NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Nona Janet

Hasrat Sang Nona Janet

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Action
Popularitas:838
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Janet Gabriella Virginia seorang wanita muda yang berusia 27 tahun yang harus mengalamin kehilangan kedua orang tuanya. ia memiliki kekayaan dan kekuasaanya di Keluarga Virginia. Namun saat hidupnya merasa baik-baik saja Janet harus mengalami hal buruk di mana seorang misterius mencoba untuk menghabisi nyawanya tentu saja dirinya merasa tidak aman. Janet mencoba mencari seorang pria berani untuk bisa melindungi dan jaganya agar tetap aman_____

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 melihat mu membuat ku lebih tenang

Sesampainya di rumah janet turun dari mobil terlihat suasana luar rumah sudah sepi tidak ada lagi para polisi, hanya ada garis kuning pembatas terpang-pang di sana.

Leon turun dari dalam mobil tidak lupa menutup pintu mobil

janet melangkah jalan di ikuti leon, sampai lah di dalam rumah melangkah jalan mendekat ke sofa.

janet duduk di kursi sofa melipat kaki dengan anggun

leon berdiri di dekat janet dengan kedua tangan kebelakang.

"duduk!! ". Perintah janet pada leon untuk duduk di kursi sofa depannya.

leon pun mengikuti keinginan janet, ia melangkah lalu duduk di kursi sofa depan janet

janet menyalakan ponsel dan melihat-lihat di artikel atau sosmed tentang keluarga Hasmurandra, satu artikel yang membuat dirinya merasa aneh, yaitu Aska seorang CEO pemilik perusahaan Hasmurandra yang cukup terbilang sempurna tidak ada kejahatan, risiko dan nama baiknya. cukup bagus dan luar biasa. namun perasaan janet mengatakan hal sebaliknya, ia merasa Aska memiliki ke curangan di setiap bisnis. Perasaan janet semking tidak nyaman melihat wajah aska di sosmed nya itu. dirinya pun langsung matikan layar ponsel nya, dan meletakkan di samping kursi nya.

leon yang dari tadi hanya terdiam duduk memperhatikan janet seperti orang yang gelisah.

"nona kenapa?? ". tanya leon dengan nada lembut

" tidak, tidak ada apa-apa! ". Jawab janet dengan gelisah namun berusaha tetap tenang.

janet terus melihat kemana-mana seakan-akan mencoba melawan kegelisahan, ia menghela nafas melihat wajah leon di depan nya itu. janet seketika terdiam menatap wajah leon, janet merasa tenang melihat leon.

leon hanya terdiam heran seperti ekpresi orang yang polos.

janet bangkit melangkah mendekat ke arah leon

leon terus melihat wajah nya janet yang akan mendekat.

Janet duduk di pangkuan (atas paha) satu tangan menyentuh bahunya yang lebar tersebut.

terlihat wajah leon yang polos, mengerti sesuatu

janet menatap mata leon satu tangan kiri menyentuh pipinya leon.

kini mereka berdua saling menatap mata satu sama lain, seperti menginginkan sesuatu, tubuh mereka beraksi dan berkata.

"nona ingin apa?? ". tanya leon dengan nada lembut yang masih menatap matanya janet

" aku ingin....?? " ucap janet bingung harus jawab apa isi kepalanya banyak pertanyaan

kepalanya janet semakin dekat, namun seketika tersadar langsung Janet bangkit dengan kebingungan dan gugup

"hei... maaf aku tidak bermaksud". Janet berkata dengan gegep pada Leon, ia merasa tidak enak hati dirinya merasa bersalah kenapa bisa reflek Janet duduk di pangkuan di atas paha nya Leon.

" iya.. tidak apa-apa! ". jawab Leon dengan wajah polos nya itu, melihat wajah Janet dengan bersikap tenang.

"hei.. ak.. aku pergi dulu". Ucap Janet gegep langsung ia melangkah pergi dengan rasa malu.

Leon yang dari tadi memperhatikan Janet hanya terdiam melihat Janet dengan wajah polos dan bingung

*****

*****

    paginya kini Alicia sampai di sebuah Pasar melihat sekeliling jalan mencari pertolongan untuk bisa pulang ke rumah. ia melangkah jalan mencari sesuatu

Terlihat seorang pria berjas abu-abu dan kaca mata hitam di matanya itu dengan sok kerennya dan dia itu adalah Dev mantan pacar nya Janet yang sedang berjalan-jalan di tengah pasar seperti mencari sesuatu.

Dev berjalan mengelilingi pasar melihat-lihat beberapa orang yang berjualan yang begitu keras untuk mendapatkan nafkah makan untuk sehari-hari mereka. Wajah Dev merasa iba dengan semangat nya mereka berjuang untuk mendapatkan uang hanya untuk sebuah nasi.

Dev lanjut langkah jalan kedua tangan ke dalam saku celana. ia berjalan ke sisi jalan menghampiri mobilnya yang terparkir di sana.

sampai di mobil Dev pun masuk ke dalam mobil tutup pintu mobil. ia pun menyalakan mesin mobil lalu gas jalan saat hendak menyetir mobil melaju jalan

"YA AMPUN!! ". seketika Dev kaget langsung mendadak rem mobil nya berhenti mendadak yang hampir menabrak seorang wanita yang tiba-tiba saja melangkah jalan menyebrang di depan mobilnya.

tin....

Yang ternyata Alicia yang tiba-tiba saja menyebar. dirinya pun kaget langsung ia melangkah jalan mendekat ke Dev dan masuk kedalam mobil.

"KAMU KENAPA TIBA-TIBA MUNCUL BEGITU SAJA. APAKAH KAMU TIDAK TAHU KALAU TINDAKAN MU INI SANGAT BERBAHAYA". Ucap Dev memarahi Alicia yang sedang menutup pintu mobil. " KAMU TIDAK BOLEH NAIK, SE ENAK NYA MASUK!! ". ucap nya lagi Dev marah

Alicia pun langsung berbalik dan menodongkan pisau pada leher nya Dev sebagai ancaman

" Cukup omong kosongnya! injak gasnya, sekarang! ". Minta Alicia dengan tatap mata tajam pada Dev dan mengecam dengan pisau nya itu. seketika Dev ketakutan merinding

" heheheh. ok yang tenang dulu, ok". Minta Dev dengan wajah gelisah ketakutan.

Dev pun langsung gas melaju jalan pergi meninggalkan pasar

di perjalanan jalan Dev yang menyetir mobil dengan ketakutan, di todong oleh Alicia dengan pisau nya yang masih mengacam dirinya.

"berikan Ponsel mu padaku". Minta Alicia pada Dev dengan nada baik

" Nona, ponsel ku sudah terlalu jelek, tidak ada harganya lagi, apakah nona masih mau mengambil nya? ". Jawab Dev dengan wajah berkeringat ketakutan

" APA MAKSUD MU!? PONSEL KU TIDAK ADA! CEPAT BERIKAN PADAKU! " minta Alicia tegas marah dengan nada kasar pada Dev

"oke, oke. aku akan memberikan nya padamu". Jawab Dev bergetar ia pun memberikan ponsel nya, Alicia pun ambil ponsel di tangan Dev

Alicia pun mengetik nomor untuk minta pertolongan pada polisi

" Halo aku mau melaporkan tindak kriminal, namaku Alicia dari keluarga Virginia, aku di culik, tempat kejadiannya di sebuah gedung kosong di daerah perkebunan tidak jauh dari kota ini". Ucap Alicia di ponsel nya memberitahu pada pihak polisi

seketika Dev kaget dan bingung

"....... " Hei, aku tidak salah dengar, kan? kamu menodongku pakai pisau lalu minta ponselku. tapi tadi aku dengar kamu dari keluarga Virginia? aku hampir kencing di celana ketika mendengarnya!". Tanya Dev dengan rasa penasaran

"iya.. aku Saudara kak Janet". Jawab Alicia dengan nada sedih dan murung

Cekit.....

seketika Dev kaget langsung ia berhenti mendadak mobil nya

seketika Alicia pun tercengang dan kaget karena mobil nya mendadak berhenti begitu saja.

" Hah!! apa yang kamu bilang?? ". tanya Dev kaget.

" YA AMPUN, BISA TIDAK BAWA MOBIL NYA! TIDAK USAH MENDADAK BERHENTI DONG!!". ucap Alicia marah dan kesel pada Dev

"ok, ok, aku minta maaf membuat mu tidak nyaman, tapi tadi kamu bilang saudara nya Janet? ". Tanya Dev memastikan ucapan Alicia

" Iya.. Antarkan aku pulang ke rumah, tapi... emang nya kenapa? , apa se kaget itu!? ". Tanya Alicia heran pada dengan nada kesel

" ya ampun... aku baru tahu kalau Janet pun saudara! eh... kayaknya Janet pernah ngomong deh... kalau dia punya saudara, tapi entah kapan iya.? di tambah aku jadi bingung kenapa dia di culik, apa yang telah terjadi dengan keluarga Virginia? ". Gumam Dev bicara si dalam hati nya itu. dengan berfikir keras, Dev merasa ada hal yang aneh

" Hei.. kenapa bengong.. ayo jalan". minta Alicia dengan nada rendah

Dev pun gas jalan mobilnya untuk mengatarkan Alicia pulang ke rumah

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!