NovelToon NovelToon
Kaisar Naga Petir

Kaisar Naga Petir

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Kultivasi
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Niana Eve.

Dihina, dipandang rendah, dan hidup tanpa harapan di dalam Keluarga Zhang, Zhang Tian tumbuh sebagai pemuda lemah yang bahkan tidak mampu membangkitkan energi spiritual.

Di mata semua orang, hidupnya tidak lebih dari beban dan aib keluarga.

Namun semuanya berubah karena Sambaran petir yang membuat hidupnya hampir di ambang kematian.

Ini membuat Zhang Tian memperoleh warisan legendaris yang telah hilang selama ribuan tahun. Itu adalah warisan Kaisar Naga Petir, penguasa petir kuno yang pernah mengguncang dunia kultivasi di era kuno.

Sejak hari itu, takdirnya berubah.

Dia bangkit menjadi tak terkalahkan setelah di kenal sebagai sampah di seluruh kota.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niana Eve., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah Luo Han

Pintu kayu yang tadi hancur kini berserakan di lantai dipenuhi oleh puing-puing pecahan kayu.

Mata Zhang Tian tampak sangat dingin melihat ada orang yang berani menghancurkan rumahnya.

Di ambang pintu, Luo Han berdiri dengan amarah yang tidak di sembunyikan, matanya menatap Zhang Tian dan lingkungan Xie seolah-olah melihat musuh. Tangan kanannya memegang pedang yang sudah siap dia hunuskan kapan saja.

Disampingnya berdiri dua orang, mereka adalah pengawal yang sebelumnya datang bersama Luo Han.

Sementara Lin Xie langsung pucat begitu melihat Luo Han muncul disini, dengan cepat dia melangkah maju lalu berkata dengan kesal , “Luo Han, apa maksudmu?”

Jelas dia tidak menyangka Luo Han bisa tahu kalau dia sedang ada disini.

Luo Han perlahan tertawa sinis, “Jalang, aku mencarimu dirumah. Namun ayahmu yang tidak berguna itu mengatakan kamu sedang tidak enak badan jadi tidak bisa bertemu.

Padahal aku ingin bermain beberapa ronde denganmu sebelum aku kembali ke sekte pedang langit. Namun siapa sangka, kamu bukannya tidak enak badan, justru sedang menggoda sampah ini.” Luo Han mencibir menatap Lin Xie. Lalu tatapannya jatuh pada Zhang Tian.

Menatap Zhang Tian yang berdiri acuh tak acuh, Luo Han berkata dengan bangga, “Sampah. Selama bertunangan dengan Lin Xie bertahun-tahun kamu bahkan tidak bisa Menyentuh tangannya. Namun aku,” dia menunjuk dirinya sendiri dan berkata, “Aku bisa memainkannya sesuka hati. Jika aku merasa bosan, aku akan mengingat lehernya seperti anjing lalu menyuruhnya menggonggong.”

“Haha.” Luo Han tertawa puas.

Namun, saat ini ada kepanikan di wajah Lin Xie. Karena dia barusan mengatakan bahwa dia terima karena Zhang Tian mengatakannya wanita murahan, dia barusan menyangkal hal itu.

Dia juga mengatakan masih suci. Tapi kata-kata Luo Han kali ini jelas membongkar semua aib yang mereka miliki bersama.

Hanya saja, meskipun dia merasa malu, tentu saja Lin Xie tidak akan mau mengakui hal itu di depan Zhang Tian, wajahnya menatap marah pada Luo Han. “Luo Han, jangan sembarangan berbicara. Aku ini wanita yang menjaga diri dengan baik, jangan membuat fitnah yang tidak-tidak denganku.”

Melihat Lin Xie menyangkalnya, Luo Han mendengus kejam, “kamu bilang kamu wanita yang menjaga diri?” Luo Han menatapnya dengan dingin, “Apakah kamu lupa tadi malam kita melakukan apa?”

“Kita bukan hanya melakukan hal itu berdua, bahkan aku mengajak beberapa temanku dari sekte pedang langit untuk bermain bersama denganmu. Dan kamu sangat menikmati di permainkan beramai-ramai.”

Wajah Lin Xie tampak pucat pasi, karena tadi malam dia tampak sangat liar diatas ranjang.

Hanya saja dia tidak ingin hal ini diketahui orang lain, terutama Zhang Tian.

Jadi dia hanya bisa menangis untuk menutupi kesalahannya. “kamu, kamu memfitnahku.”

Lin Xie menangis tersedu-sedu.

Zhang Tian mengabaikan tangisan Lin Xie, matanya menatap dingin ke arah Luo Han, karena Luo Han sudah menghancurkan pintu rumahnya.

“Ganti rugi pintu yang kamu rusak.” suara Zhang Tian tampak sangat dingin.

“Ckck” Luo Han tertawa sinis, “Pintu jelek seperti ini mana ada nilainya, kamu masih menyuruhku mengganti?” Luo Han menggelengkan kepala. Lalu wajahnya berubah bengis,

“Jangan berfikir karena tetua Xu mengajakmu bergabung di sekte pedang langit membuatmu besar kepala. Kau harus ingat, kamu belum resmi menjadi murid sekte pedang langit.”

Luo Han menarik pedang dari sarungnya, lalu menyerang ke arah Zhang Tian. “Kali ini, aku harus membunuhmu agar kamu tidak menjadi ancaman di masa depan.”

“Terakhir kali kamu juga mengatakan hal yang sama, namun tetap saja saat ini aku masih baik-baik saja.” Zhang Tian menjawab singkat.

Namun dia tidak berani lengan sedikitpun. Dia mengalirkan petir kecil di sekitar tubuhnya.

Saat ini, Lin Xue buru-buru melangkah maju. “Luo Han, hentikan!”

“Kau wanita jalang, diam. Jangan ikut campur urusanku. Aku akan membereskanmu setelah ini.” Luo Han mengabaikan Lin Xie.

“Kamu…” Lin Xie menatap Luo Han dengan tatapan marah. Namun dia benar-benar tidak bisa melakukan apapun.

Sebelum memutuskan hubungan dengan Zhang Tian, dia sudah menjalin hubungan dengan Luo Han. Namun Luo Han selalu bersikap kasar dan memperlakukannya seperti mainan.

Meskipun dia merasa sedikit marah, tapi mengingat Luo Han adalah murid sekte pedang langit, dia hanya bisa menuruti semua yang dia inginkan.

Sikapnya berbeda jauh dengan Zhang Tian yang memperlakukannya dengan lembut. Oleh karena itu saat dia dia mendengar bahwa Zhang Tian di tawarkan bergabung dengan sekte pedang langit, dia langsung datang mencari Zhang Tian. Jika mereka berdua memiliki status yang sama, tentu saja Lin Xie akan memilih Zhang Tian sebagai tunangan saat ini.

Luo Han mulai melangkah masuk ke kamar dengan niat membunuh. Setiap langkahnya dipenuhi tekanan yang membuat udara terasa berat.

“Aku sebenarnya ingin menunggu sampai di sekte nanti baru akan berurusan denganmu, hanya saja setelah melihat kalian berdua bersama malam-malam seperti ini, aku memutuskan akan sekalian membereskanmu terlebih dahulu. Dengan kamu mati sekarang, kamu tidak perlu mendaftar di sekte. Kalau kamu tidak jadi mendaftar, kamu tidak akan menjadi murid resmi.”

Pedangnya perlahan terangkat di udara. Tapi saat ini Lin Xue langsung berdiri di depan Zhang Tian.

“Luo Han, Aku yang datang ke sini sendiri, jangan libatkan dia.”

Namun Luo Han justru semakin marah melihat tindakan Lin Xie yang melindungi Zhang Tian. Niat membunuhnya semakin memuncak, saat ini dia benar-benar ingin mencabik-cabik Zhang Tian.

“Karena kamu memutuskan untuk membela sampah ini, maka kau juga harus mati bersamanya.”

Bommm…

Energi spiritual di tubuh Luo Han bergolak liar membuat dinding kamar mulai retak. Di luar rumah, beberapa anggota keluarga Zhang mulai berdatangan karena merasakan keributan besar yang di buat Luo Han.

Di dalam kamar, Zhang Tian sedikit terkejut karena Lin Xie berdiri di depan untuk melindunginya, matanya perlahan menunjukan ekspresi rumit. Lalu dia menarik Lin Xue ke belakang.

“Ini adalah urusanku dengannya, kamu tidak perlu ikut campur.”

Lin Xue langsung menggigit bibir, karena saat Zhang Tian menarik tangannya, dia merasakan hangat di hatinya. Jika bisa, dia ingin sekali menjalin hubungan lagi dengan Zhang Tian.

Luo Han menyeringai dingin melihat tindakan Zhang Tian.

“Ingin berpura-pura jadi pahlawan?” Luo Han mencibir, “Baik, aku akan memberimu kesempatan.”

Pedangnya menunjuk lurus ke arah Zhang Tian.

“Berlutut sekarang lalu patahkan sendiri kedua tanganmu.” Luo Han berkata, “Dengan begitu, mungkin aku akan mempertimbangkan membiarkanmu hidup.”

Zhang Tian terbengong seolah melihat orang bodoh, “Apakah otakmu bermasalah?” Zhang Tian menatapnya dengan aneh.

Luo Han langsung mengernyit.“Apa maksudmu?”

Namun Zhang Tian tidak menjawab apapun, dia hanya mengangkat bahu seolah-olah berkata banyak hal juga tidak berguna.

Melihat sikap cuek Zhang Tian, aura Luo Han langsung meledak.

“Kau cari mati…”

Tubuhnya langsung melesat maju, pedangnya langsung menebas lurus ke arah kepala Zhang Tian.

Ding..

Suara denting logam saat pedang mengenai kepala Zhang Tian. Entah kapan, di atas kepala Zhang Tian saat ini mulai muncul sisik berwarna ungu. Selain itu, petir juga mengelilingi seluruh tubuhnya seperti tembok baja.

Mata Luo Han sedikit membesar, karena dia tidak menyangka hanya dalam waktu singkat, fisik Zhang Tian bisa menjadi sekuat ini.

Bahkan Zhang Tian sendiri merasa sangat terkejut karena kepalanya masih baik-baik saja meskipun terkena serangan pedang dari Luo Han. Jika bukan karena roh Kaisar naga petir yang menyuruhnya untuk tetap diam dan membiarkan kepalanya di bacok, dia mungkin akan menghindar ke samping.

Sebelumnya, saat Luo Han menyerangnya, roh Kaisar naga petir berkata untuk tidak perlu menghindar. Ini untuk menguji seberapa kuat saat ini teknik fisik dari klan naga petir.

Melihat Zhang Tian baik-baik saja, Roh Kaisar Naga Petir tertawa keras.

“Hahaha, inilah kekuatan fisik klan naga kami.”

“Yah, ini memang sangat kuat.” Zhang Tian mengangguk setuju.

Kemudian Zhang Tian langsung muncul di samping Luo Han sebelum Luo Han bereaksi, tinju kaisar petir menghantam cepat ke arah dadanya.

Bamm.

Luo Han yang sempat terbengong hanya reflek mengangkat pedang untuk menahan serangan tinju Zhang Tian. Namun meskipun dia berhasil menahan dadanya, pedang itu tidak memiliki kekuatan apapun, sementara tinju Zhang Tian Zhang kuat langsung menghantam dadanya dengan keras.

Ledakan besar langsung mengguncang rumah Zhang Tian.

Orang-orang dari keluarga Zhang yang melihat pemandangan itu dari luar mau tidak mau semakin khawatir, mereka takut terjadi sesuatu pada Zhang Tian. Hanya saja tidak ada dari mereka yang berani masuk.

Luo Han terlempar beberapa meter sambil menahan sakit di tubuhnya. Wajahnya juga langsung berubah serius karena dia bisa merasakan kalau Zhang Tian menjadi lebih kuat dari sebelumnya, terutama fisiknya.

Padahal ini belum sehari berlalu sejak pertarungan sebelumnya.

“Monster…”

Inilah yang di pikirkan luo Han saat ini. Namun hal ini juga yang membuat Luo Han semakin marah. Karena semakin besar bakat Zhang Tian, semakin besar ancaman yang akan menantinya di masa depan.

“Mati..” Luo Han meraung.

Pedang biru langsung dipenuhi energi spiritual bersamaan dengan energi yang sangat tajam menyapu seluruh ruangan.

Namun tepat pada saat ini, sebuah suara yang dipenuhi kemarahan tiba-tiba menggema dari luar.

“Cukup.”

Bersamaan dengan itu, tekanan besar langsung menghantam Luo Han hingga hampir tersandung.

1
sibaweh abduh
menarik sekali thor
Glastor Roy
makasih torku update ya yg baik hati
Glastor Roy
makasih torku update ya
☠♨ˢᶜʟᴢ⏤͟͟͞ʀ
lanjuttt/Good/
Bruno Yoga Fernandes
dalam satu paragraf, kurangi pengulangan nama, alangkah baiknya gunakan "dia" atau spesifik ciri-ciri orang tersebut, bisa dari gender "pria itu" atau dari gelar "si cacat spiritual".
Bruno Yoga Fernandes
udah cocok chapter 1 layak dibilang novel, segala aspek ada, karakterisasi: Zhang Tian yang mudah marah. Konflik Eksternal: Ujian Keluarga Zhang dan sebab-akibat jika gagal (Eskalasi) ketegangan udah terasa dari chapter 1 ini. Konflik Internal: Kondisi cacat Qi Zhang Tian. Eksposisi walau over di awal masih dimaklumi karena menjelaskankan kondisi MC untuk set up bagian tengah naskah.

Dan plot twistnya:

Game Changer: Zhang Tian dihadapi suara kuno yang menyambarnya dengan petir (Di sini kondisi Zhang Tian gaakan sama lagi, set-up yang harus dibayar di konflik ke depannya).

Rating 8/10 dari segi aspek storytelling.

Rating 7/10 dari segi narasi.

Rating 9 dari segi tone.

Rating 8, pacing aman walau agak terasa cepat, dan bagus karena ini bisa dibilang chapter prolog (pembukaan), dan langsung menanamkan benih konflik.
ₛₖₐ.ᴮꜰ: terimakasih kritik & srnny Sensei yog.prmn2 Sama
total 1 replies
Bruno Yoga Fernandes
Well, ini PoV tiga limited Zhang Tian, narasi masih berupa suara narator, tapi gapapa.

saranku, bisa dipadatkan jadi lebih simple langsung dekat kepala tokoh utama, agar lebih hidup tokohnya.

Zhang Tian meremas tangannya hingga jari-jari tangan memutih, ia bisa menerima segala hinaan yang tertuju padanya, tapi tidak demikian jika ayahnya diperlakukan sama seperti dirinya.
Bruno Yoga Fernandes
ini bisa lebih dipadatkan lagi pemilihan diksinya.

Mendengar ayahnya direndahkan, mata Zhang Tian menatap dingin.
Bruno Yoga Fernandes
pengulangan kalimat 'sejak saat itu' thorr
‎ ‎ ‎Basah Mas... Sampe Banjir
jejak dulu
Glastor Roy
update ya torku yg baik hati
🌹Widian,🧕🧕🌹
hai aku mampir..... cerita nya seru nih !
Itu apa naga petir ungu masuk ke raganya Zhang ?
Ryuuji
yaoloo padahal udah kalah masih aja manggil sampah🗿
Ryuuji
kan plot twist emang nggak mau di buang jauh jauh nih chara🗿
Ryuuji
apakah akan ada plot twist lagi🗿
Ryuuji
aku mencet like 2 kali kak/Smile/ gapapa kan?
Ryuuji
njr di back up bapak diem diem nih🗿
Ryuuji
halo ayah🥀😔
Ryuuji
banyak yang perlu di bahas dari narasi ama dialog nya bahkan monolog sama monolog internalnya🗿 tapi yah gapapa lanjut 🤣🤣
Ryuuji
whyyyy kenapa setiap baca bab selanjutnya harus nonton iklan bosan bet njr nontonin iklan satu menit😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!