NovelToon NovelToon
Jodoh Perawan Tua

Jodoh Perawan Tua

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Wanita Karir / Persahabatan / Romansa / Tamat
Popularitas:85.8k
Nilai: 5
Nama Author: Putri_uncu

Sebelum membaca cerita ini disarankan untuk membaca terlebih dahulu cerita berjudul Bukan Pebinor agar dapat lebih dapat alurnya


saat seorang meraih karir karena ingin memberikan kehidupan yang jauh lebih layak untuk orang tua dan keluarganya.

Allesha Ruby dengan usia yang cukup matang namun belum memikirkan jodohnya. karena keinginan kuatnya untuk menjadikan dirinya wanita karir yang sukses dan tak dapat di remehkan.

sikap sopan dan penurutnya adalah hanya saat di depan orang tuanya saja, di luar ia begitu disegani dan mendapatkan kehormatan sebagai wanita sukses yang tegas dan berwibawa


memang jodoh terkadang bukanlah orang yang sama dengan sifatnya. ia akan menukan pelangkap hidup yang akan saling mengisi kekurangan masing-masing

siapakah jodoh untuk allesha?

yukkk ikuti kisahnya.

Jodoh Perawan Tua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

terulang kembali

"mami, i'm Coming!!" ucap ravindra pulang kerumah orang tuanya saat akhir pekan dan libur dari pekerjaanya

"anak kita pulang pi, kok ngga ngabarin dulu nak. kan mami bisa siapkan makanan kesukaanmu" ucap mami nabila menyambut anaknya

"pi, kayak ngga suka sih ravi pulang!" ucap ravi pada papi gala

"kapan kamu akan punya tanggung jawab dan kerja yang baik? sampai kapan kamu mau bergantung pada papi dan mamimu hemmm!!!" papi gala bangun dan menghampiri ravindra anak bungsunya

"maksud papi apa sih pi, ravi kan baru pulang kenapa malah dimarahi yang ngga tahu sebabnya" ucap ravi pada papinya

"pi, nanti dulu ravi pasti masih lelah kan perjalanan jauh" bela mami nabila

"ya sudah istirahat dulu sana, dan nanti malam papi akan bicara serius padamu!" papi gala masih terlihat marah pada ravi entah apa sebabnya yang membuat ravi tak mengerti

ravi mencoba bertanya pada maminya namun juga tak ada jawaban yang ia dapatkan " ya sudah ravi keatas dulu pi, mi" ucap ravi berpamitan

padahal biasanya pergi keluar rumah saja tidak pamit

"ada apa sih pi?" tanya mami nabila saat anaknya sudah menjauh dari keduanya

"kata orang suruhan papi, ravi masih sering menggunakan kartu kredit yang tak kita ketahui untuk memberikan pada wanita entah siapa, dan salah satunya wanita yang datang kesini waktu itu" ucap papi gala menjelaskan pada istrinya

"tapi ravi sudah terlihat berubah pi, mami ngga yakin ravi masih seperti dulu" ucap mami nabila

flashback on

"den, tuan minta aden pulang sekarang!" ucap supir yang diminta gala untuk menjemput anaknya

"nanti dulu pak, bapak pulang saja dulu saya bawa mobil sebentar lagi pulang" tolak ravindra yang masih menikmati pesta nya bersama beberapa teman pria dan wanitanya

"nanti saya dimarahi tuan dan nyonya den!" ucap supir tak menyerah

"heehhhhh kamu cuma supir kenapa bawel banget,. ngga denger ravindra belum mau pulang, dasar tak punya sopan santun" ucap kiki wanita yang ada disamping ravi

"sayang, usir saja pria itu dia mengganggu!!" ucap kiki meminta pada ravi

"pak, pulang sekarang! saya akan pulang tenang saja! papi dan mami juga masih diluar negeri kan?" ucap ravi dan ia tetap tak mau mendengarkan

"jadi kamu mau pulang atau tak bisa pulang selamanya!!" suara bass menggelegar memecah suara musik kencang yang sedang diputar mengiringi para pasangan

"papi!!" ravi membelikan badannya dan benar saja, suara itu berasal dari sumber dana pusatnya.

"pi sebentar lagi ravi pulang, papi pulang dulu pi!" ucap ravi yang tak bergeming karena banyak temannya

dalam hatinya ia pun takut di coret dari kartu keluarganya

"guys gue duluan ya, ada hal penting sama bokap" ucap ravi yang melihat papinya tetap menatapnya tajam dan seolah akan menelannya hidup-hidup

"sayang" panggil kiki namun ravi tak lagi menoleh ia terus berjalan mengikuti papinya

setibanya dirumah

"kamu mau bikin papi dan mamimu mati sekarang ha!!" ucap papi gala memarahi ravi

"sejak kamu pulang dari luar negeri kamu makin tak bisa dikontol rav, kalau kamu mau seperti ini terus biar perusahaan papi berikan saja ke yayasan amal dari pada kamu pakai buat hal-hal yang tidak baik,

kamu pikir papi ngga tahu!!

putuskan hubungan dengan lima wanita yang tiap bulan kamu berikan uang yang tak sedikit itu, atau semua akses keuanganmu papi blokir sekarang juga" papi gala tak berhenti sampai disana

ravi merasa bersalah dan berjanji akan beruabah, ia akan mulai bekerja di di kantor sabagai pegawai biasa dan melanjutkan S2 pendidikannya di dalam negeri

flashback off

setelah makan malam

"ravindra, temui papi di ruang kerja!!" ucap papi gala meninggalkan meja makan

"ada apa sih mi?" tanya ravi lagi pada mami nabila

"tanya langsung pada papimu, tapi kalau mami boleh minta tolong jangan lawan papimu, turuti kemauannya dan ucapannya" ucap

"iya mi, ravi temui papi dulu mi" ucap ravi yang kini nampak lebih dewasa menurut maminya setelah beberapa minggu berada jauh dari orang tuanya

di dalam ruang kerja

brakk

papi gala melemparkan sebuah amplop yang terlihat berisi beberapa kertas

"apa ini pi?" tanya ravi bingung

gala memberikan isyarat agar ravi membukannya

ravi mengambil amplopnya dan membukanya

betapa terkejutnya dia saat mengetahui isinya

"pi ini ngga seperti dugaan papi, pi ravi waktu itu dijebak pi!

ravi mengelak setelah melihat foto yang ada dalam amplop itu, sebuah foto dimana dirinya tanpa mengenakan baju dan berbalut selimut dengan seorang wanita yang tentu  saja ia ketahui siapa orangnya

"sekarang bukan itu masalahnya, tapi aliran dana yang setiap bulan kamu berikan apakah untuk wanita itu?" tanya papi gala

"bukan pi, dulu dia memang meminta tebusan untuk file dan juga foto-foto agar tak tersebar dan setelah itu dia tidak pernah lagi datang pi" ucap ravi ia malu sesuatu yang ia tutupi dari orang tuanya kini terkuak juga

"lalu kemana!!!! ke siapa!!!!!" papi gala berteriak pada ravi

"itu, ke.....ke panti asuhan pi! ravi bisa tunjukan alamat dan tempatnya pi, tapi tolong jangan hentikan uangnya pi, mereka memiliki anak yang berbakat dan juga pintar sayang sekali mereka tidak bisa bersekolah" ucap ravi yang akhirnya jujur

1
falea sezi
heran liat ciko perhatian sama alesha nikah ama temen nya si ine itu pdhl kenal ine jg baru bentar males baca
falea sezi
lebay ine sok jd korban padhl sahabat bangsa ttt
falea sezi
ine sahabat penikung sabar alesha jodoh mu rafi kayaknya
TereLea(♥ω♥ ) ~♪
semangat upnya ♥
Putri Uncu: terima kasih kak
total 1 replies
putra
makasih Thor udah up
Putri Uncu: terima kasih sudah selalu meninggalkan jejak kak. atas dukungannya juga!
total 1 replies
putra
turut berduka cita Thor. semoga Husnul khatimah ya Kaka author🤲 semangat Thor di tunggu up nya
Putri Uncu: aamiin terima kasih atas doa dan dukungannya
total 1 replies
Afifah
innalillahiwainnailaihi rojiun
Putri Uncu: terima kasih
total 1 replies
Putri Uncu
selalu semangat kak
putra
makin seru Thor semangat up nya
Putri Uncu
haiiii kak,

sudah up ya part terbarunya!!

happy reading/Pray//Pray//Pray/

jangan lupa tinggalkan jejak
putra
lanjut thor
putra
semangat Thor di tunggu up nya
Putri Uncu: terima kasih kak,

sudah author up ditunggu yaaa
total 1 replies
Putri Uncu
sudah up ya kak,

happy reading
putra
next thor
putra
lanjut thor
Putri Uncu: sudah up ya kak, terima kasih

happy reading
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!