NovelToon NovelToon
Sekretaris Kesayangan Bos

Sekretaris Kesayangan Bos

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Perjodohan / CEO
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Vedyta Hyuk

Jalur mature book, yang masih piyik jangan masuk 📌🙏🏻

Kenzo yang di khianati kekasih di masa lalu membuat dia tak mau dekat dengan wanita manapun. mantan kekasihnya adalah ibu tirinya saat ini.
Bagi Kenzo cinta adalah omong kosong, cinta cuma bisa di buktikan di atas ranjang, setelah itu tak ada ikatan apapun.

Kenzo Eko Armanta saat ini adalah sosok dingin, arogan, cuek, semaunya dan kejam.
Tiba-tiba saat seorang gadis bernama Vinda yang menjadi sekretaris baru masuk ke lingkungan hidupnya, gadis itu bisa memporak-porandakan kebekuan Hati Kenzo, saat itu lah dia baru sadar jika cinta itu masih ada.
Kenzo bisa kembali bersikap manusiawi dan mempercayai cinta lagi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vedyta Hyuk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Ajakan perang terbuka dari Larasati

Hotel TLJ world, Jakarta.

Kenzo dan. Vinda segera sampai di ibukota setelah memutuskan untuk tetap bersama.

Kenzo dihubungi Kenan serta kakaknya lagi, mereka meminta Kenzo kembali secepatnya.

Dengan cepat Kenzo mengemudikan mobil nya, agak kuatir karena Soran menangis lagi, 

Begitu sampai di ibukota Kenzo langsung menuju hotel mewah milik keluarganya itu sambil menggandeng tangan Vinda. Meski belum terlalu siang, tapi sudah banyak wartawan sudah menunggu di lobi hotel seperti sengaja akan meliput berita paling fenomenal di sini.

Begitu mereka turun dari mobil sport, kilatan kamera langsung menyambar CEO itu, para kuli tinta itu mengejar Kenzo dengan banyak pertanyaan menohok, bahkan munculnya Vinda di sini menjadi berita hot trending yang lebih menghebohkan.

Kenzo tetap tenang dan mantap menggandeng tangan Vinda masuk ke gedung hotel. Dua Pengawal pribadinya dengan dua puluh keamanan segera datang mengawal mereka menuju lift memblokade para kuli tinta yang masih saja mengejar Kenzo.

"Ada apa sebenarnya? Kenapa pagi‑pagi sekali kamu menelponku?" tanya Kenzo setelah bertemu Kenan yang menunggu gelisah di depan lift, adik sepupunya itu lega begitu melihat Kenzo di sini.

"Wanita itu—Larasati—tiba‑tiba mengumpulkan dewan pemegang saham untuk mengadakan rapat darurat pagi tadi, bahkan dia mengundang Ibu loe juga bang. Aneh sekali, sepertinya dia mulai tak waras."

"Apa?! Rapat darurat?!" Kenzo terkejut. Apa rencana Larasati kali ini? Kenapa bertindak di luar dugaan begini?

"Vinda, kamu tunggu saja di room kamar ku sebentar ya. Aku urus ini dulu sebentar, Sayang." Vinda mengangguk, dia memang tak mau ikut campur urusan perusahaan dan masalah keluarga Armanta.

"Aku minta bang Denny antar kamu ke kamar."

"Iya mas, jangan lama-lama ya" Kenzo mengangguk lalu mencium dahi Vinda sebelum menitipkan pada Denny.

"Terima kasih banyak, bang, tolong jagain Vinda ya, aku gak lama kok."

"Baik tuan muda anda tenang saja"

Kenzo mengecup dahi Vinda lagi dengan memeluk bahu gadis itu yang juga memeluk pinggangnya. Kenan menggeleng takjub melihatnya—sejak kapan sepupunya ini begitu setia pada satu wanita? Padahal selama delapan tahun terakhir Kenzo tak sudi mendekati wanita mana pun. Vinda benar-benar mengubah sikap Kenzo drastis.

Di depan lift mereka berpisah. Vinda naik lift duluan bersama pengawal keluarga, kini tinggal Kenzo dan Kenan berdua.

"Sekarang akhirnya cuma kita berdua. Cepat katakan, apa yang sebenarnya terjadi?"

"Aku dengar kabar dari Pak Haris sekretaris om Hardi, Katanya Larasati berniat melengserkan loe dari jabatan CEO. Dia mau meminta dewan mencopot loe dari jabatan CEO dia bawa bukti kalo loe gak pantes mimpin Perusahaan ini, foto-foto perselingkuhan loe dengan Vinda dia beberkan jelas tadi, para dewan direksi sedang rapat lagi mengambil keputusan final" Kenzo melotot dengan frustasi.

"Sialan wanita gila itu, argh brengsek!" Kenzo berjalan cepat menuju lift dengan perasaan gelisah, firasat buruk makin terasa, kenapa Larasati jadi makin nekat menjelekkan dia di perusahaan ini.

"Larasati! Di mana kamu?!" Kenzo masuk ke ruang kerja CEO yang dulu sering dipakai ayahnya bekerja di hotel ini.

"Akhirnya suamiku pulang juga. Masih ingat kan kamu punya istri? Atau sudah puas bersenang‑senang semalam dengan pelacur kesayanganmu itu? Ah kalian sungguh tak tahu malu, bisanya selingkuh sejauh ini?"

"Tutup mulutmu! Pelacur itu kamu sendiri! Yang tak tahu malu itu kamu, masih punya muka kamu menghina orang, kamu mengaku hamil dariku, padahal aku tak pernah sekalipun menyentuhmu! Dasar p3re×"

Mata Larasati berkilat marah, dia menggeleng sinis sambil tetap duduk santai di sofa seolah tak mendengar bentakan Kenzo. Pak Haris yang ada di sana segera keluar dan menutup pintu agar mereka bisa bicara lebih leluasa.

"Apa maumu sebenarnya hah?! Mengadakan rapat darurat besar‑besaran?! Kamu mau jadi kubu lawan ku di perusahaan ini!? Mau kita perang di arena perusahaan ini, iya?!" Todong Kenzo dengan murka.

"Kukira kamu sudah tak peduli lagi soal LG indah Group? Bukankah kesenanganmu dengan simpanan mu itu lebih penting? Cih… bahkan istri sah pun kamu abaikan, Tuan Kenzo."

"Jawab pertanyaanku, Larasati! Jangan bicara yang ngawur lagi!" Kenzo mencengkeram kedua bahu wanita itu, menatap tajam dengan mata berkilat.

"Kamu bahkan lupa memanggil namaku dengan sopan." Larasati mengusap air mata yang menetes, lalu melepaskan cengkeraman Kenzo.

"Kamu tertekan kan karena menikah denganku? Kamu menderita kan karena aku ada di sisimu?" Kenzo diam, makin bingung maksudnya wanita itu.

"Tenang saja, aku sudah menunjuk kakakmu sebagai direktur utama di sini dia pantas menjadi CEO. Nanti saat aku pergi jauh, kamu dan aku takkan merasa berhutang apa‑apa lagi pada perusahaan ini."

"Apa maksudmu, kak Soran? Kakakku? Kamu gila, mana mungkin kakak ku mau?!"

Kenzo sedikit melunakkan nada bicaranya. Tangan lentik Larasati membelai wajah tampannya dan rambut hitamnya.

"Kalau kita tak bisa hidup bersama di dunia, bisakah kita mati berdua saja, Kenzo?"

"Apa?!" Kenzo terkejut luar biasa. Tak menyangka kalimat seberat itu keluar dari mulut Larasati.

"Kamu tahu kan rasanya mati? Aku takut mati sendirian. Jadi aku ingin kau menemaniku. Setidaknya jiwamu pun ikut pergi bersamaku."

"Kamu gila?! Masih sadar nggak kamu bicara apa?!"

"Kalau aku mati, kamu akan menjadi orang yang paling bersalah di hadapanku. Kalau aku dan anak ini mati, kamu akan hidup selamanya dikejar rasa bersalah dan dosa." Larasati memegang perutnya, wajah meringis kesakitan sambil air mata makin deras jatuh. Kenzo panik melihatnya.

"Ada… ada apa?! Astaga, kamu baik‑baik saja kan?!" Dia segera memegang tubuh wanita itu yang makin meremas perut dan merintih keras.

"Aku kira rasa sakitnya baru akan muncul nanti… ah… ternyata sekarang juga sudah mulai terasa, ahh… sakit sekali…"

"Ada apa denganmu?! Pak Haris, cepat ke sini!"

Larasati jatuh terduduk di lantai, tapi sesaat kemudian dia tersenyum dan kembali membelai rahang Kenzo yang tampak sangat panik.

"Aduh Nyonya Larasati anda kenapa?!"

"Cepat siapkan mobil! Kita ke rumah sakit sekarang!"

"Sudah terlambat… percuma saja… aku sudah minum obat perontok janin… jadi anak ini pasti sudah mati, kamu yang membunuhnya Kenzo, kamu yang membuat aku tak punya pilihan… ah sakit sekali… kenapa sesakit ini rasanya…"

"Diamlah! Kau dan anakmu akan selamat, kamu dengar!" Kenzo berlari panik membawa tubuh Larasati melintasi lobi, diikuti dua orang yang membantu menggendongnya hingga ke parkiran lobi, Larasati sudah hampir kehilangan kesadaran begitu mereka masuk mobil.

Kenzo melihat panik telapak tangannya sudah merah terkena darah yang merembes dari gaun wanita itu.

"Tuhan ku,… Larasati, kumohon bertahanlah!"

"Akhirnya kamu cemas juga soal aku, Kenzo… akhirnya kau peduli sedikit saja…" Larasati tersenyum tipis meski wajah pucat pasi, perutnya terasa seperti diaduk kuat‑kuat. Dia tak sanggup lagi menahan rasa sakit hebat itu, lalu pingsan tepat setelah menyentuh wajah tampan Kenzo untuk terakhir kalinya.

1
Ananda Boy
kakk ini blm tamat kan
Ananda Boy
next
Ananda Boy
Bagus banget 😍
Ananda Boy
deg degan aku
Ananda Boy
bagus buku ini, semngat kakak author 😍
Ananda Boy
😍😍😍😍
Ananda Boy
kasian vinda
Ananda Boy
ini Novel bikin aku tadinya ketawa sekarang nangis 😭🤣
Ananda Boy
bikin emosi aj 😭
Ananda Boy
jahat banget si Laras 😭
Ananda Boy
next ka🤭
Ananda Boy
benci aku sama mantan nya Kenzo
Ananda Boy
vjnda km beruntung
Ananda Boy
next ka😍😍
Ananda Boy
wahh makin seru 😍
Ananda Boy
huhhh😭😭
Ananda Boy
lucu 🤣🤣
Ananda Boy
sabar pak Ken 🤣
Ananda Boy
beneran bikin ngakak, Vina itu lucu banget 😄🤣
Ananda Boy
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!