Pertemuan yang menyedihkan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny prasetio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan yang menyedihkan
Yani pulang....
Ibu juga kangen kamu nak... barang bawaan kamu banyak banget nak?
Iya bu tadi sebelum pulang yani beli sedikit oleh oleh untuk dirumah. kata yani...
Gimana kerjaan kamu disana,berat ngak? kata ibu sambil membuatkan yani minuaman hangat...
Ngak berat kok bu... bahkan yani senang bekerja disana.yani juga mendapatkan tip bu dari pengunjung di resto...
Bu..ini gaji yani. untuk beli susu alex dan kebutuhan dirumah.. kata yani memberikan ibu amplop berisikan gaji 1 bulan yani.
Jangan semuanya nak kamu serahkan ke ibu kamu juga kan ada kebutuhannya disana...
Ibu tidak perlu khawatirkan yani. yani ada kok sudah yani sisihkan untuk kebutuhan yani. toh yani selalu mendapatkan tip. direstoran juga yani mendapatkan makan. ibu terima aja ya.. kata yani meyakinkan ibu.
Besok yani harus kembali bekerja bu. yani tidak bisa cuti lama2 karena yani karyawan baru...
Tidak apa asal kamu ada pulang saja ibu sudah senang nak..
Yani pun membawa alex ke kamar karena alex tertidur digendongannya...
Yani pun tidur disamping alex di ikuti ibu. dikamar ibu dan yani bercerita panjang lebar.
Berat rasanya yani berpisah dari anak dan juga keluarganya. namun apalah daya yani harus kembali bekerja.
Yani berangkat ya bu... titip alex ya bu... ibu jaga kesehatan ibu jangan sampai sakit kata yani...
Ibu kerja ya nak... kamu jangan nakal jangan buat nenek susah. baik baik ya nak... bulan depan mama pulang bawa mainan untuk anak ibu yang ganteng ini kata yani mengajak bayinya berbicara. alex yang diajak bicara menjawab mengunakan bahasa bayinya...
Ayah yani pamit... ayah jaga kesehatan ya.ini ada nomor telepon restoran tempat yani bekerja. ada apa apa ayah hubungi ke nomor ini yah..
Kamu hati hati dijalan nak.. jaga diri baik baik kata ayah dibalas anggukan kepala olrh yani.
Tak ingin membuang waktu yani dan desi pun berangkat menuju kota tempat mereka bekerja.
Diperjalanan baik yani mau pun desi larut dalam Lamunan mereka sendiri.
Setelah sampai dikota tujuan yani dan desi pun bersiap siap untuk berangkat kerja.
Semangat!!kata desi..
Semangat!!balas yani tak mau kalah...
Hari berganti hari, bulan berganti bulan akhirnya desi pun menjalin hubungan dengan seorang pria yang menjadi langganan di restoran tempatnya bekerja. lain halnya dengan yani. ia masih engan menjalin hubungan dengan lawan jenis. masih ada rasa cinta dihatinya untuk danu.
Desi yang sedang dimabuk asamara itu pun lebih banyak menghabiskan waktunya bersama sang kekasih.
Yani sepulang dari tempat kerja lebih banyak menghabiskan waktunya dikamar membaca novel kesukaannya.
Kamu beneran ngak mau ikut,yan?kami senang kalau kamu mau ikut kok,tanya desi sebelum pergi kencan.
Ngak deh aku dikost aja,nanti yang ada aku jadi nyamuk...kata yani menolak ajakan sahabatnya.
Ya udah kalau ngak mau, aku pergi dulu..kamu mau dibawain apa?
Terserah apa pun boleh asal tidak merepotkan, kata yani...
Elu... elu kek sama orang lain saja bahasamu..
ya udah tunggu aku pulang ya neng....
Udah sana sana pergi...pangeranmu udah nungguin tuh..
Yani pun melanjutkan membaca novelnya..yani pun larut dalam cerita dinovel yang ia baca.kadang juga ia meneteskan air mata....
kalau pertama kali hilaf klu kedua kali itu sengaja😇😇😇