NovelToon NovelToon
SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI

SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ramanda

Muhammad Azzam Ramadhan pria tampan berusia 26 tahun, yang terkenal dingin terhadap wanita. Bahkan banyak yang mengira bahwa dia takut dengan wanita. Makanya tidak heran bila ia tak pernah berpacaran.

Mengapa ia begitu dingin terhadap wanita? Itu dikarenakan dimasa kecilnya ia selalu dijahili oleh seorang gadis tomboi yang selalu membuatnya kesal, sehingga ia benci dengan yang namanya wanita.

Bagaimana kisah Cinta Azzam,? Yuk ikutin kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ramanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BOCAH MANJA

🌿🌹 MUTIARA HIKMAH 🌹🌿

Kebanyakan dari kita hidup selalu mengkhawatirkan hari esok,,

Padahal Allah telah menjamin semuanya,,

Serahkan semuanya kepada Allah, karena Allah lebih mengetahui yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya,, percayalah rencana Allah sangatlah indah bila kita menjalani nya dengan rasa ikhlas,,

÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷>💚<÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷

Setelah Naisha selesai menata makanan yang ia masak di atas meja, kini ia pun duduk di hadapan Azzam, kemudian ia mengambil piring lalu ia mengisi piring itu dengan nasi berserta lauknya dan kemudian ia berikan kepada Azzam yang sejak tadi hanya diam dan memperhatikan Naisha saja.

"Ini akhy, makanlah" ucapnya sembari menyerahkan piring yang sudah berisi.. tapi sepertinya Azzam tak mendengarnya..

"Mas.?.. mamas Azam?!" panggilnya lagi kali ini sedikit keras suaranya..

"Eh, iyaa" Azzam tersentak kemudian mengambil piring yang sudah disodorkan kepadanya. lalu ia pun meletakkan piring itu di hadapannya. saat ia hendak menyuapi nasi ke dalam mulutnya ia teringat saat Naisha memanggilnya.

"Tadi kamu memanggil aku apa?" tanya Azzam penasaran, Apakah ia tadi salah dengar..

"Mamas Azam.. maaf, ana tahu kalau ma, eh akhy tidak suka ana panggil mamas, tapi tadi ana sudah memanggil akhy, tapi ma, eh akhy tidak dengar " jawab Naisha gugup, Azzam yang memperhatikan Naisha yang tampak gugup Napak lucu di matanya..

"Kau masih ingat sama masa kecil kita?" tanya Azzam dengan wajah datarnya.

"Na'am, ana ingat, maaf dulu ana nakal sama ma, eh, akhy.. maaf juga ana pernah membikin kepala ma..eh akhy bocor " ujar Naisha nyesal.. sambil menundukkan kepalanya dengan tangan yang di remas-remas seperti Antar takut juga ada merasa bersalah.

"ternyata ia memang Dede Imah, bahkan ia mengingat semuanya, tapi kenapa aku sekarang tidak suka dia memanggilku akhi, kayaknya lebih suka di panggil mamas, akh adaapa denganku?" _Batin Azzam.

"Sudahlah lupakan, sekarang makanlah makanan mu" titah Azzam ia pun mulai memasuki makanannya ke dalam mulutnya..

"Oh iya kamu boleh kok panggil aku seperti tadi" lanjutnya lagi, dan ia pun mulai mengunyah makanannya.

"Baiklah mas, Syukron" bales Naisha dan ia pun mulai makan juga..

" Maa syaa Allah, masakan enak sekali ternyata ia pandai juga memasak"_batin Azzam,

ia pun melahap makanannya penuh hikmat, dan tanpa terasa ia sudah duakali menambah membuat Naisha senang karena ternyata suaminya sangat suka dengan masakannya.

Setelah selesai makan Azzam baru menyadari bahwa ternyata Naisha masih memakai baju pengantinnya..

"Kenapa kamu belum mengganti bajumu?" tanya Azzam Heran.

"Ah iya itu mas,.. tadikan siap ijab mas langsung Bawak Imah kemari jadi Imah lupa membawa pakaian" bales Naisha yang juga baru teringat padahal tadi ia ingin minta izin ingin pulang..

" Terus mau mu gimana?" tanya Azzam lagi.

"Imah mau pulang dulu apa boleh mas?, Imah naik taksi deh pulangnya biar cepat, boleh ya mas," ujar Naisha lembut dan sedikit manja.

"Hmm, ya sudah bersiap sana biar aku antar kamu" bales Azzam datar..

"Benarkah?..Asiiik.. makasih mah ' Ucapnya sedikit berjingkrak lalu ia lari ke kamarnya..

"Haiis dasar bocah aneh, segitu senang dia dengar aku mau ngantarnya " gumam Azzam sembari menggeleng-gelengkan kepalanya. dan tak lama Naisah sudah kembali dan nampak ia sudah siap dan tidak lupa juga ia memakai cadarnya kembali..

"Imah sudah siap mas.." ucapnya berbinar..

"Ya sudah ayoo" Ajak Azzam..

"Eh tunggu mas"

"Apalagi Imah?"

"Bentar mas Imah rapikan dulu ini" ujarnya lalu ia membereskan mejanya dan ia juga mencuci piringnya

"Itukan bisa nanti di kerajakan Imah" ujar Azzam yang sepertinya males menunggu.

"Sebentar loh mas orang cuma sedikit kok" Balesnya dan benar saja tak lama pun ia telah selesai membersihkan semuanya.

"Sudah siap mas ayoo" Ajak Naisha

"Hmm" mereka pun Akhirnya melangkah pergi meninggalkan apartemen Azzam dan berjalan menuju perparkiran Apartemen..

Setelah sampai di mobil Naisha hendak membuka pintu mobil bagian belakang..

"Siapa suruh duduk di belakang?, emang aku supirmu apa duduk di depan!" ujar Azzam ketus..

"Iya iya maaf" bales Naisha lalu ia kembali menutup pintu bagian belakang dan berpindah membuka pintu mobil bagian depan, lalu ia duduk di samping Azzam yang sudah duduk di belakang kemudinya, dan tak lama pun mobil Azzam melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.

Di sepanjang perjalanan mereka hanya diam, Azzam hanya fokus menyetir sedangkan Naisha hanya melihat pemandangan di samping kirinya, sesekali Azzam melirik Naisha..tak membutuhkan waktu yang lama akhirnya mereka pun sampai di rumah Naisha

"Ayo mas kita masuk " Ajak Naisha begitu semangat.

"Hmm" lagi-lagi Azzam hanya membalas dengan hmm saja dan ia pun mengikuti Naisha masuk kerumahnya..

"Assalamu'alaikum" salam Naisha dengan suaranya yang nyaring..

"Wa'alaikumus salam," bales seorang Pria tampan yang tiba-tiba muncul dari ruang keluarga..

"Mas Abhizar?" Pekik Naisha berbinar, yang langsung loncat ketubuh laki-laki tampan itu dan langsung di sambut pria tersebut persis seperti seorang ayah yang sedang menggendong anaknya, sementara Azzam tercengang melihat kelakuan istrinya yang seperti anak kecil..

"Astaghfirullah.., Naisha, kamu bukan anak kecil lagi nak, kamu tidak malu apa di lihat suami kamu" seru seorang wanita yang tiba-tiba muncul juga dari ruang keluarga..

"Biarin akh bunda, ini semua salah mas Abhizar, kenapa dia nggak pulang-pulang katanya kemarin mau datang tiga hari menjelang Imah nikah, kenapa baru sekarang coba" protes Naisha manja..

"Maaf dek, mas sulit sekali mau cuti, jadi baru sekarang mas baru di izinkan pulang" ujar pria itu yang ternyata kakak kandung Naisha ya itu Abhizar

"Nggak ada maaf buat mas, karena sudah membiarkan adiknya bertahun-tahun rindu." ujar Naisha manja

"Aduh mas harus apa dong dek?"

"Mas harus..."

"Naisha, turun kamu bukan anak kecil lagi nak, ingat kamu sudah bersuami" ucap bundanya memotong perkataan Naisha..

"Iss bunda pun, iya iya Imah turun" balesnya dengan wajah cemberutnya.

"Maaf ya nak Azzam, karena harus melihat kelakuan manja anak ini" ujar bunda pada Azzam..

" Eh..Nggak papa tante, " Bales Azzam canggung..

"Kok Tante sih? bunda juga dong nak, sama seperti Naisha dan Abhizar, kamukan sekarang sudah menjadi bagian keluarga ini" protes bunda Naisha pada Azzam..

"Eh, maaf bunda, Azzam lupa" bales Azzam masih canggung..

"Ya sudah kalian nginap sini dulu aja kalau gitu karena Naishakan sudah lama tak berjumpa sama masnya" ujar seorang laki-laki yang juga baru muncul

"Eh nggak papakan nak Azzam " ujar bunda menimpalin..

"Eh, tapi Azzam tidak membawa pakaian Bun" bales Azzam sopan.

"Nanti mas pakai baju mas bhizar, boleh kan mas?" Sambung Naisha dan langsung bertanya pada kakaknya..

"Iyaa baju mas banyak kok" bales Abhizar."..

"Tuhkan, mau ya mas Azam?" tanya Naisha dengan wajah melasnya..

"Hah, Dasar bocah manja, sudahlah ikuti saja satu malam ini kok" _batin Azzam pasrah

"Haiis, iya iya boleh.." bales Azzam pasrah..

"Alhamdulillah.. makasih mas..muach" Azzam tersentak kaget saat Naisha yang tiba-tiba mencium pipinya..

**BERSAMBUNG LAGI AKH 😉

🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟

TERUS DUKUNG AUTHOR YA, GUYS 🙏

Jangan lupa..

VOTE... LIKE..DAN KOMENTAR NYA YAA..

AUTHOR SELALU MENANTI SYUKRON 🙏😊**

1
Yati Nah
hmmm ikut ngerasain bahagiaaa pokoknya kak author
Yati Nah
/Good//Good//Good//Heart//Heart//Heart/
Yati Nah
terharuuuuu Kaka authoir
Yati Nah
khaaan jadi mewekk kak authoor
Yati Nah
wong tuo gendeng pancene kok Yo kak author
Yati Nah
lanjuuuut kakak author ceritanya bagus banget pokoeee
Yati Nah
sambut bahagiamu zahra
Yati Nah
aaaah akhirnya azkhaaaa
Yati Nah
kurang ajar Tena kuwe zumiran
Yati Nah
nyelesein cerita kakak dulu bacanya ya kak
Yati Nah
mampuss lho Jampang mau main"sama bos azzam
Yati Nah
berjodoh mungkin Zahra sama azkha
Yati Nah
orang tua ngk punya hati anaknya sendiri mau di jual
Yati Nah
Azzam sama Frans kali yaah yg datang kak author
Yati Nah
sakiit khaa bang Reyhan
Yati Nah
hmm bang Reyhan seneng shi kena pukul istrinya Mulu
Yati Nah
kok malah di pukul ziaaaaahhh sakiit khaaaan
Yati Nah
sakiiiit aziaaaah babang reyhannyaa
Yati Nah
seruuuu Kaka author kereen pokoknya ceritanyaaa
Yati Nah
haduuuuh penasaraaan teruuus pokoknyaaa kakak authhoooorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!