NovelToon NovelToon
Mr Arrogant VS Mrs Culun (Wanita Barbar)

Mr Arrogant VS Mrs Culun (Wanita Barbar)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Balas Dendam / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:573.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Gresyst_lee

Daren begitu membenci seorang wanita culun yang bernama Siena Mahadika Putri karena kesalahan yang dilakukannya dimasa lalu. Daren sengaja menikahi Siena dengan maksud membalas perbuatan Siena.

Siena Mahadika Putri biasanya sering berpenampilan culun setiap harinya. Tapi siapa sangka dibalik penampilan culunnya Siena memiliki paras yang begitu cantik dan paras itu hanya diperlihatkan ketika Siena sedang bekerja.

Siena memiliki pekerjaan yang sedikit tak wajar, menurut kalian apa pekerjaan Siena yang sesungguhnya?

SILAHKAN MEMBERIKAN KRITIK DAN SARAN YANG MEMBANGUN😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gresyst_lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dipandang sebelah mata

Dimeja makan,’’selama aku pergi bukan berarti kau bebas melakukan apapun.’’ Siena mengangguk. ‘’Dan ingat Siena selama aku tak ada kau wajib pulang sebelum jam 5 sore.’’

‘’Ha!! Kau keterlaluan sekali, kenapa suka sekali mengurungku, kau tau aku juga ingin bersenang-senang menikmati beberapa pemandangan malam dan bukannya terkurung dalam rumah ini’’ Protes Siena

‘’Turuti perkataanku atau kau sama sekali tak ku izinkan keluar dari rumah selama 1 minggu kepergianku.’’ Siena tak mengatakan apapun dan hanya mengangguk.

Daren berangkat dengan menggunakan jet pribadinya.

‘’Yey bebas.’’ Siena berteriak kesenangan di dalam kamarnya lalu tak lama berlari kebawa, memanggil dua ART untuk menemaninya belanja.

Siena memang berpenampilan culun tapi bukan berarti dia tak suka berbelanja, Siena malah tergolong wanita yang begitu menggilai shopping apalagi tadi pagi Daren memberikan American express centurion card padanya, kartu yang dijuluki sebagai the black card itu begitu membuatnya bahagia sampai berlompat-lompat kegirangan apalagi saat Daren mengatakan bahwa Siena bisa menggunakan kartu itu sesukanya.

*****

Sesampainya di mall Siena membawa kedua ART itu untuk makan terlebih dulu. Seperti biasanya karena penampilan yang culun beberapa orang pasti akan memandang remeh padanya tapi Siena sangat tak peduli akan hal itu dan terus memakan makanannya.

‘’Hei culun apa yang kau lakukan disini?’’ 2 wanita beserta pasangannya masing-masing datang menghampiri Siena dan menelisik penampilan Siena lalu tertawa meremehkan.

‘’Hei culun, apa kau tak mengenal kami?’’

Siena melirik sekilas lalu menggelengkan kepalanya

‘’Hei culun aku Mala dan Dia Rani teman SMA mu.’’

Siena berpikir sejenak lalu tersenyum kecil saat mengingat kedua wanita itu, wanita yang dulu begitu suka menghinanya karena Siena berpenampilan culun dan tak memiliki banyak uang.

‘’Culun untuk apa kau makan disini? Apa kau tak sadar bahwa makanan disini harganya sangatlah mahal, apa kau sanggup membayarnya?’’ Tanya Rani dengan tawanya dan diikuti oleh 3 orang yang berada disampingnya.

‘’Aku mau makan dimanapun itu bukan urusan kalian.’’

‘’Sombong sekali, nanti ujung-ujungnya cuci piring lagi, tapi tak apalah kalian kan bertiga jadi bisalah untuk mencuci semua piring kotor di restoran ini.’’ Timpal Mala melirik Siena dan kedua ART itu bergantian.

Beberapa orang di restoran itu juga tertawa mendengar ucapan Mala. bagi mereka Siena sama sekali tak pantas berada di restoran mewah itu.

Tapi sekali lagi Siena sama sekali tak ambil pusing dengan tatapan beberapa orang yang melihatnya, Siena malah menatap balik mereka dengan senyum sinisnya. ‘’Kalian bahkan tak lebih cantik dariku, modal makeup tebal aja bangga.’’

Setelah makan Siena masuk ke tokoh pakaian terlebih dulu, dan seperti di restoran tadi semua mata memandang remeh pada Siena dan seperti biasanya Siena sama sekali tak peduli, membeli beberapa pakaian untuknya lalu membayarnya kali ini Siena masih membayar menggunakan kartu kredit pribadinya karena menurutnya harganya tak terlalu mahal.

Sekarang Siena sedang melihat-lihat beberapa koleksi perhiasan. Siena tersenyum saat melihat sebuah kalung bertahtakan berlian yang begitu menarik perhatiannya.

Siena mendekat dan meminta pegawai untuk mengeluarkan kalung itu untuknya, tapi pegawai itu enggan tak mau mengeluarkan kalung itu malah memandang Siena dengan tatapan meremehkan.

‘’Kalung ini harganya sangat mahal dan kau pasti tak mampu membelinya.’’ Ucap pegawai itu sedang Siena membalas senyumannya dengan tak kalah sinis.

‘’Kau pelayan di toko ini maka berlakulah sebagai pelayan yang baik.’’

‘’Hei culun lancang sekali kau.’’ beberapa pegawai terlihat menghampiri pegawai itu dan dengan tatapan yang sama, mereka juga menatap Siena dengan tatapan meremehkan.

‘’Aku meminta kalian untuk mengeluarkan kalung itu untukku bukan menatapku seperti itu.’’

‘’Kalung ini sangat mahal dan orang sepertimu sama sekali tak mungkin mampu membelinya.’’ Ucap pegawai lainnya sambil menelisik penampilan Siena.

Tokoh itu mulai ramai karena perdebatan yang terjadi antara Siena dan pegawai toko.

Tiba-tiba datang seorang wanita dengan penampilan sangat modis, pakaiannya bling-bling dengan rambut yang di cepol, tak berbeda wanita itu juga menatap remeh pada Siena.

Berbeda dari Siena, wanita itu dilayani dengan begitu ramah.

‘’Hei kenapa kalian memperlakukan aku berbeda dengannya?’’

Protes Siena tapi sama sekali tak ditanggapi tak lama datanglah seorang pegawai menghampiri Siena, sepertinya pegawai itu baru saja tiba.

‘’Maaf nona ada yang bisa saya bantu?’’ Tanyanya dengan sopan pada Siena membuat Siena tersenyum.

Siena menunjuk kalung yang tadi diinginkannya, pegawai itu berniat mengeluarkannya tapi beberapa rekannya mencegahnya dan malah berkata kasar padanya.

Siena diam memandangi wanita modis yang sedari tadi menawar harga tapi para pegawai tetap memperlakukannya dengan sopan.

‘’Kau.’’ Siena menunjuk pegawai yang tadi bersikap ramah padanya. ‘’Tolong bungkuskan kalung itu untukku.’’

‘’Oh no.’’ tiba-tiba wanita modis itu menunjuk kalung yang tadi diinginkan Siena dan meminta pegawai membungkus kalung itu untuknya dan tentu saja dengan senang hati para pegawai melaksanakan perintahnya sedang Siena hanya tersenyum remeh.

‘’Maaf nona kartunya ditolak apa ada kartu yang lain lagi?’’ Ucap pegawai itu dengan sopan.

‘’Limitnya nggak nyampe kali.’’ Ucap Siena sedikit sombong lalu mengeluarkan black cardnya membuat semua orang di tempat itu menganga tak percaya pasalnya selama mereka bekerja di toko perhiasan mewah itu tak pernah seorangpun yang berbelanja dengan menggunakan kartu yang dipegang Siena sekarang.

‘’Mungkin aku bisa meminjamkanmu sedikit uang nona.’’ Ucap Siena masih degan wajah sombongnya pada wanita modis itu dan karena merasa malu wanita itu bergegas dan meninggalkan toko.

Sedang beberapa pegawai yang tadi melihat remeh Siena mulai memperlakukannya dengan sopan.

‘’Hei kau, telepon manajer mu dan suru kesini sekarang juga.’’

Tak lama manejer toko datang. ‘’Maaf nona ada yang bisa saya bantu?’’

‘’Aku ingin membeli beberapa perhiasan di toko ini tapi bisakah aku meminta sesuatu darimu.’’

Manajer tokoh itu mengangguk.

‘’Aku ingin kau memecat semua pegawaimu ini kecuali dia.’’ Siena mengecualikan satu pegawai yang bersikap ramah padanya.

‘’Maaf nona tapi apa yang terjadi?’’

‘’Pegawaimu itu sudah berlaku tak sopan padaku, apa kau ingin aku mengatakan hal tak menyenangkan ini di media sosial? Kau tau kan hal itu akan membuat citra toko kalian menjadi buruk.’’

‘’Baiklah nona saya akan memecat mereka hari ini juga dan hari itu terjadilah pemecatan masal dan sesuai janjinya Siena membeli 3 perhiasan mewah dari tokoh itu dengan harga tak tanggung-tanggung hampir mencapai 2M. Siena sama sekali tak keberatan menghabiskan uang itu toh semua uang itu bukan miliknya.

Di Paris Daren tersenyum saat mendapat laporan dari 2 pengawal bayangan Siena.

‘’Istriku sangatlah pemberani, padaku saja dia tak takut apalagi pada orang lain.’’ Ucap Daren sambil tertawa.

Bersambung.....

Berikan kritik dan saran kalian ya agar otor bisa membuat novel ini dengan lebih baik lagi...

Jangan lupa like dan komennya..

1
'Nov's
udah 4 taon.. ngga tegas tegas aja Darren sm ulat bulu..
bodoh sm balikan lagi sama darren .. @ini edisi sebel author 😅
'Nov's
laki laki b*d*h.. ngga punya pendirian.. Sebel sampe kembalian lagi 🥹
Supry Atun
bagus novelnya
Supry Atun
hahahahah thor curhat kwkwkw
Supry Atun
ganteng dan cantik🤭🤩
Rosmiyanti
auto ngakak tohr Daren dan nga bisa jawab 😂oke semangat Thor
Rosmiyanti
kejam banget Daren ,buat dia bertekuk lutut seina
ratna
dri awal samk sini gak suka ma karakter daren!!! jijik q!!!
ratna
pengin ku tabok dg taflon dan wajan si daren
Maria Lina
kalo qku jdi siena aku pargi jauh mkn hati dengannya wkwk
Maria Lina
hebat thor pakai artis china klo gk slh namanya lie thu hehe.msh menyimak thor😍
Kamala Rasan
setahu saya kalo Siram org dengan kuah panas termasuk penganiayaan apa disekolanya ngg ada guru ya
chodhyl boys
daun kelor kan kecil thor..
Kenzi Kenzi
kenapa sih thor,siena kamu bongkar rahasianya....jale lek di ben e wae nyulun....rung di weruh i darren,ga mhngkin sarren nGsih b.card ke culun....
chodhyl boys
mantap mm siena....
tampar,empos,gebugin lagi begitu aaron pergi
hahahhaj
Kenzi Kenzi
katanya ada bodyguard,...
Kenzi Kenzi
yg terkibul i kamu bang.....robby,allan,atau siapapun itu,tahu ada jasa sewa.an pacar pura2
..wkwkw
Kenzi Kenzi
suara nya apa ga bisa dibedain siena putri dan siena sienan
Kenzi Kenzi
babang al datang
Kenzi Kenzi
parfum mehong buat orang sekelas culun??curigation bBang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!