NovelToon NovelToon
LovLio (Bucin Posesif)

LovLio (Bucin Posesif)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cintamanis / CEO / Teen School/College / Idola sekolah
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hanswii

menceritakan pemuda tampan minim ekspresi, tapi sialnya wajahnya begitu tampan bak dewa Yunani, ditambah diusianya yang masih begitu muda dia sudah menjadi CEO diperusahaan keluarganya sendiri membuatnya begitu didambakan kaum hawa di sekitarnya, tapi sayangnya pesonanya tak mampu membuat seorang gadis pindahan dari Jerman yang bahkan tak meliriknya sedikitpun.

"minggir",
"kenapa harus gue yang minggir",
"cowok ribet",
"menarik".

akankah gadis bar bar nan galak itu akan membuka hatinya untuk sang CEO muda, ataukah malah pada akhirnya si gadis yang akan dibuat bucin dengan si CEO muda itu?

yuk ikuti kisah cinta mereka berdua,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanswii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Jam pulang sekolah tiba, sosok tinggi tampan tampak berdiri Dengan gaya cool dan macho didepan sebuah mobil sport mewah berwarna merah, wajah bule dengan bibir tipis dan rahang tegas, kaca mata hitam bertengger di hidung mancungnya membuat penampilan tampan semakin menawan, sontak saja dia langsung menjadi pusat perhatian para siswa siswi yang baru saja keluar dari sekolah.

"gila, pangeran dari mana tuh sumpah ganteng banget",

"beneran ganteng, tapi kayaknya sudah bukan anak sekolahan deh",

"wah gue suka yang udah matang kayak gini, lebih hot",

"badannya sumpah, pasti ABS nya aaahh gue gak bisa berkata kata",

"dasar omes, kenapa malah jadi ABS sih",

"ya kan loe lihat aja badannya ada sebagus itu, atletis pasti ABS nya juga, ahhh gue gak bisa membayangkan",

"perlu di ruqyah ini anak, tapi bener juga sih badannya bagus banget sumpah",

"tapi ngomong ngomong, die jemput siapa ya, adik kah, atau keponakan kah atau mungkin sugar baby?",

"mau donk jadi sugar baby kalau om omnya modelan kayak gitu".

Kicauan demi kicauan penuh puja terus terucap dari para siswa siswi sekolah itu, suasana mendadak heboh hingga Chiara dan Gabby pun kepo karena banyaknya anak anak yang bergerombol,

"ada apaan sih, heboh banget?", tanya Gabby,

"tau, mereka lagi lihatin apa sih?", Chiara ikut dibuat kepo, hingga tatapannya tertuju pada sosok yang menjadi pusat perhatian itu, matanya membola dan tanpa aba aba langsung saja Chiara berlari ke arah orang itu dan...

Grep...

semua membulatkan mata melanjutkan Chiara memeluk laki laki tampan tersebut, diikuti Gabby dibelakang Chiara, tak terkecuali keempat cowok yang juga menyaksikan hal itu, tangan axelio terkepal erat melihat Chiara memeluk lelaki yang entah siapa itu, dia Tidak terima, dia CEMBURU.

"siapa tuh, chia kok kayaknya seneng banget ketemu tuh orang?", tanya kiano,

"pacarnya yang dari Jerman kali, lihat aja wajahnya bule banget kan?", sahut virgo,

"belum pasti, bisa jadi kakak atau saudara", kata zean yang paham akan sorot tajam axelio menatap kejadian didepannya.

Emosinya semakin naik saat laki laki itu mencium pipi dan kening chia, dan chia malah semakin mempererat pelukannya.

"adik kakak, ya ampun manja banget sih", ucap cello, lelaki yang datang dan membuat huru hara itu,

"kangen kak, kapan datang?", tanya Chiara manja,

"pas kamu berangkat sekolah, hai Gabby apa kabar?", tanya cello pada Gabby yang malah mematung dihadapan cello dan Chiara, tak ada sahutan, cello beralih memeluk Gabby yang sudah dia anggap seperti adiknya itu.

Dug,,, dug,,, dug,,,

jantung Gabby ber disco ria, seolah ingin loncat dari tempatnya akibat pelukan yang diberikan cello, lelaki yang membuat Gabby jatuh hati, meskipun Gabby tahu perasaannya tidak akan pernah terbalas.

"kenapa kamu seperti grogi gab, kamu gak takut kan sama kakak?", tanya cello terkekeh,

"eng,,, enggak kok kak, emmm aku cuma kaget aja kak cello tiba tiba disini", jawab gabby terbata seraya mengalihkan pembicaraan

"murahan banget sih jantung gue", umpat Gabby dalam hati, Chiara jangan ditanya, tuh anak puas sekali melihat ekspresi salting nya Gabby.

"ya Udah yuk kita pulang", ajak Chiara,

"kita keruang Gabby aja ya dek, biar kakak bisa ketemu sama mami papi dan kakaknya Gabby yang nakal itu, tiba di mansion opa juga gak ada siapa siapa", kata cello,

"oke deh kak, yuk gab, kita ikutin loe dari belakang", kata Chiara,

"eemm o..oke", Gabby masih saja tergagap, tapi dia segera masuk kedalam mobilnya, cello membuka kan pintu untuk Chiara dan senyum cantik Chiara semakin mengembang melihat kakak tercintanya.

"kamu gak boleh tersenyum sama cowok lain Selain aku lov, kamu hanya milik aku", ucap axelio dalam hati, rasanya emosinya siap meledak saat ini, dia Tidak terima Chiara terlihat begitu senang dan selalu tersenyum dihadapan laki laki itu.

"tuh kan dia juga meluk Gabby, pasti mereka saudara", kata zean,

"cabut", titah axelio, setelah melihat mobil yang membawa Chiara pergi dari tempat itu, dan ke empat laki laki itu pun menaiki mobilnya masing masing, bergegas pulang tanpa adanya acara nongkrong, karena hari ini mereka masing masing memiliki acara, virgo menemani mamanya belanja bulanan, Zean membantu mamanya memantau bisnis toko kuenya, kiano yang diminta mamanya menemani arisan dan axelio yang pastinya sibuk Dengan urusan pekerjannya.

2 mobil memasuki pelataran rumah mewah keluarga Dinata, rumah mewah yang masih tetap sama sejak mereka kecil, tak ada perubahan sama sekali, hanya banyak pohon yang tumbuh dengan rindang disepanjang pelataran masuk saja.

"cello, ya ampun anak mami", ucap heboh mami dewi maminya Gabby seraya memeluk cello, beliau menyambut mereka didepan pintu setelah tadi Gabby memberi tahu akan kedatangan cello,

"mami, apa kabar?", tanya cello membalas pelukan perempuan yang sudah seperti mommynya sendiri itu,

"baik donk, nih lihat mami masih kelihatan cantik dan muda kan?", tanya mami dewi percaya diri membuat Gabby mencebik kesal, sedangkan cello dan Chiara malah terkekeh,dari dulu mami dewi Memang selalu percaya diri.

mereka pun masuk dan ngobrol, karena hari masih pukul 2 jadi Julian papinya Gabby dan Benny kakak Gebby masih dikantor.

mereka asyik ngobrol di ruang tamu Dengan berbagai hidangan tersedia dimeja, Gabby sesekali mencuri pandang pada cello yang terlihat sangat ramah menanggapi obrolan mamanya.

"kalau mau lihat, langsung aja gak usah curi curi pandang gitu", bisik Chiara tepat ditelinga Gabby, sungguh Gabby benar benar malu aksinya diketahui Chiara,

"apaan sih, gak jelas", sungut Gabby,

"halla, gak usah sok malu malu, gak pantes sama muka garang Lo", cibir Chiara terkekeh, Gabby menatap horor Chiara ingin sekali Gabby menyentil bibir Chiara,

"berisik", ketus Gabby Chiara semakin tergelak,

"kalian lagi bahas apa sih, kok seru sekali?", tanya mami dewi melihat dua gadis itu,

"hehehe gak bahas apa apa kok mi, ini nih si Gabby lagi kasmaran", ucap Chiara membuat mata Gabby membulat sempurna, apa apaan, kenapa jadi dia,

"gak ada mi, jangan dengerin chia yang ada di chia yang lagi kasmaran mi karena dekat dengan pewaris tunggal keluarga Wesley", balas Gabby tak kalah julid, kini gantian Chiara yang melongo, bisa bisanya Gabby ngomong seperti itu didepan kakak dan mami dewi.

"dek, benar kata Gabby?", tanya cello menatap Chiara,

"enggak kak gak ada, jangan dengerin Gabby, asal jeplak aja tuh bibirnya", Chiara jadi salah tingkah, sengaja Gabby menahan tawa, rasain salah sendiri sok Cepu.

Pukul 3 Chiara mengajak cello pulang karena ingin mengajak sang kakak ke mall, ada yang ingin dia beli, mau nunggu papi Julian dan Benny juga mereka pulangnya masih lama, jadi besok saja cello akan kembali kesana.

Cekrek...

Send...

Tangan axelio kembali terkepal erat saat virgo mengirimnya sebuah foto Chiara bermata lelaki yang tadi siang menjemputnya disekolah, dan terlihat jelas sekali wajah bahagia Chiara saat tertawa bersama lelaki itu, bahkan tangan Chiara bergelayut manja di lengan lelaki itu.

"siapa Lo?",

1
Mutiara Nisak
ya allah.....aq bacanya sambil mesam mesem dewe,jd ke inget masa abu2.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!