NovelToon NovelToon
Melintasi Waktu Bersama Sistem Keluarga

Melintasi Waktu Bersama Sistem Keluarga

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Epik Petualangan
Popularitas:598
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Fei Xing berasal dari abad masa depan—tahun 3080—dimana hampir semua aspek kehidupan dikuasai oleh mesin pintar canggih.

Kemajuan teknologi yang terlalu cepat mengakibatkan banyak kerusuhan dan konflik di seluruh dunia.

Ayahnya, seorang profesor jenius di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, menciptakan sebuah sistem canggih yang terpasang pada jam pintar Fei Xing.

Tujuan utama penciptaan sistem itu adalah untuk melindungi anaknya dengan mengirimkannya pergi dari tahun 3080 yang penuh bahaya.

Di dunia baru ini, Fei Xing bebas mengendalikan sistemnya sesuai keinginannya.

Sistem kecerdasan buatan ini sangat pintar dan memiliki protokol dasar: tidak boleh menyakiti atau melawan tuannya.

Dalam kurun waktu 100 tahun, Fei Xing sudah sering melakukan perjalanan lintas dunia—dari zaman modern, masa lalu, hingga dunia saat ini—hanya untuk bertahan hidup dan mengembangkan kemampuannya.

Namun Sistemnya membutuhkan energi untuk tetap beroperasi dan menjaga kelangsungan hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2080

"Tentu-tentu...!" Orc bertanduk Yo Tong dengan suara gemetar menyerahkan dompet itu dengan hati-hati ke arah Fei Xing.

Setelah menyimpannya dengan tenang, Fei Xing menyentuh bulu Hei Bai yang masih menggeram pelan, lalu dengan gesit naik ke punggungnya.

Kedua mereka segera bergegas pergi dan menghilang dengan cepat ke dalam gang-gang kecil yang sempit, hanya menyisakan suara tapak kaki serigala yang perlahan menghilang di kejauhan.

Para Orc dan penjahat lainnya masih berdiri tak bergerak—mereka sama sekali tidak menyangka bahwa ada manusia dari kalangan atas yang akan datang ke kawasan kumuh seperti mereka.

Tak lama kemudian, petugas distrik yang telah mendengar keributan dan lolongan serigala yang sangat jarang terdengar di tempat ini segera berlari ke arah lokasi kejadian.

Namun saat mereka sampai di sana, hanya ada beberapa Orc yang terluka ringan dan anak-anak yang masih menangis ketakutan tersisa di situ.

Pria dengan bekas luka di wajahnya yang dikenal sebagai kepala kelompok kecil itu segera berteriak dengan nada marah. "Apa yang terjadi disini?! Siapa yang membuat keributan seperti ini?!"

Yo Tong yang mengenal petugas itu segera menghampirinya dengan wajah pucat."..Petugas Li, kami tidak melakukan apa-apa...."

"Yo Tong, apa kau kira aku tuli?! Kami jelas mendengar lolongan serigala yang sangat keras dari arah sini!" bentak salah satu petugas muda dengan tatapan menakutkan.

Orc bertanduk itu hanya bisa menarik napas dalam-dalam sebelum menjawab dengan suara yang sedikit gemetar. "...Ada... ada manusia atas yang datang ke sini, dan penjaganya adalah seekor serigala liar yang sangat besar...."

"Serigala liar?!" semua petugas terkejut dan saling melihat.

Mereka tidak pernah menyangka akan ada makhluk seperti itu di distrik kumuh—bahkan manusia atas atau Orc murni pun jarang yang berani memelihara serigala liar sebagai peliharaan karena sifatnya yang sangat ganas dan sulit dikendalikan.

Petugas Li mengerutkan keningnya dengan rasa penasaran.Kenapa manusia dari kalangan atas yang seharusnya tinggal di kota atas akan berada di kawasan kumuh seperti ini?

Sementara itu, Fei Xing yang sebenarnya ingin pergi dengan diam-diam ternyata masih membuat petugas distrik mengetahui keberadaannya.

Sistem segera menjelaskan situasi ini padanya.

[Tuan, mereka sudah mulai membicarakan keberadaan Anda dan Hei Bai. Apakah perlu kita melakukan sesuatu?]

Fei Xing hanya tersenyum sedikit sambil membelai bulu Hei Bai yang sedang berlari dengan cepat membawa dia menjauh dari lokasi kejadian.

"Biarkan saja. Benar saja, nanti malam kita akan pergi ke kota atas untuk melihat apa saja yang bisa kita dapatkan di sana...."jelasnya dengan tenang.

Di dunia tahun 2080 ini, kawasan bawah adalah permukiman kumuh yang ditempati oleh orang-orang yang tidak diterima oleh masyarakat utama.

Sedangkan untuk para bangsawan, orang kaya, pejabat penting, hingga kediaman Kaisar Heula sendiri berada di kota atas.

—tempat yang jauh berbeda dengan kondisi kota bawah, dengan gedung-gedung tinggi yang megah, taman yang indah, dan segala fasilitas canggih yang tidak pernah bisa dibayangkan oleh penghuni distrik kumuh.

![](1000004893.webp)

Di lantai atas sebuah rumah mewah dengan arsitektur modern di kota atas, suara bentakan keras menggema di ruang makan yang luas.

"Kau bilang TIDAK SENGAJA?!" teriak pemuda muda dengan telinga panjang khas rubah yang berdiri tegak karena kemarahan.

![](1000019312.webp)

Rambutnya berwarna coklat kemerahan dan mata nya menyala dengan api kemarahan saat menatap wanita muda yang berdiri di hadapannya.

"Apa kau pikir aku akan percaya kalau kamu tidak sengaja memberikan makanan yang terkontaminasi pada kaisar?! Apakah kamu gila?!"

Wanita muda dengan telinga kelinci putih yang lembut menggigil tak berdaya, tangannya gemetar saat mengusap air mata yang mulai menetes di pipinya.

![](1000019317.webp)

"Saya... saya sungguh tidak sengaja, Kang Chen! Saya hanya mengambil makanan dari lemari pendingin seperti biasa. Saya tidak tahu kalau ada yang salah dengan hidangan itu...." ucapnya dengan suara mengejang, tak berani menatap mata pemuda rubah yang marah itu.

"Tidak tahu?!" Kang Chen semakin meningkatkan suaranya, bahkan menjatuhkan cangkir kristal yang ada di mejanya hingga pecah berkeping-keping di lantai marmer.

"Makanan yang kamu siapkan membuat Kaisar Heula merasa tidak nyaman setelah memakannya! Dokter mengatakan ada zat berbahaya yang bercampur di dalamnya. Kalau ini bukan kesengajaan, lalu apa? Bukankah kamu selalu iri karena Kaisar lebih memperhatikan saya ketimbang kamu?!"

"Itu tidak benar!" wanita itu menangis lebih deras, mengulurkan tangannya seperti ingin membuktikan kebenarannya. "Saya tidak pernah menginginkan sesuatu yang buruk terjadi pada sang Kaisar! Saya hanya... saya hanya ingin membantu saja...."

Suara bentakan dan pecahnya cangkir membuat orang-orang yang ada di rumah segera turun ke lantai bawah untuk melihat apa yang terjadi.

Seorang wanita baya dengan telinga rubah yang sama seperti Kang Chen muncul dengan wajah cemas, diikuti oleh beberapa pelayan dengan seragam rapi dan seorang dokter muda yang baru saja selesai memeriksa kondisi Kaisar.

"Chen, apa yang terjadi di sini? Mengapa kamu berteriak begitu keras?" tanya wanita tua itu dengan suara tegas namun penuh perhatian.

Dia melihat ke arah wanita kelinci yang menangis dan kemudian pada pecahan cangkir di lantai.

Kang Chen segera menoleh padanya dengan wajah yang masih merah karena kemarahan. "Bibi Qing! Lihatlah apa yang dilakukan oleh Lin Yu ini! Dia hampir membuat sang Kaisar terluka dengan makanan yang terkontaminasi!"

Wanita yang disebut Lin Yu segera menggelengkan kepalanya dengan kuat."Tidak, Bibi Qing! Saya benar-benar tidak tahu! Tolong percayakan saya...."

Pelayan-pelayan yang berada di belakang mulai berbisik-bisik satu sama lain, sementara dokter muda itu mengangkat suaranya untuk menarik perhatian semua orang.

"Tuan Kang Chen, sebenarnya zat yang ditemukan di dalam makanan bukanlah zat berbahaya secara sengaja. Menurut pemeriksaan saya, kemungkinan besar makanan itu terkontaminasi karena kesalahan dalam penyimpanan di lemari pendingin yang tidak terawat dengan baik...."

Kata-kata dokter itu membuat seluruh ruangan menjadi sunyi sejenak. Kang Chen melihat ke arah Lin Yu dengan wajah yang mulai berubah dari kemarahan menjadi rasa tak percaya.

Sementara itu, Lin Yu hanya menangis semakin deras, merasa bahwa akhirnya ada orang yang percaya pada dirinya.

Bibi Qing mendekat dengan langkah yang tenang namun tegas, lalu menepuk pundak Kang Chen dengan kuat.

"Chen, cukup sudah!" suaranya tidak terlalu keras namun penuh otoritas, membuat pemuda rubah itu langsung terdiam dan menurunkan kepalanya.

"Kau tidak boleh menyalahkan orang lain sebelum mengetahui kebenaran. Sudah jelas dari kata-kata dokter bahwa ini bukan kesalahan Lin Yu!"

"Tapi Bibi, makanan itu memang dibuat olehnya—"

"Dan kau juga harus tahu bahwa dia selalu menjaga kebersihan dengan baik saat memasak," putus Bibi Qing sebelum keponakannya bisa melanjutkan."Kemarahan Mu memang bisa dimengerti karena khawatir pada sang Kaisar, tapi itu bukan alasan untuk menyalahkan orang tanpa bukti yang jelas."

Kang Chen menggigit bibir bawahnya, wajahnya menunjukkan bahwa dia masih sedikit tidak rela namun juga menyadari kesalahannya.

Dia melihat ke arah Lin Yu yang masih menangis dengan pelan, tangannya masih menggenggam ujung roknya dengan erat. Setelah beberapa saat, dia menghela nafas dan melangkah mendekat padanya.

"Maafkan aku, Lin Yu," ucapnya dengan suara yang sedikit terkesan dipaksakan namun tetap tulus. "Aku terlalu marah dan tidak berpikir dengan jernih. Aku tidak seharusnya menyalahkan mu begitu saja...."

Lin Yu mengangkat kepalanya dengan mata merah karena menangis, lalu mengangguk perlahan. "Tidak apa-apa, Kang Chen. Aku mengerti kamu khawatir pada sang Kaisar...."

Setelah itu, Kang Chen segera berbalik dan pergi meninggalkan ruangan dengan langkah cepat menuju lift yang akan membawanya ke lantai atas—di mana kamar istirahat Kaisar Heula berada.

Bibi Qing hanya menggeleng kepalanya dengan rasa kesal dan sayang melihat kelakuan keponakannya yang masih belum bisa mengendalikan emosinya dengan baik.

Dia kemudian berjalan mendekat ke Lin Yu dan dengan lembut mengusap pundaknya."Tidak apa lagi, anak. Kamu tidak perlu khawatir."

Mata Bibi Qing penuh dengan rasa prihatin saat melihat gadis muda itu. Lin Yu adalah anggota keluarga Lin yang terkenal dengan keturunan Orc kelinci yang lembut dan penyayang—dia dikirim ke rumah ini khusus untuk menyenangkan Kaisar Heula, yang beberapa waktu lalu menunjukkan minat pada gadis muda itu.

Namun sayangnya, putranya sendiri—bahkan Kang Chen—yang merupakan calon penerus keluarga Qing dan juga salah satu orang yang dekat dengan Kaisar, tidak tertarik pada Lin Yu sama sekali.

Bahkan terkadang dia menunjukkan sikap yang dingin pada gadis itu. Sebagai orang tua yang juga harus menjaga hubungan antar keluarga, Bibi Qing merasa tidak bisa berbuat banyak untuk mengubah keadaan ini.

Setelah berpikir sebentar, dia menoleh pada salah satu pengawal yang berdiri dengan patuh di sudut ruangan. "Pengawal Zhang, segera siapkan kendaraan untuk mengirimkan Lin Yu kembali ke rumah keluarganya. Beritahu mereka bahwa situasi di sini tidak lagi cocok untuknya tinggal lebih lama."

"Baik, Nyonya Qing," jawab pengawal itu dengan sopan sebelum segera pergi menjalankan perintahnya.

Bibi Qing kembali melihat pada Lin Yu dengan wajah penuh rasa sayang. "Aku tahu ini tidak mudah bagimu, anak. Tapi pulanglah ke rumahmu—di sana kamu akan lebih aman dan tidak perlu lagi menghadapi tekanan seperti ini."

Lin Yu mengangguk dengan mata yang mulai terisi rasa lega.

Meskipun dia merasa sedikit kecewa karena tidak bisa memenuhi harapan keluarga nya, namun dia juga merasa senang bisa kembali ke rumah yang sudah lama tidak dia kunjungi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!