Novel Ketigabelas💛
Kirana adalah seorang ibu tunggal dengan satu orang anak perempuan yang masih SMP. Suatu hari, Sienna, putri dari Kirana, bersama dengan teman-temannya dan didampingi oleh sang ibu, datang ke sebuah konser boy group asal Korea Selatan, Stray Kids.
Tanpa sengaja Kirana bertemu dengan Hyunjin, center dari grup idola tersebut dan secara ajaib mereka saling jatuh cinta. Segala kerumitan terjadi setelahnya. Namun bukannya membuat hubungan mereka berakhir, hubungan Kirana dan Hyunjin malah terjalin lebih kuat.
Bagaimana kisahnya? Apakah akhir bahagia akan Kirana dan Hyunjin dapatkan?
Unofficial Soundtrack: Always Love (D4vd ft. Hyunjin)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lalalati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13: Kekasih
Mereka berbaring di tempat tidur. Kirana bisa merasakan punggungnya menempel pada dada dan perut sang idola. Kedua tangan Hyunjin memeluk erat Kirana dari belakang. Tubuh polos mereka tertutup selimut, ditemani dengan alunan sebuah lagu Pillowtalk dari Zayn Malik.
"Aku akan sangat merindukanmu," lirih Hyunjin sambil mengharumi rambut kecoklatan Kirana.
Kirana mengecup lengan Hyunjin yang melingkar di lehernya. Ia pun merasakan hal yang sama, sebentar lagi mereka akan berpisah dan Kirana akan sangat merindukan Hyunjin.
"Bisakah kau berada di Korea saat aku memintamu datang? Atau di mana pun aku berada? Aku akan memberikanmu sebuah kartu kredit untuk membeli tiket pesawat dan hotel."
"Aku tidak bisa berjanji," tolak Kirana pelan. "Aku punya seorang putri untuk ku rawat dan pekerjaan yang harus ku lakukan setiap hari. Tapi akan aku usahakan, dan ini bukan tentang uang karena aku punya banyak," ujar Kirana bangga.
"Benar juga. Aku tidak tahu kamu memiliki sebuah pekerjaan. Baiklah, ternyata kamu adalah seorang perempuan yang mandiri dan mapan secara finansial. Jadi apa pekerjaanmu?" tanya Hyunjin.
Kirana terkekeh pelan. "Kau baru menanyakannya sekarang? Bagaimana jika aku seorang wanita penghibur atau pekerjaan lain yang tak wajar?"
"Aku tidak peduli. Bahkan setelah melakukannya denganmu, aku semakin yakin dengan hubungan kita. Aku bahagia bisa mengenalmu, tak peduli siapa dirimu."
Kirana merasakan hal yang sama. Kirana jatuh cinta pada seorang Hyunjin bukan hanya karena ia tampan dan bisa membuat Kirana merasa dicintai dengan begitu besarnya, padahal ini baru pertemuan kedua untuk mereka. Tapi hal yang mereka lakukan barusan, benar-benar terasa luar biasa bagi Kirana.
Kirana tak tahu bahwa aktivitas itu bisa membuatnya merasa luar biasa 'hidup'. Hyunjin tipe yang aktif, beringas, mendominasi, sedangkan Kirana tipe yang pasif dan cenderung pasrah.
Berbeda saat bersama dengan Oscar dulu. Keduanya justru sama-sama pasif. Sehingga Kirana baru sadar sekarang bahwa selama bersama dengan Oscar, aktivitas ranjangnya selama ini terasa begitu monoton. Berbeda saat melakukannya dengan Hyunjin. Seakan melakukannya sekali, tidak akan terasa cukup.
Sekarang ia tahu apa yang orang-orang katakan, sks adalah tentang bersama orang yang bisa membuat kita menikmatinya hingga ke ujung kenikmatan.
Kirana berbalik karena dan memeluk Hyunjin, mengisi tangki cintanya karena perpisahan akan berada di antara keduanya sebentar lagi. Hyunjin pun balas memeluknya erat.
"Aku seorang wirausaha. Aku memiliki sebuah toko roti yang cukup terkenal di sekitar sini. Kamu bisa mencari instagramnya, Baked by Kiran." Sengaja Kirana memberitahukan instagram dari toko roti miliknya. Dari situ Hyunjin bisa mengakses akun pribadi Kirana.
"Kiran..." gumam Hyunjin.
"Iya. Orang-orang terdekatku, memanggilku dengan nama itu."
"Kalau begitu aku pun harus memanggilmu dengan nama Kiran. Aku orang terdekatmu sekarang, bukan?"
Kirana tersenyum. Rasanya masih seperti mimpi ia bisa sedekat ini dengan Hyunjin. "Iya. Kau orang paling dekat denganku sekarang selain Sienna."
"Syukurlah. Jangan mencari orang lain untuk menjadi dekat denganmu. Cukup aku seorang. Kau bisa 'kan menjalin long distance relationship?"
"Kau ingin menjalin hubungan denganku? Hubungan seperti apa tepatnya?" tanya Kirana.
Hyunjin menjauhkan sedikit tubuhnya agar ia bisa melihat wajah Kirana yang dipeluknya. "Kau adalah kekasihku mulai saat ini," cetusnya.
Kirana mengerutkan dahi. "Jadi kau tidak bertanya dulu apa aku mau atau tidak, tapi langsung menganggapku sebagai kekasihmu?"
"Iya. Kamu tidak suka?"
Kirana tersipu seraya kembali mendekap erat Hyunjin. "Tidak. Aku suka sekali. Aku suka menjadi kekasih Hyunjin. Aku juga tidak masalah dengan long distance relationship."
"Gadis baik," puji Hyunjin.
Kirana tertawa dibuatnya. "Gadis? Aku bukan seorang gadis. Aku ibu dengan satu anak, ingat?"
"Baiklah, wanita baik." Kirana tersenyum gemas mendengarnya.
Hyunjin menutup matanya, merekam momen ini untuk ia simpan di dalam benaknya jika ia merindukan Kirana nanti saat mereka tak bisa bertemu.
"Berjanjilah satu hal," ujar Hyunjin tiba-tiba. "Aku orang yang setia. Kesibukanku tak akan sempat membuatku mengkhianatimu. Aku ingin kau mengatakannya, jika memang di sini kau merasa sulit dengan hubungan ini dan kau ingin mencari pria lain, jujur saja. Aku akan menghargainya."