Buat kalian yang suka alur cerita panjang lebar kayak sinetron, kuy lah baca cerita ini. Novel ini mengandung cerita yang terus berlanjut dari Ibu sampai anak, sampai ke cucu bahkan cicit mereka... 😂😂
Author memutuskan untuk melanjutkan sekuel ceritanya dalam satu novel.
Kisah pertama di mulai dengan cinta pemeran utama Izzah dan Reyhan... Berlanjut dengan kisah cinta anak kembar mereka, Arka dan Alia dengan pasangan mereka masing-masing...
Lanjut lagi kisahnya berfokus pada Arka yang mendapat cinta kedua setelah istrinya meninggal. Setelah itu dilanjutkan kembali dengan kisah anak dari Arka yaitu Dafa dengan kisah cintanya yang masih on going...😁😁
So, buat kalian yang suka baca cerita yang panjang dan berjilid-jilid, silahkan mulai dibaca. Dijamin alur ceritanya bikin happy, ngakak, sakit hati juga ada... 😂😂
Oh ya, ini sebenarnya novel pertama yg author publish di aplikasi NT. So enjoy ya guys.... 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TERPAKSA MENIKAH LAGI
Sejak pertemuan pertama Izzah dengan Ibu mertuanya, semua terasa mulai berbeda. Rayhan mulai jarang menemuinya dirumah. Biasanya hampir tiap malam Rayhan makan malam bersamanya. Tapi kali ini sudah hampir satu minggu Rayhan tidak pernah meluangkan waktu untuk makan malam bersama Izzah.
Malam itu seperti biasa setelah makan malam, Izzah duduk diruang tengah. Biasanya Izzah hanya membaca buku atau mengaji, tapi entah kenapa malam ini matanya tertuju pada televisi yang ada didinding. 'Sepertinya jarang sekali aku menyalakan benda itu' gumam Izzah dalam hati.
Setelah televisi dinyalakan, kembali Izzah mengatur posisi duduknya agar terasa nyaman disofa. Betapa kagetnya dia saat layar televisi menunjukkan gambar Rayhan sedang bertukar cincin dengan seorang wanita berparas cantik. Di layar televisi tertulis *Pewaris tunggal Wijaya Group Rayhan Aditya Wijaya bertunangan dengan Bella Pratiwi putri Pengusaha Tambang Batu Bara Bambang Senopati.*
'Yaa Allah...apa ini? Kenapa Rayhan tidak mengatakan apapun padaku? Apa Rayhan selama ini memang tidak benar-benar mencintaiku? Apa dia hanya pura-pura?' Semua pertanyaan berkecamuk dikepala Izzah.
'Hei Izzah sadarlah, kau hanya istri simpanan, kau hanya gadis kampung yang beruntung mau dinikahi Rayhan. Kau tidak sebanding dengan Bella. Lihat dia cantik bak bidadari, dia pantas bersama Rayhan dibandingkan denganmu kampungan.'
Suara-suara itu terngiang ditelinga Izzah. Dadanya terasa sesak, sakit sekali, air matanya tumpah ruah mengalir begitu derasnya.
Semalam sulit sekali buat Izzah untuk tidur, hari ini rasanya dia malas untuk pergi ke kantor. Entah kenapa Izzah rindu kampung halamannya. Rindu dengan ayah, bahkan Izzah ingin bertemu dengan ibu tirinya.
Izzah termenung menatap deretan bunga mawar putih yang ada ditaman rumah ini. Tiba-tiba dari belakang Rayhan memeluknya.
"Sayang...aku rindu." ucap Rayhan.
"Bang...kapan hari pernikahan Abang?" ucap Izzah yang sontak membuat Rayhan kaget.
"Izzah....Aa..aabang minta maaf Zah." jawabnya dengan wajah yang sendu.
"Tak apa Bang. Izzah tau diri Bang. Abang pantas dengan Bella dibandingkan dengan Izzah."
"Bukan begitu Zah, Abang terpaksa. Abang hanya mencintai Izzah. Ini semua sudah diatur Mami Zah. Mami bilang ini amanat dari almarhum Papi Zah." jelas Rayhan.
Izzah menangis sesenggukan mendengar perkataan Rayhan yang mengatakan dia mencintainya.
"Izzah percaya sama Abang. Abang benar-benar terpaksa Zah. Dengerin Abang, Abang akan ceraikan Bella secepatnya."
"Astaghfirullah'haladzim. Istighfar Bang, jangan Abang buat pernikahan itu sebagai permainan. Dosa Bang."
"Tapi Zah, Abang gak cinta sama Bella. Abang gak suka, Abang juga gak mau Izzah sakit hati."
"Izzah gak apa-apa Bang. Izzah ikhlas dimadu selama Abang bisa bersikap adil. Selama Abang cinta sama Izzah semuanya pasti akan baik-baik aja Bang. Dan satu hal lagi, Abang harus berusaha untuk mencintai Bella. Jangan Abang ceraikan dia."
"Abang janji akan selalu mencintai Izzah, tapi Abang tidak bisa berjanji untuk bisa mencintai Bella." ucap Rayhan.
"Berusahalah Bang. Lalu kapan hari pernikahan Abang?“ tanya Izzah.
"Hari sabtu depan Zah." jawab Rayhan lesu.
"Bang, apa Izzah boleh pulang kampung? Izzah rindu keluarga Izzah." Pinta Izzah pada Rayhan.
"Izzah sebenarnya Abang khawatir kalau Izzah harus pulang menemui keluarga Izzah, karena Abang tahu bagaimana perlakuan Ibu tiri Izzah. Tapi jika Izzah benar-benar ingin pulang, Abang minta Izzah pulang dengan sopir sekaligus dia juga bisa menjaga Izzah jika sesuatu terjadi disana."
"Terima kasih Bang, Izzah ingin tinggal dulu dikampung mungkin satu atau dua minggu. Izzah ingin melepas rindu."
"Kenapa terlalu lama Zah? Bagaimana jika Abang rindu? Apa Abang harus menyusul Izzah?"
"Jangan Bang. Izzah sengaja berlama-lama biar Abang bisa punya waktu berduaan dengan istri baru Abang." Ledek Izzah sembari tertawa.
"Izzaaahhh...." ucap Rayhan gemas sambil mencubit hidung Izzah.
lanjutkan Thor Q
q selalu menanti update mu
😘😘😘😘😘😘
tetap semangat selalu Thor
😘😘😘😘😘😘😘