NovelToon NovelToon
LEGENDA SANG PUTRI MAHKOTA

LEGENDA SANG PUTRI MAHKOTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Fantasi Timur / Time Travel / Chicklit
Popularitas:73k
Nilai: 5
Nama Author: Aimyours

Sebuah kecelakaan yang sangat tragis membuat Wen Yijin harus kehilangan ingatannya.

Seiring berjalannya waktu, ingatan Wen Yijin mulai pulih dan berhasil kembali ke istana.

Akan tetapi, Ibu Tiri Wen Yijin yang tidak ingin tahta Kerajaan Wen jatuh ke tangan Wen Yijin menggunakan sebuah siasat yang sangat licik untuk menjebak Wen Yijin dan berhasil membunuhnya.

Namun, Dewa berkehendak lain.

Wen Yijin bereinkarnasi dan terbangun 3 tahun sebelum ia kembali ke Istana setelah kecelakaan tragis yang membuatnya kehilangan ingatan.

Dengan bekal dari ingatan kehidupan sebelumnya, Yijin memutuskan untuk menyembunyikan identitas sebelum kembali ke Istana.

Ia mengganti indentitasnya dengan nama Ryu. Ia bersumpah untuk membalas dendam pada ibu tirinya dan menggagalkan setiap rencana licik yang akan mereka lakukan untuk merebut tahta Kerajaan Wen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aimyours, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13 - Pembalasan

Kuda putih yang dipacu dengan cambukan kasih beberapa kali mengerang menerjang jauhnya jarak yang ditempuh. Hanya tinggal beberapa jengkal lagi untuk meraih para kawanan bandit yang menculik Akira. Ryu menggenggam kendali kuda dengan penuh emosi, disaat Hu Yazhu dibelakangnya memerhatikannya tanpa berkedip. Pekikan kuda menghentikan perjalanan keduanya, mereka berhasil menghadang para kawanan bandit itu di tengah hutan hujan yang lebat dedaunannya.

Hu Yazhu melangkah turun dari kudanya kemudian langsung menyerang para bajingan hina itu, sedangkan Ryu menyerang salah seorang bandit dengan Akira yang terlilit dipunggung kuda secara mengenaskan. Hujaman demi hujaman pedang Hu Yazhu berhasil layangkan ke tiga pria bertubuh tidak jauh besar darinya. Sedangkan Ryu, bersumpah akan membalas mereka dengan yang lebih sadis.

Tanpa pikir panjang, Ryu dengan brutal menebaskan pedangnya pada bandit yang berkemampuan rendah itu. Tanpa ampun dia terus menyayat dada pria itu sedikit demi sedikit sembari berjalan mendekat. Hu Yazhu yang sudah selesai dengan ketiga bandit yang kini terkapar di tanah melihat Ryu yang dilingkupi emosi gelap, dia hanya bisa tertegun melihat Ryu menyiksa pria itu dengan perlahan sampai ujung runcing pedang berhenti mengarah ke mata pria tadi. "Katakan! Siapa yang menyuruhmu melakukan ini terhadap keluargaku?"

"Lebih baik aku mati, daripada harus mengatakannya!"

"Itukah keinginanmu? Akan aku kabulkan!" Ryu menoleh ke arah Hu Yazhu di belakangnya. "Panglima Hu, tolong lepaskan Akira!"

Hu Yazhu mengangguk, sedangkan Ryu menyayat habis pakaian bandit tadi. Tubuh yang di penuhi luka dan darah itu ia biarkan terkotori keringnya tanah. Tangan bandit itu diikatkan pada kendali yang menggantung kebawah. Ryu menusuk bokong kuda perlahan yang membuat kuda itu meringkik dan berlari tak beraturan menyeret bandit tadi. "Bawalah bajingan itu pada majikannya. Sampaikan pesan peringatanku pada siapapun yang ingin mencelakai keluargaku!" gumam Ryu.

"Nona Ryu," pungkas Hu Yazhu. Ryu langsung menoleh dan mendekat pada Akira dan meletakan pedangnya di tanah.

"Akira, sadarlah!"

"Kurasa dia diberi obat bius," kata Hu Yazhu.

"Aku harus menemukan siapa yang telah mengganggu kalian." Hu Yazhu berdiri dan hendak beranjak darisana.

"Panglima!" Ryu memotong dan membuat Hu Yazhu menghentikan langkahnya. "Tidak perlu, aku hanya ingin kamu membawakan tabib Istana terbaik ke kedai. Kakek juga penuh luka, setelah semuanya membaik aku sendiri yang akan mencari tahu."

Hu Yazhu mengangguk membiarkan Ryu pergi lebih dulu dengan kudanya dan membawa Akira ke kedai. Sedangkan dia pergi ke Istana dengan kuda yang tersisa dari para bandit sebelumnya. Ryu meneteskan air mata sembari terus memacu kudanya. "Maafkan aku, kamu dan kakek menjadi korban atas masalahku. Tapi, aku berjanji dikehidupan ini aku tidak akan membiarkan kalian mati ataupun terluka lagi."

Sesampainya di kedai, Ryu langsung membawa Akira ke kamar. Syukurlah ada Huo Sijue yang datang menemani kakek Asahi sehingga dia tidak kesulitan untuk membawa gadis itu ke kamarnya. Huo Sijue kembali ke luar menemani kakek Asahi yang menangis, sedangkan Ryu duduk di samping kakeknya dan menepuk pundaknya beberapa kali. "Siapa yang berbuat ini?" tanya Huo Sijue.

"Aku belum tahu, mungkin hanya para bandit yang menggangguku sepulang dari Istana."

"Kamu juga diganggu oleh mereka? Bajingan itu benar-benar meresahkan!"

"Huo Sijue, aku harus ke Istana hari ini. Jadi, aku harap kamu mau menjaga kakek dan Akira untuk sementara waktu sampai aku kembali." Ryu menatap Sijue dengan penuh harap, ada kekhawatiran di mata wanita itu.

"Tentu saja, aku akan menjaga mereka untukmu."

Dari cerahnya pagi ke panasnya matahari, Ryu, Sijue dan kakek Asahi berdiam di kedai sembari meminum teh untuk menenangkan kakek Asahi yang terlihat bersalah dan sedih. Dia merasa tidak bisa melindungi cucunya sendiri. Tidak lama, datang beberapa kuda dari Istana. Ryu melihat Hu Yazhu membawa tabib terbaik di Gama masuk ke dalam kedai dan memeriksa Akira.

"Tidak ada yang membahayakan, dia hanya menghirup obat bius dan sebentar lagi akan segera sadar."

Ryu mengangguk. "Terimakasih, bisakah kamu merawat kakek juga?"

"Tentu, aku akan mengobati luka-lukanya." jawab tabib itu.

"Nona Ryu, mari ke Istana bersamaku. Kita masih punya jamuan makan malam yang sebentar lagi akan dimulai."

Ryu mengangguk kemudian membawa beberapa setel pakaian yang sudah dia siapkan di dalam bungkusan kain yang membentuk tas. Ryu menaiki kuda Hu Yazhu. Tidak lupa sebelum itu dia memeluk kakek Asahi, dan meminta Huo Sijue menjaga kakeknya. Ryu dan Hu Yazhu pergi dari kedai menunggangi kuda putih milik pria itu.

"Apa kamu sedih?"

"Aku merasa marah," pungkas Ryu. Dia yakin, kejadian ini tidak ada saat dikehidupannya dulu.

"Aku akan meminta pelayan Hu memberimu pijatan khusus untuk membuatmu tenang." Hu Yazhu tersenyum tipis.

"Terimakasih."

Sesampainya di Istana Ryu segera masuk ke paviliun tempatnya tinggal dan menaruh barang yang dibawa. Tidak lama dari itu juga, Ryu dipanggil ke Istana utama untuk menemui Raja Wen Lei. Dia segera bergegas menemui Raja yang tidak lain adalah ayahnya sendiri.

"Aku dengar keluargamu terkena musibah, Aku turut berduka."

Ryu mengangkat alisnya dia terdiam sejenak kemudian menunduk. "Maafkan aku Yang Mulia, karena kemungkinan besar keluargaku tidak bisa hadir di acara jamuan makan malam Istana."

"Tidak apa-apa, jangan dikhawatirkan aku akan membantu menjelaskan pada keluarga Hu."

"Terimakasih Raja Wen, dan jika boleh aku meminta izin aku ingin menyiapkanmu makanan setiap harinya. Aku sangat pandai memasak, aku menjamin semua menu yang kubuat akan terasa lezat dilidahmu Yang Mulia."

"Benarkah? Aku sudah lama tidak menyantap makanan lezat, makananku akhir-akhir ini selalu terasa hambar." Raja Wen tersenyum hangat, pria itu sendiri merasa ada ikatan aneh terhadap Ryu tapi dia hanya mengira mungkin karena wanita itu seusia dengan Putri Mahkota Wen Yijin.

Ryu mengangguk. "Sebelum dimakan langsung oleh Yang Mulia, tidak masalah jika harus melewati tahap percobaan oleh pelayan. Karena hal itu juga bisa mengurangi sesuatu yang buruk terjadi."

"Tentu saja, kalau begitu tolong siapkan makanan untukku setiap harinya. Aku mengizinkanmu, apalagi kamu adalah calon istri orang kepercayaanku." Raja Wen mengangguk dia tidak merasa ada yang aneh dari Ryu sehingga dia memercayai wanita itu.

Ryu tersenyum dan meminta izin keluar darisana. Untuk saat ini, dia akan fokus pada tujuan utamanya yaitu mencegah takhta jatuh ke tangan Selir Fan Hai dan juga Jia. Dia akan membuat kesehatan Raja Wen lambat laun membaik terlebih dahulu.

Di belakang tembok tinggi bangunan kerajaan, tepatnya di tempat khusus pemulihan dan pengobatan. Hu Yazhu sedang berdiri di depan seorang pria yang meringkih kesakitan dan tubuhnya tergores habis oleh tanah dan batu kerikil. "Panglima! Kamu bilang tidak akan membunuh kami! Tapi buktinya aku hampir terbunuh!"

"Tapi kalian tidak mati ’kan? Lebih baik segera ambil bayaran kalian dan pergi menjauh dari Gama!" pungkas Hu Yazhu.

"Panglima! Aku hampir mati, kamu harus melipat gandakan bayaran kami!"

"Tentu saja, aku sudah melakukannya. Sekarang pergilah dari Istana dan jangan memunculkan diri sampai beberapa bulan ke depan!"

"Baik, terimakasih!" ke empat pria itu kemudian melenggang pergi menjauh dari Istana dengan jalan khusus yang hanya diketahui oleh pasukan Istana.

Hu Yazhu kembali ke Istana utama dan bersiap untuk membawa para budak yang dihasilkan dari kekalahan pemberontakan Suku Aera kemarin malam. "Maaf, aku harus melakukannya Nona Ryu." batin Hu Yazhu saat berpapasan dengan Ryu di halaman Istana utama.

1
Dewi Ansyari
Astaga 😱 ada apa dengan Long Chen kok malah mau menyerang sih bukannya Dy berteman dengan Yijin aneh deh,
jangan2 permaisurinya itu Iblis yg pura2 jadi putri mahkota
Dewi Ansyari
Astaga ternyata ternyata Yijin hamil anak Bei tanpa di ketahui.
tapi Dewi keturunan akan menyatukannya dengan Ank kandung HubYazhu
Dewi Ansyari
Astaga Bei ternyata hanya memanfaatkan Kekuatan Yijin agar kekuatan naganya keluar astaga 🤦🏻
Dewi Ansyari
Sedih banget dengan cinta yg Wen Yijin dan Hu Yazhu hadapi.
Apalagi Wen Yijin berjodoh dengan Bei sang guru
Dewi Ansyari
Astaga 😱 semoga kaisar bisa sembuh
Dewi Ansyari
Astaga 😱 Ayah macam apa kaisar ini untuk Ryu
Dewi Ansyari
Ternyata Jia yg ingin menjadi putri mahkota adalah anak haram🤣🤣🤣🤣
Dewi Ansyari
Akhirnya Hu Yazhu tahu Dy adalah orang yg Dy cintai Yijin
Dewi Ansyari
Akhirnya Ryu jujur akan Dy yg sebenarnya
Dewi Ansyari
Apa Ryu adalah keturunan Phoenix.
makin penasaran deh ceritanya
Dewi Ansyari
Ryu semoga kamu bisa selamat dari penjahat menjijikkan selir Fan Hai dan Wei jia
Mumud Maryati
aku mampir thor
Ryunivers: semoga suka ya kak
total 1 replies
𝒯ℳ
Mantap
𝒯ℳ
Bagus
Optimuscrime 🦊
Takdir macam apa ini Thor? #TimHuYazhu
Ryunivers: takdir author
total 1 replies
mecca
aku mampir thor..semoga author sehat selalu
Ryunivers: aamiin, makasih ya kak semoga suka ceritanya
total 1 replies
Optimuscrime 🦊
nyuruh orang nikah, emang gampang nyari laki yg bener
Monalisa Oktaviana Sinaga
semangat thor biar bisa up lagi 🤗🤗
Ryunivers: siap makasih kak atas dukungannya🤗🤗
total 1 replies
Monalisa Oktaviana Sinaga
thor semoga mereka berjodoh 🤣🤣
Ryunivers: mari kita lihat kemajuan hubungan keduanya😚
total 1 replies
Ivana Lia
lanjut donk...
seru nih...
Ivana Lia: makin hari makin seru....semangat 🥰👌
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!