NovelToon NovelToon
Santet Kemaluan

Santet Kemaluan

Status: tamat
Genre:Horor / Iblis / Misteri / Tamat
Popularitas:367.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: novita jungkook

Aina memutuskan untuk meminta cerai dari sang suami karena tidak sanggup untuk hidup berumah tangga dengan Darno lagi, Darno memang tidak berselingkuh namun segala sikap yang dia miliki begitu buruk serta sangat kasar sekali.

ekonomi mereka juga sangat turun sehingga membuat Aina begitu bingung untuk menghadapi ini semua, belum lagi mertua yang selalu ikut campur dalam urusan rumah tangga mereka, membuat Aina gelap mata dan memutuskan untuk bercerai.

namun belum sempat itu terjadi malah kejadian mengerikan terjadi pada wanita cantik itu, Aina mendadak saja sakit pada kemaluan dan mengeluarkan ulat berwarna putih yang berjumlah begitu banyak.

Apa terjadi pada Aina?
mengapa mendadak saja Aina menderita penyakit seperti itu?

ikuti terus kisah mereka di cerita Novita Jungkook.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13. Sehat semua

Bu Putri menunggu dengan perasaan cemas ketika Aina sedang diperiksa oleh dokter tentang pendarahan yang dia alami itu, mereka memutuskan pergi ke rumah sakit untuk mengobati dan bisa melihat bagaimana sebenarnya keadaan Aina sehingga dia terus mengeluarkan darah sampai sebanyak itu, bahkan orang melahirkan saja tidak mengeluarkan darah sampai membasahi pakaian.

Ini Aina sudah sangat keterlaluan mengeluarkan darah bila sampai seperti itu sehingga kedua orang tua dia sudah tidak sanggup untuk menahan rasa takut lagi, terlebih ketika dia sedang melayang di udara maka Wiwin sempat kena semprot darah yang keluar dari kemaluan milik Aina sehingga itu membuat mereka semakin merasa takut.

Wiwin sendiri merasa mungkin ini ada sangkut paut dengan hal gaib sehingga dia agak kurang sreg bila mendatangi dokter, tapi yang namanya usaha maka segala sesuatu harus di coba terlebih dahulu agar tidak ada rasa penyesalan nanti ketika sudah salah memilih jalan, sebab menurut mereka dokter juga pasti mengetahui kondisi tubuh dari pasien.

Ustad Toni mengatakan kepada mereka bahwa kemungkinan memang ada yang sedang mengganggu Aina, untuk memastikan orang itu siapa belum bisa karena mereka tidak boleh mempercayai ucapan iblis yang terkadang hanya menipu, mereka hanya ingin mengadu domba para manusia agar mereka bertengkar satu sama lain dan iblis mendapat kemenangan.

Pak Seno sebenarnya berat dengan ucapan ustaz Toni karena dia merasa tidak mungkin Aina sakit biasa tapi sampai melayang seperti itu, terlebih lagi sang anak pulang ke rumah karena terlibat masalah dengan mantan suami sehingga ada rasa curiga di dalam hati Pak Seno bahwa Darno memang pelaku dari kejahatan ini.

Sekali lagi pak Seno masih berusaha menahan diri agar tidak terjadi pertengkaran antara dia dan Darno, kalau mau langsung menuduh memang tidak bisa karena mereka tidak memiliki bukti yang kuat bahwa Darno adalah pelaku, sampai tidak bisa dibuktikan dan tidak bisa juga dibawa ke meja hijau sehingga jelas pihak korban akan kalah.

Kecuali bila keluarga Pak Seno memiliki kemampuan dan meminta pertolongan pada seorang dukun yang lebih kuat, maka bisa saja mereka mengembalikan santet tersebut kepada Darno agar pria itu tahu diri dan tidak sembarangan lagi mengambil sikap, semua itu sudah berkelana di dalam otak Pak Seno dan dia berusaha untuk mempertimbangkan.

Bisikan iblis tentu saja semakin kencang di telinga pria ini karena dia memiliki emosi yang cukup tinggi juga, rasa tidak terima karena sang anak diperlakukan seperti ini sehingga dia nekat untuk mencari dukun, namun sebisa mungkin keinginan itu masih dia tahan agar tidak terjadi masalah yang lebih serius lagi di kehidupan mereka.

"Jangan melamun terus seperti itu karena nanti iblis akan membuat kamu semakin yakin." Bu Putri menyentuh tangan sang suami.

"Ya aku hanya merasa aneh saja karena Aina baru pulang dan dia langsung mengalami sakit seperti ini." Pak Seno berkata lirih.

"Kita tidak tahu penyakit maut itu kapan akan datang, sebagai manusia tentu kita hanya bisa pasrah saja dan meminta perlindungan dari Allah." ujar Bu Putri dengan nada lembut.

"Aku sangat berharap bahwa pikiran yang ada di dalam kepalaku ini salah." ujar Pak Seno.

"Iya, kita sebagai orang tua maka kita doakan saja yang terbaik untuk Aina." bu Putri berkata sambil tersenyum.

"Dokter Kenapa lama sekali saat memeriksa Aina?" Wiwin sudah tidak sabar karena dia sangat cemas.

"Aku takut kalau penyakit dia itu parah sehingga dokter memerlukan waktu yang sangat lama untuk memeriksa." Bu Putri mengeluh pelan.

"Semoga saja tidak, mungkin paling parah hanya penyakit kista atau yang masalah di rahim lah itu." harap Wiwin.

Wiwin berpikir bahwa kita adalah penyakit yang lebih baik dari pada Aina harus menanggung penyakit lain yang, melihat darah kehitaman itu terus mengucur deras sehingga pikiran mereka tentu saja telah berkelana kemana-mana dan beranggapan bahwa sakit Aina itu sangat parah.

"Selamat malam, benar dengan keluarga pasien dengan nama Aina?" dokter keluar dari ruang pemeriksaan.

"Ya, kami adalah orang tua Aina." Pak Seno segera bangkit.

"Aina sama sekali tidak ada penyakit di dalam tubuh dia dan memang semua terlihat sehat, sedang melakukan pemeriksaan dan nanti hasil bisa diambil sekitar dua hari lagi." jelas dokter.

"Tapi bila dia memang tidak ada penyakit lalu kenapa mengeluarkan darah sebanyak itu ya?" Bu Putri bertanya untuk lebih jelas.

"Itu sedang kami periksa untuk sementara ini ya." jawab dokter kembali.

"Baiklah." Pak Seno mengangguk pelan setelah mendengar bahwa keadaan Aina dinyatakan sehat dan tidak ada penyakit yang serius.

Namun juga masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut bila nanti ternyata ada yang terlewat dan malah ada penyakit yang mematikan, untuk sementara ini mereka mengatakan dengan sangat yakin bahwa Aina tidak ada menderita penyakit apa pun di dalam tubuh itu,b sehingga Pak Seno yang mendengar semakin tidak karuan saat ini.

Tentu pikiran Pak Seno semakin yakin bahwa kemungkinan besar Darno memang telah melakukan perbuatan jahat kepada Aina, kalau penyakit santet memang tidak mungkin bisa dilihat lewat medis sehingga dokter pasti akan selalu mengatakan bahwa Aina baik-baik saja dan tidak memiliki penyakit sama sekali di dalam tubuh itu.

"Ai, apa masih terasa sakit sekarang perut mu?" Wiwin mendekati Aina yang sudah terbaring di atas ranjang rumah sakit.

"Udah agak mendingan ini karena tadi minum obat dari dokter." jawab Aina dengan wajah pucat.

"Kata dokter kau tidak ada penyakit apa-apa, tapi masih mau dilakukan pemeriksaan lebih lanjut." Wiwin berkata serius.

"Ya Alhamdulillah kalau memang tidak ada penyakit di dalam tubuh ku, tadi aku sudah takut karena mengeluarkan darah sampai sebanyak itu." lirih Aina.

"Aku malah mengira kau itu sedang keguguran sehingga aku sudah sangat panik." ujar Wiwin.

"Ya sebenarnya aku juga sempat kepikiran dengan hal itu karena darah yang keluar memang sangat banyak sekali, perut bagian bawah pun terasa sangat ngilu." Aina menekan perut dia pada bagian bawah.

Wiwin terdiam karena sebenarnya dia ingin mengatakan tentang apa yang terlintas di dalam kepala dia, namun dia berpikir ulang karena Aina jelas tidak akan mempercayai hal itu dan beranggapan bahwa Wiwin terlalu berpikir berlebihan.

"Kau tidak ada berpikir lain tentang penyakit ini?" tanya Wiwin.

Aina menggeleng karena dia memang tidak ada pikiran lain atau pikiran buruk kepada siapa saja, menurut dia bila memang sakit maka itu penyakit dari Allah dan hanya akan meminta pertolongan dari allah juga, oleh sebab itu Wiwin berulang kali berpikir ketika akan mengatakan bahwa kemungkinan besar ini adalah santet.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Widia Cupu
knp si GK ada pertolongan sll nunggu mati
farika
kisahnya apikkkk poull
Dewi
Sudh psyi gk akn da prubhan dr darno dia aj hk mnyesal sm skli sudh jhat sm aina..
Dewi
😅😅rsakan tuh sudh tau mb pur org yg bisa bca pkiran dia mau bntu org yg pnts di bantu.. eh sudh mnta bntu songong lgi..
Dewi
😅😅kaget gak tuh psti bru mkir pntesan slma ini mb our gk suka sma dia krn sudh bca pkiran jhatmu
Dewi
nah baru tau kan kau katiyem klo brhdpan sm mb pur kau gk bisa brbohong
Dewi
biar darno trsiksa kya ps kmu di santet aina.. klo lgsg mati ya seneng tuh si darno mlahan..
Dewi
Sabar aina biar dia mnderita dan mati dgn sendri nya
Dewi
Apa gk da wrga yg lewt ya smpai tuh myt dkun mau membusuk
Dewi
Gimna rsanya ktkutan slah sendri itu ulahmu dan ankmu bu bu
Dewi
nah tuh rskan katiyem ankmu gk da baikny kmu ngrsain kan hsil ddikanmu..
Dewi
Dukun yg di mksd darno yg sudh di bunh mahrani sm nana kan
Rahma Hidayati
aku ketawa sampe ngik ngik,,,ketika aina meremas,,nyoooot🤣
Dewi
takut takuti aja mreka aina gpp yg ornh ikut bicrain kmu😅hnya di takuti saja ya
Dewi
😅aina usil gpp si stdkny mreka yg prnh iku bicrain kmu tau takut aina
Dewi
smoga dinda minta maaf dgn tlus aina bisa memaafkn mu dinda jdi kmu gk jdi korban kaya 2 temen mu
Dewi
bu putri kalo trllu baiknya apa kmu gk emosi liat ank mnderita.. boleh baik bu tpi da rsa kesal wajar bu.. untk ikhls dan memaaf kan org lain tuh psti butuh wkatu jg buat hati berdamai..
Dewi
bilng aja mb pur itu blsan dr aina biar tuh katiyem sm darno tau.. jdi mb pur gk prlu bantu buat alsan krn memng mreka yg salah
Dewi
Nah betul mb pur biar tuh katiyem sm darno mrsakan putus asa org gk da rsa pnyeslan sudh buat aina mnderita dan meninggl
Elsa Devika
top👍🏻❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!