Bagaimana jika Cinta pertama yang kamu pendam selama ini, Tiba-tiba menjadi saudara tirimu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13
“Bang, adik Lu pingsan,” teriak Bastian dengan nafas yang terengah engah.
“Kok bisa?” tanya Biru dengan wajah paniknya.
“Kayaknya belum sarapan,” jelas Bastian yang saat ini mengikuti Biru yang berjalan cepat menuju sekolahnya, dan di ikuti oleh beberapa temannya.
“Bukannya Biru benci banget sama Senja, kenapa wajahnya sepanik itu?” Bisik Cristian kepada Dirga.
“Naluri laki-laki ya ingin melindungi orang-orang yang di sayang,” saut Lucky dengan santai.
“Jadi dia benci apa sayang?” Tanya Cristian dengan wajah polosnya.
“Sayang bego… udah jelas juga, Lu nggak lihat apa Biru terlihat sangat panik,” ucap Dirga sambil mentoyor kepala Cris.
Semua siswi mendadak ricuh saat Biru dan teman-teman nya memasuki gerbang sekolah, banyak yang teriak teriak memanggil nama mereka.
“Kayaknya kita udah cocok jadi idol,” ucap Cris dengan wajah tengilnya.
“Dimana Senja?”tanya Biru kepada Bastian.
“UKS bang,”jawab Bastian yang saat ini jadi petunjuk arah.
Saat ini mereka sampai di depan ruangan UKS, wajah Biru langsung berubah total saat melihat Senja hanya berdua dengan Brandon di ruangan tersebut.
“Jauhi adik gue,” ucap Biru dengan tegas ke arah Brandon.
Brandon hanya tersenyum remeh ke arah Biru, “Gue suka sama dia,” ucapnya dengan jujur.
“Brengsek…!!!” Maki Lucky sambil mendorong Brandon.
Begitu juga dengan Biru, tangannya sudah mengepal dengan sempurna, dia mulai ikut tersulut emosi.
“Kak jangan berantem, Brandon yang tolongin gue,”jelas Senja kepada Lucky, dengan suara seraknya.
“Keluar semua…!!” perintah Biru dengan wajah datarnya. Tetapi entah mengapa malah membuat Senja panik. Seolah insting nya berbicara dia dalam bahaya.
Semuanya patuh keluar, termasuk Brandon yang saat ini juga di tarik keluar oleh teman-teman Biru.
“Bukannya Lu tadi udah sarapan?” tanya Biru yang saat ini duduk di samping Senja yang sangat terlihat pucat. Senja mengangguk dengan canggung, “terus kenapa pingsan?” tanya Biru lagi mengintimidasi.
“Nyeri perut, kayaknya mau datang bulan,” jawab Senja dengan jujur dan wajahnya memerah dengan sempurna karena menahan malu. “Aku gapapa kok, kak Biru pergi aja,” usir Senja.
“Terus berduaan sama Brandon?” tanya Biru dengan tatapan yang mengerikan.
“Eng-akk… aku mau istirahat sebentar,”jelas Senja dengan gugup.
“Senja, ini kompresnya,” ucap penjaga UKS yang tiba-tiba muncul di balik gorden. “Eh Biru, tolong bantu kompresin adikmu ya, ibu ada urusan lain,” ucapnya lagi lalu memberikan bantalan kompres hangat ke Biru, lalu pergi begitu saja.
“Biar aku aja,” ucap Senja dengan panik.
“Dimana ngompresnya?” tanya Biru dengan tatapan tajamnya.
“Aku aja Kak,” protes Senja.
“Dimana?” tanyanya lagi dengan tegas.
“Perut ba-wah,”jawab Senja dengan suara terbata pelan.
Tanpa babibu Biru langsung membuka kaos olahraga Senja yang bagian perutnya, lalu menempelkan bantalan kompres hangat di perutnya, dan saat itu juga membuat Senja gelagapan. Saat tau tangan Biru sedikit ikut masuk ke dalam celananya bagian atas.
“Kak…!!” Protes Senja yang sangat canggung dengan posisi seperti ini.
“Udah enakan?” tanya Biru dengan santai.
“Mendingan,” jawab Senja dengan wajah yang bersemu merah.
“Lu demam?”tanya Biru sambil memegang dahi Senja, Senja hanya mampu menggelengkan kepalanya, “Gue tau cara buat ngalihin rasa nyeri Lu,” ucap Biru tiba-tiba dan membuat Senja langsung menoleh ke arahnya dengan tatapan bertanya-tanya.
...----------------...
..."Semoga Suka Ya☺"...
semangat 🙏😍