NovelToon NovelToon
Mencintaimu Menyakitkan

Mencintaimu Menyakitkan

Status: tamat
Genre:Patahhati / Lari Saat Hamil / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Indriani Sonaris

Aiden yang telah terbiasa menikmati rasa sakit karena mencintai Agneta. Ia sudah menutup hati untuk wanita manapun. Menjadi sosok yang dingin dan begitu tak tersentuh.
Sejak Agneta memilih Davero, ia memilih pergi menjauh meninggalkan Indonesia. Dan mulai menetap di Negara A tepatnya di kota N dan mulai merintis kariernya di sana.
Tetapi takdir mempertemukan dirinya dengan masalalunya. Masalalu yang merupakan kesalahannya...
Catherin....
Akankah Catherin meluluhkan hati Aiden, dan menggantikan posisi Agneta di dalam hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indriani Sonaris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13

“Apakamu masih memiliki perasaan untuk Agneta?” tanya

Catherine.

                “Cath, apa yang

sebenarnya ingin kamu pastikan?” pertanyaan Aiden tepat sasaran membuat

Catherine membeku di tempatnya.

                “Itu-“ Catherine

terdiam.

                “Kalau begitu mari

kita balik pertanyaannya. Apa yang membuatmu menjauhiku 5 tahun lalu dan pergi

meninggalkanku. Apa yang membuatmu menghindariku, Cath? Apa ada sesuatu yang

kamu sembunyikan dan tidak boleh aku ketahui?”

                Tatapan Aiden

menyiratkan kecurigaan membuat Catherine menjadi salah tingkah dan menjadi

gugup. Sekuat tenaga ia menahan dirinya untuk tidak mengatakan apapun yang bisa

mempermalukan dirinya.

                “Makanannya sudah

datang. Sebaiknya kita makan saja,” seru Catherine karena beberapa waiters datang

menyajikan pesanan mereka.

                Keduanya menikmati

makanan dalam diam tanpa suara.

                ----

                Catherine berjalan

terlebih dahulu meninggalkan restaurant itu setelah menyelesaikan makanannya,

menuju parkiran mobil.

                “Catherine tunggu!”

Aiden menarik lengan Catherine sebelum mereka sampai dimana mobil mereka di

parkir.

                “Ada apa Aiden?” tanya

Catherine.

                “Kamu belum menjawab

pertanyaanku tadi. Sebenarnya apa yang membuatmu mejauhiku? Apa kejadian di

malam itu, atau ada hal lain yang kamu sembunyikan?” tanya Aiden.

                “Kenapa kamu begitu

ingin tau?”

                “Aku perlu akan hal

itu,” seru Aiden dengan tegas.

                “Semua itu tidak

penting lagi sekarang,” ucap Catherine kembali beranjak meninggalkan Aiden

tetapi Aiden kembali menarik tangan Catherine hingga tubuh Catherine menabrak

dada bidang Aiden.

                “Katakan apa yang

terjadi, Cath?” tanya Aiden terus menuntut Catherine.

                “Aiden, kamu

menyakitiku,” seru Catherine berusaha melepaskan dirinya tetapi sulit.

                “Cath, tatap mata aku

dan kini katakan apa yang kamu sembunyikan dariku. Kenapa kamu begitu saja

meninggalkanku?” tanya Aiden.

                Catherine menghela napasnya.

“Lepaskan aku dulu,” serunya.

                Aiden pun melepaskan

cengkramannya di kedua lengan Catherine.

                “Apa dayaku saat itu

aku hanyalah seorang gadis bodoh yang terjebak akan perasaanku sendiri,” seru

Catherine memalingkan wajahnya dengan air mata yang menggantung di pelupuk

matanya.

                “Apa maksud kamu?”

                “Aiden, aku mencintai

kamu.”

                Deg

                Aiden membeku di tempatnya dan menatap Catherine dengan

tatapan tidak percaya.

                “Aku memang bodoh,”

serunya tersenyum kecil dan tanpa sadar air matanya jatuh dari pelupuk matanya.

                “Saat itu Tante Elena

datang menemui Ayahku. Ia ingin membuat sebuah ikatan kekeluargaan dengan

menikahkan kita. Sebenarnya saat itu aku sudah jatuh cinta padamu, tetapi aku

terlalu malu dan segan untuk mengatakan yang sebenarnya. Kemudian kamu begitu

saja mengatakan kalau kamu memiliki wanita yang kamu cintai dan tidak bisa

menerima perjodohan ini. Saat itu aku merasa telah di tolak. Tetapi aku terlalu

munafik dan bermuka tebal. Aku mengabaikan perasaanku sendiri dan mengatakan

kalau aku juga tidak menginginkan pernikahan ini. Bodoh sekali,” serunya

menundukkan kepalanya diiringi tangisannya yang pecah. Ia tak mampu lagi

menahan air matanya yang terus saja mengalir membasahi pipinya tanpa bisa di

hentikan.

                “Aku sangat bodoh

sampai aku rela membiarkanmu merenggut kesucianku dan menganggapku sebagai

Agneta. Aku menerimanya walau hatiku hancur lebur dan rasanya sangat

menyakitkan,” ucapnya menatap Aiden dengan tatapan yang sangat terluka.”Aku

pergi meninggalkanmu bukan karena aku membencimu ataupun marah karena kejadian

malam itu. Aku sungguh tidak menyalahkanmu, karena aku sadar akulah yang bodoh

menyerahkannya. Akulah yang bodoh karena terus mencintaimu dan berharap kamu akan

membalas cinta ini. Akulah yang bodoh.”

                Aiden tampak membeku

di tempatnya tanpa bisa mengatakan apapun.

                “Aku memutuskan pergi

karena cinta ini. Aku tau sampai kapanpun juga aku tidak akan pernah ada

dihatimu. Aku sadar akan hal itu, maka dari itu aku memutuskan pergi dan

berusahaan melupakanmu. Tapi sekarang, sekarang kamu kembali datang dan rasa

itu sama sekali tidak menghilang,” gumamnya.

                “Maafkan aku Cath. Aku

sungguh tidak tau akan hal ini. Aku juga bodoh karena tidak melihat kepadamu

juga perasaanmu. Aku tau rasanya di abaikan, aku juga tau sakitnya cinta yang

terbalaskan,” seru Aiden. “Aku tidak berpikir kamu akan mencintaiku.”

                Catherine hanya

terdiam, air matanya tak urung berhenti.

                Tangan Aiden terulur

membelai pipi Catherine dan menghapus air matanya. “Aku sungguh menyayangimu

dan menganggapmu sebagai sahabatku. Aku tidak berharap kamu akan mencintaiku.

Sekarang bahkan aku sudah tidak mempercayai lagi cinta. Aku trauma akan cinta

dan sebuah hubungan. Aku sendiripun tidak memiliki tujuan hidup. Aku hanya

ingin menjaga orang-orang yang aku sayangi.”

                “Aku tau, maka dari

itu aku tidak berani berharap apapun padamu,” seru Catherine.

                “Lupakan aku, Cath.”

Catherine menatap manik mata Aiden saat mendengar ucapan Aiden itu. “Aku merasa

aku tidak pantas untukmu. Aku sungguh menyayangimu dan menganggapmu sebagai

sahabatku. Aku selalu berharap kamu bisa memiliki akhir yang bahagia, tidak

seperti diriku.”

                Catherine tersenyum

bersamaan dengan air matanya yang luruh kembali dari pelupuk matanya.

                “Kamu memintaku untuk

melupakanmu, tapi kamu tidak tau. Aku sudah terbiasa dengan rasa sakit karena

di abaikan dan sakit karena cinta yang terbalaskan. Dulu aku jatuh cinta padamu

dan sekarang juga aku jatuh cinta padamu. Mungkin karena kamu terlalu tampan,”

seru Catherine terkekeh kecil dalam tangisnya.

                Catherine mengeluarkan

kalung dari saku mantelnya. Itu adalah kalung yang dulu pernah Aiden berikan

pada Catherine saat mereka sedang berjalan-jalan bersama.

                Catherine memasukan

kalung itu ke saku jas Aiden di bagian dadanya.

                “Kalau begitu

sebaiknya kita tidak perlu bertemu kembali. Masalah pekerjaan bisa kamu bahas

dengan Sekretarisku saja. Aku sungguh tidak ingin jatuh cinta lagi padamu di

kehidupan ini. Selamat tinggal, Aiden.”

                Setelah mengatakan

itu, Catherine mengusap kedua air mata di pipinya dan beranjak meninggalkan Aiden yang masih mematung di tempatnya.

                Catherine memilih

berjalan dan keluar dari area restaurant. Tadi ia datang menggunakan mobil

Aiden.

                Aiden duduk di meja

pantry apartemennya dan menatap kalung yang di tinggalkan Catherine tadi.

                Setiap kata yang

Catherine ucapkan terngiang di kepalanya. Entah kenapa ada rasa sakit didalam

hatinya yang bahkan ia tak paham.

                Ada rasa tak rela saat

Catherine memilih pergi menjauh darinya. Dan mengucapkan selamat tinggal

padanya.

                Ia menghela napasnya

kasar seraya mengusap wajahnya gusar. Ia sungguh tidak percaya kalau Catherine

bisa mencintai dirinya.

Tigahari berlalu,

Aiden tidak bertemu dengan Catherine dan lebih memilih menyibukkan diri di

kantornya. Berita di media pun mulai heboh memberitakan kabar mengenai batalnya

pertunangan Catherine dan Robert dengan alasan Catherine yang berselingkuh.

Bahkan media mendapat beberapa foto Catherine dengan seorang pria yang tengah

berpelukan. Itu adalah saat Aiden memeluk Catherine di pesta malam itu.

                “Mouli, jangan sampai

Jasmine melihat berita. Dan besok bawa dia ke rumah Marinka untuk sementara,”

seru Catherine. “Aku takut akan banyak wartawan datang kemari, dan aku tidak

ingin mereka menemui Jasmine.”

                “Baik Bu.”

                “Aku sudah menghubugi

Marinka. Besok setelah pulang sekolah, kalian langsung saja ke rumahnya. Dan

bawa beberapa pakaian Jasmine.”

                “Baik.”

                Setelahnya Mouli

berlalu pergi meninggalkan Catherine seorang diri. Helaan napas kasar terdengar

keluar dari bibir Catherine.

                Belum sembuh rasa

sakit di dadanya, kini masalah kembali datang. Robert benar-benar orang yang

berbahaya dan begitu menyulitkannya. Sekarang media begitu menjunjung dirinya

yang berlaga menjadi korban dan begitu terluka.

                Catherine memejamkan

matanya sejenak. Beberapa malam ia tak bisa tidur nyenyak karena ucapan Aiden

saat itu terus mengusik dirinya.

1
Siarsazkia Siarsazkia
setelah bertahun ku tunggu akhirnya
Elok Pratiwi
tidak menarik
Amrisa Simatupang
jgn macam macam Aiden,ntar ada mine yg kedua Lo.. nikahi mommy mine dulu
Amrisa Simatupang
ayo mine jgn menyerah... ayo Aiden berjuanglah 🙏😁
Amrisa Simatupang
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
bunda R2
lanjut up lg kak thor,,,udah lama baru up lg😁
bunda R2
👍👍
Amrisa Simatupang
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹😂🌹
Rinnie Hassan Azhoeri
thor ini kenapa di ulang lagi....
maunya sih extra part nya saja thooor....
hehehe maaf yaa....
Susi Yanti
udah , cuma sampai dsn critanya ?
Tulip
Aiden sdh mulai nih mesumnya mau kumat
Tulip
🤣🤣🤣🤣
Tulip
🤣🤣🤣🤣yok kita bentur kepala aiden
Tulip
masak gak tau dg isi hati sendiri aiden... dulu gimana waktu sm agneta terbakar gak lihat agneta sm varo. pengen tak getok tu si aiden
Tulip
e. e. e. masih kok cemburu kan cath kamu anggap sahabat
Tulip
dasar gak peka aiden, masak gak tau alasan cathetrin pergi.
Tulip
merasa ya aiden tersindir. samalah dgmu aiden saat sm cathren menyebutkan nama wanita lain.
Tulip
masak lupa dg kesalahan masa lalu ketika bersama ageta. sungguh terlalu
Tulip
mmmm anknya aiden dg masa lalunya kali ya
faa
bener banget takdir d dunia novel ada d tangan autor😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!