NovelToon NovelToon
SECRETS

SECRETS

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:38.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rawai

Mutiara, gadis yang menjadi korban keegoisan kedua orang tua berjuang untuk terus melanjutkan hidup dengan baik dengan bantuan sang eyang.

Namun saat orang terakhir yang menjadi alasan untuk hidup telah pergi untuk selamanya membuat Mutiara semakin terpuruk.

Namun hidup tidak lah seburuk itu.
Karena takdir memberikannya seseorang yang akan kembali menjadi alasan dirinya bisa kembali tersenyum pada kehidupan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rawai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14

Bukankah perasaan seseorang bisa berubah dengan cepat. Bahkan cara berpikir manusia itu sendiri akan selalu berubah.

Mutiara menunduk, sekilas dia bisa melihat rasa takut dalam diri wanita paruh baya didepannya agar sosok itu tidak muncul lagi. Diambilnya tangan Eyang Murti lalu mengelus punggung tangannya penuh kelembutan.

"Eyang Jangan khawatir! bukankah rezeki, jodoh, maut, semua sudah ada yang mengatur"

"Ara, Maafkan Eyang"

Mutiara menggelengkan kepalanya lalu tersenyum menatap Eyang. "Eyang tidak salah apa-apa, kenapa minta maaf"

"Karena Eyang merasa takut dengan masa depanmu" Eyang menundukkan kepalanya, ada penyesalan dalam hatinya yang tidak bisa mengontrol rasa sedihnya saat berhadapan dengan Mutiara.

"Itu wajar. Itu tandanya Eyang menyayangi Ara. Harusnya Ara yang minta maaf karena ibelum bisa memberikan apa yang Eyang inginkan dari Ara" Mutiara berusaha menghibur Murti. gadis itu mengerti kekhawatiran Murti padanya.

" Salana juga sayang Eyang dan Muti ?" celoteh Salana dengan mata berkaca-kaca saat melihat 2 orang didepannya mulai terlihat sedih.

"Eyang juga sayang Salana. Kalian cucu Eyang yang terbaik jadi disetiap doa Eyang selalu ada nama kalian berdua tidak ada yang dibedakan"

Mutiara dan Salana memeluk Murti dengan sayang. Keduanya sangat berterima kasih atas kehadiran sosok seperti Eyang yang mampu membuat mereka tetap kuat.

.

"Juna"

Widya mendekati Arjuna yang terlihat sedang membaca laporan ditanganya di ruang keluarga. Merasa tidak ditanggapi Widya melangkahkan kakinya mengikis jarak agar lebih dekat dengan putranya itu.

"Juna" Merasa ada seseorang yang duduk disebelahnya, perhatian Arjuna pun teralihkan.

"Bisa tidak dipikiran kamu itu terisi oleh hal lain selain kerja dan kerja" Widya memprotes kebiasaan putranya yang terlalu fokus dengan pekerjaannya sampai terlihat seperti tidak tertarik pada mencari kekasih.

"Lalu aku harus berpikir tentang apa, sedang papa memberiku tanggung jawab ini" Arjuna menjawab protesan Widya sambil menaruh berkas di atas meja.

Atensinya di fokuskan pada Widya, menunggu hal yang akan dikatakannya lagi. Takutnya jika terus fokus pada laporannya maka wanita yang telah melahirkannya itu akan terus mengomel tanpa henti.

"Pergi dekati Mutiara dan jadikan dia menantu Mama" ucap Widya dengan mata berbinar. Awalnya dia tidak terlalu tertarik menjadikan gadis yang katanya anak sulung Dwi yang tidak pernah terlihat sebagai pasangan Arjuna karna bagaimana pun kekayaan Dwi masih berada di bawahnya. Namun saat pertama kali melihat Mutiara dan sadar siapa itu Mutiara membuatnya ingin segera menjadikan gadis itu sebagai menantunya.

"Ma... "

Arjuna tidak habis pikir sikap Widya yang terlalu menginginkan Mutiara sebagai pasangan hidupnya kelak.

"Mama tahu kamu juga tertarik kan sama dia, tapi kamu masih meragukan perasaanmu sendiri" Widya mendesak Arjuna untuk mengakui jika apa yang dipikirkannya memang benar.

"Ma.... "

Arjuna berniat ingin membenarkan pikiran wanita kesayangannya itu namun dia terlihat kesulitan.

"Sudahlah, alamat butiknya sudah sama kamu kan? Mama ingin kamu pergi kesan siang ini ajak dia makan siang!"

Arjuna menghela nafas sedikit kasar, merasa bingung atas keputusan yang akan diambilnya. Sudah jelas malam itu saat Mutiara mengetahui jika dirinya ada telihat tertarik pada Savira dan Mutiara telah mengambil keputusan jika perkenalan itu takkan berlanjut. Namun dirinya sendiri tidak menampik jika dirinya juga memiliki ketertarikan pada Mutiara. Jadi dia akan mencoba saran Widya, setidaknya agar mamanya tidak lagi mendesaknya.

"Baiklah, aku akan pergi tapi jika hubungan kami tidak ada kemajuan jangan memaksa, kasian juga Mutiara jika dipaksa dia pasti merasa tidak nyaman"

Arjuna mencoba bernegosiasi dengan Widya karena tidak mungkin jika dirinya harus memaksa keinginan itu pada Mutiara.

"Hmmmm.. belum apa-apa kamu sudah mengkhawatirkannya." Sebuah senyuman mengejek ditujukan untuk Arjuna "Pokoknya Ibu jamin Mutiara tidak akan menolak putra Mama ini"

"Kalau begitu doa kan saja" pasrah Arjuna.

"Pokoknya tenang saja, doa Mama selalu ada untukmu sayang" ucap Widya seraya beranjak menuju kamarnya dengan wajah yang cerah.

"Padahal baru bertemu beberapa menit tapi sudah mengerti perasaanku, tapi Mama.... ah sudahlah"

Sesuai janjinya pada sang Mama, pada saat jam makan siang Arjuna langsung bertolak dari kantor ke butik Mutiara. Sebenarnya dia sedikit bingung dengan alasan yang akan digunakannya. Hubungannya tidak terlalu akrab hingga mengajaknya makan siang. Tapi, setidaknya dia sudah berusaha dan tidak berbohong pada Mamanya.

Arjuna membuka pintu yang langsung disambut seorang karyawan.

"Selamat datang di Butik mu.. tii.. aaraa" ucap karyawan yang lansung menjeda kata terakhirnya karena terkejut atas kedatangan Arjuna.

Arjuna Hendrawan pria dengan tinggi 182 cm, berkulit putih. Masuk salah satu pengusaha muda terpopuler tahun ini.

"Terimakasih penyambutannya" balas Arjuna sambil memberikan senyuman terbaiknya.

"Apa Mutiara ada?" Tanya Arjuna namun karna tidak mendapat respon dia kembali bertanya dengan sedikit menaikkan suaranya.

"Maaf, Apa Mutiara ada?"

Karyawan yang bernama Yuni sesuai dengan tag name didadanya sedikit terkejut "Nona Mutiara?"

"Iya"

"Maaf Tuan, Apa sudah membuat janji sebelumnya" Sifat Yuni kembali ke posisi formal saat mendengar nama Mutiara disebut.

"Belum sih"

Arjuna hanya bisa tersenyum menjawabnya.

"Maaf Tuan tapi Nona Mut....."

Ucapan Yuni tersela dengan pintu yang kembali terbuka dan menampilkan sosok dibaliknya.

Arjuna membelalakkan matanya, dirinya cukup terkejut dengan kehadiran Widya di tempat itu. Bukankah dia sangat beruntung tidak menunda perintah Widya tadi, dia tidak bisa membayangkan jika dia tidak berada ditempat ini sekarang.

"Hey Boy" balas Widya santai lalu atensinya beralih pada karyawan didepannya.

"Apa boleh kami bertemu dengan pemilik butik ini, aku ingin memesan gaun untuk pesta dua bulan lagi?" Widya menunjukkan senyum anggunnya.

Yuni mengernyitkan keningnya bingung dengan wanita yang baru datang didepannya. Sepertinya dia memiliki kedekatan khusus dengan Arjuna Hendrawan.

Melihat ada kebingungan dari karyawan itu, Widya berinisiatif menjelaskan.

"Oh ya, pria tampan ini adalah putraku." Jelasnya pada Yuni. "Mutiara pemilik dari butik ini bukan?"

"Oh benar Nyonya! Tapi Nona Mutiara sedang tidak berada di tempat." Yuni menunduk sopan sebagai tanda permintaan maafnya.

"Sayang sekali. Tapi masih balik ke sini kan?" Terdengar ada rasa kecewa yang dikeluarkan oleh Widya.

"Tentu Nyonya." Yuni melihat jam dinding diatas pintu tepat didepannya. "Seharusnya sebentar lagi Nona Mutiara kembali"

"Kalau begitu kami akan menunggu" ucapan Widya membuat Arjuna memukul jidatnya pelan. Dia bukanlah seorang pengangguran yang bisa menunggu seseorang yang entah kapan akan kembali.

"Ma, Aku nggak bisa menunggu" bisik Arjuna pada Widya dengan wajah memohon.

"Ssttt.. "

Widya menarik tangan Arjuna tidak perduli dengan hal yang ingin dikatakannya.

10 menit kemudian terlihat Mutiara dan Salana masuk sambil menentang tas besar dan kresek berisi kotak makanan.

"Selamat datang kembali!" Yuni menyambut keduanya seperti biasa dan dibalas senyuman oleh keduanya.

"Nona Muti, ada tamu untuk Anda" ucap Yuni kembali memberi informasi."

"Mutiara"

Mutiara terkejut dengan keberadaan Widya dan Arjuna di butiknya.

(Ω Д Ω)

1
.
belum selesai lagi
Rio: 😆😆😆😆..,.....
total 1 replies
🍾⃝ͩᴅᷞεͧᴅᷠεͣ ᴅrε
semoga sukses y /Rose/
Rawai hiatus ✅: Terimakasih kak sudah mampir
total 1 replies
🔵🌼⃝⭕Tunik
Hai Mutiara....Ara nya Ayahnya,Salam kenal ya💐🌼
Rawai hiatus ✅: Salam kenal kak tun
🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 1 replies
jemput aja yah
Rawai hiatus ✅: datang sendiri lah.. manja klo pake jemput2an/Facepalm/
total 1 replies
bunda y dh gada kah
Rawai hiatus ✅: nggak adaa... harusnya tadi aku bilang like saja ya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
brrti Muti blm siap menika kmu
Rawai hiatus ✅: ?????? /Speechless//Speechless/
total 1 replies
Sila☺
,🤔🤔🤔🤔 dipantau
ahma
luar biasa
.
semangat
.
Belum selesai sudah di up
Rawai hiatus ✅: 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 2 replies
Kayla El_Fariza
penasaran bgt...apa ky yg di film Mangkujiwo ya
Rawai hiatus ✅: kak bisa bagi link? 🙏.. film mangkujiwo yg sy dpt jauh beda dgn ceritaku... ttg pengusaha batik yg kena santet.. trus film mngkujiwo lain yg judulnya makmum...
total 4 replies
Rose_Ni
bakal ada pelakor ini
Rawai hiatus ✅: 😅😅😅 semoga nggak ada lagi...

susah punya istri 2 harus kerja berat tiap hari... 🤣🤣🤣
total 1 replies
Rose_Ni
Semangat ! ! !
Rawai hiatus ✅: Semangatt kakkk. 🥺

masih harus harus banyak belajar
makasih kakk atas dukungannya.

kakak juga semangatt..
total 1 replies
Rose_Ni
maksudnya?
Rawai hiatus ✅: Semangaaaat.... Semangatt... semangaatt....
total 6 replies
Rose_Ni
aku pun bila diposisi Ara juga begitu,mungkin lebih parah
Rawai hiatus ✅: Okkeyy 🤗

sekali lagi makasih kak udah singgah di karyaku yg masih banyak kurang..

Selalu Sehat dan Semoga sukses disetiap usaha..
total 3 replies
Rawai Na
.....
Azkam
Untuk karya yang baru dibuat, sudah lumayan meski banyak kesalahan penulisan. semangat
𝕄𝕚𝕒📴
hadir, semangattt💪💪💪
𝕄𝕚𝕒📴: dih anak ini, goo semangat.b
total 2 replies
🍾⃝ʙͩaᷞiͧ ǫᷠiͣɴƓǫɪɴƓ 💞🇵🇸
aku like kamu like kita semua like...

babai hadir disini untuk memberi semangat kaka author yang kecteh.. /Determined//Determined//Determined//Determined//Determined/
Rawai hiatus ✅: Terimakasih kak 😂😂😂🤗
total 3 replies
❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
waduh ayah y Ara maksa banget, ada apa sebenarnya nih Ara suruh dtng kerumah ayah y🤔
Rawai hiatus ✅: nggak taw 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!