Burhan menikahi Tania karena perjodohan, Tapi ini adalah awal neraka untuk Tania, menikahi Burhan yang tak pernah mencintai dirinya, har-hari Tania dilalui dengan hinaan, cacian dan perselingkuhan Burhan.
Bagaimana perjuangan Tania untuk kembali bangkit, ikuti kelanjutan ceritanya di novelku ya. Berjudul "Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully di Novel Toon.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daesy.Rf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 13 BALASAN SAKIT HATI
Acara yang besar dirumah Tania dengan lamaran yang fantastis membuat setiap warga membicarakan Tania yang sedari kecil anak yatim, semua nampak bersyukur akhirnya derajat Bu Karti terangkat karena putri nya yang cantik dan baik.
Tiga Minggu lagi Tania resmi menjadi istri Burhan, cincin berlian yang berkilau kini melingkar di jari Tania. Semua makanan dan kado yang dibawa oleh keluarga Burhan untuk Tania sangat banyak sehabis acara Tania membagikan kepada tetangga makanan dan kue mewah tersebut.
"Ternyata Burhan itu sangat gagah Santi" Bu Mira menghampiri Santi yang baru datang dari. kerjanya. Tania juga sangat cantik hari ini semua lamaran nya dibiayai oleh Mamanya dan Burhan dan mereka akan menikah dihotel bintang Lima Santi, kamu tahu cincin Tunangan Tania dan Burhan itu Berlian.
Santi hanya terdiam tak ada yang dia jawab dari perkataan ibunya selain kepalan tangan Santi yang menaruh kebencian kepada Tania. "Awas kamu Tania aku balas kamu"
Esoknya setelah Acara Tania tetap masuk kerja, cincin yang melingkar di jarinya tidak dilepas, kini Tania berangkat kerja dijemput oleh supir Buk Seno. Semula Tania menolak tapi Tania ditelpon oleh Buk Seno. Pagi ini desain rumah pun akan datang memperbaiki rumah Tania.
Tania sangat segan namun rumah itu harus cepat selesai karena setelah menikah sesekali kamu dan Burhan tentu akan tidur dirumah ibumu, jadi sebelum pernikahan kita perbaiki dulu.Tania tidak bisa menolak apa pun dikatakan calon mertuanya.
Tania yang baru sampai di restoran disambut hangat oleh teman-temannya. "Selamat ya Tania aduh kamu berahasia ya, akan jadi nyonya mas Burhan".Tania hanya tersenyum. Sementara Santi tidak memberi reaksi apapun. Kebencian kepada Tania yang dipuji-puji pegawai Resto semakin menyakiti hatinya.
Tania membawakan kue teman-temanya kue tunangan kemarin, semua nampak menikmatinya sedangkan Santi tidak sedikit pun mencicipi. Buk Seno belum nampak hadir, pagi itu.
Menjelang siang Tania yang sudah bekerja membereskan hidangan dan pelanggan yang sudah mulai berdatangan jadi semua pegawai nampak sibuk. Saat itu Tania yang akan mengambil sesuatu di belakang dicegat oleh Santi.
"Puas kamu Tania sudah mengambil Mas Burhan dari aku, kau perempuan perebut laki-laki orang lain."
"Aku tak pernah merebut siapapun Kak, aku diminta oleh Mas Burhan Buk Seno didepan ibu aku kak"
"Lalu kenapa kau iyakan berarti kau menyukai Mas Burhan Jugakan, Santi menarik rambut Tania yang sedang memakai Topi indentitas Resto, " Kenapa kau mencuri milik aku, aku tak akan biarkan kau bahagia sedangkan aku bersedih Tania, aku yang memasukkan kau kesini, tapi kau malah jadi duri bagi aku"
"Bukankah kakak tidak ada Hubungan Apa-apa dengan Mas Burhan,lalu apa kesalahan aku menerima lamarannya dan Tuhan menakdirkan dia jodoh aku kak"
"Ah banyak bicara kamu" Santi menampar Tania untuk menumpahkan Perasaannya yang sakit hati.
"Aduh_"Tania meringis kesakitan karena tamparan Santi, Santi menjambak dan memukuli Tania sampai tersungkur "Rasain kamu, kau mencuri Burhan ku aku habisi kamu perempuan lacur, tidak balas budi"
Di kesepian karena pegawai yang sibuk Tania diganjar habis-habisan, namun Tania tak pernah melawan karena dia sadar Santi yang mencarikan dia pekerjaan dan sekarang bertemu jodohnya dengan Burhan.
"Berikan Aku cincin kamu itu aku akan binasakan" Santi mengincar cincin tunangan Tania yang akan diambilnya namun Tania mempertahankan cincin itu sebagai lambang ikatannya dengan Burhan.
"Tidak.Kak kau boleh memukul aku tapi aku tak akan biarkan kau mengambil cincin ini" Santi nampak semakin kesal, Santi menginjak tangan Tania yang memakai heel, Tania terpekik kesakitan.
"Berikan cicin itu atau aku siksa kau terus menerus" Santi mengambil pisau berada dekat wastafel dapur belakang itu. Santi kalap dendamnya pada rasa sakit hati pada Tania. menghilangkan nalarnya. Tanpa dia sadari dia meraih pisau tersebut dan ingin menusukkan ke pundak Santi, Tiba-tiba tenaga yang kuat menghentikannya.
Santi sangat kaget sekali dilihatnya kebelakang ternyata Burhan disana bersama Buk Seno nyang bermaksud mencari Tania. "Kurang ajar kau" Burhan menampar Santi hingga pisau ditangannya terjatuh, lapor polisi Ma, perempuan ini sudah menyiksa Tania. Buk Seno mendekati Tania dan mengangkat Tania yang sudah berdarah di bibirnya.
"Dengar kau siapa yang tega menyiksa calon istri Bos kamu. para pegawai nampak berkumpul melihat kejadian itu yang tak menyangka Santi tega sejahat itu kepada Tania karena melihat Tania bertunangan dengan Burhan.
Perbuatan Santi tidak bisa ditolerir lagi penyiksaan yang dilakukan oleh Santi sudah sangat membahayakan Tania, sehingga Santi dilaporkan polisi. Santi bermohon minta maaf dan Tania pun memohon kepada Burhan untuk jangan melaporkan Santi, karena Santi sudah pernah menolongnya.
"Kamu memang sudah ditolong Santi jawab Buk Seno tapi yang memutuskan menerima kamu itu Mama, dan Mama yang meminta kamu. menjadi calon istri Burhan, bersyukur bukan Santi yang akhirnya kebusukan nya nampak juga. Dan untung anak saya tidak menikahi kamu.
Keributan kecil terjadi diantara pegawai saat Santi dibawa dikantor polisi karena Buk Seno ingin memberi pelajaran pada Santi jangan bertindak semena-mena dengan calon menantunya.
Santi menangis saat dibawa karena kerjaan Santi tidak mencerminkan kebaikan seorang pegawai di restorannya. Tania dibawa di klinik oleh Burhan dan Buk Seno dan bersyukur Tania tidak Apa-apa.
Keributan dikampung Tania terjadi, Santi ditahan. dikantor polisi membuat Bu Mira menangis karena Santi telah menyiksa Tania karena menerima lamaran Burhan. Dengan tangis bermohon Bu Mira meminta Bu Karti agar menolong anaknya karena Santi dipenjara karena kasus penyiksaan.
Saya tidak tahu Buk Mira, saat ini bagaimana saya bisa menghubungi Tania saya tidak tahu nomor handphone yang diberikan oleh mertuanya.dan nomor mertua Tania pun saya tidak punya.
"Baru saja Buk Karti bicara Mobil mewah Milik Burhan masuk ke halaman rumah Tania yang sudah mulai ada bahan bangunan. Buk Seno dan Burhan turun dari mobil Tania yang sedikit membiru di bibirnya karena disiksa oleh Santi.
Spontan Bu Mira berlari kearah Buk Seno dan Burhan yang sedang memegang Tania. "Alhamdulillah akhirnya kita bertemu disini Buk__!" saya ibunya Santi, saya mohon maaf atas perbuatan anak saya kepada Tania Buk Seno dan Nak Burhan.
Buk Seno dan Burhan saling memandang melihat Bu Mira."Santi sangat jahat Buk kami memberi dia pelajaran karena dia telah diluar nalar, sebelumnya Tania disiram dengan minyak Panas dan sekarang Tania disiksa dan dia ingin mengambil cincin Tania, asal ibu tahu Santi tempramental dan dia bisa bertindak kejam sewaktu-waktu, jadi kami terpaksa mengamankannya.
"Saya akan memecat Santi Buk karena Santi akan mencoreng nama restoran kami" Bu Mira menangis karena kesalahan Santi yang sudah luar biasa.
Tania tidak dapat bicara Apa-apa lagi karena semua yang dikatakan mertuanya benar, mungkin dengan cara ini menjadi efek jera bagi Santi sehingga bisa merubah perilaku.