NovelToon NovelToon
Love Is Deep

Love Is Deep

Status: sedang berlangsung
Popularitas:31.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Maelani

Vika gadis ceria dan sedikit tomboy jatuh cinta pada Ihsan yang merupakan teman kecilnya.
Vika terpaksa harus memendam rasa sukanya pada Ihsan karena ada begitu banyak hal yang membuat mereka tak bisa bersama.

Penasaran ....
yuk simak kisah lengkapnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Maelani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

HAPPY READING

Karena ingin sekali bertemu dengan Vika akhirnya Ihsan langsung berangkat ke Bandung bersama Tio.

Sampai di sana hari sudah larut malam, dengan terpaksa ia pun harus sedikit bersabar menunggu pagi untuk bertemu dengan Vika.

"Selamat pagi kota kembang" Ihsan membuka lebar-lebar jendela kamar yang ia tempati dan menghirup udara pagi kota Bandung yang terasa begitu sejuk.

"Ih apaan sih lue, tutup lagi dong jendela nya dingin banget tau" Tio yang masih tidur lelap menggerutu karena kedinginan, ia pun menarik kembali selimutnya dan kembali terlelap.

Sementara itu Ihsan keluar rumah dan berjalan santai sambil menikmati udara pagi dengan harapan bisa bertemu dengan Vika.

"Yang mana ya waktu itu rumah nya, kalo gak salah yang itu" racau Ihsan sambil mengingat rumah nenek Dilla.

Ia tertegun sesaat saat melihat sebuah mobil yang terparkir didepan rumah Nene Dilla.

'Kayanya gw sering liat mobil itu deh, tapi di mana ya" Ihsan bermonolog sendiri.

"Ahh.. sekarang gw inget itukan mobilnya papanya Vika, berarti bener itu cewe si Vika" dengan sedikit bersemangat Ikhsan pun kembali kerumah Tio dengan perasaan bahagia.

"Tio bangun..woiii bangun gw mau ngomong" Ihsan menguncang-guncang tubuh Tio yang masih terlelap.

"Apaan sih loe gw lagi mimpi indah juga ganggu aja" maki Tio yang dengan terpaksa akhirnya bangun juga.

"Bener Tio tuh cewe si Vika temen kecil gw, tadi gw liat ada mobil bokap nya di rumah itu" ucap Ihsan

"Halu terus loe,emangnya yang punya mobil kaya gitu cuma bokap nya temen loe aja" sunggut Tio kesal.

"Gw liat plat mobilnya ogep" karena kesal Ihsan mukul lengan Tio sedikit keras.

Setelah selesai mandi mereka berdua pun jalan-jalan mengitari jalan dekat rumah Nene Dilla.

Wajah Ihsan sedikit berbinar saat melihat seorang gadis sedang berjalan sambil membawa plastik berisi sayuran.

"Haiii Vika, sini gw bantu bawain belanjaan nya" tegur Ihsan

Vika yang tidak tahu jika ada Ihsan sedikit terkejut saat pria itu menegurnya.

"Astaghfirullah kamu bikin kaget aja" Vika berusaha menjauh dari Ihsan yang terus saja mencoba lebih dekat dengan nya.

"Ih kamu mau apa sih mepet-mepet terus, mau rampok saya" ucap Vika yang kesal karena Ihsan terus saja berusaha lebih dekat dengan nya.

"Jangan ngaco deh, mana ada tampang kaya gw perampok" jawab Ihsan yang kesal karena disamakan dengan penjahat.

"Lah terus ini ngapain mepet-mepet saya kalo bukan mau jamret" ucap Vika asal.

"Iya gw mau jamret hati loe terus gw bawa kabur" Ihsan yang tadinya kesal kini membalik keadaan ia terus menggoda Vika hingga Vika pun sedikit berlari agar tidak di ganggu lagi oleh Ikhsan.

Dari jauh Ujang yang kebetulan melintas tak jauh dari sana langsung menghampiri Vika yang terlihat kesal.

"Kamu kenapa Neng?" Ujang langsung mengambil plastik belanjaan Vika.

"Alhamdulillah akhirnya ketemu kamu Jang, ayo anterin aku pulang" Vika langsung menggandeng tangan Ujang sambil sesekali melihat kearah belakang dan melempar senyum mengejek pada Ikhlas.

Ikhlas yang melihat Vika berjalan dengan pria lain nampak begitu kesal, ia mengepalkan tangannya.

"Ishh sialll" makinya entah kepada siapa.

Ia pun kembali kerumah Tio dengan wajah masam.

"Kenapa tuh muka?" tanya Tio penasaran yang melihat wajah Ihsan seperti dompet tanggung bulan.

"Pokoknya gw harus bisa dapetin di Yo, gw gak bakal gw ijinin deket sama cowok lain selain gw"

Tio yang mendengar ucapan Ikhlas nampak menahan senyumnya.

"Apa loe cengengesan, tunggu aja Yo nanti gw buktiin" ucap Ikhlas kesal lalu masuk kedalam kamar Tio untuk mandi.

Sementara itu di rumah Nene Dilla, Ujang nampak mulai dekat dengan Pian mereka asik ngobrol entah apa yang sedang mereka bahas.

"Ciee calon kk ipar sudah akrab banget kayaknya sama Pian" Mama Iren yang baru saja datang langsung langsung menggoda Vika

"Kayanya dia baik anaknya Vik" lanjut Mama Iren.

"Emang baik Ma, tapi Vika belum bisa benar-benar cinta sama Ujang, terus terang Vika belum sepenuhnya move on dari Ikhsan" raut wajah Vika langsung berubah muram saat ingatannya kembali pada saat Ikhlas menolak dirinya.

Mama Iren langsung memeluk putrinya " Mama yakin lama-lama kamu bisa lupain dia sayang" ucap Mama Iren.

Rencananya hari ini Ujang akan mengajak Vika dan Ihsan untuk berenang bersama teman-temannya.

Jam 9 Ujang sudah datang menjemput Vika dan Pian, mereka pun langsung berangkat menuju sebuah kolam renang.

Begitu tiba disana Ujang langsung menaruh barang-barang yang mereka bawa di sebuah saung.

Setelah berganti pakaian Ujang dan Pian pun langsung berenang begitu juga dengan teman-teman mereka yang lain.

Vika yang melihat Ujang asik bermain air ia pun tanpa ragu langsung ikut bergabung.

"Jang aku mau main perosotan itu ya" ucap Vika yang langsung menuju tempat seluncuran air.

"Sayang jangan sendirian, ayo aku temenin" Ujang langsung mengejar Vika.

"Ciee yang baru jadian"

"Ciee ada yang lagi bucinnn"

terdengar suara teman-teman mereka yang tertawa menggoda Ujang dan Vika.

Setelah puas main seluncuran Vika pun duduk di tepi kolam.

Seakan tak ingin jauh Ujang pun ikut duduk disamping Vika.

Vika yang melihat Ujang bertelanjang dada dengan ada beberapa roti sobek langsung memalingkan wajahnya yang sedikit merona.

"Kenapa Neng, baru juga liat dada udah merah gitu mukanya" ucap Ujang menggoda Vika.

"Apa sih kamu" Vika memukul lengan Ujang

"Jang hayu main bola air" panggil teman-temannya.

"Sana tuh diajakin main bola" Vika langsung mendorong Ujang menjauh.

"Ya udah Aa kesana dulu ya" Ujang pun langsung menghampiri teman-temannya.

Saat Vika sedang asik memperhatikan Ujang dengan body atletis nya tiba-tiba saja ada seseorang yang duduk disebelahnya.

Ujang yang tadinya sedang air bermain bola air langsung berhenti dan meninggalkan teman-temannya dan menghampiri Vika.

"Sayang ayo kita naik dulu yuk kamu udah kedinginan tuh" ajak Ujang yang langsung menarik tangan Vika.

Tanpa ada bantahan Vika pun pamit pada teman barunya dan mengikuti Ujang menuju saung tempat mereka naruh barang-barang.

Sementara Ujang membeli makanan Vika pun menunggu di saung.

"Ni minum teh anget dulu biar gak kedinginan" Ujang menyodorkan satu gelas teh manis hangat dan tanpa menunggu Vika pun langsung meminumnya.

Saat Vika sedang mainkan rambutnya yang basah tanpa sengaja Ujang melihat bagian dada Vika yang tercetak jelas karena bajunya yang basah.

"Sayang kamu jangan main air lagi ya, ganti baju dulu sana" ucap Ujang sambil menyodorkan handuk.

"Tapi aku masih mau berenang Jang"tolak Vika.

"Gak usah yank, sana ganti baju dulu aku juga udah gak main air lagi kok"

Karena tidak mau berdebat akhirnya Vika pun berjalan menuju ruang bilas dan tak lama kemudian ia pun sudah berganti baju.

1
✮⃝🍌 ᷢ ͩˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡
sindiri terooosss Vik, Kay. Malu hati sendiri tuh si Ikhsan🤣🤣🤣
✮⃝🍌 ᷢ ͩˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡
Untung si Vika kagak jadi sama si Ikhsan. cowo plinta plintut ngga punya pendirian. Mau aja di porotin abis2, udah gitu pake di marah2in lagi
✮⃝🍌 ᷢ ͩˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡
Kasiah...diomelin mulu sama pacar. Baru jadi pacar aja, udah ngomel mulu. Gimana kalo udah jadi istri. Makan Hati lo San🤣🤣🤣
✮⃝🍌 ᷢ ͩˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡
lo itu cuma terobsesi sama cewek Cantik San, kalo cewek nya ngga cantik mana mungkin mau lo deketin
✮⃝🍌 ᷢ ͩˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡
Nyesel kan lo sekaran San. Vika ngga cuma cantik Fisik nya sekarang, Tapi Hati nya pun Cantik
✮⃝🍌 ᷢ ͩˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡
Ngga Usah di Inget Vik, Ambil aja Hikmah nya, karena Perkataan Ikhsan lah akhirnya sekarang kamu jadi kurus, jadi cantik
✮⃝🍌 ᷢ ͩˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡
kuat banget ya ikatan Batin Vika sama Mama nya. Untung Vika cepet² datang. Ikhsan egois amat, sana sini mau😣
✮⃝🍌 ᷢ ͩˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡
Bener kata Nenek Dilla. Yang lalu biarlah berlalu Vik. Cuma kok di kenyataan nya susah ya buat jalanin nya🤔🤔🤔
✮⃝🍌 ᷢ ͩˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡
ahhh... Sweet banget Aa Ujang Ini. Jadi kepengen di suapin juga😊
🖤⏤͟͟͞R🔰π¹¹™❤💋👻ᴸᴷ
mungkin bisa jadi kepala sama badanmu misah dech, San😁😁😁
༄༅⃟𝐐🦂⃟ᴘᷤɪᷤᴋᷫᴀᴄʜᴜ💙
keysa sahabat yg baik ya vik, dia selalu jadi temen buat kamu, moga kedepannya kalian tetep bersahabat dg baik
༄༅⃟𝐐🦂⃟ᴘᷤɪᷤᴋᷫᴀᴄʜᴜ💙
pembully an verbal memang menyakitkan, sabar ya vik, harusnya gk usah didengerin tuh omongan sampah semua
༄༅⃟𝐐🦂⃟ᴘᷤɪᷤᴋᷫᴀᴄʜᴜ💙
astagfirullah nih bocil minta dikremes mulutnya, becandanya kelewatan kalik.. bagi cewek tuh ya paling anti klo dikatakan gemuk. sabar vika, aq juga gemuk kok 😅
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
yang pahit jangan diiinget2 ya fik, kan kamu sudah buka lembaran baru. sokkkkk berangkat, biar rasain gimana kangennya sama ujang ps ldr😂
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
kenyang makan baper🤣🤧
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
eah ujang udah mulai mpok cecif😂
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
bebek e ilang dimasak🤣🤣🤣
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
semogaaa aja vikaaa bs mencintai ujang
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
hayooo nek kawal sampai jadian😂
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
setuju tuh, ujang bs nerima kamu dalam keadaan apapun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!