NovelToon NovelToon
Strongest Martial Master

Strongest Martial Master

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Spiritual / Kultivasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: DANDIKA

Update tidak menentu.

Cerita fiksi yang menceritakan tentang luka liku perjalanan seorang anak dengan bakat luar biasa menuju tak terkalahkan.

Seorang jenius di antara para jenius!

Dari yang bukan apa apa menjadi yang terkuat!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DANDIKA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 14

"Sekarang,aku harus keluar dari ruang rahasia ini dulu" kata Yang Zhou.

"Hmm....mungkin ada beberapa petunjuk,aku akan mencoba mencari nya" kata Yang Zhou.

Saat sedang mencari petunjuk,Yang Zhou melihat ada sebuah gelang.

"Eh,gelang ini......ini gelang kaisar naga!" kata Yang Zhou.

"Gelang kaisar naga adalah gelang yang dipakai oleh salah satu kaisar pada 1200 tahun lalu di kerajaan timur HU WANG!" kata Yang Zhou.

"Kenapa gelang ini bisa ada disini?" kata Yang Zhou.

"Gelang kaisar naga adalah salah satu harta yang sangat berharga yang mampu menyembunyikan tingkatan seseorang dan memperkuat seorang kultivator" kata Yang Zhou.

"Saat gelang ini dipakai oleh orang yang punya hubungan dengan naga,gelang ini bisa meningkatkan hampir 60% ketahanan tubuh orang yang memakainya!" kata Yang Zhou.

"Gelang ini akan langsung menyesuaikan ukuran tangan pemiliknya dengan sendirinya" kata Yang Zhou.

"Sungguh banyak sekali harta yang tersimpan di ruang rahasia ini!" kata Yang Zhou.

"Aku akan memakai gelang kaisar naga ini untuk menutupi kultivasi ku.Akan sangat mencurigakan saat aku kembali nanti aku sudah di tahap Bone compaction" kata Yang Zhou.

"Aku akan mengatur kultivasi ku agar terlihat berada diranah body Forging tahap akhir" kata Yang Zhou.

"Ah!aku hampir lupa mencari jalan keluar" kata Yang Zhou.

"Eh,apa ini?ini anting darah langit!" kata Yang Zhou.

"Ini akan berguna untuk Su Huanran!" kata Yang Zhou.

Yang Zhou mencari petunjuk jalan keluar dan berhasil keluar karena Thunderheart tak sengaja menginjak sebuah susunan roh keluar.

Yang Zhou muncul ditempat lukisan tadi.

"Eh,apa Thunderheart tak sengaja mengaktifkan jalan keluarnya?susunan roh kerajaan ini memang kuat" kata Yang Zhou.

"Kerja bagus Thunderheart!" kata Yang Zhou.

Thunderheart menggoyangkan ekor.

"Yang Zhou!kemana saja kau dari tadi?" kata Su Huanran.

"Aku mencarimu sangat lama" kata Su Huanran.

"Oh...maaf,aku tadi sedang ada di ruang rahasia" kata Yang Zhou.

"Ruang rahasia?!dimana?!bawa aku kesana!" kata Su Huanran.

"Tenang tenang dulu,aku sudah mengambil semua harta yang ada di sana dan mendapat beberapa barang bagus" kata Yang Zhou.

"Sungguh?!barang bagus seperti apa yang kau temukan?!" kata Su Huanran.

"Hanya beberapa kristal energi dan senjata senjata suci" kata Yang Zhou.

"Se....senjata suci?!" senjata suci seperti apa yang kau dapatkan?!" tanya Su Huanran.

"Senjata suci milik MASTER MARTIAL ART,pedang Yin Yang" kata Yang Zhou.

"Pedang Yin Yang?!benar benar harta Karun!apa kau menemukan harta Karun untuk ku juga?" tanya Su Huanran berharap tinggi.

"T..tidak ada.....hehe" kata Yang Zhou.

"Apa?!kau benar benar jahat!hmph!" kata Su Huanran.

"Aku hanya bercanda!ini adalah hadiah untukmu" kata Yang Zhou.

"Ini!ini anting darah langit!" kata Su Huanran terkejut.

"Anting ini bisa menyimpan energi setengah dari energi pemiliknya!aku benar benar terbantu dengan anting darah ini!" kata Su Huanran.

"Terimakasih Yang Zhou!kau sangat baik!" kata Su Huanran.

"Ya ya....baiklah ayo kita kembali" kata Yang Zhou.

Merekapun keluar dari reruntuhan itu dan kembali ke kediaman Su Huanran.

"Baiklah,Su Huanran.....aku akan kembali keperguruan ku" kata Yang Zhou.

"Kembali keperguruan?!" kata Su Huanran.

"Ya" kata Yang Zhou.

"Apa kau tidak akan tinggal disini?" kata Su Huanran sedih.

"Tentu tidak,mana mungkin aku tinggal disini selamanya,dan lagi kau seorang wanita" kata Yang Zhou.

"Jadi....kau tidak mau tinggal disini apa mungkin karena ada aku?" kata Su Huanran.

"Bukan begitu,aku hanya harus kembali ke perguruan.Aku sudah terlalu lama pergi" kata Yang Zhou.

"Baiklah jika kau sangat harus pergi" kata Su Huanran.

"Terimakasih" kata Yang Zhou.

"Kalau begitu cepatlah pergi" kata Su Huanran sambil membuang muka.

"Baiklah aku akan pergi sekarang,sampai jumpa" kata Yang Zhou.

"Ya,sampai jumpa,jangan kembali lagi"" kata Su Huanran.

Yang Zhou pun pergi keluar dari daerah terlarang itu.

Saat Yang Zhou melangkah kan kaki keluar dari daerah terlarang itu dia terkejut.

"Eh....?" Yang Zhou terdiam.

"Ringan!" kata Yang Zhou.

"Sangat ringan!tubuhku terasa seperti tidak memiliki berat sedikitpun!" kata Yang Zhou.

Yang Zhou mencoba berlari dan melompat.

"Cepat! kecepatan ku meningkat!" kata Yang Zhou terkejut.

"Pukulan ku dan serangan ku bertambah cepat!" kata Yang Zhou.

"Pedang!pedang Yin Yang!" Yang Zhou mendapat ide.

"Aku akan mencoba berlatih disini!" kata Yang Zhou.

"Pedang Yin Yang ini memiliki dua elemen,Yin es dan Yang api' kata Yang Zhou.

"Karena sudah ku murnikan,pedang ini jadi memiliki elemen petir hitam yang terbakar didalamnya" kata Yang Zhou.

"Elemen Yin es berevolusi menjadi elemen petir pembeku dan elemen Yang api berevolusi menjadi api hitam!" kata Yang Zhou.

"Petir pembeku ini bahkan bisa membekukan waktu!" kata Yang Zhou.

"Dan api hitam ini bisa melebur tulang dewa sekalipun" kata Yang Zhou.

"Suhunya beribu ribu kali lipat dari suhu api pada umumnya,sungguh mengerikan" kata Yang Zhou.

"Mungkin aku tidak akan menggunakannya untuk sekarang ini" kata Yang Zhou.

"Aku harus cepat kembali ke perguruan,sekarang hampir mulai kelas pelatihan pertama" kata Yang Zhou.

Yang Zhou berlari menuju perguruan dengan kecepatan penuh.

Didalam kelas pelatihan

"Dimana Yang Zhou,kenapa aku belum melihatnya?" pikir Xiang Fei.

"Aku khawatir benar benar terjadi sesuatu padanya" pikir Xiang Fei.

"Aku harap dia baik baik saja" pikir Xiang Fei.

"Pelatihan hampir dimulai dan Yang Zhou belum datang juga,apa yang terjadi padamu sebenarnya,apa aku harus ke asrama Yang Zhou?" pikir Xiang Fei.

Tiba tiba Yang Zhou masuk ke kelas pelatihan.

"Eh,Yang Zhou....syukurlah" pikir Xiang Fei.

"Selamat pagi Xiang Fei!" kata Yang Zhou.

"Pagi" kata Xiang Fei sambil tersenyum.

"Dari mana saja kau,kemarin aku sama sekali tidak melihatmu keluar dari hutan" kata Xiang Fei.

"Benarkah?aku tidak tau kau sangat memperhatikan ku,aku senang" kata Yang Zhou.

"S....siapa yang memperhatikan mu?!lupakan saja" kata Xiang Fei.

"Untung saja aku sempat datang kesini sebelum pelajaran berakhir dan menyerah kan inti core beast pada tetua ke 1" pikir Yang Zhou.

Sesaat sebelum Yang Zhou masuk ke kelas pelatihan

"Akhirnya sampai juga,aku harus cepat menuju kelas" kata Yang Zhou.

"Aku hampir lupa!aku harus menyerahkan inti core beast dulu pada tetua ke 1" kata Yang Zhou.

Yang Zhou memasuki aula tetua hendak menyerahkan inti core beast.

"Salam para tetua" kata Yang Zhou sambil memberi hormat.

"Salam,Yang Zhou ada apa kau datang ke aula tetua.....apa kau mempunyai keluhan?" kata tetua ke 1.

"Tidak,aku hanya ingin menyerahkan inti core beast yang kemarin saya lupa serahkan ke tetua ke 1" kata Yang Zhou.

"Ah!aku ingat kau belum menyerahkan inti core beast di perburuan beast kemarin!" kata tetua ke 1.

"Mohon maafkan murid ini karena lalai" kata Yang Zhou.

"Tidak apa,jika itu Yang Zhou,semuanya tidak apa" kata tetua ke 1.

"Tetua ke 1 terlalu baik" kata Yang Zhou.

Yang Zhou pun menyerahkan kantong berisi inti core beast.

"Biar kulihat apa yang kau dapat" kata tetua ke 1.

"Aku ingin lihat sehebat apa Yang Zhou ini sehingga ketua perguruan menjadikannya murid" pikir tetua ke 1.

Tetua ke 1 pun membuka kantong itu dan terkejut.

1
Naga Hitam
itu sudah lumayan bagus
Deni Deni
skip,ada tenaga dalam
Ramli
Judul Novel ini lebih cocok "Kata Yang Zaou" karena di tulis hampir pada setiap paragraf.
Blade Master
kompetisi Tao aja belum tiba2 tamat. kalau ceritanya nanggung untuk karya selanjutnya pun malas ngikuti
Blade Master
kemana roh spirit dan binatang beast kok gak keluar tuanya bertarung tidak pernah membatu jadi kurang masuk akal
Rudi Utomo
saya selalu kecewa ..
novel sudah seru. tiba tiba ending dgn cara menggantung....
...
saya hargai smua karya author.
namun Author kurang menghargai Psikologi pembaca ...
...
apa sih susahnya diselesaikan ...?
tinggal lanjutkan saja . sembuhkan jiwa sang guru .. lalu ikuti Perlombaan .. lalu menang...lalu menjadi terkuat diselutih dunia Beladiri . lalu Kembali ke. Wanita tercinta .. Dst...terlalu banyak hal hal yg blm terselesaikan .
jujur Itu smua bikin kecewa.
jika ingin Dibuat Lanjutan kisah dgn judul baru ...setidaknya ada ending yg Bagus pada satu episode .
....
ini masukan.kritik .. tlg ditanggapi positif. bukan jawaban tdk dewasa
misal ; kalau gitu bikin saja sendiri .
ok ??
Rudi Utomo
ah....
knapa murid nggak bagi bagi Senjata suci pada gurunya ya ??
lupa kali ya Thor ?
Rudi Utomo
yg di tolong Gadis cantik teruuuus...😄😄😄😄🎶
Azka Ghazi Yansen
membingungkan, apalagi ranagnya kebanyakan pake bahasa Korea lagi,simpelkqn thor
Ndoro Putra
''jadi bosan''kata yang zhou
kang gabut
typo
Mohd Daniel
Peringkat ranah kurang cocok bahasa di pakai
Sanita 67
gimana sih ,padahal bagus tapi gak ada ujng nya
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss authooooooooooooooorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
Harman LokeST
next author
Harman LokeST
crazy up crazy up crazy up crazy up crazy up
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
moga gurunya Yang Zhou sembuh aamiin
Harman LokeST
itulah akibatnya kalau emosi yang mengendalikan diri kita
Harman LokeST
njuuuuuuuuuut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!