NovelToon NovelToon
Suami Berondongku

Suami Berondongku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: Nona Ahza

( proses revisi ) Novel ini menceritakan tentang seorang cewek yang bernama Nindy di taksir seorang cowok dan tak lain adik dari sahabatnya sendiri.

Cowok itu bernama Vano. Meski usia terpaut sangat jauh, mereka tidak peduli. Bahkan ketika keluarga Nindy menentang dengan keberanianya Vano melamar Nindy...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Ahza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 14

Nindy yang berada di dalam taksi masih tak habis fikir. Ia berusaha menenangkan dirinya. Ia meraih ponsel di dalam tasnya, dan menelfon Ririn sahabatnya.

"Hallo Nin...?" jawab Ririn setelah mengangkat telfon dari Nindy.

"Kamu di mana Rin..?"

"Ini masih di boutiqe, ada apa, Nin?"

"Aku mau mampir ke situ.."

"Sini aja, Nin.."

Dengan segera Nindy menutup telfon dan menyuruh supir taksi ke boutique Ririn.

"Itu tadi mbak Nindy ya..?" tanya Vano yang kebetulan berada di boutique Ririn.

"Iya, tau kenapa lagi tu anak.."

"Kenapa dengan mbak Nindy mbak..?" tanya Vano yang kini penasaran.

"Ga tau Van, tar juga orangnya cerita kalau dah sampai sini.."

"Ooo..." Vano membulatkan bibirnya.

Benar apa kata Ririn. Tak berapa lama setelah Ririn bicara kepada Vano, sebuah taksi berhenti tepat di depan boutique Ririn. Nindy keluar dari taksi dan berjalan ke boutique. Segera ia memencet bel, karena tak sabar menunggu Ririn, ia langsung masuk ke boutique.

"Nindy..?" sapa Ririn yang melihat sahabatnya masuk dan duduk di sofa. Wajahnya jelas sekali kalau ia sedang tidak ingin melakukan apa-apa. Perlahan Ririn menghampirinya.

"Ada apa Nin, kok tumben kamu ke sini..?" tanya Ririn sambil memegang wajah Nindy.

"Aku tak habis fikir Rin.." jawab Nindy lalu menatap sahabatnya itu.

"Memangnya kenapa..?"

"Tadi Kia ngajak aku ketemuan, terus kita pergi ke restoran, ia bermaksud ngajakin aku balikan, tapi aku menolaknya.."

"Tindakan mbak Nindy kali ini bener, terus..?" sahut Vano yang muncul dari dalam dan membawa segelas air putih untuk Nindy.

"Ini, di minum dulu mbak.." ucap Vano yang menyodorkan segelas air kepada Nindy.

"Makasi Van.."

Lalu dengan segera, Nindy menghabiskan air itu.

"Pelan-pelan Nin, tar kesedak..?"

Nindy meletakan gelas yang sudah kosong di tanganya, lalu mulai melanjutkan perkataanya lagi.

"Nah saat ia mendengar aku menolaknya, ia marah Rin, dengan spontan ia membentaku, memaksaku, aku beranjak dan keluar meninggalkanya. Dia mengejarku, tepat di depan restoran, dia menghalangi jalanku, memaksa aku agar menerima dia balikan sama aku, aku bersikeras dan tetap pada pendirianku, dengan kasar ia mencengkeram pergelangan tanganku, kasar sekali sampai sakit..."

"Apa..? Dia berbuat seperti itu..?" kata Ririn yang terkejut dan melihat tangan Nindy sedikit merah.

"Aku nggak habis pikir, apa wajahnya Kia itu terbuat dari tembok, nggak punya malu sedikit pun. Udah mutusin dengan seenaknya, sekarang memohon minta balikan lagi, benar-benar sudah nggak waras tuh orang." umpat Ririn lalu segera mengambil kompres di belakang.

"Wahh.., ini nggak bisa di biarin mbak, terus dia berbuat apa lagi..?" tanya Vano ingin tahu.

"Di membentak mbak lagi Van, Karena mbak takut, mbak berteriak minta tolong, dan security restoran mendengar, lalu menghampiri kami, kesempatan itu tidak mbak sia-siakan, mbak langsung kabur dari tempat itu..."

"Sini in tangan kamu Nin.." kata Ririn yang sudah kembali duduk membawa baskom kecil berisi air hangat untuk mengompres tangan Nindy.

"Ini sih, si Kia minta di hajar, orang sudah gak mau main paksa aja. Kita lapor polisi saja Nin, karena ini termasuk kasus kriminal.."

"Jangan Rin, nggak usah, aku nggak mau urusanya jadi panjang, dan dia akan lebih berbuat yang nekat lagi.."

"Ya sudah, terserah kamu Nin, aku cuma ingetin, kamu hati-hati saja, kalau bertemu dia di jalan, mending kamu menyingkir.."

"Iya Rin, aku ngerti.."

Malam itu setelah Ririn selesai mengompres tangan Nindy, Ririn mengantar Nindy bersama dengan Vano pulang ke rumahnya. Sepanjang perjalanan, kedua sahabat itu tak henti-hentinya berbincang tentang masa lalu mereka. Vano yang tengah menyetir, terkadang ikut tertawa kalau sekiranya obrolan mereka terdengar lucu. Tak terasa, sampailah mobil yang membawa mereka di depan rumah Nindy.

"Sekali lagi terima kasih Rin, Van.., kalian nggak mampir dulu..?"

"Sama-sama, mampirnya kapan-kapan aja, salam buat paman dan bibi..?"

"Oke..." jawab Nindy yang tersenyum dan membulatkan jari telunjuk dan jempolnya, lalu melambaikan tangan kepada Vano serta Ririn. Setelah mobil Vano hilang dari pandangan, Nindy bergegas masuk ke dalam rumahnya.

"Dari mana mbak, kok pulangnya nggak seperti biasanya..?" tanya Ari yang berada di ruang tengah dan sibuk mengerjakan tugas kuliahnya.

"Dari rumah mbak Rin, Ri.."

"Ooo..." jawab Ari sambil manggut-manggut.

"Udah lama ya, Ririn nggak main ke sini.." kata ibunya Nindy menimpali.

"Iya bu, dia lagi sibuk dengan boutiquenya."

"Owhh.., begitu?"

"Nindy ke kamar dulu bu, mau mandi, udah lengket banget.."

"Iya, kamu mandi sana gih.." segera Nindy melangkah menuju kamarnya. Dia menaruh tas kerjanya di atas meja. Dengan tergesa ia menuju ke kamar mandi, karena sejak tadi ia menahan pipis. Lalu ia pun segera mandi.

Sementara Kia yang baru saja keluar dari restoran, karena harus membayar hidangan yang di pesanya tadi, sangat marah, karena penolakan Nindy dan ia kabur begitu saja.

"Dasar wanita tak tahu diri, di ajak balikan gayanya sok-sokan menolak, awas saja, jangan sebut nama Kia jika tak bisa membuatmu kembali kepelukanku.." ucap Kia dengan sombongnya lalu melangkah menuju mobilnya, untuk kemudian segera meluncur meninggalkan restoran itu.

"Kasian juga ya mbak Nindy, mendapat pacar seperti itu, itu namanya seiko mbak.." ucap Vano saat perjalanan ke rumah Ririn.

"Iya sih Van, mbak juga bingung dengan sikap Nindy, mau di laporkan ke polisi malah melarang, gimana sih jalan fikiran anak itu.." ucap Ririn tak habis fikir.

"Hemmm, dari dulu nggak berubah mbak Nindy, nggak pandai dalam memilih cowok.." imbuh Vano yang fokus menyetir.

BERSAMBUNG

1
ralis sa
aku suka cerita ari dengan krital
Muhammad rizki Ramadhan
bagus
Manda Ulfah
kereeeen...
Puji Nurati
nindy juga, kenapa ga bilang aja mau ngenalin samuel ke Ririn, aneh ..ud tahu vano cemburuan, tinggal jelasin, masa diem aja
inayah machmud
rasain km vanya makanya jd cewek jgn kegatelan godain suami orang. ..
vano itu cinta mati sm nindy jd gak bisa selain hati...
inayah machmud
rasain km mak lampir. ..😂😂😂
hafiz saputra
vano perlu dibawa ke psikiater itu, kalo ngga bawa ke rumah gua aja biar gua tempeleng di sini,, jadi cowok kok lebay gitu,, cemburu sih hal yg wajar tapi jangan berlebihan juga kali!!!
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA TAMAT,
SEQUEL 2 NYA DI UP THOR.......🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
MOHON MAAF JIKA KOMEN2 BNYK YG TDK PANTAS.. KRN SMUA FAKTOR TRBAWA SUASANA CERITA THE BEST DARI OTHOR, YG BUAT READER TERBAWA EMOSI MAUPUN BAHAGIA..
SEKALI LGI JGN LUPA, UP THOR SEQUELNYA..
Sulaiman Efendy
HAMIL BARENGAN NINDY & RIRIN...
SIAP2 LO VANO KNK MORNING SICKNESS, ALIAS SINDROM COUVEDE, AKU UDH MRASAKN SAAT ISTRI HAMIL ANAK KMBARKU, SEGALA MAKANN YG AKU TK SUKA & TK AKU MAKAN, LGI NGIDAM KU MAKAN, SEPERTI LELE, BELUT, IKAN GABUS ATAU RUAN, AKU MAKAN, PADAHAL AKU GK MKN 3 MAHLUK AIR TRSEBUT, KLO BUAH, SUKA MAKAN ASAM PAYAK, JAMBU BATU, PKE GARAM DOANK.. KLO BAYANGINNYA KMBANG LIUR KU..
Sulaiman Efendy
DAN UNTUNGYA VANO JUJUR, DN NINDY SLLU MNSUPPORT VANO, KRN NINDY TAU, VANO ADALH LAKI2 SETIA..
Sulaiman Efendy
UNTUNG ANGGA MAU DIAJAK KERJASAMA..
Sulaiman Efendy
WAHH OTHORNYA JAHAT NI, SI ANGGA PENGHIANAT, FAIZ SALAH BWA ORG UNTUK KERJA DIWARUNGNYA VANO, LBH LICIK SELLY DRIPADA VANYA
Sulaiman Efendy
MSH SAJA TROBSESI TU SELLY MA VANO, GATEL BANGET, KNP LO GK BALIKN KE MNTAN LO YG LO BILANG MSH CINTA DN SYANG, HINGGA LO BATAL NIKAH MA CALON SUAMI LO..
Sulaiman Efendy
KLO MAU JDI SUAMI ISTRI DUNIA AKHIRAT HINGGA KE JANNAH, YAA PERBANYAK IBADAH, ISI RUMAH DGN NILAI2 ISLAMI, TRUTAMA PRBANYAK BACA AL QUR'AN & SHOLAWAT, DN TRUTAMA BUAT KALIAN BRDUA, HRUS TAUBATAN NASUHA, KRN PRNAH BRZINAH...
Sulaiman Efendy
JGN2 MDF ITU PRUSAHAANNYA OM YOHANES PAPANYA KRISTAL.
Sulaiman Efendy
LBH PARAH DARI VANYA DLU NI SI SELLY, JGN2 UDH AMBYAR JUGA TU PERAWANNYA... APALAGI MEROKOK GITU...
Sulaiman Efendy
DLU PAS NINDY DI TOLONGIN RENDY PAS HMPIR JATUH KRN LANTAI TOILET HOTEL LICIN, LO NGAMUKNYA MNTA AMPUN, SKRG GILIRAN LO...
Sulaiman Efendy
MMG DASARNYA LO YG MIANG SELL, UDH TAU MOK NIKAH, MSH SELINGKUH, WAJAR LO DIPUTUSIN, DN UNTUNGNYA BLM MNIKAH, KLO UDH MNIKAH, DN SELINGKUH, APA GK NYESEK TU LAKI LO, TUHAN SYG MANTN CALON LKI LO, KRN LO BKN WANITA BAIK2 YG BSA JGA KSETIAAN, SKRG NGP LO GK BLIK MA MNTAN LO, HRSNYA LO MA DIA STELH GGAL MNIKAH..
SEKRG LO MAU JDI ULAT BULU..
KYK VANYA DLU LO, VANO CINTA BANGET, TPI DISEKINGKUHI..
Sulaiman Efendy
TEMAN2 VANO YG LAKI2 DARI KLUARGA TAJIR, TPI YG PLING TAJIR SBNARNYA FADIL, TRMASUK VANYA ISTRINYA, RENDY JUGA TAJIR, DODY, REYHAN, SRTA SAMUEL... KLUARGA SEDERHANA HNY LILY.. KLO RIRIN KLUARGA MNENGAH, KRISTAL OKE JUGA TUHH..
Sulaiman Efendy
LBH BAGUS USH PERGI...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!