NovelToon NovelToon
Legenda Mutiara Yin-Yang Primordial

Legenda Mutiara Yin-Yang Primordial

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bahari

Tiga tahun lalu, Lin Tian adalah jenius nomor satu di Kota Daun Merah sebelum takdir menghancurkan seluruh meridiannya. Menjadi sampah yang diinjak-injak semua orang tidak membuat pemuda ini menyerah pada nasib buruknya.
Keberuntungan berubah saat darahnya membangkitkan Mutiara Yin-Yang Primordial, pusaka kuno yang menyimpan jiwa Permaisuri Iblis seksi bernama Yue Chan. Di bawah bimbingan sang permaisuri, Lin Tian memulai jalan kultivasi ekstrem melalui pembantaian dan kultivasi ganda.
Dia bukan pahlawan suci, melainkan kultivator bermuka tebal yang sangat realistis. Jika musuh terlalu kuat, dia akan melarikan diri, menyebarkan racun, atau menikam dari belakang.
Namun, siapa pun yang berani menyentuh wanitanya akan menghadapi pembalasan paling kejam. Saksikan kisah Lin Tian menghancurkan surga dan menjadi penguasa tertinggi alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bahari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13: Menginjak Wajah Tetua

Suasana di sekitar arena utama seketika menjadi sangat sunyi setelah tubuh Lin Feng terlempar hancur menabrak tiang batuan granit. Serpihan-serpihan debu batu yang beterbangan perlahan-lahan mulai mengendap, memperlihatkan kondisi mengenaskan dari jenius muda faksi Tetua Pertama tersebut.

Di atas tribun kehormatan, sosok pemuda bertubuh tegap dengan pakaian zirah besi hitam tebal langsung berdiri dari tempat duduknya dengan sepasang mata yang menyala merah. Pemuda ini bernama Lin Ba, anak pertama dari Tetua Pertama yang memiliki basis kultivasi di puncak tingkat keenam ranah pengumpulan Qi.

“Bajingan kecil, kamu benar-benar telah mencari mati dengan berani melukai adik kandungku di hadapan seluruh anggota klan!” teriak Lin Ba dengan suara bariton yang menggetarkan permukaan lantai kayu tribun.

Lin Tian hanya melirik sekilas ke arah kedatangan Lin Ba sambil tetap menyandarkan tubuh tegapnya pada gagang Pedang Berat Hitam yang menancap di tanah. Sifat bermuka tebal miliknya membuat dia justru memberikan sebuah senyuman meremehkan yang sangat memprovokasi urat saraf musuhnya.

“Sepupu Lin Ba, adikmu itu hanya kurang sedikit berolahraga fisik sehingga struktur rahang wajahnya menjadi sangat rapuh saat menerima sentuhan kasih sayang dariku,” balas Lin Tian dengan nada suara yang sangat santai tanpa ada rasa bersalah sedikit-sedikit pun.

Mendengar kata kasih sayang yang diucapkan dengan cara yang sangat konyol tersebut, kemarahan di dalam hati Lin Ba langsung meledak melewati batas puncaknya. Dia melompat dari atas tribun kehormatan dengan kecepatan penuh, menciptakan riak gelombang kejut udara yang cukup masif di sepanjang jalur lintasannya.

Brak!

Kedua kaki Lin Ba yang terbungkus zirah besi menghantam permukaan panggung arena hingga menciptakan dua buah lubang pijakan yang cukup dalam.

Mata Lin Ba menatap tajam ke arah jubah sutra hitam yang dikenakan oleh Lin Tian dengan pancaran niat membunuh yang sudah tidak lagi disembunyikan. Secara diam-diam, tangan kanannya meraba sebuah kantong kain kecil yang tersembunyi di balik lipatan ikat pinggang kulit macan miliknya.

Sebuah pil obat berwarna merah darah dengan aroma zat kimia yang sangat menyengat langsung dikeluarkan lalu dimasukkan ke dalam mulutnya dengan gerakan cepat. Ini adalah Pil Pembakar Darah, sejenis obat terlarang tingkat rendah yang mampu meningkatkan kekuatan spiritual secara instan namun dengan mengorbankan fondasi dantian pengguna.

Dalam hitungan detik saja, pembuluh darah di seluruh permukaan leher dan wajah Lin Ba langsung menonjol tegang berwarna merah kehitaman. Basis kultivasi spiritualnya yang semula berada di puncak tingkat keenam langsung melonjak naik secara brutal menembus tingkatan kedelapan ranah pengumpulan Qi.

‘Bocah, pria bermuka jelek di depanmu ini baru saja mengonsumsi pil racun stimulan untuk memaksakan pertumbuhan energi internalnya,’ suara sinis Yue Chan langsung terngiang di dalam pusat kesadaran roh Lin Tian. Permaisuri iblis kuno itu tampak tersenyum meremehkan seolah-olah tindakan Lin Ba hanyalah sebuah pertunjukan komedi murahan di matanya.

Lin Tian mengangguk kecil di dalam batinnya sambil mulai memposisikan kedua kaki kasarnya dalam sikap kuda-kuda bertarung yang sangat kokoh. ‘Yue Chan, meskipun dia menggunakan obat palsu, tekanan energi tingkat kedelapan ranah pengumpulan Qi tetap saja memiliki kuantitas tenaga yang cukup tebal.’

Lin Tian tidak meremehkan perubahan kekuatan fisik musuh yang saat ini sedang berada dalam kondisi mengamuk gila. Dia menarik gagang Pedang Berat Hitam yang berada di atas lantai batu menggunakan tangan kanan yang telah diperkuat oleh struktur tulang perak.

Senjata raksasa hasil jarahan dari cincin penyimpanan spasial Tuan Muda Zhao Kun ini memiliki panjang hampir dua meter dengan lebar bilah sekitar tiga puluh sentimeter. Permukaan bilah pedangnya terbuat dari material besi meteorit hitam murni yang sangat padat tanpa memiliki mata pisau yang tajam di kedua sisinya.

Desain eksternal dari pedang berat ini memang sengaja dirancang hanya untuk mengandalkan momentum daya hancur dari berat massa fisik secara brutal. Lin Tian mengalirkan sedikit tenaga iblis hitam ke sepanjang alur prasasti kuno yang terukir di bagian tengah bilah senjata raksasa tersebut.

Prasasti kuno itu langsung memancarkan kilatan cahaya merah redup yang mengeluarkan aroma esensi pembantaian yang sangat dingin dan pekat. Lin Ba yang merasakan tekanan mental dari senjata baru Lin Tian tidak lagi membuang waktu untuk meluncurkan serangan pertamanya.

“Mati kamu bajingan kecil tidak tahu diri!” raung Lin Ba dengan sepasang mata yang telah berubah warna menjadi merah darah sepenuhnya akibat pengaruh efek obat terlarang.

Tubuh tegap Lin Ba melesat maju laksana sebuah bola meriam besi yang dilepaskan dari atas benteng pertahanan kota. Kedua tinjunya yang dilapisi oleh energi spiritual elemen tanah berwarna kuning pekat langsung mengincar bagian rongga dada Lin Tian secara berurutan.

Tekanan angin yang tercipta dari kecepatan pukulan Lin Ba begitu kuat hingga mampu merobek permukaan lantai batuan granit di bawahnya menjadi serpihan kecil. Lin Tian tetap berdiri dengan sangat tenang di posisinya, membiarkan embusan angin pukulan musuh menerpa rambut hitam panjangnya.

Saat jarak kepalan tinju Lin Ba hanya terpaut beberapa inci saja dari permukaan jubah hitamnya, Lin Tian baru menggerakkan lengan kanannya dengan sangat bertenaga. Pedang Berat Hitam diayunkan secara horizontal dari arah bawah menuju ke atas, memotong jalur lintasan serangan kepalan tinju besi milik Lin Ba.

Duar!

Benturan masif antara kekuatan kepalan tangan berlapis energi tanah melawan massa besi meteorit hitam langsung meletus dengan sangat hebat di tengah arena.

Gelombang kejut energi spiritual yang dihasilkan dari benturan tersebut langsung menyapu bersih seluruh permukaan debu batu di atas panggung dalam seketika. Lin Ba merasa seolah-olah kepalan tinjunya baru saja menghantam sebuah dinding gunung besi kuno yang sama sekali tidak bisa digeser sedikit-sedikit pun.

Rasa perih yang sangat luar biasa dahsyat langsung menjalar melewati persendian tulang tangannya yang terbungkus oleh zirah besi hitam. Di sisi lain, Lin Tian hanya mundur satu langkah kecil ke belakang demi menetralisir sisa momentum hantaman energi tanah tersebut dengan sangat mudah.

“Sepupu Lin Ba, kekuatan pukulan stimulan milikmu ini ternyata tidak lebih kuat daripada gigitan seekor anak anjing peliharaan,” ejek Lin Tian dengan tawa konyol yang sengaja dikeraskan untuk menghancurkan stabilitas mental bertarung musuhnya.

Lin Ba yang sudah kehilangan akal sehatnya akibat pengaruh Pil Pembakar Darah tidak mempedulikan rasa sakit di bagian persendian tulangnya yang mulai retak. Dia kembali melompat ke udara terbuka sambil menarik sebuah kapak perang berukuran besar dari dalam saku dimensi pinggangnya.

Kapak perang tersebut diayunkan ke bawah dengan menggunakan kedua tangannya, mengerahkan seluruh sisa pasokan energi spiritual tingkat kedelapan hasil paksaan obatnya. “Seni Pemotong Gunung, hancurlah menjadi bubur daging!”

Lin Tian mendongak melihat kedatangan serangan kapak raksasa tersebut dengan sepasang mata hitam yang perlahan berubah menjadi sangat dingin dan kejam. Sifat sadisnya terhadap musuh yang telah berniat membunuhnya kini bangkit sepenuhnya di dalam struktur kesadaran jiwanya.

Seni Iblis Penelan Surga diaktifkan pada tingkat puncaknya, memutar pusaran dantian hitam secara brutal untuk menyuplai tenaga fisik ke dalam otot lengan kanan. Lin Tian memegang gagang Pedang Berat Hitam dengan kedua tangannya lalu meluncurkan satu tebasan vertikal murni ke arah atas udara terbuka.

Tebasan pedang murni tanpa menggunakan teknik visual yang indah tersebut justru membawa momentum berat massa fisik yang berada di luar batas kewajaran manusia. Ketika bilah kapak perang Lin Ba bertemu dengan permukaan rata dari besi meteorit hitam milik Lin Tian, sebuah suara retakan logam yang sangat nyaring terdengar.

Krak!

Senjata kapak perang berlapis emas milik Lin Ba langsung hancur berkeping-keping menjadi puluhan serpihan logam kecil yang melesat ke segala arah.

Tidak berhenti di situ saja, momentum sisa dari ayunan Pedang Berat Hitam milik Lin Tian terus melaju ke depan menembus sistem pertahanan zirah besi Lin Ba. Bagian bilah rata dari pedang raksasa tersebut menghantam dengan sangat telak tepat pada posisi pusat dantian di bawah perut Lin Ba.

Brak!

Suara benturan organ dalam yang hancur berbaur dengan jeritan histeris dari mulut Lin Ba langsung menggema memecah kesunyian seluruh lapangan klan.

Tekanan kekuatan fisik brutal dari Fondasi Tubuh Iblis Lin Tian seketika meremukkan struktur mangkuk dantian tempat penyimpanan energi spiritual milik Lin Ba hingga tidak tersisa sedikit-sedikit pun. Seluruh pasokan tenaga spiritual hasil paksaan obat terlarang langsung bocor keluar dari pori-pori kulitnya laksana balon gas yang ditusuk jarum besi.

Tubuh Lin Ba jatuh merosot ke atas lantai batu arena dengan kondisi lemas laksana sepotong kain basah yang kehilangan seluruh struktur penyangganya. Air matanya bercampur sisa darah segar terus mengalir keluar dari kelopak matanya seiring dengan hilangnya seluruh basis kultivasi bela diri yang telah dibangunnya selama belasan tahun.

Lin Tian melangkah maju secara perlahan-lahan lalu menaruh telapak kaki kasarnya tepat di atas permukaan wajah Lin Ba yang sudah bersimbah darah mati. Dia sama sekali tidak merasakan penyesalan batin apa pun setelah menghancurkan masa depan dari sepupunya sendiri ini.

“Paman tua, tampaknya anak kebanggaanmu ini sekarang telah resmi berubah status menjadi seorang sampah baru di dalam klan kita,” ucap Lin Tian sambil menatap lurus ke arah tribun kehormatan tempat Tetua Pertama berada.

Melihat anak kandungnya dihancurkan secara brutal di depan matanya sendiri, seluruh sisa akal sehat di dalam kepala Tetua Pertama Lin Kuang langsung lenyap sepenuhnya. Aura spiritual ranah pengumpulan Qi tingkat kesembilan miliknya meledak dengan sangat dahsyat, menciptakan tekanan atmosfer yang sangat mencekam di atas tribun.

“Bajingan kecil! Hari ini aku sendiri yang akan mencabut seluruh urat nadi dan kulit kepalamu untuk membalaskan cacat fisik anakku!” raung Lin Kuang dengan wajah yang sudah berubah menjadi sangat menyeramkan laksana sesosok setan gunung.

Tubuh tua Lin Kuang melesat laksana kilatan cahaya kuning, menerjang langsung menuju ke atas panggung arena dengan sepasang telapak tangan yang telah dilapisi energi tanah pembunuh. Lin Tian yang melihat kedatangan serangan dari seorang ahli tingkat kesembilan langsung mengalkulasikan opsi taktis terbaik di dalam benaknya.

Lin Tian tahu bahwa menghadapi serangan langsung dari Lin Kuang dengan kondisi tenaganya saat ini adalah sebuah tindakan bunuh diri yang sangat konyol. Tangannya secara diam-diam sudah bersiap untuk merobek kantong asap beracun kotoran iblis dari dalam cincin penyimpanan spasialnya demi melarikan diri ke arah luar kompleks klan.

Tepat pada saat jarak telapak tangan pembunuh Lin Kuang hanya berjarak beberapa meter dari kepala Lin Tian, sebuah tekanan aura spiritual yang jauh lebih masif tiba-tiba-tiba saja turun dari arah langit-langit aula utama. Tekanan aura baru ini begitu berat dan luas hingga mampu membekukan pergerakan energi tanah milik Lin Kuang secara paksa di udara terbuka.

Sesosok pria tua berambut putih panjang dengan jubah abu-abu longgar tampak melangkah turun dari udara kosong dengan posisi kedua tangan yang tersilang di balik punggungnya. Pria tua ini tidak lain adalah Patriark tertinggi Klan Lin sekaligus kakek kandung dari Lin Tian sendiri, Lin Zhan.

Meskipun wajah tua Lin Zhan tampak sedikit pucat akibat pengaruh racun dingin tersembunyi di dalam organ tubuhnya, sepasang matanya tetap memancarkan kewibawaan seorang ahli ranah pembangunan fondasi yang sangat disegani. Lin Zhan mengibaskan lengan baju kirinya dengan santai, menciptakan sebuah gelombang dinding angin spiritual yang langsung mementalkan tubuh Tetua Pertama mundur sejauh beberapa meter.

“Lin Kuang, apakah kamu sudah menganggap posisi keberadaan Patriark tua ini tidak lebih dari sekadar pajangan kayu mati di dalam klan ini?” suara berat Lin Zhan menggema dengan sangat penuh penekanan otoritas politik yang sangat mutlak di seluruh penjuru lapangan pelatihan klan.

1
septian arista
bersikap dingin dan acuh tak acuh boleh saja
tapi ini kok aku rasa keterlaluan bersikap dingin kepada semuanya walaupun orang itu baik dan benar-benar setia kepada dia
septian arista
terlalu dingin
bahkan terhadap orang yang berbuat baik kepadanya
septian arista
bagus
tak perlu membuang-buang energi hanya untuk menyelamatkan orang yang pernah mencampakkanmu dan memandang rendah pada dirimu👍👍👍
Arinto Ario Triharyanto
MC nya kebanyakan makan, di ulang2 mulu membahas makan buah doang
Sutono jijien 1976 Sugeng
jurus petarung jalanan
Arinto Ario Triharyanto
harusnya kultivasi ganda dulu bentar biar tambah joss 🤭
Blue Manusia Biasa
terlalu sombong kau Lin Tian
Arinto Ario Triharyanto
demen dah kalo kultivasi ganda 😎
septian arista
trik yang sangat licik namun memberikan hasil yang sangat apik👍👍👍🤣🤣🤣
septian arista
habis sih sampai ke akarnya jangan Sisakan satupun👍👍👍
yos helmi
tiba2 kakek sakit ??? cerita mulai ngawur.. thor jgn terlalu tolol
Bahari: Iya, saya tolol. maapin ya🙏
total 1 replies
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
💪💪💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍😍
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!