NovelToon NovelToon
Reyna: Putri Asli Yang Kembali Untuk Balas Dendam

Reyna: Putri Asli Yang Kembali Untuk Balas Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Putri asli/palsu
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Dibuang oleh keluarga sendiri. Dikhianati oleh orang yang paling ia percaya. Dan kehilangan segalanya karena ulah mereka.
Reyna pernah menjalani hidup seperti itu sampai kematian menjadi satu-satunya akhir yang tersisa.

Namun ketika membuka mata, ia justru kembali ke masa lalu. Kali ini, Reyna tahu siapa yang akan mengkhianatinya.

Mereka mengira Reyna masih gadis naif yang mudah dimanfaatkan, namun mereka salah.

Dengan ingatan dari kehidupan sebelumnya, Reyna akan merebut kembali apa yang menjadi haknya, melindungi orang-orang yang dulu gagal ia selamatkan, dan membongkar satu per satu kebusukan yang pernah menghancurkan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Kursi kulit di ruang CEO Arland Group terasa berbeda dari yang Reyna ingat. Di kehidupan sebelumnya, ia pernah duduk di kursi ini selama beberapa minggu sebelum Richard "menyarankannya" untuk beristirahat karena alasan kesehatan. Saat itu, kursi ini terasa terlalu besar, terlalu berat, dan membuatnya merasa seperti seorang penipu yang memakai mahkota ayahnya.

Hari ini, saat Reyna memutar kursi itu dan menatap keluar melalui jendela kaca raksasa yang menghadap ke seluruh kota, kursi itu terasa pas. Pas seperti sarung tangan yang terbuat dari baja.

"Struktur organisasi baru sudah saya sebar ke seluruh kepala divisi, Nona Reyna," ucap Vincent, melangkah masuk membawa sebuah tablet. "Para manajer menengah agak terguncang, tapi mereka mengerti pesan yang Anda sampaikan kemarin. Tidak ada yang berani menantang."

Reyna mengangguk, namun matanya tidak lepas dari pantulan kota di balik kaca. "Bagus. Tapi pembersihan di level atas tidak cukup, Vincent. Fondasi perusahaan ini busuk sampai ke akar-akarnya. Aku butuh orang yang bisa melihat angka dan menemukan kebohongan di baliknya. Orang yang tidak bisa disuap oleh Richard atau Julian."

Vincent mengerutkan kening. "Saya bisa merekrut dari firma audit eksternal..."

"Tidak," potong Reyna. Ia berbalik, menatap Vincent lekat-lekat. "Aku butuh seseorang dari dalam. Seseorang yang sudah pernah melihat kebusukan itu, namun dibungkam. Cari file seorang analis keuangan junior bernama Nadia Kusuma."

Nama itu membuat Vincent terdiam. Ekspresi terkejut muncul di wajahnya. "Nadia? Nona, gadis itu... dia dipecat secara tidak hormat tiga bulan lalu. Tuduhannya penggelapan dana. Dia bahkan sempat dilaporkan ke polisi, meskipun kasusnya ditutup karena kurangnya bukti. Karirnya hancur. Saya dengar dia sekarang bekerja serabutan di sebuah toko buku kecil di pinggiran kota."

Di kehidupan sebelumnya, Nadia Kusuma adalah satu-satunya orang yang menyadari adanya kebocoran dana ke rekening Kepulauan Cayman. Gadis muda yang brilian dan jujur itu membawa datanya pada Reyna, memohon agar Reyna memeriksanya. Namun, Reyna yang saat itu masih dibutakan oleh cinta pada Julian dan rasa hormat pada ayahnya, malah menuduh Nadia paranoid dan mencuri data perusahaan.

Akibatnya, Richard dan Julian memfitnah Nadia. Gadis itu kehilangan pekerjaannya, reputasinya hancur, dan tekanan dari penagih utang yang diutus oleh Julian membuatnya nekat mengakhiri hidupnya di sebuah kamar kos yang murah dan pengap.

Kematian Nadia adalah salah satu noda darah paling gelap di tangan Reyna. Dan kali ini, ia akan menebusnya.

"Temukan dia, Vincent. Bawa dia ke sini sore ini. Tawarkan dia posisi Kepala Divisi Audit Internal dengan gaji tiga kali lipat dari yang terakhir ia terima. Dan pastikan dia tahu bahwa aku yang memintanya secara pribadi."

Vincent mengangguk serius, menyadari ada makna lebih dalam di balik permintaan bos barunya itu. "Siap. Saya akan urus sekarang."

Belum sempat Vincent melangkah keluar, pintu ruang CEO terbuka paksa. Maya, kepala keamanan baru, masuk dengan wajah masam, diikuti oleh dua orang petugas keamanan yang menyeret seorang pria.

Pria itu tampak berantakan. Jas mahalnya kusut, dasinya terurai, dan rambutnya yang biasanya disisir rapi kini jatuh berantakan menutupi dahi. Matanya yang dulu penuh dengan pesona dan keangkuhan kini merah dan liar.

Julian.

"Lepaskan aku! Kalian tahu siapa aku?!" teriak Julian, mencoba meronta dari pegangan kedua petugas keamanan itu. "Reyna! Suruh anjing-anjingmu melepaskan aku!"

Reyna tidak beranjak dari kursinya. Ia hanya menatap Julian dengan tatapan datar, seolah sedang mengamati serangga yang merangkak di dinding.

"Maya," ucap Reyna pelan. "Kenapa ada sampah di ruanganku?"

Maya tidak tersenyum, namun nada suaranya tegas. "Tuan Julian menerobos masuk melalui pintu parkir bawah tanah, Nona. Dia mencoba memaksa naik menggunakan lift eksekutif. Kami menahannya sebelum dia mencapai lantai lima puluh."

"Julian," ucap Reyna, suaranya terdengar begitu dingin hingga membuat udara di ruangan itu seolah turun beberapa derajat. "Aku sudah memberikanmu dua puluh empat jam untuk mengemas barang-barangmu dan meninggalkan kota. Ini sudah lewat pukul sebelas pagi. Kau melanggar aturan."

Julian berhenti meronta. Ia menatap Reyna, napasnya memburu. Rasa putus asa mulai merayap di matanya, menggantikan amarahnya. "Kau pikir kau sudah menang, Reyna? Kau pikir dengan mengambil alih perusahaan ini, kau bisa menghancurkanku? Kau tidak tahu dengan siapa kau bermain! Aku punya koneksi di kepolisian! Aku punya teman di kalangan atas! Jika kau tidak membatalkan pemecatan ini dan mengembalikan namaku, aku akan memastikan kau.."

"Kau akan memastikan apa, Julian?" potong Reyna, kali ini suaranya sedikit lebih keras, tajam seperti silet. Ia berdiri, berjalan perlahan mengelilingi mejanya, menatap Julian dari jarak dekat. "Kau akan memastikan apa? Bahwa teman-temanmu di kepolisian tahu bahwa kau menggunakan uang hasil curian untuk berjudi? Bahwa koneksi kalangan atasmu sekarang tahu bahwa kau adalah pecundang yang menggadaikan kalung tunangannya sendiri?"

Wajah Julian memucat. Mulutnya terbuka, namun tidak ada suara yang keluar.

Reyna mencondongkan tubuhnya, menatap tepat ke dalam mata pria yang dulu ia cintai setengah mati. "Dengar baik-baik, Julian. Pagi ini, aku tidak hanya membekukan rekeningmu. Aku juga telah mengirimkan seluruh bukti penggelapanmu ke kreditur judi onlinemu. Mereka yang selama ini kau hindari? Sekarang mereka tahu di mana kau berada. Dan mereka tidak akan memotong jarimu seperti teman-teman kalangan atasmu. Mereka akan memotong sesuatu yang lebih berharga."

Julian berlutut. Kakinya yang lemas tidak lagi mampu menopang tubuhnya. Air mata dan ingus mulai bercampur di wajahnya yang kotor. "Reyna... tolong... aku mohon... aku tidak punya tempat untuk pergi. Clarissa menolak menemuiku. Papa tidak mau melihat wajahku. Aku akan mati jika mereka menemukanku..."

Reyna menatap pria yang berlutut di hadapannya. Tidak ada rasa kasihan. Tidak ada kepuasan. Hanya ada kekosongan yang luas. Dulu, ia pikir melihat Julian hancur akan membuatnya merasa puas. Ternyata, itu hanya membuatnya merasa lelah.

"Maya," ucap Reyna, berbalik badan dan kembali duduk di kursinya. "Antar Tuan Julian ke pintu keluar. Dan pastikan teman-temannya di kepolisian menerima salinan alamat apartemen pribadinya. Anggap saja ini hadiah perpisahan dariku."

"T-tidak! Reyna, kau pembunuh! Kau iblis!" Julian menjerit histeris saat kedua petugas keamanan menyeretnya keluar dari ruangan, suaranya memudar di sepanjang koridor.

Reyna menutup matanya sejenak, memijat pelipisnya yang berdenyut.

"Kau baik-baik saja, Nona?" tanya Vincent pelan dari sudut ruangan.

Reyna membuka matanya. Tatapannya kembali jernih dan tajam. "Aku baik-baik saja, Vincent. Masa lalu sudah selesai. Sekarang, fokus pada masa depan. Pastikan Nadia Kusuma ada di gedung ini sebelum matahari terbenam. Kita punya banyak pekerjaan untuk membangun kembali Arland Group yang sebenarnya."

1
Susi Nugroho
Lanjut
Susi Nugroho
Lanjutannya di tunggu
Sribundanya Gifran
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!