Naraya Tiffany seorang gadis cantik, baik hati , berani, selalu ceria ,dan murah senyum,di usia 5 tahun dia harus menjadi yatim piatu karena perampokan yang menewaskan kedua orang tua nya ,yang ternyata perampokan itu hanyalah alibi si pelaku untuk menghabisi mereka demi mencapai keinginan nya
Hingga suatu hari ia di adopsi oleh seorang pria yang menyayangi nya dengan tulus , namun siapa sangka ayah yang mengadopsi nya merupakan ayah kandung nya
Naraya dipertemukan dengan seorang laki laki bernama Ammar Sharma ,pria kelahiran Indonesia namun berdarah Pakistan India, tak disangka pertemuan nya yang ke dua dengan pria itu merupakan pertemuan perjodohan yang di kehendaki ayah angkat nya ,....
Hingga suatu ketika terkuak lah tentang jati diri si gadis cantik bernama Naraya Tiffany
Apakah Nara akan menerima perjodohan itu ?...
Dan siapa kah sosok Ammar Sharma itu sebenarnya ?...
Bagaimana kisah nya ?
yuk capcus baca.....
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon qsk sri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
tekejut nya Ammar
Minggu pagi yang cerah secerah wajah seorang gadis yang sedang berada di antara tanaman bunga matahari ,ia bersenandung kecil sambil sesekali menggoyangkan kepala , headset yang menempel di kedua telinganya membuat ia tak sadar suara nyanyian nya semakin terdengar jelas hingga ke dalam rumah.
Nara,gadis itu tengah menanam,memotong daun kering hingga mengambil biji biji bunga matahari nya dan ia masukan ke wadah kecil , rutinitas ini selalu ia lakukan setiap minggu nya sebelum berangkat ke tempat kelas bela diri
"hah...akhirnya selesai juga"ucapnya lega sambil menepuk nepukan kedua tangan nya
"Bi tolong nanti ini di oven ya dan yang ini simpan untuk benih nya lagi"ucap Nara pada pelayan nya sambil menyodor kan 2 wadah kecil berisi biji bunga matahari
"baik non"ucap pelayan nya
Gadis itu pun segera beranjak untuk membersihkan tubuh nya lalu setelah itu ia akan pergi ke pelatihan beladiri
"sudah mau berangkat ya "tanya Bram pada anak nya setelah melihat Nara keluar dari kamar dengan penampilan yang sudah rapih
"iya pah, Oma sama Opa pada kemana sih pa,dari tadi ga kelihatan ?"tanya Nara menanyakan keberadaan Oma Opa nya
"lagi jalan jalan keliling kompleks,atau mungkin lagi pacaran mereka di taman seperti biasa"ucap Bram kemudian
"ah papa,bisa saja "ucap Nara
*
di kediaman Ammar
"hari Minggu begini mau kemana kamu,papa saja dirumah?"tanya Aditya
"ke luar pah suntuk di rumah"ucap Ammar
"jangan jauh jauh nanti nyasar loh"ucap Aditya tersenyum
"mana ada nyasar" sergah nya
"ya kali kamu lupa jalan pulang"ucap Aditya lagi
"sudah sudah jangan dengarkan papa mu,"ucap Tina jengah dengan suaminya
"Ammar berangkat" ucap nya
Ia pun langsung memasuki Lamborghini Aventador hijau kesayangan nya dan melajukan pelan keluar pekarangan rumah nya
Ia berniat untuk pergi ke Bandung tempat dimana dia dan kekasih kecilnya sering bertemu dulu , siapa tahu nanti dia bisa bertemu dengan nya ' fikir nya ,ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang , tiba tiba netra nya melihat pada mobil yang berhenti dengan satu motor di depan mobil nya dan 2 orang berada di depan dan di samping pintu kemudi tengah menggedor kaca nya.
Ia menghentikan mobil nya memperhatikan dari dalam mobil nya dengan seksama
ketika ia melihat seorang wanita keluar dari mobil itu ia pun terkejut
"Nara..."pekik nya
Ia pun langsung keluar dari mobil nya menghampiri Nara yang sedang di todong senjata tajam
"Nara ..."
"Ammar "
Kedua penjahat itu langsung menoleh dan saling pandang lalu menganggukan kepala
"apa yang kalian lakukan lepaskan dia"teriak Ammar setelah melihat salah satu penjahat itu menahan Nara dengan pisau yang di todong kan ke leher nya
"diam disitu,dan berikan benda berharga kalian ,atau gadis cantik ini mati di tangan ku" ucap si penjahat nyalang
"ck kalian mau ini"ucap Ammar mengeluarkan dompet juga handphone nya
"cepat serahkan "seru penjahat itu
"lepaskan dulu dia " ucap Ammar tak mau kalah
"cepat berikan atau gadis ini mati"teriak nya
"ck jangan teriak teriak bisa gak, pengang nih telinga ku" ucap Nara berdecak
"heh kau tak takut cantik,"ucap penjahat itu
"sayang juga gadis secantik ini harus mati sia sia,setidaknya kita nikmati saja dulu dia , biar ga sia sia mati nya "ucap penjahat satunya tersenyum mesum
"apa kau bilang,berani kau menyentuh nya ,aku yang akan menghabisi kalian "ucap Ammar tak terima mendengar ucapan para penjahat itu
"hahaha...siapa kau apa kekasih nya atau suaminya ,hah siapa pun kau itu kami akan tetap melakukan nya hahaha..." ucap nya dengan tertawa penuh kemenangan
Entah kenapa emosinya kian memuncak setelah mendengar ucapan kedua penjahat itu
"sudah belum kalian ngobrolnya sih,pegel nih"ucap Nara santai , tak terlihat sedikit pun ketakutan di wajah nya
"kenapa cantik sudah tak sabar ya kita bermain ,tenang saja abang akan buat kau puas"ucap seorang penjahat yang menodongkan pisau pada nya
"jangan mimpi"ucap nya datar
dan
bruuukkk....
Nara berhasil membanting penjahat itu ke depan nya
hal itu membuat Ammar serta rekan penjahat nya terkejut
"ayo kata nya mau bermain dengan ku,ko malah tiduran ck"ucap Nara menantang
Penjahat itu pun bangkit dan berusaha menyerang Nara , namun sebelum ia menyentuh nya Ammar sudah lebih dulu menghajar penjahat itu , ia memukul juga menendang nya hingga penjahat itu jatuh tersungkur mencium aspal , Nara juga tak mau kalah ,gadis itu menghajar penjahat satu nya lagi ketika melihat nya hendak menyerang Ammar dari belakang ,
"beraninya menyerang dari belakang"ucap Nara setelah berhasil menendang nya
gadis itu terus melakukan pukulan dan tendangan sampai akhirnya penjahat itu babak belur di tangan nya
Saat kedua penjahat itu akan menyerang nya kembali , gadis itu mengeluarkan pistol kecil dari balik bajunya dengan tatapan mata nya yang tajam ia menodongkan nya pada ke dua penjahat itu
hal itu tentu saja membuat ciut nyali kedua nya ,
"pergi kalian atau aku tembak sekarang juga,dan ingat jangan sampai aku melihat kalian lagi , sebab kalau itu terjadi aku tidak akan menjamin apa yang akan terjadi pada kalian, mengerti ! " ucap gadis itu menggertak
"i ii iya ...kami mengerti "mereka pun langsung meninggalkan tempat itu melajukan motornya dengan cepat
"Nara,itu.."Ammar rupanya ia ikut terkejut dengan apa yang gadis itu lakukan tadi , juga terkejut dengan benda yang di pegang nya
"ah ini, ini hanya pistol mainan ko" ucap ya enteng
crrooott....
"tuh yang keluar nya air "ucap nya cekikikan
"kamu bikin aku syok tahu ga, tapi kamu hebat juga ya ternyata , aku ga nyangka ck ck ck " ucap Ammar berdecak kagum pada sosok perempuan di depan nya
"sejak kapan kamu belajar beladiri ?" tanya nya kemudian
gadis itu duduk di trotoar dengan meregangkan otot-otot nya
Hal itu membuat Ammar menelan ludah melihat dua gundukan yang menonjol dengan sempurna
" dari kecil aku sudah belajar,selebih nya hanya nonton film action saja"jawab Nara kemudian
"memang nya kamu ga takut ?"
"takut?"
"ya kamu ga takut terluka memang nya ?"
"takut sih pasti iya,tapi ya aku berusaha saja biar aku tak terluka" ucap nya
"aku juga seperti ini karena nya , dia yang bilang kalau aku harus jadi perempuan berani,kuat dan mandiri , makanya aku belajar bela diri untuk bisa melindungi diri ku sendiri" ucap nya
"dia siapa?"
"seseorang yang namanya selalu terukir indah
di hatiku, tapi....
"tapi kenapa?" tanya nya
"sudah lah tak perlu di bahas , eh ngomong ngomong kamu kenapa ada di sini juga ?" tanya nya mengalihkan pembicaraan
"tadi aku ga sengaja lewat, lihat mobil yang berhenti dengan satu motor di depan nya , aku meyakini kalau mereka itu orang jahat dan ternyata benar ,tapi yang bikin aku tekejut ternyata kamu yang keluar dari mobilnya" ucapnya
"memang nya kamu mau kemana ?"tanya Nara
"ke Bandung"jawab nya cepat
"mencari kekasih ku"ucap nya lagi
"Bandung?" Nara bergumam
"kenapa memang nya ?"tanya nya pula
"ah enggak ko, kebetulan aku juga berasal dari panti asuhan di Bandung,meskipun begitu aku tetap lahir dan di besarkan di Jakarta sewaktu orangtua ku masih ada ," jelas nya
"kebetulan sekali ya "ucap nya lagi
"kebetulan?"...........
.
.
.
.
.
.
.
to be continued
ntar janjian ketemuannya gimana dong?
selamat ya ammarnara atas cebongx udah berhasil bersenayam n selamat buat bramhana atas pernikahanx.💘💝💖💗💓💞💕💟❣❤🧡💛💚💙💜🤎🖤💔💔🤍 ku titip sejuta cinta buat kalian.