NovelToon NovelToon
MAFIA CANTIK MENCINTAI GUS

MAFIA CANTIK MENCINTAI GUS

Status: tamat
Genre:CEO / Teman lama bertemu kembali / Mafia / Cinta Murni / Cintapertama / Tamat
Popularitas:531.6k
Nilai: 5
Nama Author: Welga Ani

Wanita cantik yang hidup dengan orang tua tunggal yaitu ayahnya, harus mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang mafia.
Tidak di sangka, teman masa kecilnya yang terpisah bertemu kembali dan saling jatuh cinta dengan peradaban yang berbeda.
Gus Rayyen putra dari istri kedua yang jadi sorotan, karena mencintai seorang mafia cantik yang bertato, tidak hanya satu nyawa yang terbunuh oleh tanganya, bahkan puluhan nyawa.
Sedang semua kakaknya, menikah dengan anak kiayi, atau anak ustad.
Cinta Rayyen harus menimbulkan pro dan kontra, kakak - kakaknya sampai ibu kandungnya membencinya. hanya umi istri abah pertama yang mengertinya.
Bagaimana kisah cinta Gus Rayyen dengan Humaira andreas, adik dari Leonardo andreas yang ikut dengan ayahnya ?

Selamat membaca ini pecahan dari kisah ISTRI KECILKU KEKASIH ADIKU .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Welga Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mafia kecil

" Kau jangan salahkan dia terus, di dalam dirinya, mrngalir darahmu, jadi dia punya jiwa kerasmu, dan pantang roboh !" kata Wijaya.

Deon tidak menanggapi dan langsung pergi.

Deon berpikir keras untuk menyelamatkan anaknya, agar tidak terlibat dengan segerombolan mafia.

Saat Ira tertidur, Deon mendekatinya.

" Ira, daddy sangat menyayangimu, maafkan daddy, telah membawamu dalam sangkar berdarah ini " kata Deon sambil mengelus kepala Ira yang pura - pura tertidur.

" Daddy, rela tidak menikah lagi, karena kamu, daddy takut, perhatian daddy, terbagi "

" Semoga saja kakakmu mendapatkan jodoh yang sabar, yang suatu saat nanti bosa menddidikmu sayang !" kata Deon sambil memcium kening Ira dan keluar kamarnya.

" Maafkan Ira daddy, tapi Ira hanya ingin mbantu daddy " kata Ira sambil melihat kepergian Deon.

Di sekolah, setelah selesai tes mental, juniornya, mereka melakukan belajar normal lagi, seperti biasa, Ira yang tidak suka dengan ajaran gus Ahmad, menaikan kakinya di meja, dengan asik, menikmati permen karetnya.

" Ira, kalau kau tidak suka silakan keluar !" kata Gus Ahmad, yang sedang mengajar pelajaran bahasa arab dengan halus.

Ira keluar dengan santai, di depan gus Ahmad menunduk sopan dan permisi, membuat Ahmad geleng kepala, dengan tingkah Ira.

" Kenapa kau tidak keluar sendiri, kalau tidak suka pelajaranku ?" tanya gus Ahmad saat di pintu.

" Karena aku masih menghargai anda mengajar, tapi aku bukan orang munafik, yang harus pura - pura suka dengan pelajaran anda " Jawab Ira membuat gus Ahmad kagum.

" Kenapa anda masih bicara halus dengan saya ? Sedang saya tidak pernah menghargai apa yang anda ajarkan ?" tanya Ira balik.

" Karena aku tahu kau anak baik, dan kau punya kecerdasan, walaupun bukan pelajaran saya " kata Ahmad.

Setelah itu, Ira keluar dan duduk di taman sekolahan, di taman sekolahan ternyata ada Rayyen yang sedang mengerjakan sesuatu.

" Kenapa kamu di sini ?" tanya Ira pada Rayyen.

" Aku mengerjakan tugas, yang bikin aku pusing !" kata Rayyen.

" Kamu ngapain ?" tanya Rayyen balik.

" Aku, biasa, pelajaran gus Ahmad, yang bikin aku pusing, kalau dia ngajar pelajaran fisika aku suka, tapi kalau ini, saya mengantuk " jelas Ira, membuat Rayyen geleng.

" Mau ini ?" tanya Ira sambil menyodorkan permen karet.

Rayyen mengambil satu, dan fokus pada bukunya lagi, Ira mengambilnya dan mengajarinya.

" Aku melihatmu, mengingat seseorang !" kata Rayyen sambil memandang Ira.

" Maksudmu ?" tanya Ira.

" Teman masa kecilku tapi sudahlah, orangnya sudah meninggal " kata Rayyen langsung pasang muka sedih.

Mereka ngobrol dengan asik, tidak terasa kalau panas terik

" Ada bom. . . !

" Ada bom. . . !"

Teriak para siswa sambil berlarian keluar, Ira dan Rayyen yang sedang ngobrol, langsung berdiri.

Ira bukanya lari ke luar tapi dia malah menerobos masuk ke dalam ruangan kepala sekolah, di sana terdapat guru yang sudah panik memikirkan anak muridnya.

Telepon sekolah berbunyi, Ira langsung menyahutnya.

" Serahkan anggota mafia yang ada di sekolahan itu, atau akan aku pencet tombol ini semuanya akan rata dengan tanah " kata peneror.

Ira mengeluarkan ponselnya dan melacak arah di mana penelpon, Ira mempunyai skil yang tonggi dalam ilmu fisika, dan teknologi, sehingga, membuat dia gampang, menemukan lawan, dan merancang strategi, dan dalam bidang, bom, ataupun granat.

Deon mengajarinya, jika suatu saat nanyi di butuhkan seperti saat ini.

" Bantu saya !" kata Ira pada Rayyen yang baru sampai pintu sambil melempar pemukul bos ***.

seluruh guru mengikutinya.

" Cukup di sini, ! kau lihat mobil itu, ternyata dia adalah anggotanya ayahnya May " kata Ira.

" Pakai penutup wajah ini, dan tunjukan wajahmu pada May saja, biar aku yang merebut remotnya di pria berbadan kekar itu" kata Ira, dan di angguki Rayyen.

Ira memberi intruksi Rayyen, Ira dan di bantu beberapa guru yang lain, dengan cekatan Ira bisa melumpuhkan lawan dengan ilmu bela dirinya, di bantu Rayyen, Ahmad pun tidak menyangka, kalau adiknya, bosa bela diri dengan lincah dan berhasil menagkap beberapa peneror. Dan tembakan mengarah pada Rayyen, tapi.

" Aghhhhhht. . . !" salah sasaran, saat Rayyen menghindarinya, dan menunduk, ternyata May, di belakangnya. Dan pas mengenai tenggorokan May, beberapa guru yang lain, membawa May ke rumah sakit.

Setelah remot sudah di tangan Ira, Ira mampu melumpuhkan.

Ira bertanya pada para peneror di mana menaruh bomnya.

" Ha ha ha ha walaupun remot itu kau rebut, tidak akan menyelamatkan temanmu, karena dia pakai waktu, sedang waktunya tiga puluh menit lagi " kata peneror dengan angkuh.

Bught. . !

" Bajingan di mana tempatnya !" bentak Ira.

Setelah tahu di mana tempat bomnya dan para guru mengamankan para peneror, tapi belum semua siswa di evakuasi

Ira meneeobos lautan manusia, yang sedang panik lagi.

"Anak segitu, tidak bakalan mampu mematikan bom dalam jangka cepat !" kata peneror meremehkan Ira.

Ahmad langsung memburunya, tapi di hadang oleh istrinya yang juga ikut mengajar di sekolah itu.

" Kenapa kau peduli dengan anak itu, sedang dia tidak pernah peduli dengan pelajaranmu dan pilih keluar, dan tidak menghargainya?" tanya Aisyah.

" Dia anak muridku, dia hanya tidak peduli dengan pelajaranku tapi dia lebih peduli dengan orang lain dari pada nyawanya, aku sendiri tidak punya jiwa seperti itu " kata Ahmad.

" Dia hanya anak jalanan, masoh segitu sudah jadi berandalan " kata Aisyah.

" Hati doa leboh murni, dari pada orang selalu menjelekanya " kata Ahmad membiat istrinya bungkam, dan langsung berlari menyusul Ira.

Saat di tempat posisi bomnya, di dekat lantainya, di beri minyak oleh peneror, jadi kalau tersentuh bom itu akan meledak.

Ira yang tanpa sadar, langsung berlari, dan terpeleset untung saja ada Ahmad yang menahan tanganya.

" Gus Ahmad !" kata Ira. Ahmad hanya membalas dengan senyuman, dan Ira segera melepas peganganya, dan menuju bom.

" Apa kau bisa menaklukan bom ?" tanya Ahmad.

" Kenapa gus Ahmad ikut, apa ingin mati bersama ?" Ira tanya balik.

(QS Jumu'ah : 8). Artinya: “Di manapun kamu berada,kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kukuh." jelas Ahmad.

" Mati itu di tangan allah Ira. Seperti firman allah dalam al qur'an yang artinya Setiap yang hidup, pasti akan mati " kata gus Ahmad.

" Kalau kita mati di sini, kota mati di tangan peneror, mati karena bom, " jelas Ira membuat Ahmad geleng kepala.

" Gus, kau tahu kita akan mati, makanya kau dakwah dulu, tapi sayang aku belum sempat tobat !" kata Ira senyum smirk.

Sedang gus Ahmad hanya tersenyum.

" Gunting gus, tidak pakai lama !" teriak Ira.

Ternyata bom bisa di jinakan.

" Hai apa kau seorang mafia kecil, atau kau seorang ?" kata gus Ahmad yang terputus.

" Kita tidak ada waktu lama, bom yang dua belum di jinakan !" kata Ira sambil berlari menuju bom ke dua.

Di sana di pasang jebakan juga dengan memasang jepitan tikus.

1
Irena Irani
kok leon jadi punya istri 2 sihhhh
bingung kan jadinya 😪
Nina Maryanie
menarik..pasti bakalan kocak nie..sudah lama ku simpan tp blom sempt baca nya..papi nya lebih keren nie..,
mampir thorr
Any susanti: trima kasih kak, semoga terhibur
total 1 replies
Pujianto Ajha
Luar biasa
Amalia Putri
wah ayah Aby tidak terima ni lanjut thor
Amalia Putri
lanjut thor.semanggat.
Amalia Putri
lanjut thor
Amalia Putri
ah Amir mah grusa grusu aja gak denger apa kata Roy lanjut thor semanggat.
Amalia Putri
ih si Amir mah main tangan aja sih ,belum kapok juga itu ustad kasih pelajaran lagi thor,lanjut tambah semangat.
Amalia Putri
biar tau tu si ustad amir jangan cuma bisa nya nyakitin una,lanjut thor semangat.
Amalia Putri
aduh marah tu tuan besar lanjut thor up nya seha2,met berpuasa thor semangat.
Amalia Putri: masih thor sehat2 bentar lagi lebaran semanggat.
total 2 replies
Amalia Putri
thor di tunggu kelanjutan nya
Any susanti: makasih kk, masih setia, ku kira sudah tidak ada yang berminat lagi makanya, saya rehat sejenak.
total 1 replies
Amalia Putri
di tunggu kelanjutan nya thor sehat2 semangat.
Amalia Putri
Thor di tungguin ke lanjutan nya.semangat.
Setiaji Muhammad
semangat yah thor aku tunggu up selanjutnya
Setiaji Muhammad
maaf yah thor mau nanya kenapa ceritanya jadi kaya gini yah aku ga mudeng ga nyambung ama halu aku
Setiaji Muhammad: amin semangat thor oh sekedar informasi sebenar yang suka komen itu mama nya setiaji muhamammad
total 2 replies
Setiaji Muhammad
gasken thor lanjutkan
Setiaji Muhammad
aku ko tambah kesini baca jya jadi males kenapa yah karna cerita iranya jarang
Any susanti: Sebentar lagi Ira akan lanjut. dan ini detik detik mendekati tamat kk
total 1 replies
Setiaji Muhammad
kenapa jadi gi i sih ceritanya
Setiaji Muhammad
gasken lanjutkan thor semangat
Any susanti: menebus keterlambatan 😂😂😂
total 1 replies
Setiaji Muhammad
uh kenapa lagi gus rayyen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!