NovelToon NovelToon
Asmara Di Usia 17 Tahun

Asmara Di Usia 17 Tahun

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Cerita cinta di masa-masa SMA, masa yang kata orang-orang adalah masa yang paling indah.

Benarkah? Giselle akan membuktikannya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ADU17 BAB 15 - Punya Gala Dan Giselle

Waktu seolah berjalan sangat lamban bagi kedua raga yang tengah sama-sama merasakan debaran yang tak biasa. Seolah pagi itu tak kunjung menyapa, fajar dengan sengaja tak ingin muncul, seperti tengah menggoda kedua anak manusia itu.

Sedari tadi Giselle tidur dengan sangat tidak tenang, dia sudah membolak-balikkan tubuhnya kesana-kemari, tetapi kedua netra itu tak mau tertutup juga, hingga semalaman dia terus terjaga.

"Cih, aku udah kaya lagi goreng tempe, balik ke sana, balik ke sini tapi nggak mateng-mateng," gerutu gadis itu mencebik. Tapi tak lama dari itu, bibirnya melengkung mengulum senyum, saat mengingat wajah sang pujaan berada tepat di pelupuk matanya.

Seolah Gala pun tengah tersenyum padanya pula. Giselle berjingkrak kegirangan, mengahasilkan guncangan, merasa tak sabar untuk bertemu lelaki tampan itu, si ketua OSIS yang galak, future husbandnya.

Lili yang merasakan getaran di sampingnya pun dengan terpaksa ikut terbangun, dia menyipitkan matanya, dan menatap ke arah Giselle yang terlihat belum mengantuk sama sekali, wajahnya terlihat segar bugar.

"Sel, kamu nggak tidur?" tanyanya dengan suara parau khas orang baru bangun tidur. Dia sedikit mengucek matanya yang terhalang kotoran mata, alias belek.

"Aku nggak bisa tidur, Li," ungkap Giselle apa adanya. Memang sedari tadi dia tak bisa memejamkan kelopak matanya itu. Padahal dia sudah beberapa kali menguap.

"Kenapa? Besok kita masih ada kegiatan lho, nanti kamu sudah dibangunin lagi," gerutu Lili, pasalnya kini mereka sudah dibebani sebagai penanggung jawab kelas, pastilah harus ini dan itu. Kalau tidak, pasti kena hukum.

"Nggak tahu, Li. Kebayang wajah Gala terus," sahutnya setengah berbisik dan cekikikan.

Mendengar itu, Lili hanya menarik sudut bibirnya ke atas, kalau sudah menyangkut lelaki itu, pastilah Giselle ini selalu berlebihan, hingga akhirnya dia lebih memilih untuk tidur kembali, dia membelakangi Giselle.

"Terus saja mengkhayal, tapi jangan berisik, kalau mau tertawa dalam hati saja," Lili mewanti-wanti, sambil menutup telinganya dengan bantal.

Tetapi seolah tak peduli dengan ucapan Lili, Giselle hanya terkekeh, lalu kembali membayangkan hari-harinya bersama Gala. Sama halnya dengan gadis itu, Gala pun kini tengah tersenyum menatap langit-langit kamarnya, di sana dia melihat wajah Giselle yang menggemaskan.

Wajah yang kerap menatapnya tak suka, penuh cinta, kadang pula menjengkelkan, ah pokoknya Gala suka wajah itu.

"Ah, aku pasti sudah gila!" Gala tertawa sendiri, lalu memeluk guling sangat erat, seperti tengah memeluk tubuh gadis yang membuat jantungnya berdebar-debar itu.

Dia membalikkan tubuhnya ke samping, dan dia dibuat terkejut saat Anjas sudah menatapnya dengan mata yang melotot. Senyum Gala langsung pudar. "Kamu memang gila." Cetusnya lalu tanpa apapun lagi dia berbalik, tak ingin melihat wajah Gala, sedari tadi satu makhluk di sampingnya itu menganggu tidurnya.

Giselle, Gala? Sama saja.

Hingga pagi akhirnya menyapa dunia. Tak merasa mengantuk sedikitpun, Giselle segera bergegas untuk membersihkan diri. Dia mengaca cukup lama, untuk memastikan penampilannya sempurna, dan sedap dipandang oleh Gala.

Para siswa SMAN 1 itu kembali makan bersama di kantin yang sudah disediakan, seperti sudah janjian Gala dan Giselle memilih tempat duduk yang sama.

Membuat semua orang menatap mereka dengan seksama, tidak biasanya Gala membiarkan Giselle dekat-dekat dengannya, tetapi hari ini, semua orang dikejutkan dengan pemandangan yang tak biasa.

Dan semua rasa penasaran mereka, langsung dijawab oleh Giselle, di sana gadis itu kembali mengumumkan pada semua orang, bahwa dirinya dan Gala sudah berbaikan. Tetapi mereka masih backstreet, alias hubungan diam-diam, karena masih terhalang oleh restu orang tua.

Dan anehnya, kini Gala membenarkan hal itu, dia tidak membantah apapun ucapan Giselle. Meski di antara keduanya, belum ada yang mengungkapkan kata cinta. Hanya sekedar kamu future husbandku, dan aku future wifemu.

"Emang bener Gala?" Pertanyaan salah satu siswi, yang langsung dijawab anggukan kepala oleh lelaki itu.

Membuat bibir Giselle tak berhenti melengkung sempurna . Dia sangat senang, Gala sungguh-sungguh mau menerimanya, bahkan lelaki itu berjanji akan membantunya untuk mendapatkan nilai yang bagus saat ujian nanti.

Dan semua itu, membuat gadis yang duduk tak jauh dari kedua sejoli itu merasa kepanasan dan sangat kesal setengah mati. Hatinya terasa terbakar melihat semuanya, dia pikir selama ini Gala hanya memberikan harapan palsu untuknya, memainkan perasaannya.

Arumi tidak terima, dia benci melihat pemandangan pagi ini, sangat benci.

Sementara Gala dan Giselle tidak peduli dengan tatapan-tatapan aneh itu, mereka kembali berbagi cerita dan tawa. Sama seperti Anjas dan Lili yang terlihat semakin dekat pula.

Aku juga nggak mau kalah. Batin Anjas bersorak-sorai.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Semua siswa SMAN 1 kembali digiring ke SMAN 1 Bogor, hari ini kegiatan mereka adalah membuat kerajinan batik. Dengan tangan terbuka, para siswa SMAN 1 Bogor yang terpilih siap mengajari mereka semua.

"Gala, kita belajar batiknya sama-sama yuk?" ajak Arumi antusias, tetapi seolah malas meladeni gadis itu, Gala menunjuk ke arah Giselle.

"Aku udah janji mau buat batik bareng Giselle," ujar Gala memberi alasan, padahal dia dan Giselle tidak memiliki janji apapun.

Sebelum Arumi kembali bersuara, Gala buru-buru melangkah ke arah gadis yang tengah berdiri dengan Lili, mencari posisi.

Lagi-lagi Arumi meremat tangannya kuat, Roby dan Usman yang melihat itu hanya saling pandang lalu menggeleng, mereka tidak mau ikut campur pada soal perasaan.

Dan di lapangan sekolah yang terbilang sangat luas itu, para siswa duduk dengan kain dan canting di tangan mereka masing-masing. Gala benar-benar mewarnai kain putih itu, dengan motif rumitnya bersama Giselle.

"Begini, Sel. Yang itu salah," ucap Gala memperlihatkan hasilnya pada Giselle.

Giselle tersenyum kecil. "Oh iya, punya kamu bagus. Punya aku jelek."

"Ayo dicoba lagi, aku ajarin." Gala memegangi tangan Giselle yang menggenggam canting, lalu kembali membuat motif yang sama, seperti contoh di depan sana.

Jantung Giselle kembali dibuat berdisko ria atas sikap Gala itu, ah dia ingin berjingkrak, dan mengumumkan pada seluruh siswa SMAN 1 Bogor, bahwa Gala ada calon suami masa depannya.

"Bagaimana? Bagus kan?" tanya Gala dengan senyum mengembang.

Giselle manggut-manggut, Gala memang selalu bisa semuanya. Mereka berdua kembali melukis batik bersama, hingga kain putih itu benar-benar penuh, tersisa di ujungnya saja.

Di sana, tiba-tiba Giselle memiliki ide, dia menuliskan nama Gala di ujung kain tersebut. "Ayo, Gala tulis nama Giselle." titahnya setelah selesai.

Tanpa banyak bertanya, Gala langsung mengikuti apa kata Giselle, dia menuliskan nama gadis itu di sana, hingga kedua nama itu berdampingan.

Keduanya saling memandang dan mengulum senyum.

"Ini artinya punya Gala sama Giselle," ucap Gadis itu sambil nyengir kuda, menunjukkan sederet giginya yang tersusun rapih.

Gala yang selalu gemas dengan Giselle, lagi-lagi mengusak puncak gadis itu.

Gemasnya future wifeku. Gumamnya dalam hati.

1
Gabriella
Aku udh baca lagi, tetep aja senyum" dan ketawa sendiri🤣 berasa kayak jadi remaja lagi. Pokoknya gak bosan kalo baca Novel ini🩵🩵🩵🩵🩵🩵
Nur Rma
keren banget karyanya.... semangat trus berkarya
tudehun
/Good/
retno❤️
Bagus banget ceritanya Kak... karya2mu sudah banyak yg kubaca Kak... mantap, keren semua. The best pokoknya Kak Lunoxs ini... ditunggu karya barunya ya Kak... semangat trs berkarya dan sukses selalu 🙏🏻🤗🥰
Siti Nina
Oke ceritanya 👍👍👍
Netty Netty
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Netty Netty
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Netty Netty
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Euis Aidah
Luar biasa
Sunarmi Narmi
Cpt amat TAMAT nya Thor....di genap sampai 100 Bab lah...♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Sunarmi Narmi
Robby dn Usman jodohin aja dgn putri Thor
Sunarmi Narmi
Berasa nonton Drakor dn Dracin....terhura
Sunarmi Narmi
Emang kenapa...biarin kyak bocil dn bar bar...ada kalanya kita jg bisa bersifat dewasa...semua ada tmpatnya...bener kan thor...aku yg sdh pny cucu jg msih pecicilan tpi jg ada tmpatnya
Sunarmi Narmi
Sayangggg.....Sayannnnnngggggh....Saaaaaayyyyyyyyyaaaaaaannnnnnnggggggg
Sunarmi Narmi
Ya kan bener Lily klo otak Giesel itu isinya cuma ada Gala dn Gala..
jgan salahin Gisel dong...tpi klo otak kecil macam gisel.isinya ya itu..macam aku..dulu pacaran lulus lnsung tujuan awal pgen nikah...asal.kmu tau ..otak kita ngak mampu mikir masa dpn..tpi berjln nya wkt bisa kok....aku tetap berkarir dn akhirnya jodogku pcr SMA ku 🤣🤣🤣🤣..tpi klo gisel entahlah....ikut author saja
Sunarmi Narmi
Pinter jg matematikamu Chell...baru beberapa menit blm ada sejam harga dah naik tu helm dri 250 jdi 290 cerdas devinisi anak seklh /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sunarmi Narmi
Berasa muda lgi seperti jdi Gisel...skrng aku dah punya cucu satu..masa SMA Thun 90 an....pacar sekolah jdi suami...novel ini bner" ku suka ♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Sunarmi Narmi
Gemesssssss bangetttt..pasti seru pasangan beda frekuensi..yg satu bnyak minusnya yg satu k keturunan kecebong premium....pasti anak" nya jdi lucu " 😍😍😍😍😍😍😍
Sunarmi Narmi
Aku saja yg baca merasa kehilangan Sosok Gisel yg rada rada 🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!