NovelToon NovelToon
Isyarat Sajadah Terakhirku

Isyarat Sajadah Terakhirku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romantis
Popularitas:863
Nilai: 5
Nama Author: Rohati nur humaira

Sebuah Pernikahan Yang Dipaksa Keadaan
Sebuah Rahasia Yang perlahan merenggut kebahagiaan
Mereka tak pernah saling menetap hanya sebatas saling mengenal , tapi takdir menyatukan dalam 365 Hari .
Dimana cinta Tumbuh Meski Waktu terus menghitung mundur .




Follow IG : @Rnhumaira05_ @coretanara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohati nur humaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Diantara cahaya

Udara dingin nan lembab itu menghiasi langit yang masih gelap , hanya cahaya bulan yang menembus jendela kamar , menimpa wajah yumna yang tengah bersimpuh diatas sajadah ,

suara nafasnya terdengar pelan , kadang tersendat , tapi matanya tetap terpejam dengan buliran air mata yang menetes di pipinya , mulutnya bergetar lembut , menyebut nama allah swt yang selalu ia cintai ,

Rayhan membuka matanya , membalikan tubuhnya memandangi wajah yumna yang tengah menengadahkan tangan mungkil itu ,ada sesuatu yang berbeda , setiap malam , perempuan ini selalu menjadi yang pertama bangun , dan selalu yang terakhir selesai berdo'a ,

selesai yumna berdoa , rayhan pun mulai berbicara ,

'' yum , kamu gak cape ? '' tanya rayhan saling berhadapan

''capek itu akan hilang jika kita merasakan ketenangan '' ucap yumna

'' do'a apa yang kamu pinta sampai sekhusyuk itu ?'' tanya rayhan heran dan yumna pun tersenyum

'' nanti juga kamu tau melalui surat do'a ini '' tutur yumna dan rayhanpun menghela nafasnya kasar

yumna tersenyum , tapi senyuman kali ini berbeda dengan sebelunya , senyuman yang dihiasi cahaya akibat lampu mushola yang memancrkan cahaya tak seperti biasanya

'' yum , kalo nanti princess kita lahir , kamu mau kasih nama siapa ?'' tanya rayhan

'' aku ingin nama princess kita ada nama Hafshah nya ray '' ucap yumna

'' kenapa harus ada nama hafshah nya ?'' tanya rayhan

'' karena aku ingin princess kita menjadi penjaga al-qur'an sama seperti hafshah binti umar bin khaththab ,meski tak sepenuhnya sama , tapi aku ingin princess kita menjadi wanita yang gak pernah meninggalkan al-qur'an apapun keadaannya , al-qur'an adalah as-syifa alias penyembuh , maka apapun yang terjadi al-qur'anlah yang akan menyembuhkan princess kita yaitu hafshah '' jelas yumna panjang lebar

'' maa syaa allah , baiklah , akan aku berikan nama hafshah nanti '' ucap rayhan sambil tersenyum

'' ray , terimakasih buat semuanya , terimakasih sudah membuktikan keseriusanmu '' ucap yumna

'' aku yang harusnya berterimakasih sama kamu yum , kamu sabar banget selama ini , maaf untuk semua yang sudah terjadi '' lirih rayhan , mereka pun melanjutkan membaca al-quran sampai menjelang subuh tiba dan menunaikannya bersama-sama .

Mushaf Al-qur'an yang kami genggam adalah petunjuk dari segala apa yang kita pinta ,

dunia ini terlalu rumit jika hanya sekedar mencari ketenangan dan kedamaian ,

mau ke ujung dunia sekalipun dunia tetaplah tempat segala kerumitan yang terjadi .

setiap manusia mempunyai perjalanannya masing-masing dari yang menurut kita ringan bahkan berat sekalipun ,

jika berat kita menengadah , jika ringan kita bertandah

jika lembut kita genggam , jika kasar kita hempas

Yumna , Rayhan , dan Naswa sedang berjuang dijalannya dengan caranya masing-masing , tapi ketiganya tetap menengadahkan tangannya , bersimpuh bersujud menghadap allah ta'alla ,

setiap perjuangan akan ada pengorbanan ,

setiap luka akan ada penawarnya ,

setiap bahasa akan ada isyarat-Nya .

Ketiganya tengah sibuk dengan tirakatnya masing-masing ,

karena untuk mendapatkan cintanya allah , dunia harus kita tangguhkan

Yumna memikul bebab berat sekaligus , beban yang tak semua orang mampu memikulnya .

rayhan memikul harapannya yang telah sirna dan berjuang melanjutkan hidupnya bersama yumna

sedangkan nashwa , ia mengorbankan apa yang sudah ia genggam untuk lebih menggenggam sesuatu yang bisa membuat cintanya semakin utuh kepada allah ta'alla

tak ada yang siap menerima apapun yang ditakdirkan untuk kita , nyatanya hidup harus terus berjalan tanpa bertanya '' sanggup atau enggaknya kita ''

nyatanya berdamai dengan diri sendiri , ''lebih baik'' daripada menghakimi diri sendiri ,

seseorang yang sudah selesai berdamai dengan dirinya sendiri tidak akan berisik menuntut takdirnya , meski takdir itu sendiri tak memihaknya ..

1
Rohati nur humaira
Wah , jadi tambah semangat nih author dapet surat cinta
terimakasih sudah mampir kak , jangan lupa tinggalik jejak ya 💕
its'ara05
bagus banget dan recomended
its'ara05
Bagus banget ceritanya 😍 next thor
Rohati nur humaira
Halo , Assallamualaikum temen temen , seneng sekali akhirnya aku bisa rilis karya baruku lagi ,
Semoga novel ini membawa inspirasi yang baik dan jadi ladang pahala untuk author dan para readers ,

semoga suka sama karyanya ya .
selamat membaca😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!