Clarisa merasa terkejut saat pagi hari nya dirinya hanya menggunakan selimut putih. ingatanya seketika melayan saat semalam dia bercinta dengan pria asing, yang bahkan Clarisa sendiri tak mengenalnya . hingga pria itu tidak mau bertanggung jawab dan malah menghinanya sambil melemparkan selembar cek yang berisi nominal yang sangat besar. di tambah pula Clarisa di usir oleh orang tua nya sendiri dan tidak di anggap anak oleh kedua orangtuanya.
Bagaimana kehidupan Clarisa selanjutnya?
akankah Clarisa bisa berjuang sendiri tanpa adanya suami bahkan orang tua?
mampukah Clarisa bertahan hidup dengan cacian dan hinaan dari penduduk sekitar?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phatric, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERTENGKARAN
"Maaf ini ada apa ya bu? Kenapa anda memarahi anak saya?. " Tanya Clarissa dengan wajah cemas
Clarissa sangat khawatir saat putri bungsu nya itu tidak berhenti menangis.
"Sudah ya sayang jangan menangis lagi , mommy ada di sini. " Ucap Clarissa
"Jinny tolong bawah Alexo dan alexa dulu ya "lanjut Clarissa
" Tidak mau, aku mau disini bersama mommy , aku mau membantu mommy melawan nenek lampir ini. "Ucap Alexo
" Lihatlah cara putramu bicara, apa pantas dia bicara seprti itu pada orang yang lebih tua darinya. "Ucap mama kevin
Jinny pun langsung membawa alexa pergi, karena alexa sudah sangat ketakutan melihat wajah mama kevin yang sangat galak itu, pandangan Clarissa pada putra sulungnya itu, tatapannya sangat sendu pada putranya itu .
" Lexo, kenapa lexo bicara seperti itu nak? Apa yang sebenarnya yang terjadi? Coba katakan pada mommy,? "Tanya Clarissa dengan penuh kelembutan
" Kevin yang lebih dulu mulainya mom, sungguh aku tidak berbohong, dia menghina alexa dan mendorong alexa hingga terjatuh, bahkan tak hanya itu dia juga melempari alexa dengan kertas , tak hanya itu juga kevin menghina mommy sebagai wanita ****** anak mana yang Terima ibunya di hina sebagai ******"jelas Alexo dengan tegas , bahkan Alexo mempunyai aura cukup membunuh walaupun dia masih bocah berumur 5 tahun
"Bohong, dia berbohong mom, kevin mana mungkin melakukan itu semua. "Elak kevin
" Iya sayang , mommy percaya kok sama kamu. He kamu jangan sembarangan Menuduh anak saya, jelas-jelas kamu itu yang duluan memukul wajah anak saya sampai begini, dasar baik ibunya anaknya sama saja tidak punya etika. "Ucap mama kevin
" Sudah-sudah jangan bertengkar disini. Bagaimana kalau kita lihat cctv di kls saja? Agar semuanya lebih jelas siapa yang benar maupun salah. " Sahut kepala sekolah
Wajah kevin berubah menjadi cemas dan pucat seketika, sedangkan ibunya kevin yang tahu kalau anaknya lah yang berbuat salah dia lalu langsung mengambil langkah agar tidak ketahuan.
"Sudahlah tak usah di perpanjang lagi, untuk kali ini saya maafkan anak haram ini beserta ibunya. "jawab mama kevin
Plakk!
Clarissa sudah tidak bisa lagi menahan emosinya, mungkin dia bisa Terima kalau orang lain menghina dirinya, tetapi dia tidak akan bisa menerima kalau orang lain menghina anaknya. Ibu mana yang Terima saat anaknya di hina oleh orang asing yang tidak tahu apapun tentang hidupnya? Pasti semua ibu tidak akan terima jika anaknya di hina.
"Awww.... Berani sekali kau menampar ku, kau pikir kau siapa hah? Lihat saja aku akan menuntutmu ke pengadilan. " Ancam mama kevin
"Ohh.. Really anda akan menuntut saya? Silahkan saya tidak akan pernah takut. Karena andalah yang lebih dulu memulainya , saya tidak masalah kalau anda menghina saya, tetapi jangan pernah anda menghina anak saya dengan mulut kotor anda. " Bentak Clarissa
"Mommy tahu tidak mengapa dia memutuskan untuk mengakhiri permasalahan ini? Itu karena mereka sudah ketakutan saat ibu kepala sekolah membicarakan soal rekaman cctv, benar begitu nyonya. "tanya Alexo dengan senyum devil nya
" Siapa yang takut hah? Orang kecil seperti kalian tidak akan pernah bisa menuntut ku, lihat saja aku akan membalaskan perbuatan kalian ini , tunggu saja ayo kevin kita pulang. "Ancam mama kevin
Kevin beserta ibunya pergi dari ruang kepala sekolah , deru nafas Clarissa tidak beraturan, emosinya sudah benar-benar tidak bisa di tahan lagi kalau sedang menyangkut tentang buah hatinya, di saat kedua buah hatinya lahir, Clarissa sudah berjanji akan menjadi wanita yang kuat dan tangguh untuk kedua buah hatinya itu.
"Nona Clarissa, saya atas nama pihak sekolah untuk meminta maaf yang sebesar-besarnya karena sudah lalai menjaga kedua anak nyonya. "Sahut kepala sekolah
" Ya buk, saya mengerti tapi saya minta tolong kepada ibu selaku kepala sekolah , saya tidak mau ada pembullyan lagi di sekolah ini. "ucap Clarissa
" Tentu nyonya, saya akan pastikan itu "jwab kepala sekolah
" Kamu tidak ada yang terluka kan nak? "Tanya Clarissa
" No mom, aku baik-baik saja tetapi aku tidak tahu keadaan alexa saat ini bagaimana? Dia pasti sangat ketakutan saat di marahin nenek lampir itu. "Jawab Alexo
" Syukurlah kalau begitu."
"Kalau begitu saya permisi dulu bu, Terimakasih karena sudah menghubungi saya sesegera mungkin. " Ucap Clarissa
Clarissa dan Alexo pun langsung pergi dari sekolah itu, untuk hari ini Alexo dan alexa di liburkan, saat ini pikiran Clarissa tertuju pada putri bungsunya itu.
"Bagaimana jin? " Tanya Clarissa
" Dia sudah tertidur setelah kelelahan menangis. "Jawab Jinny
" Huftt... Syukurlah. "
*****
Keesokan harinya Clarissa kembali bekerja seperti biasa. Hari ini pula tuan Robert tidak masuk ke kantor di karenakan kondisi kesehatannya yang sudah drop, alhasil Clarissa saat ini cukup sibuk karena tidak ada yang membantu dirinya, sampai di waktu istirahat pun Clarissa tak kunjung turun di kerenakan pekerjaannya yang masih menumpuk, sampai tiba-tiba dayana dan rahel datang membawakan kitak makanan siang yang di belinya di kantin.
"Masih kerja saja, makan dulu kali. " Ucap dayana
"Eh, kalian datang ayo duduklah. "Jawab Clarissa
" Ini, kau makan dulu kau bekerja seharian seperti ini tidak akan membuat mu cepat kaya clar. "Sahut rahel
" Tahu nih, tuan Robert tidak ada seharusnya kau bisa sedikit lebih santai dong. "Ujar dayana
" Kalau pemimpin sedang tidak masuk itu, karyawan harusnya sibuk bukan malah santai, kalian itu bagiman sih. "Omel Clarissa
" Yah, deh nyonya Clarissa. "Ledek dayana da Rahel
" Oh ya clar kau tidak tahu , besok CEO dari perusahaan kita akan datanglog. "Sahut dayana
"Jadi benar tuan Robert itu bukan pemilik aslinya?. "Tanya Clarissa
" Tentu saja bukan, bahkan CEO nya saja masih muda dan belum menikah. "Ucap Rahel
" Lalu tujuan dia kemari apa? "Tanya Clarissa
"Entahlah, kudengar dia akan menggantikan tuan Robert untuk sementara waktu. " Jawab dayana
"Tuan Robert harusnya memang harus pensiun kan? Beliau sudah sangat tua untuk mempimpin perusahaan cabang. "Ujar Clarissa
" Aku jadi tidak sabar saat hari esok tiba, setiap hari pasti kita akan sering bertemu dengannya. "Ucap Rahel
" Sama aku juga sudah tidak sabar , tapi katanya dia seorang Casanova tahu, "sahut dayana
" Ah, itu sih hal biasa, mau tua atau muda , pasti mereka membutuhkan kepuasaan. Tuan Robert saja terlalu mencintai istrinya itu. "Jawab Rahel
" Mulai deh, gosipnya. "Ujar Clarissa
" Hehehe... Habisnya enak juga gosipin orang seperti ini. "Jawab Rahel
" Ah, kalian ini , sudahlah lebih baik kalian lanjutkan pekerjaan kailan. "Usir Clarissa
*****
Hari ini Clarissa datang kesiangan ke kantor, karena putri bungsunya tiba-tiba menjadi sangat rewel sekali, membuat Clarissa harus menghubungi Nathan untuk membujuk putrinya itu. Beruntung alexa mau di bujuk oleh nathan, namun tetap saja Clarissa menjadi telat karena putrinya itu.
"Oh, astaga aku sudah sangat telat sekali. "Gumam Clarissa
"Selamat pagi non clar, tumben telat non. "Sapa Suciruty
" Selamat pagi pak, bicaranya nanti saja ya pak, saya sudah sangat telat. "Jawab Clarissa
"Siap non"
Clarissa terus berlari ke arah lobby tanpa melihat jalan, karena dirinya sedang merapikan kancing baju yang sempat terlepas, hingga Clarissa tak sengaja menabrak punggung kekar seorang pria.
Brukk! !
"Awwwssh.... Siapa sih orang yang mempunyai punggung sekeras baja. "Gumam Clarissa sembari, mengelus keningnya
" Apa kau bilang? "Tanya pria itu dengan emosi
Clarissa mendongakkan kepalanya , dia begitu terkejut saat melihat siapa orang yang sedang berbicara dengannya begitupun dengan pria itu.
Deg!!
******