NovelToon NovelToon
One Night Stand With Presdir

One Night Stand With Presdir

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Alfiana

"Kau benar-benar sempit dan nikmat."

Akibat jebakan seseorang, Aksara tanpa sadar meniduri seorang gadis tidak bersalah. Gadis yang tidak dikenalnya, namun menjadi gadis pertama yang ia nikmati.

Bukan hanya gadis itu yang pertama, namun Aksa juga. Dia mengambil mahkota gadis itu secara paksa di bawah kendali obat.

Aksa menyelidiki gadis itu, yang ternyata hanya seorang pengantar makanan di restoran milik paman dan bibinya.

Lalu bagaimana kisah selanjutnya, apakah Aksa akan bertanggung jawab atau justru lari??


Update setiap hari‼️

Follow Ig : Alfianaaa05_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gugurkan kandungannya

Ayesha memegangi pipinya yang terasa panas akibat tamparan dari Nety. Gadis itu baru saja pulang dari klinik setelah ditemukan pingsan oleh orang sekitar, dan ketika sampai rumah ia langsung di berikan tamparan yang begitu keras.

Ayesha menangis, bukan hanya karena tamparan, melainkan karena seluruh keluarganya di rumah ini telah mengetahui kondisinya.

"APA INI, AYESHA!!!" Bentak Nety seraya melemparkan dua buah testpack yang ia temukan di kamar Ayesha.

Awalnya Nety ingin mencari keberadaan Ayesha yang tidak kunjung kembali setelah disuruh mengambil belanjaan untuk resto. Namun siapa sangka, saat dirinya masuk ke dalam kamar, ia malah menemukan sebuah alat tes kehamilan.

"JAWAB!!" Bentak Nety lagi dengan murka.

Ayesha tidak langsung menjawab, gadis itu menangis sambil menundukkan kepalanya. Entah bagaimana bibinya bisa menemukan benda kecil itu, yang pasti sekarang kondisi Ayesha sudah diketahui mereka semua.

"Hiks … maafkan aku, Bi." Ucap Ayesha dengan lirih.

"Maaf? Tidak perlu minta maaf. Apa yang terjadi sekarang ini adalah bukti bagaimana orang tuamu mendidikmu dulu." Sahut Wardi dengan nada tinggi.

Ayesha semakin menundukkan kepalanya, apa yang pamannya katakan tidak benar. Bukan didikan orang tuanya yang salah, melainkan dirinya sendiri yang tidak bisa menjaga diri.

"Orang tuamu itu gagal mendidik anak, sampai-sampai anaknya tumbuh seperti ini, sangat tidak tahu malu." Tambah Nety semakin sarkas.

Ayesha menyeka air matanya, ia memungut testpack itu lalu bangkit dari duduknya. Di tatapnya Nety dan Wardi bergantian.

"Aku tahu aku salah, tapi tolong jangan bawa-bawa orang tuaku. Mereka tidak bersalah, selama ini mereka sudah mendidik ku dengan benar." Pinta Ayesha dengan sedikit sesegukan.

"Benar? Darimana nya benar. Menjadi gadis yang hamil diluar nikah itu tindakan benar maksudmu hah!" Seru Nety dengan mata yang semakin melotot.

Air mata Ayesha kembali meluruh, ia tidak menjawab dan hanya diam sambil memegangi perutnya yang tiba-tiba terasa sedikit nyeri.

"Sudah tidak bisa lagi kami menerimamu, Ayesha. Kamu akan membuat kami malu, jadi segeralah pergi dari rumah ini." Usir Wardi dengan lantang.

Ayesha menggeleng, kemudian menyatukan kedua tangannya. Memohon agar dirinya tidak diusir dari rumah, karena jika itu terjadi maka Ayesha tidak tahu akan tinggal dimana.

"Aku mohon jangan, Paman, Bibi. Jangan mengusirku," pinta Ayesha menyatukan kedua tangannya.

Nety melipat tangannya di dada, dan membuang muka. Seakan tidak peduli pada permohonan keponakan yang seharusnya ia anggap sebagai anak sendiri, namun justru sebaliknya.

Wardi pun sama, ia tidak mempedulikan air mata Ayesha. Tidak ada belas kasihan untuk anak yatim piatu itu.

"Kami bisa aja memaafkan kamu dan mengizinkan kamu tetap tinggal disini, Ayesha. Dengan dua pilihan saja. Bekerja tanpa gaji sepeserpun, atau gugurkan kandungan kamu." Ucap Nety dengan enteng.

Tidak ada keraguan sama sekali dalam ucapan Nety, membuat Ayesha tidak percaya akan hal ini. Sebagai wanita, bibinya itu tega memintanya menggugurkan kandungan.

Ayesha tidak masalah jika bekerja tanpa digaji, sebab sekarang pun ia bekerja tanpa gaji yang seharusnya. Selama satu bulan, Ayesha hanya akan menerima uang 300 ribu rupiah, itupun harus di maki-maki Nety dulu. Tapi jika harus menggugurkan kandungannya, maka Ayesha tidak akan mau.

"Nggak, Bi! Sampai kapanpun aku nggak akan mau menggugurkan bayi ini, dia nggak salah, dia berhak untuk hidup." Tolak Ayesha dengan tegas.

"Kalo begitu bekerja tanpa di gaji?" Tanya Nety dengan senyuman jahat di wajahnya.

Ayesha menghela nafas, lalu menganggukkan kepalanya yakin.

"Ya, aku akan bekerja tanpa gaji asal bibi tetap memberiku makan dan tempat tinggal." Jawab Ayesha dengan sedikit sesak.

"Aku akan tetap memberikannya," sahut Nety manggut-manggut yakin.

"Sekarang cepat pergi ke resto, kasihan putraku bekerja sendirian merapikan restoran." Ucap Wardi memerintah.

Ayesha menganggukkan kepalanya. Meski tubuhnya terasa lemas dan tidak bertenaga, namun Ayesha tetap memaksakan diri untuk bekerja.

Ayesha pergi, meninggalkan paman dan bibinya yang kini tengah tersenyum jahat. Nety dan Wardi sama-sama merasa senang melihat Ayesha menderita.

"Dulu orang tuanya menolak membantu kita kan, Pa. Sekarang lihatlah bagaimana putrinya memohon untuk tempat tinggal." Ucap Nety.

"Kamu benar, Ma. Rasanya dendam papa sedikit berkurang," sahut Wardi tidak kalah tersenyum jahat.

***

Malam hari di apartemen Aksa. Pria itu tampak seperti tidak diberi makan berbulan-bulan. Wajahnya sangat pucat dan tubuhnya lemas. Jangan lupakan kepalanya yang pusing, seakan berputar-putar.

Sejak pagi Aksa terus saja mual dan muntah tanpa tahu sebabnya, makanan pun tidak ada yang berhasil ia cerna. Baru masuk ke dalam mulut, langsung ia muntahkan.

Oma Nuri yang awalnya datang untuk memarahi cucunya, nyatanya tidak tega. Aksa yang biasanya rapi dan penuh semangat, kini malah seperti ayam sayur.

Oma Nuri sudah menyuruh Xyan memanggil dokter, namun mereka masih menunggu.

"Kamu ini kualat sama Ayesha tahu nggak, ini pasti karena Ayesha hamil dan kamu nggak mau tanggung jawab. Bayi dalam kandungannya marah sama kamu." Cerocos Oma Nuri dengan sedikit kesal.

"Oma, berisik!! Kepalaku sakit sekali, jika Oma hanya ingin memarahiku, lebih baik pulang saja." Sahut Aksa sembari memijat kepalanya sendiri.

Oma Nuri melototkan matanya dan langsung menggeplak kepala Aksa yang terasa sakit nya semakin bertambah.

Xyan yang melihat itu ikut meringis, ia yakin sekali jika itu rasanya akan sangat sakit sekali.

"OMAA …." Tegur Aksa kesal, namun juga manja.

Oma Nuri mendengus. "Dasar manja." Cibir nya seraya memutar bola matanya jengah.

"Cepatlah sembuh, Aksa. Oma mau kamu besok jemput Ayesha dan bawa dia pergi dari sana. Oma tidak mau bayi dalam kandungannya kenapa-napa." Tambah oma Nuri dengan tegas.

Aksara tidak menjawab, ia hanya diam dengan mata terpejam namun tidak benar-benar tertidur.

Tidak lama kemudian dokter datang dan langsung memeriksa kondisi Aksa yang sudah seperti orang di gurun pasir tidak ada air. Lemas, dan lesu.

"Pak Aksa ini kelelahan dan sering telat makan, makanya sampai muntah-muntah. Dan lagi, sepertinya anda terkena syndrom couvade." Jelas dokter.

Tidak ada yang bertanya apa itu syndrom couvade, karena mereka semua tahu apa arti dari istilah yang dokter katakan.

"Kan, kamu itu memang kualat sama Ayesha." Cetus oma Nuri langsung ambil posisi untuk memarahi Aksa.

"Oma, hentikan! Aku hanya telat makan." Tegur Aksa ketus, meski suaranya lebih pelan.

Dokter menuliskan resep obat, kemudian memberikan secarik kertas itu pada Xyan.

"Mari saya antar, Dok." Tutur Xyan mempersilahkan.

Setelah mengantar dokter, Xyan pun kembali ke kamar Aksa. Baru saja masuk, ia langsung ditatap tajam oleh Oma Nuri.

"Oma nggak mau tahu, besok kamu yang bertanggung jawab mengantar Aksa ke rumah Ayesha. Bawa gadis itu pergi dari sana!" Ucap oma Nuri tidak mau dibantah sama sekali.

"Baik, Nyonya besar." Balas Xyan menundukkan kepalanya sopan.

Sementara Aksara hanya diam, ia seperti kurang peduli dengan topik pembicaraan yang Oma nya lontarkan. Aksa lebih peduli pada rasa sakit kepalanya.

GIMANA YAA BESOK, APAKAH AKSA AKAN JEMPUT AYESHA???

Bersambung................................

1
Queen Syaa
Soal xyan dan tiara
Konok Neng
yesa polos apa bodoh sih
Konok Neng
masa ggak ada balasan atas kejahatan mereka.. sampai aksa dewasa tak terjadi apa pun,,.. dendam aku thorr
Konok Neng
bikin pusing tapi senangnya gendong,, dikit dikit gendong,, 😊😃
Konok Neng
pasangan iblis
Konok Neng
kasihan sekali kau ay,, aku malah 3 mengasuh dan membesarkan ponak an, 2 laki laki satu perempuan,, sementara aku sendiri mempunyai 7 orang anak,, malah gaji suami pas pasan,, namun itu tidak membuat kami semakin susah,, ajy menyayangi ke 3 nya sama seperti anak anakku sendiri.. tak pernah aku membedakan mereka.. sampai sekarang.. ke 3 nya tidak mau jauh dariku,,, padahal mereka masih ada ayahnya,, tapi sdh menikah lagi,, makanya mereka tidak mau ikut ayahnya,, semenjak ibunya meninggal ayahnya harus kerja mereka di titipkan kepadaku,, dan alhamdulillah suamiku tidak mengeluh,, karena kami yakin rezeki anak anak itu ada di masing masing mereka.. dan semoga mereka semua bahagia akur selamanya..
Konok Neng
bukan berhati manusia
Konok Neng
di mana mana yg namanya perawan pasti sempit dan enak lah.. 😁😀
~ Portgas D Ace ~
kelasszz omaa
Fresysia Kunu
Lumayan
Fresysia Kunu
Luar biasa
juwita
emg bener klo bos yg lp gpp. tp klo bawahan yg lp bos akn marah🤣🤣 aq ngalamin bos mah g pernah salah🤣🤣
juwita
goblok banget si al gedek bego dia udh tau paman sm bibi nya g suka sm dia
juwita
ku doan biar ngidamnya parah ke aksa
juwita
mafia ogeb. lbh grecep oma nya dr pd dia.
juwita
mampir
Ari Sawitri
lagian goblok banget si Ayesha kenapa jg masih bertahan dirumah neraka itu .. bs keluar dan kerja kan .. kenapa mesti kerja di situ yg tdk menghargai dirinya
juwita: bener ka. gemes banget sm dia smpe mohon" pdhl. kan bisa nyari krj di tempat lain dr pd di situ hny di jadiin budak
total 1 replies
Umi Syafaah
Luar biasa
yellya
🙏🤗🤗
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Niswa
Ekhemm
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!