NovelToon NovelToon
Mutiara Yang Ternoda

Mutiara Yang Ternoda

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Hamil di luar nikah / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: ritasilvia

Mami...mami..."

Kedua bocah-bocah itu kembali mendekati nya, perlahan Mutiara mencoba mundur, namun terlambat.

"Ya Tuhan, apakah mereka Anak-anakku. lalu siapa ayahnya. kenapa semua ini membuat ku semakin bingung dan frustasi. tidak.... tidak...aku bukan mami kalian." teriak Mutiara syok. namun terlalu kedua bocah-bocah mengemaskan tersebut berhasil bergelayut manja di sebelah kanan dan kiri kakinya. dan tidak mau dilepaskan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ritasilvia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Buatkan aku kopi

"Mutiara, kamu apa-apaan sih. terpesona pada ketampanan presdir sih boleh saja. tapi jangan bersikap norak seperti ini. bisa-bisa membahayakan pekerjaan mu sendiri." ucap Rani mengingatkan sahabat barunya itu.

"Iya mbak, maafkan saya." Mutiara kembali menguasai keadaan.

Selama bekerja Mutiara tidak bisa konsentrasi, pikirannya masih tidak percaya jika akan bertemu lagi dengan laki-laki yang sudah menghancurkan hidupnya enam tahun silam.

"Apa dia masih mengingat ku? bagaimana nanti jika dia mengetahui tentang keberdaan Reyhina dan Reyhan. bisa-bisa dengan kekuasaan dan uang yang dimilikinya. dia akan mengambil anak-anak ku. dimana orang rendahan seperti ku ini, akan tetap kalah dipersidangan. jalan satu-satunya adalah merahasiakan tentang keberdaan kedua anak-anakku darinya. ya mulai sekarang aku harus tetap waspada." gumam Mutiara.

"Aku tidak boleh terlihat cemas dan gegabah, tetap bersikap seperti biasa. seolah-olah diantara kami tidak pernah bertemu, aku rasa laki-laki yang bernama Devano juga sudah melupakanku, karena begitu banyak wanita yang sudah dia tiduri, sehingga dia tidak bisa mengingat satu persatu tentang wanita tersebut." ucap Mutiara yang berpikir ini merupakan suatu kebetulan saja.

Mutiara tersadar dari lamunannya, ketika sampai didepan pintu masuk rumah sederhana yang mereka tempati selama ini.

Ceklek... membuka pintu perlahan, nampak dua orang anak yang yang sangat mengemaskan melirik kearah nya dengan tatapan berbinar-binar bahagia.

"Mami pulang."

"Mami...."

"Mami..."

Kedua langsung menghambur ke pelukan Mutiara, seraya tertawa riang.

"Bibi, apa anak-anak merepotkan bibi hari ini?"

"Tidak, mereka sangat patuh." ucap bibi Erika mengelus sayang rambut Reyhina.

"Mami senang mendengarnya." memeluk hangat buah hatinya.

"Mami sangat menyayangi kalian berdua, mami berjanji akan melindungi dan merahasiakan keberadaan kalian dari laki-laki yang bernama Devano." gumam Mutiara.

****

Pagi-pagi Mutiara harus berpacu dengan waktu, datang lebih awal dibandingkan karyawan perusahaan lainya, karena dia dan teman-temannya harus memastikan kondisi ruangan terap bersih sebelum mereka memulai pekerjaan.

Rani dan Mutiara terlonjak kaget, tidak biasanya presdir datang lebih cepat dari biasanya. Mutiara berusaha fokus pada pekerjaan seraya menundukkan kepala.

Devano langsung duduk di kursi kebesaran nya, diikuti asisten Jims yang berdiri dibelakang.

"Mutiara, kamu ngerasain ngak jika kamu tengah diperhatikan presdir?" bisik Rani.

"Oiya, apa kita melakukan kesalahan?" ucap Mutiara berusaha bersikap normal, meskipun sudah keringat dingin.

"Tidak, sebaiknya kita cepat selesaikan pekerjaan dan segera keluar."

"Iya mbak."

Tiba-tiba dua office girl itu terlonjak kaget, saat tengah berbisik-bisik. tiba-tiba Devano bersuara.

"Kamu, tolong buatkan aku kopi." ucap Devano.

"Baiklah tuan." jawab Rani maju.

"Bukan kamu, tapi temanmu yang berambut gelombang itu." Devano menunjuk kearah Mutiara.

"I...iya tuan." jawab Mutiara gugup melangkah menuju pantry, sedangkan Rani kembali melanjutkan pekerjaan.

"Aku mulai merasa tidak nyaman dengan pekerjaan ini, apa sebaiknya aku mengundurkan diri saja. tepat di hari kedua ku bekerja diperusahaan besar ini." gumam Mutiara mulai membuat kopi.

"Apa aku harus mencari pekerjaan baru lagi?"

"Mutiara, apa yang tengah kamu pikirkan?" David kepala bagian dapur menghampiri nya.

"Tidak, ada pak."

"Cepat antarkan kopi itu segera, jangan buat kesan buruk dihadapan petinggi perusahaan." ucap David.

"Maaf pak, saya sudah siap membuat kopinya." ucap Mutiara langsung menuju ruangan Presdir dengan lutut dan tangan gemetaran, meskipun dia sudah berusaha sedemikian rupa untuk tetap bersikap normal.

"Tuan ini kopi yang anda minta."

Mutiara meletakan perlahan dimeja kerja Devano.

"Oke, terimakasih." ucap Devano tersenyum tipis, sesuatu yang jarang dia ucapkan pada bawahannya.

1
Rainie Mahadun
lemah
Rainie Mahadun
tolol
Rainie Mahadun
thor ganti la nama Reyhina tu..mcm nda sesuai la..😏
Misaza Sumiati
gavin lagi Gavin lagi
kagome
sabar jims
emang bos go da akhlak
rem dadakan aja jims
biar bos mu kepentok🤣🤣🤣🤣
Misaza Sumiati
kasian twins , maminya gak ada
Misaza Sumiati
aneh kan Devan berkuasa masa tidak tau punya anak
Misaza Sumiati
kenapa mutiara bilang tentang twins
kagome
seneng banget punya sodara baek bantuin. didunia nyata mah ada uang lu sodara, kagak ada uang ya gk kenal
Misaza Sumiati
aneh kelakuan mutiara
Misaza Sumiati
begi di mutiara
Misaza Sumiati
karakter mutiara bukan wanita kuat , lemah
Anifa Anifa
males baca klo peran utama nya bego
Mazree Gati
devan binatang ga mau nikah maunya zinah mulu anjing
Mazree Gati
lupa anak,,gara gara dapat cumbuan dari dev
Mazree Gati
goblok selalu sial tapi ga nge jauh kan tolol
Mazree Gati
anjing devano main paksa mentang mentang kaya
Mazree Gati
bener bener tolol dan goblok..bukanya pergi jauh malah mendekat bego
Mazree Gati
tolol bukanya pindah kota masih di situ2 aja,,END...
R'vina
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!