Draven Aleric adalah seorang pria misterius yang memiliki kekuatan Shadow Absolute,kekuatan bayangan mutlak yang tidak berasal dari Buah Iblis, melainkan lahir dari dalam tubuhnya sendiri.
Di dunia yang berada di bawah kendali Pemerintah Dunia, Draven menolak menerima tatanan yang telah mengatur kehidupan manusia selama berabad-abad.
Bersama 2 sahabatnya Zorana dan Axel mereka memulai perjalanan dilautan untuk menjadi pusat kekuatan dan kekuasaan baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14 - Kegelapan dan Keseimbangan
Di dalam kuil di pulau misterius itu.
Draven terlihat berlutut memegang kepalanya,para kru mencoba mendekati nya namun semua terhempas oleh kekuatan kegelapan yang menyelimuti tubuh nya, tiba-tiba bayangan dari Draven mulai menyerang para kru
"UWAAAA.." teriak Luna menghindari tentakel-tentakel bayangan yang menghantam setiap sudut tanpa arah
"kalian berlindung!!" teriak Axel yang menepis setiap bayangan yang mengarah kepadanya
Begitupun dengan Hiden yang menangkis setiap tentakel bayangan milik Draven
"sial..apa yang terjadi pada kapten!!" ujar Hiden yang terlihat kewalahan
Wujud hitam itu lalu berbicara
"dia sedang dalam proses pengendalian kekuatan kegelapan di dalam tubuhnya.." jelas wujud itu
Zorana mengarahkan rantai nya ke arah Draven namun rantainya terpental, bahkan sebuah bayangan tangan menangkap rantai milik Zorana dan menariknya membuat Zorana terlempar,
Hiden yang melihat itu berteriak
"Zorana!!" teriak Hiden yang membuat nya lengah ,sebuah tangan bayangan menghantam tepat ke tubuh bajanya dan mementalkan nya keras ke dinding
Luna yang melayang menghindari tentakel-tentakel bayangan semakin ketakutan,sebuah tentakel lalu menerjang ke arah Luna..namun saat sudah dekat pedang Axel menahan bayangan itu
"tetap di belakangku.." kata Axel ke Luna
Luna melihat Draven
"apa yang terjadi padanya" ujar Luna dengan mata ketakutan dan berkaca-kaca
Axel menatap Draven
"aku tidak tahu..yang pasti kita harus menahan ini sampai dia sadar" jelas Axel
"bagaimana jika dia tidak sadar?" tanya Luna sambil memegangi Axel
Axel diam tidak menjawab,lebih tepatnya tidak memiliki jawaban.
Sementara si besar,si kecil dan si kurus ketiganya benar-benar terkena telak hempasan-hempasan tentakel bayangan.
Tak berapa lama Ren dan Elara datang, mereka melihat Zorana, Hiden,Axel dan Luna yang sedang bertahan dari bayangan Draven sedangkan 3 kru pembantu yang terkapar
"ada apa ini!!??" tanya Ren,lalu sebuah tentakel menuju ke Ren dan Elara, kemudian mereka berdua menghindari tentakel bayangan milik Draven
Elara melihat Draven
"apa yang terjadi pada Draven??" tanya Elara,
Zorana dengan rantainya menarik Elara yang hampir terkena sabetan bayangan
"dia sedang mengendalikan kekuatan nya" jelas Zorana
Ren menghindari tentakel-tentakel Draven, lalu menyerang Draven dengan api hijau miliknya, Axel melihat Ren melempar kan api hijaunya ke arah Draven
"tunggu , Ren!!" teriak Axel,
Namun api hijau itu lenyap oleh bayangan yang muncul melindungi tubuh Draven, lalu tentakel lebih cepat mengarah ke Ren dan mengenai nya hingga Ren terlempar keras ke dinding.
Setelah beberapa lama akhirnya tentakel-tentakel bayangan berhenti dan perlahan-lahan menghilang kembali ke dalam tubuh Draven.
Para kru terengah-engah,mereka benar-benar tidak bisa menahan lebih lama lagi
"aku bahkan tidak bisa berdiri lagi" ujar Ren yang terlihat kelelahan walaupun dalam wujud api hijaunya
Hiden pun sedikit goyah saat berdiri
"dan ini adalah kekuatan 20% nya" kata Hiden sedikit tersenyum
Luna melirik ke Hiden
"kau benar, bagaimana jadinya jika di tambah 50% dari rune itu sekarang" lalu Luna menoleh ke Draven
Sementara Elara menuju ke si kecil,si kurus dan si besar.
"mereka bertiga bahkan tidak sadarkan diri.." ujar Elara memeriksa mereka satu persatu.
Melihat Draven berdiri lagi Zorana dan Axel tersenyum
"jadi sekarang kapten kita sudah kembali" ujar Zorana lalu rantai-rantainya masuk ke dalam tubuhnya
"kupikir kau akan membunuh kami semua" sambung Axel
Lalu Draven melihat ke arah semua krunya
"jadi kalian terkena dampaknya nya ya.." ujar Draven
Ren berdiri
"bukan hanya dampak,kami bahkan harus melawan kekuatan kecilmu itu" jelas Ren.
Wujud hitam itu lalu berbicara lagi
"jadi anda sudah menguasai kekuatan rune dewa kegelapan sepenuhnya.." ujar wujud hitam itu
Draven lalu menatap wujud itu
"sepertinya begitu.." jawab Draven
"artinya kau sudah menjadi dewa kegelapan sepenuhnya, hanya tinggal meningkatkan 30% sisanya yang ada di dalam tubuh mu" jelas wujud itu
Lalu wujud hitam itu memperlihatkan kotak-kotak harta dewa kegelapan itu,
"tersisa 6 kotak harta karun dewa kegelapan" jelas wujud itu, kemudian wujud itu mengambil kotak kedua dan membukanya,
Kotak itu berisi sebuah buah iblis yang terlihat memiliki corak berbeda dari buah iblis yang biasa nya
Ren melihat buah iblis itu
"sebuah buah iblis?" tanya Ren dengan suara pelan
Wujud itu lalu membawa buah iblis di hadapan Draven
"ini adalah buah iblis keseimbangan.. buah iblis paling dicari di seluruh dunia,sejauh ini hanya 1 orang yang pernah memakannya..dia adalah salah satu orang kepercayaan dewa kegelapan" jelas wujud hitam tersebut
Luna bertanya
"apa itu buah keseimbangan?" tanya Luna
Wujud itu menjelaskan
"ini adalah buah iblis untuk menyeimbangkan suatu keadaan.. saat seseorang sekarat atau terluka , pengguna nya dapat menyalurkan kekuatan nya hingga membuat orang yang sekarat dan terluka pulih hingga tubuhnya menjadi seimbang lagi" jelas wujud itu
Hiden terkejut
"apa itu bisa menghidupkan orang mati menjadi hidup?" tanya Hiden
Wujud itu terlihat sedikit menggeleng
"tidak ..ini hanya berlaku kepada sesuatu yang masih bernafas, ini juga bisa membuat orang sakit menjadi sembuh..bahkan penyakit yang tidak mungkin sembuh bisa di seimbang dengan kemampuan ini" jelas wujud hitam itu
Zorana melebarkan matanya
"itu sangat luar biasa.." lalu Zorana melihat Elara yang seperti terlihat kagum dengan apa yang dijelaskan wujud hitam itu
"kupikir itu buah yang cocok untuk dokter kita.." jelas Zorana
Mendengar itu Elara sedikit terkejut dan langsung menatap Zorana
"apa? aku? aku bahkan tidak memahami apa itu" jawab Elara
Wujud itu melihat percakapan Zorana dan Elara ,lalu memberikannya buah iblis keseimbangan itu kepada Draven
"anda adalah orang yang menentukan kemana buah iblis terlarang ini berada" jelas wujud hitam ini
Draven melihat buah iblis keseimbangan itu di tangannya
"Elara kemarilah.." ujar Draven
Elara tersentak
"aku? tunggu-tunggu Draven,aku bahkan tidak tahu apa itu" ujar Elara
Draven menoleh ke Elara
"kamu adalah dokter kami, jadi aku ingin memastikan seluruh anggota kita aman dibawah penanganan mu dan buah iblis keseimbangan ini hanya kamu yang cocok untuk memakan nya" jelas Draven
Ren lalu ikut berbicara
"ya kekuatan seperti itu dibutuhkan saat kita berlayar" jelas Ren
Zorana menatap Elara
"kami tidak hanya butuh dokter biasa tapi kami butuh dokter terbaik di kapal kami" tambah Zorana
Hiden tertawa
"dan dengan buah keseimbangan ini, pastinya akan membuat kita semua tidak akan mati" terang Hiden sambil tertawa
Luna pun terlihat senang
"benar..saat kita bertarung kita selalu akan punya kekuatan yang stabil dan tak mudah tumbang" jelas Luna
"betapa mengerikannya kru ini" gumam Axel sedikit tersenyum sambil memejamkan matanya.
Mendengar itu Elara memberanikan dirinya untuk mendekati Draven kemudian mengambil buah iblis keseimbangan itu, Draven memberikannya.. kemudian Elara dengan cepat memakan buah iblis keseimbangan itu.
Setelah beberapa saat, tubuh Elara terlihat terlapisi cahaya kuning.. kemudian Elara berbalik dan mencoba untuk menyembuhkan si kecil ,si besar dan si kurus yang tak sadarkan diri.
Elara mengarahkan tangannya ke atas mereka bertiga, sebuah cahaya kuning menyala di tangannya kemudian muncul seperti selang infus menuju ke tubuh ketiganya..tak lama si kecil,si besar dan si kurus terbangun sepenuhnya,bahkan mereka tak merasa sakit .. seperti mereka baru saja bangun dari tidur siangnya.
semangat!