NovelToon NovelToon
SAKIT

SAKIT

Status: tamat
Genre:Selingkuh / CEO / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:31k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Sakit, Mas! Apa yang kamu lakukan ke aku itu sangat menyakiti hatiku! Gimana bisa kamu ngelakuin ini ke aku, dan itu adalah adikku sendiri. Lalu kamu, kenapa kamu tega sama kakak mu ini haah!!"

Suara Swastamita bergetar hebat ketika berkata demikia kepada suaminya, Erdio Rasmaluyo.

Betapa tidak bergetar, rasa sakit di hatinya sangat nyata. Suami yang memintanya untuk melepaskan karinya demi menjadi ibu rumah tangga seutuhnya ternyata malah berselingkuh dengan adik tirinya.

Yang lebih mengejutkan adalah, perselingkuhan yang dilakukan Erdio dan Medini itu diketahui oleh sang ibu.

Sakit hati Swastamita ketika mengetahui bahwa di rumah itu hanya dirinya yang tak tahu apa-apa.

Adik tiri yang sangat ia sayangi melebihi dirinya sendiri tega menjadi duri dalam daging pada rumah tangganya. Dan suami yang ia jadikan imam, malah menorehkan luka yang begitu dalam.

Bagaimana Swastamita menghadapi rasa sakit yang dirasakannya tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

"Mas, aku pengen makan mangga. Cariin dong."

"Brisik, cari sendiri. Siapa kamu nyuruh-nyuruh aku."

Medi langsung kesal ketika mendapat jawaban dari Erdio. Bagaimana tidak, dia tengah mengidam dan ingin diberikan kasih sayang tapi Erdio sama sekali tidak peduli.

Memang benar mereka belum menikah, tapi saat ini Medi tengah mengandung anak Erdio. Dia berharap Erdio mau bersikap layaknya ayah kepada calon anaknya.

"Ini kan yang minta anak kamu, Mas. Kok kamu gitu sih,"ujar Medi.

"Hah, apa, anakku? Jangan ngimpi kamu ya, Med. Kita nggak akan pernah tahu sampai anak itu dilahirkan nanti. Kita perlu melakukan tes DNA untuk membuat semuanya jelas, apakah dia anak aku atau bukan. Jadi sekarang, jangan bertingkah,"sahut Erdio dengan mata yang melotot bahkan terasa mata itu hampir keluar dari tempatnya.

Medi tahu bahwa Erdio memang masih belum mengakui anaknya sendiri. Tapi apa yang dikatakan oleh pria itu cukup membuatnya kesal. Jelas-jelas mereka berhubungan dan itu pun tak hanya sekali dilakukan. Tapi Erdio terus saja berkelit dan puncaknya mengatakan tes DNA sebagai cara membuktikan bahwa anak itu anaknya atau bukan.

Medi dengan percaya diri berdiri di depan Erdio. Dia juga menaruh tangannya di pinggang, gesture nya terlihat jelas bahwa saat ini dirinya tengah menantang pria tersebut.

"Oke, ayo kita lakukan itu. Ayo lakukan tes DNA biar kamu yakin kalau anak ini adalah anakmu. Jangan amnesia Mas, kamu sendiri yang sering menyentuhku, jangan lupa kenikmatan yang udah kamu rasain itu. Dan jangan lari dari tanggung jawab karena kamu masih menginginkan Mita."

Pelaku yang bertindak seperti korban. Saat ini Medi tengah bersikap demikian. Wanita itu bak wanita tersakiti karena prianya tak lagi peduli dan malah memikirkan wanita lain. Dia tidak sadar bahkan tak mengakui kesalahan karena telah menjadi duri dalam daging pada pernikahan kakak yang selama ini begitu menyayanginya.

Dimana entah sejak kapan Medi ingin merebut Erdio dar Mita. Tapi yang pasti sejak Erdio datang ke rumah, ia terus saja mencoba menarik perhatian suami dari kakaknya. Dan gayung pun bersambut, Erdio dengan tangan terbuka mulai menanggapi MEdi.

"Oke kita lakukan itu nanti. Dan selama kita belum tahu itu anak ku atau bukan, jangan bersikap berlebihan, dan jangan bersikap seolah-olah kamu adalah istriku. Istriku hanya Mita, dan tidak akan pernah berubah. Nih uang, cari sendiri apa yang butuhkan."

Erdio berkata demikian sambil mengeluarkan uang dari dompet dan melemparkannya ke atas meja. Dia kemudian melenggang pergi entah kemana.

"Arghhhh dasar pria brengsek!" umpat Medi sambil menghempaskan tubuhnya di kursi.

Medi pikir setelah membuka tentang kehamilannya, Erdio bisa sepenuhnya menjadi miliknya. Perilaku dan kata-kata manis pria itu membuat Medi ingin semakin cepat memilikinya.

Akan tetapi keinginan tak sejalan dengan kenyataan. Ketika kehamilan itu terungkap, Erdio malah mengingkari anak yang ada dalam kandungannya. Pria itu juga langsung berubah, seperti bukan Erdio yang ia kenal.

"Bu, kenapa Ibu diam aja sih. Bukannya bantu aku, belain aku gitu,"ucap Medi ke arah Warsi yang memang sedari tadi diam saja tak bersuara. Bahkan Warsi hanya bergeming mendengar pertengkaran Erdio dan MEdi.

"Buat apa ikut campur. Itu urusan kalian berdua. Ibu nggak ada hak buat ikut campur. Kalian nggak memiliki hubungan yang mengharuskan ibu untuk ikut campur. Selesaikan saja urusan mu itu, Ibu udah nggak mau tahu. Terserah juga kamu mau ngapain. Ibu sangat merasa bersalah sama Mita, Ibu udah nggak tahu harus bersikap seperti apa lagi sekarang,"ucap Warsi sambil berlalu.

Semakin kesal saja Medi dibuatnya. Tadi Erdio yang tidak peduli padanya sekarang ibunya. Medi merasa bahwa dirinya tersakiti sekarang dan muncul perasaan sedih hingga menangis begitu saja.

"Kenapa pada kayak gini sama wanita hamil sih,"ucapnya sambil tergugu.

Warsi yang mendengar isakan tangis Medi hanya diam tanpa beraksi apapun. Entah apa yang dirasakan oleh Warsi sekarang, tapi yang jelas wanita paruh baya itu tak merasa kasihan sama sekali dengan apa yang dialami oleh Medi.

Warsi yang tidak peduli sama halnya dengan Erdio. Dia sama sekali tak merasakan apapun terhadap Medi. Sekarang pria itu nampak kebingungan. Hari ini dia sudah izin tidak masuk dengan dalih istrinya sakit, tapi Erdio hanya berkendara tanpa tujuan yang jelas setelah meninggalkan rumah sewaan yang entah mengapa bisa didapatkannya dengan begitu mudahnya tadi pagi-pagi buta.

Sambil terus memandang ke depan namun pikirannya kemana-mana, Erdio menjalankan mobilnya. Tanpa sadar, mobilnya sudah berada di wilayah tempat tinggal Mita.

"Aaah kesini ternyata tubuh ini membawaku,"ucap Erdio lirih. Ia memejamkan matanya sejenak, berpikir tentang apa yang hendak ia lakukan.

Pastinya Erdio ingin menemui Mita. Dia ingin meminta maaf lagi kepada istrinya itu dan memohon untuk tidak diceraikan. Namun, Erdio sendiri tidak yakin apakah Mita akan mau menemuinya atau tidak.

Setelah menimbang beberapa saat, Erdio akhirnya memutuskan untuk turun dari mobil. Dia memarkirkan mobilnya sedikit jauh dari rumah Mita dan memilih untuk berjalan saja ke sana.

Sesampainya di halaman rumah, pas sekali Mita juga sedang ke luar rumah. Wanita yang masih menjadi istrinya itu tampaknya bersiap untuk pergi. Pasalnya Mita sudah mau masuk ke mobil. Erdio lantas berjalan cepat dan memanggil wanita itu.

"Mita, tunggu,"panggil Erdio.

Berhasil, Mita berhenti dan tak jadi masuk mobil. Dia melihat ke arah Erdio.

Tatapan Mita cukup menyakitkan bagi Erdio. Karena tatapan itu penuh dengan kebencian. Wanita itu tak lagi menatapnya dengan lembut dan penuh kasih sayang seperti sebelumnya.

"Mit, aku~"

"Ada apa, cepetan ngomongnya. Aku udah mau pergi."

Belum selesai Erdio bicara, Mita sudah lebih dulu memotong ucapannya. Terlihat jelas sekali bahwa wanita itu enggan bicara padanya. Tapi Erdio tak bisa membiarkan kesempatan ini pergi begitu saja. Kemarin dia tak ada kesempatan untuk bicara sehingga ini akan jadi kesempatannya untuk bicara.

"Mita aku mohon, aku mohon maafkan aku. Aku ... Aku akui bahwa aku khilaf," ucap Erdio.

"Hah, hahaha ... Khilaf kamu bilang? Iya khilaf, kalau ketahuan khilaf bilangnya. Tapi kalau nggak ketahuan ya bablas terus. Udah deh Mas, nggak usah ngomong kayak gitu. Basi dengernya, bikin muntah. Aku tahu kamu menikmati masa-masa itu, dan aku lepaskan kamu agar bisa terus nikmatinnya. Kamu lihat ini? Ya ini adalah berkas untuk gugatan ke pengadilan. Tunggu aja surat perceraian kita dengan tenang. Asal kamu tahu, Bapak dan Ibu setuju kita bercerai. Mereka malah mendukung keputusanku. Jadi selamat menempuh hidup baru mu dengan wanita itu, dasar pasangan zina yang menjijikkan. Minggir, nggak ada lagi urusanku denganmu."

Blak!

TBC

1
ElHi
tarik ulur nih🤣🤣
dewi rofiqoh
Siap2 aja mit! Kamu pasti bakal dapat kejutan dari lingga 🤭🤭
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
ga tau ajh km lingga LG menyusun strategi
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
beeeeuuuuhhh dah mulai posesif nih
Iffanaya 😽
pas awal denger suara aneh di kamar adek nya knp dobrak aja sih greget bgt 😠 ibu nya jg gila
ElHi
🤣🤣🤣🤣🤣
ElHi
coba dl lah gpp .ditolak yaa ntar maju LG.....gada ruginya 🤣🤣
ElHi
mau mulainya drmn ya Lingga???🤣🤣
ind@h
langsung tembak aja pak lingga 🤭🤭 jgn lama²..keburu mita buka hati buat yg lain..
Dew666
Betul betul betul
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
lebih baik mencoba daripada g tau kmn arahnya
ElHi
kebakar ya om Lingga🤣🤣🤣🤣
ind@h
boleh minta dbl up g sih. 🤭🤔
Muft Smoker
deg deg an dy mit ,, masa km gx peka siiih 😂😂😂😂
Ilfa Yarni
emang aneh masak ga tau klo hati nya menyukai mita hadeeeh oon jg ternyata lingga
dewi rofiqoh
Sepertinya bari dan Wilson sudah memulai aksinya buat bikin lingga dekat terus dengan mita 🤔🤔
cinta semu 2
mending kuliah yg pinter terus cari krj itu baru bener ...medi malah salah tujuan lulusan sarjana malah jadi pelakor..apes tenan 🤣🤣🤣
Muft Smoker
karma di bayar lunas med ,, bukan ny sadar ,, malah makin jdi ,,
Ilfa Yarni
karma itu pasti ada semacam hutang ga sama dia sama kerutunannya
ElHi
udah di sekolahin.....di biayain hidupnya...eh berkhianat...skrg msh gak ngerasa kalo salah....seolah2 kyk gada apa2..dgn pedenya yakin diterima ...kamu ini turunan jin iprit ato Dajjal???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!