NovelToon NovelToon
Bagaimana Bisa Penyihir Rank E Ini Menjadi Yang Terkuat?

Bagaimana Bisa Penyihir Rank E Ini Menjadi Yang Terkuat?

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:177
Nilai: 5
Nama Author: Hilman padli

fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

latihan

Ke esokan hari nya tiba. Di rumah fadli citra sedang menghadapi dua orang perekrut dari serikat hunter jakarta.

Perekrut satu, "jadi bagaimana nak citra?"

Citra, "penawaran nya memang sangat bagus. Aku dapat rumah, aku juga dapat pendidikan gratis, terus kerja aku cuma sebulan sekali masuk ke dungeon, tapi maaf aku akan menolak tawaran ini,"

Perekrut satu, "kenapa?"

Perekrut dua, "iya kenapa menolak tawaran sebesar ini? Padahal kan gaji nya besar banget, bukan dari gaji saja melainkan akan mendapatkan uang dari hasil batu sihir juga,"

Citra terseyum ia berdiri, "maaf aku ada urusan jika urusan kalian sudah itu saja maka selesai aku menolak nya. Silakan pergi saya juga mau pergi,"

Citra mengusir kedua perekrut itu demgan santai. Sementara fadli masih sibuk di dapur memasak.

Setelah kedua perekrut itu pergi. Citra segera masuk ke dapur, ia mulai membantu fadli memasak. Ia membuat memotong sayuran dengan tenang.

"kenapa kamu menolak tawaran itu citra?"

"karena aku tidak mau, selain itu kalau pun aku bergabung dengan serikat jakarta, aku masih di anggap lemah. Di serikat jakarta ada ribuan hunter tingkat tinggi. Selain itu mereka juga memiliki 10 hunter rank s kan? Itu merepotkan,"

"begitu ya, jika itu pilihan kamu terserah sih,"

Mereka lalu menyelesaikan memasak nya. Makan dan pergi ke hutan untuk berlatih bersama yang lain.

Setelah beberapa jam kemudian akhir nya fadli dan citra tiba di kawasan hutan milik gea. Mereka di ambut oleh gea.

"kalian tersesat ya hahaha," tanya gea sambil tertawa.

"iya tadi salah pilih jakan," jawab citra.

"ya sudah ayo ke sini ikuti aku, yang lain sedang berlatih juga di pinggir sungai," jelas gea.

Fadli dan citra mengangguk mereka pun mengikuti gea dari belakang. Beberapa menit kemudian mereka akhir nya tiba di tepi sungai.

"indah sekali tempat ini, ada air terjun lagi, lalu yang lain..." tanya citra.

Citra melihat semua sedang berlatih masing- masing, salsa, helmi dan linda sedang berlatih dengan pedang mereka. Sementara yang lain dengan sihir masing masing.

"kalau bagitu aku juga akan berlatih," kata fadli terseyum.

"pergilah fadli, citra kamu berlatih bareng aku saja aku akan menjelaskan cara menggunakan sihir yang benar," ucap gea.

Citra terseyum dan mengikuti gea sementara fadli pergi ke daerah ari terjun. Saat tiba di dekat air terjun suara dentuman air dari atas membuat fadli kesakitan. Ia langsung menjauh dan berkat, "gila air terjun nya gede banget,"

Setelah menjauh fadli masuk ke dalam sungai, ia berdiri di tengah sungai yang dangkal namun sangat deras.

"ini cocok untuk belatih," kata nya, ia mengeluarkan tongkat sihir nya dan mulai mengeluarkan sihir angin milik nya. Ia memfokuskan diri dan membuat air di sekitar tubuh nya tersingkir ke pinggiran.

namun bau juga beberapa detik fadli langsung melepas sihir nya. "gila lemas banget ternyata mengendalikan sihir angin itu sulit sekali," kata nya dalam hati.

Namun ia tidak menyerah dan terus berlatih di sungai itu.

Setelah beberapa jam berlalu fadli dan yang lain nya istirahat. Mereka membakar ikan di tepi sungai itu. Mereka benar-benar bersantai dan bersenang- senang.

Fadli tiduran di bawah pohon. Melihat itu helmi mendekat untuk meminta fadli agar membantu.

"woi.. Bantuin lah,"

"malesin kalian saja," jawab fadli singkat pada dan jelas.

"dasar, fadli aku mau bicara sesuatu dengan kamu,"

"bicara apa percepat saja,"

"kita kan sudah ada 9 orang ya, tinggak 1 orang lagi untuk membuat kelompok kita menjadi utuh. coba kamu pikirin rekrut siapa,"

"itu urusan serikat sayap putih, sudah aku mau tidur berisik,"

Fadli pun menutup mata nya, sementara helmi pergi dengan kesal.

Beberapa menit kemudian mereka mulai makan- makan.

Helmi, "oh iya kalian punya kenalan hunter tidak?"

Gea, "buat apa memang nya?"

Helmi, "kelompok kita kan baru 9 orang kita cari satu lagi agar 10 orang,"

Salsa, "iya bener tapi maaf aku tidak punya kenalan sama sekali,"

Lisa, "apa lagi aku yang sebatang kara,"

Helmi, "entah kenapa rasa nya jadi sedih lisa. Tapi kamu punya kami kok..."

Lilia, "iya bener kamu kan sekarang tinggak di rumah aku. Anggap saja aku kaka kamu,"

Lisa, "iya deh. Tapi sudah tanya fadli, siapa tau dia punya kenalan,"

Helmi, "sudah tapi dia bilang ITU URUSAN SERIKAT udah gitu aja,"

Lisa, "hem.. Kalau gini sulit sih. Fadli membebaskan siapa pun yang mau bergabung, tapi aku tidak mau seperti itu,"

Helmi, "aku juga setuju,"

Dila, "sama aku juga. Apa lagi kalau yang mau gabung lelaki ogah malesin,"

Helmi, "kamu seperti nya membenci laki- laki ya,"

Dila, "emang iya aku benci dengan laki- laki tapi sebagian saja. Meski pun ujung- ujung nya laki- laki tuh sama saja,"

Helmi, "kalau begitu citra kamu punya kenalan hunter tidak?"

Citra, "ada sih tapi dia rank E dia melakukan tes penilaian bersama aku. Namun dia mendapat e dan aku c nama dia clara, dia belum bergabung dengan serikat hunter lain karena tidak ada yang mau menerima nya,"

Helmi, "ya sudah dia saja, hari inu kita pergi ke rumah nya untuk merekrut dia,"

Citra, "baik kak semoga dia mau,"

Helmi, "kalai keinginan nya jadi hunter pasti dia mau kok,"

Tidak lama kemudian fadli datang ia duduk dan bertanya, "jatah aku mana?"

Helmi, "makan nya bantuin kamu jadi tidak dapay jatah ikan bakar kan, rasakan itu,"

Fadli, "eh.. Kejam banget,"

Helmi, "aku becanda kok, tuh ambil saja sendiri di panggangan,"

Fadli terseyum ia segera mengambil ikan nya dan langsung menuangkan banyak sambal. "ikan bakar dengan sambal dan nasi hangat pasti enak sekali,"

Ia pun mulai makan dengan tenang.

Helmi, "oh iya fadli kemarin kita dapat bonus dari serikat mereka memberikan kita uang 100 juta sedikit sih memang, tapi aku berencana untuk membelikan semua nya ke perlengkapan hunter boleh kan? Seperti makanan dan yang lain nya,"

Fadli, "terserah kamu sama yang lain saja,"

Helmi, "kalau begitu gea dan yang lain belanja ya, nanti kirimkan ke rumah fadli. Fadli akan memasukan semua nya ke dalam bok penyimpanan. Aku dan citra akan merekrut clara,"

fadli, "siapa iti clara?"

Helmi, "teman citra kata nya,"

fadli, "tipe apa?"

Helmi, "apa citra?"

Citra," kalau tidak salah penyihir sama seperti aku. Tapi dia cuma punya satu skil lemah saja. Skil air,"

Helmi, " dari beberapa elemen memang skil air adalah yang paling lemah. Sulit di kendalikan kalau api kan tinggal buat bola api saja meledak dan menang, tapi kita tetap akan merekrut dia,"

Fadli," kenapa terburu- buru...huk..."

Helmi " makan jangan sambil bicara keselek kan dasar bodoh, lalu tentang perekrutan ini besok aku jelaskan,"

Mereka semua lalu mengangguk dan mulai mengerjakan tugas masing- masing. Kecuali fadli yang memilih untuk pulang dan tidur.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!