NovelToon NovelToon
TEROR

TEROR

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Pembunuhan / Eksplorasi-misteri dan gaib / Dendam Kesumat / Mata Batin / Roh Supernatural / Balas Dendam / Sudah Terbit
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Riumi

Echa dan teman-temannya harus kembali terlibat dengan pembantaian ilmu hitam yang merajalela dan semakin memiliki kekuatan besar.

Takdir selalu saja menuntun Echa dan teman-temannya untuk memusnahkan ilmu hitam, namun bagi mereka ilmu hitam itu sudah seperti akar pohon, meskipun pohonnya di tebang tapi akarnya masih tertanam didalam tanah.

Semakin hari teror semakin mengintai mereka. Datang dari seorang wanita misterius yang kembali bangkit dari masalalunya, dia ingin membalaskan dendam atas perbuatan Echa dan teman-temannya di masalalu.

"Mereka harus merasakan apa yang aku rasakan. Terutama rasa sakit."

Dendam, kecewa, sakit hati, amarah yang ada di dalam hati wanita misterius itu tidak pernah padam. Bahkan, tujuannya hanyalah satu.

"Aku hanya ingin melihat mereka.. Mati."

Akankah Echa dan teman-temannya berhasil mengungkap siapa akar dari teror yang mengintainya selama ini atau bahkan mereka yang akan mati penasaran?

On IG: @ry_riuu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

|14| JASAD

Pagi sudah berganti menjadi sore, bahkan langit yang awalnya berwarna biru cerah menjadi berwarna jingga dengan matahari yang mulai tenggelam.

Kini Echa, Ivy, Azka dan Bara sedang duduk di ruang tamu mendengar celotehan Roslyn, sedangkan Aira pergi ke minimarket terdekat bersama Bi Neni.

"Kalian ini gimana si Ca, Vi." Ucap Roslyn yang melihat luka di wajah Bara dan Azka.

"Bu, Caca gak bisa ngapa-ngapain." Ujar Echa.

"Iya, lagian kalau Vivi sama Caca keluar malah tambah nyusahin." Sambung Ivy.

"Bu, Bara yang nyuruh Caca diem di dalem mobil, bara juga yang kunci Caca di dalem biar gak keluar." Ucap Bara membela Echa.

"Iya Bu, Azka juga suruh Vivi di dalem jaga Aira, takut kenapa-kenapa." Ujar Azka.

Roslyn yang mendengar itu menjadi tidak menyalahkan Ivy dan Echa lagi, memang situasi seperti itu sangat membingungkan.

"Lain kali jangan ambil jalan yang sepi." Ucap Roslyn.

"Iya Bu.." Ujar Bara, Azka, Ivy dan Echa kompak.

"Kalian tidur disini aja, jangan ke apartemen dulu." Ucap Roslyn.

"Bara harus nulis beberapa materi yang baru dikirim sama dosen." Ujar Bara.

"Kenapa gak disini aja?" Tanya Roslyn.

"Semua buku ada di apartemen." Jawab Bara.

"Ya udah kamu siap-siap Ca, jangan kemalaman, ibu gak mau kalian kenapa-kenapa lagi." Ucap Roslyn.

Echa menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dan melangkahkan kakinya menuju kamar untuk mengambil koper miliknya.

"Kalian udah makan?" Tanya Roslyn.

"Baru aja Bu." Jawab Azka.

"Ya udah ibu mau mandi dulu, kalau kalian mau pergi tinggal pergi aja ya jangan nunggu Ibu, inget. Jangan pake jalan yang sepi lagi." Ucap Roslyn sambil menatap satu persatu orang yang ada di runag tamu.

"Iya Bu.." ucap Bara, Ivy dan Azka kompak.

Setelah mendapat jawaban itu, Roslyn langsung melangkahkan kakinya menuju kamar.

Tak lama kemudian Echa membawa koper miliknya dan memasukkannya kedalam mobil.

"Kak Caca.." panggil Aira dari gerbang bersama dengan bi Neni di belakangnya.

"Kenapa?" Sahut Echa yang sedang membenarkan posisi kopernya itu.

"Mau pergi sekarang?" Tanya Aira.

"Iya, Ibu bilang jangan malem-malem perginya takut kenapa-kenapa." Jawab Echa sambil menutup pintu mobil.

"Jaga diri baik-baik ya Ca, sering-sering ke rumah, Bibi pasti bakalan kangen sama Caca." Ucap Bi Neni sambil menatap kearah Echa.

"Kalau bibi kangen sama Caca, bibi bisa Dateng ke apartemen Caca." Ujar Echa. Bi Neni menganggukkan kepalanya sebagai jawaban sambil tersenyum manis.

"Udah ah jangan sedih-sedihan, Caca bakalan nyempetin waktu buat pulang kok." Ucap Echa sambil melangkahkan kakinya beriringan bersama dengan Bi Neni dan Aira.

"Ayo, berangkat." Ucap Echa sambil menggenggam tangan Aira.

"Ayo." Sahut Ivy sambil melangkahkan kakinya menuju mobil diikuti Azka dan Bara di belakangnya.

"Aira mau sama siapa?" Tanya Echa.

"Mau sama Kak Vivi lagi." Jawab Aira sambil memegang tangan Ivy.

Mereka semua melangkahkan kakinya keluar, Bi Neni mengantar kepergian Echa dan yang lainnya.

"Kakak aja yang nyetir." Ucap Bara.

"Caca aja." Ujar Echa yang duduk di kursi pengemudi, mau tak mau Bara duduk di kursi sebelah Echa sambil memejamkan matanya.

Echa dan Ivy melajukan mobil dengan kecepatan standar, tidak seperti tadi yang lumayan menaikkan kecepatannya.

"Kakak mau tidur dimana?" Tanya Echa sambil melihat kearah Bara yang sedang memejamkan matanya.

"Di apartemen kakak." Jawab Bara.

"Sendiri?" Tanya Echa kembali menatap kearah jalan.

"Sama Caca, sama Aira." Jawab Bara sambil tersenyum menatap kearah Echa dan tersenyum manis.

"Caca harus beres-beres dulu." Ucap Echa.

"Di apartemen Caca aja." Ujar Bara sambil menggenggam tangan Echa.

...----------------...

30 menit berlalu, Echa dan Ivy telah sampai di parkiran, memarkiran dengan rapi mobil milik Bara.

"Kak.." panggil Echa membangunkan Bara yang sedang memejamkan mata nya itu.

"Kak.." panggil Echa.

"Hm.." gumam Bara perlahan membuka matanya.

"Udah nyampe." Ucap Echa.

"Ayo." Ajak Bara.

Mereka semua melangkahkan kakinya pergi dari parkiran, namun saat di tengah perjalan tiba-tiba saja Echa merasakan tidak enak hati.

BRUGH...

Echa, Bara, Ivy, Azka dan Aira langsung memberhentikan langkahnya ketika ada orang jatuh dari ketinggian tepat berada di depan mata mereka.

Dengan darah yang mengenai baju mereka semua, darah segar itu mengalir dari belakang kepala orang yang baru saja jatuh dari ketinggian dan kagetnya Echa, Bara, Ivy mengenali orang tersebut.

Mereka hanya diam mematung ketika melihat darah itu berceceran hingga mengenai bajunya.

"Kakak.." ucap Aira sambil memeluk Azka yang berada di sampingnya. Bersembunyi di belakang punggung Azka.

Azka yang merasakan Aira bersembunyi di balik punggungnya itu hanya menggenggam tangan Aira, mereka kaget melihat semua itu.

Sampai semua orang berkumpul, Echa dan teman-temannya langsung tersadar dari rasa kagetnya itu.

"Tania..." Gumam Echa dengan tangan yang gemetar.

"Itu Tania kak?" Tanya Echa yang masih tidak percaya bahwa jasad yang berlumuran darah itu adalah Tania, pemilik apartemen nomor 33.

"Iya," Ucap Bara sambil memeluk Echa yang gemetar.

Echa juga melihat Hans dan Adila yang tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Tania Angelisa. Gadis remaja berusia 17 tahun yang bunuh diri dari lantai 5.

Tanpa Echa dan Bara sadari, Hans menatap kearah Echa yang sedang di peluk oleh Bara dengan tangan yang mengepal kuat dan mata yang menatap tajam kearah Bara.

"Aku tidak akan membiarkan siapapun memilikimu." ucap Hans dengan sorot mata yang menghitam.

1
Fitri Andriani
kapan ini mau update lg udh thn 2026 lohhh...
Nungguin lohhhhh aku thorrrrr
sheina azzahra
jangan gampangan juga kali ca, semua cowok di tanggepin, udah punya cowok tapi mau aja tangan nya di cium cowok lain🙄🙄
Tyas Alya
kk udah 2026 nih kapan upload lagi
Dinda nur Fadila
halooo kaaaa, udah lama ga upload nihh aku nungguin lohhh
Vera Apriani
yahhh lagi seru nh...
kapan up lagi thor??
雅那
btw yang tahu ig author apa ya
雅那
2026
semoga author sehat selalu dan segera up
katria yuisna💫
#2020—2026😭🙏🥰
katria yuisna💫
kapan up lagi thor udh nungguin bertahun"😭🙏
kadal buntung
kaka apakah masih lama baru afdet lagi
Rita Hartati
sempat di hapus kemaren app nya,kesel nunggu upload nya lama bgt.
Mama Nakal
ini sudah di tahun 2026 Thor....kapan update nya...? semangat terus yah
Apit Ferfetty
udh hmpir 2th nih ,,kka riumi sehat2 kn,,,update lh ,
Zul Fa
dimulai dari tahun 2021 sekarang di akhir tahun 2025 masih blom aplod juga Thor...... sehat kan thorrrrr
Qori Denisa
thor, kamu gpp kan?
aku udah nungguin loh, mau up kpn? udah mau 2 tahun loh kamu gk up lagi
Nadya Maujud
thor up dong, udah sekitar 4 kali nih di baca ceritanya dari tahun lalu sampai sekarang lo thor di baca ulang ceritanya up dong
Liscya: mau beli buku gak tau caranya,penasaran banget sama ceritanya,up dong pliss 🙏
total 2 replies
Cahaya
Thor, are u okay? sudah 2tahun lebih berlalu. ada apa?
verlyn05
echa buat baraa aja gapapa sumpahh Bright nya buatt guaaa🤭🤭😍😍😍
Matthias Von Herhardt
Di tarik secara singkat dari inti semua ini tuh, teman2 yg Caca anggap baik ternyata bnyk yg berkhianat, tapi tidak untuk bara, dia cahaya untuk Caca, hampir semua ikut serta dalam pemujaan atau ilmu hitam, krna ternyata dari ayah kandung Caca pun dia seorang pengabdi setan, jadi merambat ke mana2, terutama yg tidak suka dgn Caca.
kadal buntung: maaf kaka apakah masih lama baru afdet lagi
total 2 replies
Imliyana Syafi'i
thorrrrr kamu baik" saja kan thorrr
udh satu thun thor aku nunggu....aku bulak balik pengen tau thorrrr
aku cari" di tik tok tkut ada novel kamu
download aplikadi lain cuma pengen tau tkut ada ketmu sih thorrrr
tpi sma aja berhnti disisni
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!