NovelToon NovelToon
LOVE IN SILENCE

LOVE IN SILENCE

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:546.5k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Dara

Warning 21+
Bijaklah dalam membaca!

Clarissa Louise (biasa di panggil Rissa)harus menerima kenyataan pahit. Di usianya yang masih belia orang tuanya meninggal dalam kecelakanan tunggal. Sejak itu ia pun dititipkan pada kakeknya yang bekerja di sebuah mansion megah. Kediaman milik seorang pengusaha kaya raya yang berhati dingin dan juga misterius. Namun diam-diam Rissa jatuh cinta pada pria itu.

Kini setelah lima tahun berlalu, kakeknya pun sakit hingga mengharuskan Rissa mencari biaya untuknya. Kemudian seseorang datang untuk menawarkan perjanjian pernikahan pada Rissa. Seorang pria yang sebenarnya menyimpan dendam yang dalam pada gadis itu. Apa yang akan terjadi dengan Rissa selanjutnya?

Penasaran dengan kisah Rissa? lanjut aja yuk! Author usahakan update setiap hari ya.
Happy reading.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.14 Double Date.

Rissa merasa sedikit lelah ia lalu merebahkan tubuhnya di kasur hotel. Matanya sudah tidak kuat menahan kantuk. Semilir angin sejuk masuk ke dalam kamar membuat nya semakin terlelap dalam mimpi.

Jika ini mimpi... aku tidak ingin terbangun karena ini sangat indah, tetapi walaupun indah ini hanyalah sebuah mimpi...

Rissa tertidur begitu lelap, hingga terdengar suara ketukan di pintu membuat gadis itu terbangun.

Tok...tok...tok...

"Ya tunggu sebentar..." ucap Rissa lalu menyalakan lampu dan beranjak ke arah pintu kamar.

"Selamat malam, kami Team Make-up Artist Profesional yang disewa oleh Tuan Daniel siap membantu, Nona," ucap seorang *L*eader dan mereka langsung menerobos masuk dengan membawa banyak barang.

"Ahh, aku lupa!" Rissa kaget.

Mereka membawa masuk ke dalam kamar dengan bermacam-macam kotak ada kotak yang berwarna merah dan biru, juga kotak perlengkapan untuk merias ditambah lagi beberapa jenis gaun yang terlihat seksi.

Sudah berapa lama aku tertidur? perasaan baru sebentar, tetapi kenapa sudah terlihat sangat gelap, batin Rissa.

Rissa hanya terbengong melihat kearah luar jendela dan dia seperti masih belum sadar dari tidurnya.

"Nyonya, sebaiknya anda mandi dulu sebelum kami mulai merias," ucap seorang perias.

"Iya," Rissa kemudian bergegas pergi ke dalam kamar mandi.

Dan seorang wanita mengikutinya ingin ikut masuk kedalam kamar mandi bersamanya.

"Maaf aku bisa sendiri tolong tunggu saja di luar," ucap Rissa merasa kikuk.

"Baik, Nyonya," jawab seorang wanits yang ingin membantunya dengan sopan.

Sepuluh menit Rissa berada didalam kamar mandi, setelah membersihkan diri Rissa keluar memakai baju handuk.

"Silahkan duduk, Nyonya," jawab salah satu penata rias yang sudah menyiapkan bermacam-macam merek Make-up di atas meja.

Rissa duduk dan melihat cermin yang memantulkan wajahnya, dengan cepat seseorang membantu mengeringkan rambut Rissa menggunakan hairdryer.

Kemudian setelah Rissa merias wajahnya, ia berdiri memilih gaun malam yang berjejer di Stand Hanger. Rissa memakai Long Dress yang pundaknya terbuka gadis itu terlihat cantik.

"Apa sudah selesai meriasnya?" tanya Daniel tiba-tiba mengejutkan Rissa.

"Sudah, Tuan!" ucap semua orang yang tadi membantu Rissa.

"Terima kasih sekarang kalian boleh pergi," ucap Daniel.

"Baik, Tuan," jawab mereka semua.

Setelah semua penata rias pergi Daniel mendatangi Rissa, pria itu menatapnya dan membelai wajahnya... Daniel mendaratkan kecupan ringan di bibir Rissa.

"Kamu terlihat sangat cantik," ucap Daniel.

Rissa menunduk karena merasa malu, Daniel tidak melepaskan pandangan pada gadis itu.

"Kalau begitu kita pergi ke restoran untuk makan malam," ucap Daniel

Rissa dan Daniel pergi ke restoran, di depan restoran tampak seorang gadis menunggu dengan kesal.

"Rissa, kenapa kamu baru datang, aku dari tadi menunggumu!" ucap Sarah setengah berteriak.

"Sarah, maafkan aku tadi aku tertidur," ucap Rissa merasa tidak enak.

"Baiklah aku memaafkan mu, tetapi apa kamu menginap di Hotel ini?" tanya Sarah meyelidiki Rissa.

"Iya," jawab Rissa.

"Aku juga menginap di Hotel ini, apa kamu menginap dengan pria ini?" tanya Sarah menegaskan kata-katanya.

"Ayo, kita masuk ke dalam aku tadi sudah reservasi," ucap Daniel.

Mereka masuk dan duduk di tempat yang sudah tersedia dan memesan makan malam yang lezat juga mahal.

"Rissa kamu terlihat cantik sekali hari ini!" goda Sarah pada Rissa.

"Kamu juga selalu terlihat menawan sahabatku!" puji Rissa.

Rissa dan Sarah tertawa dengan bahagia... kedua gadis itu terlihat sangat akrab, Daniel tersenyum melihat keduanya.

Setelah menyantap makan malam mereka meminum segelas Wine... dan mulai berbincang namun tiba-tiba seseorang datang menyapa, merekapun menoleh melihatnya.

"Selamat malam semuanya... kebetulan sekali bertemu kalian disini, boleh aku ikut bergabung?" ucap Sean dan tersenyum sangat manis.

"Selamat malam dan silahkan duduk, Sean," ucap Daniel dan Rissa bersamaan.

Hanya Sarah yang tidak peduli dengan kehadiran Sean.

"Terima kasih, kalau seperti ini kita seperti sedang kencan ganda ya!" Ucap Sean lalu duduk disebelah Sarah.

"Apa kau ingin minum?" tanya Daniel.

"Tidak, terima kasih. Silahkan lanjutkan pembicaraan kalian," ucap Sean.

"Jadi apa maksudmu mengundangku makan malam, pasti ada alasannya benarkan?" ucap Sarah menatap Daniel.

Daniel berkata, "Kami mengundangmu makan malam karena ada yang mau kami beritahu padamu."

"Baiklah aku mendengarkan." Ucap Sarah sambil meminum Red Wine dengan anggun.

"Sebenarnya ini kencan pertama aku dan Rissa," ucap Daniel.

"Apa?" Sarah terkejut lalu memandang tajam ke arah Rissa.

"Sarah, maafkan aku... sebenarnya aku ingin memberitahu, tetapi belum ada waktu untuk mengatakannya padamu," ucap Rissa.

Rissa yang hendak meminum Red Wine terhenti saat Daniel mengambil paksa gelas yang di pegangnya

"Jangan sayang kamu tidak boleh minum Wine," larang Daniel.

"Oh baiklah," ucap Rissa kecewa.

"Rissa aku memaafkanmu, tetapi apa mungkin kamu sedang hamil?" tanya Sarah masih penasaran.

"Tidak, aku tidak hamil!" jawab Rissa kaget.

"Apa kamu yakin?" tanya Sarah penuh selidik menatap tajam ke arah Rissa.

"Tentu aku sangat yakin!" ucap Rissa tegas sampai matanya melotot memandang Sarah.

"Apa Daniel mengancammu?" tanya Sarah lagi.

"Tidak, kenapa kamu berpikiran seperti itu?" jawab Rissa merasa tidak enak.

Maafkan aku Sarah, batin Rissa.

"Ini sangat tidak masuk akal buatku!" teriak Sarah.

"Sebenarnya aku tidak masalah kau setuju atau tidak dengan hubungan kami, tetapi berbeda dengan Rissa karena kau sahabat dekatnya," ucap Daniel dengan santai.

Sarah meminta pelayan untuk menuangkan Red Wine lagi, kemudian Sarah menenggak habis minumannya.

"Baiklah apapun yang Rissa lakukan aku akan mendukungnya," ucap Sarah.

"Terima kasih ,Sarah," ucap Rissa lalu memegang tangan sahabatnya.

"Baiklah kalau begitu aku permisi lanjutkan lagi kencan kalian, terima kasih untuk makan malamnya," ucap Sarah.

Saat Sarah mau beranjak dari duduknya ia goyah dan merasa pusing, tetapi dengan cepat Sean memegang tangan Sarah.

"Hati-hati!!! Sarah sepertinya mabuk," ucap Rissa.

"Biar aku yang mengantarnya, apa dia menginap disini?" tanya Sean.

"Ya dia menginap disini tolong antar ke kamar, aku akan bantu memapahnya!" ucap Rissa.

Kemudian Rissa mencari-cari kunci kamar hotel di dompet milik Sarah.

"Tidak kamu disini saja, biar Sean yang mengantarnya," ucap Daniel tegas.

"Oh, baiklah maaf merepotkan mu Dokter Sean," ucap Rissa.

Rissa lalu memberikan Key Card kamar Sarah ke Sean, kemudian Sean memapah Sarah ke kamarnya. Sarah terlihat sangat kacau karena mabuk.

"Apa Sarah akan baik-baik saja?" tanya Rissa.

"Jangan khawatir Ia akan baik-baik saja, bagaiman kalau kita ke kamar juga?" tanya Daniel kemudian menatap Rissa.

Aku akan mengikuti apapun maumu ...

Bersambung.

Haiii... apa kalian menyukai karyaku ini? jangan lupa dukungannya vote dan commentnya ya biar akyu tambah semangat🙏🙏 mohon maaf TYPO dimana-mana dan EYD nya masih berantakan.

1
Mimi Ilham
aqu syuka.., syuka pake banget thor ama ceritanya...
aqu kasih Like 11 x
Mimi Ilham
coba mampir
Nelly
kpn ceritanya dilanjutin?
Rusmiati Mia
author bagaimana dgn Rissa dan anak ny apa mereka bahagia setelah berpisah dgn Daniel?
apa Rissa dan anak ny ada yg melindungi dan menjaga dan menyayangi mereka ?
jujur author aku pengen mereka bahagia . seperti ny cukup Rissa bersusah hati dalam cinta ny. biarkan Rissa bahagia dgn anak ny dan ada seseorang yg mencintai dan saling mencintai walau pun itu bukan Daniel
Rusmiati Mia: aku baca beberapa kali kaya ga rela ending ny bgn 😁
total 2 replies
Yuri Aida Yani
ok
Elminar Varida
sayang banget klu nggak dilanjutin thor..
ditunggu kelanjutannya thor..
Elminar Varida
salam kenal jg thor..
Indri Ani40
menarik, lanjut 👌
Birgitta Sulang
bagus ceritanya
SAURMA SINAGA
cerita yang menyenangkan
Tasya Putri
halo
angelシ
nyesel gue baca ni novel
bikin nangis anj😭😭
udah gitu ngegantung plis la author kasi s 2😭
주와
🖕
Diana Sari Natalia
usir aja semuanya Nil, yg lain mah cuma ngontrak 🤭🤭🤭
Diana Sari Natalia
Ga boleh Daniel tar kena karma lho
Diana Sari Natalia
jangan2 ibunya yg hampir tertabrak tadi 😌😌😌
Diana Sari Natalia
minta sih, dicium #rissa #daniel 🤭🤭🤭
Diana Sari Natalia
ganggu aja nih manager 😂😂😂
Diana Sari Natalia
Bagus ceritanya, suka bangettt
Diana Sari Natalia
kejam kau Daniel 🥺🥺🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!