutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rizqy Pramudhya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15 Resepsi
Saat mereka saling mengobrol untuk lebih mendekatkan diri satu sama lain, tiba tiba ada ketukan dari arah pintu
Tok........ tok........ tok.....
"Mas sepertinya ada yang ketuk pintu, sebentar ya mas aku liat dulu" ucap Aisyah hendak beranjak dari kasur lalu Ferro memegang tangan Aisyah
"Biar mas aja" lalu beranjak dari kasur
"Iya mas" sahut Aisyah
"Selamat malam tuan" ucap MUA yang datang untuk merias mereka
"Hmmm, masuk" ucap Ferro
"Siapa mereka mas" ucap Aisyah heran pada karna ada banyak orang yang masuk dengan banyak pegangan di tangannya
"Make up artist" ucap Ferro langsung menuju sofa
"Ayo nona kita bersiap sekarang" ucap salah satu MUA
Setelah 1 jam lebih mereka berkutat denga alat make up nya akhirnya selesai juga mereka merias Aisyah dan Aisyah berganti dengan gaun yang ia pilih waktu fitting di butik
Begitupun dengan Ferro yang sudah siap dengan setelan jas senada dengan gaun yang di gunakan Aisyah
"Mas gimana penampilanku" sambil menunjukkan penampilannya ke depan Ferro
Ferro hanya melihat Aisyah kagum karna begitu cantiknya Aisyah malam ini
"Bagus kok" ucap Ferro singkat
"Udah gitu aja" tanya Aisyah lalu memanyunkan wajahnya
Ferro yang melihat wajah istrinya itu berubah menjadi bete, ia langsung mendekat ke arah Aisyah dan memegang pipi Aisyah lalu berkata
"Kamu sangat cantik malam ini, mas sangat suka" ucap Ferro sambil tersenyum
"Ah mas bohong, pasti mas terpaksakan memujiku seperti itu" ucap Aisyah ketus lalu memalingkan wajahnya dari Ferro
Ferro menarik nafas panjang dan membuangnya kasar
"Sekarang mas tanya kapan sih mas bohong sama kamu" ucap Ferro sambil meraih pipi istrinya supaya Aisyah menghadap ke arahnya
"Gak pernah" sambil menatap wajah suaminya
"Itu udah tau, mas gak mau kamu berpikiran macem macem sama mas" ucap Ferro sambil menatap wajah istrinya yang mulai tersenyum kembali
"Ayo kita temui mama papa sama ayah ibu kamu" ajak Ferro
Mereka keluar kamar dan menghapiri orang tuanya
"Wah cantik sekali anak mama ini ya kan bu" sambil menoleh ke arah Bu Dewi
"Ayo kita turun" ajak mamanya
Sambil menggandeng tangan Aisyah Ferro turun ke Ballroom tempat di selenggarakannya resepsi pernikahan mereka
"Kamu bahagia gak sayang" ucap mamanya
"Bahagia sekali ma" ucap Aisyah memandang wajah mertuanya dan orang tuanya itu
"Terima kasih ma, pa, ayah, ibu buat semuanya" ucap Aisyah dengan mata yang berkaca kaca
"Kamu gak perlu berterima kasih sayang ini sudah kewajiban mama, papa, ayah dan ibu kamu" ucap mama mertuanya itu
Aisyah menghadap ke suaminya
"Mas makasih buat semuanya" ucap Aisyah di telingan Ferro
Ferro langsung menghadap istrinya dan mengecup kening istrinya itu
Acara yang di nanti akhirnya mulai juga, tamu sudah mulai berdatangan dari kalangan pebisnis dan juga teman teman Ferro maupun Aisyah
"Selamat ya Fer, sekarang kamu sudah ada yang nemenin" ucap David sambil menepuk pundak Ferro
Lalu mereka tertawa bersama
"Selamat ya Ais atas pernikahannya kami tunggu ponakannya nanti" ucap Vanya sahabat Aisyah, Aisyah mendengarnya tersipu malu
"Makasih Van udah nyempetin dateng" ucap Aisyah
"Selamat ya buat ponakan om semoga langgeng terus sampe kakek nenek" ucap om Alex (om Ferro)
"Makasih om udah nyempetin dateng ke acara kami" ucap Ferro
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Akhirnya acara pun selesai dan tamu undangan sudah mulai meninggalkan Ballroom hotel itu
Aisyah dan Ferro segera naik ke kamarnya setelah berpamitan dengan orang tua mereka
"Mas tolong bukain resleting gaun ini dong mas" pinta Aisyah
Saat Ferro membuka resleting gaun itu Ferro melihat punggung Aisyah yang mulus dan putih bersih, dia menelan air liurnya dan suara Aisyah memecahkan khayalan Ferro
"Mas udah belum" tanya Aisyah
"Udah" jawab Ferro
Aisyah langsung ke ruang ganti dan menganti gaunnya dengan gamis dan jilbab senada, kemudian Aisyah masuk ke kamar mandi dan mencuci mukanya serta gosok gigi
Setelah selesai Aisyah keluar dan langsung menhampiri suaminya itu
"Mas ayo cuci muka sama gosok gigi dulu sana" menarik tangan Ferro, Ferro langsung berajak dari sofa dan langsung masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigi
Aisyah langsung naik ke tempat tidur dan menutup sebagian tububnya dengan selimut lalu mengambil buku untuk di baca
Ferro keluar dari kamar mandi dan langsung membuka kaosnya dan naik ke tempat tidur
"Mas kenapa gak pake baju aja sih" ucap Aisyah sambil menutup matanya dengan tangan
"Emang kenapa gak boleh kalo aku gak pake baju di depan istriku sendiri" jawab Ferro lalu melihat ke arah Aisyah yang masih menutup wajahnya
Aisyah lalu menurunkan tangannya dan membuka matanya tapi ia tidak menatap suaminya itu
"Kamu kenapa" tanya Ferro heran kenapa istrinya tidak menatapnya
"Gak apa apa mas" ucap Aisyah tanpa melihat ke arah Ferro
"Liat aku" ucap Ferro lalu menarik bahu Aisyah supaya menghadap dirinya. Aisyah pun menatap suaminya itu
"Mas aku boleh tanya sesuatu gak" tanya Aisyah ragu
"Hmmmm" itulah yang keluar dari mulut Ferro
"Apa mas juga menginginkan itu" tanya Aisyah malu
"Itu apa" jawab Ferro bingung
"Itu seperti yang di lakukan suami istri biasanya" jawab Aisyah sambil menundukkan wajahnya
"Pastilah aku ini laki laki normal pasti ingin yang seperti itu" jawab Ferro sambil memegang dagu istrinya suapaya menghadap dirinya
"Tapi gak sekarang, nanti kalo aku udah pengen baru aku minta" ucap Ferro sambil tertawa licik
"Sudah malam ayo tidur" sambung Ferro
.
.
.
Bersambung
mohon diperhatikan .. biar jln ceritanya lebih mengalir gak berasa loncat2
hehee...mf y Thor..✌️