NovelToon NovelToon
Calon Imam Pilihan

Calon Imam Pilihan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:292.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Naimma

" Tapi Adek nggak mau nikah sekarang. Harus nunggu Adek lulus kuliah dulu pokoknya ! " Nana mengajukan syarat pada ayahnya saat menerima lamaran dari Zen, pemuda dewasa dengan pesona lesung pipi yang tak lain adalah sepupunya sendiri.

Dengan masa penantian panjang itu, Nana, gadis yang baru saja lulus dari bangku SMA itu mengharapkan Zen menyerah dan membatalkan perjodohan ini.

Berhasilkah Nana membuat Zen meninggalkannya? Ataukah justru ia akan terpikat pada sosok dewasa Zen, lalu menjadikannya sebagai sosok calon imam pilihannya sendiri nantinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naimma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nana Sakit 2

Nana membuka mata, cahaya matahari yang menerobos masuk melewati kaca-kaca besar yang sudah tidak tertutupi korden terasa menyilauka. Tubuh yang membeku semalam, kini menghangat dibawah selimut tebal bermotif "hello kitty" kesukaannya.

Sejak kapan Ibu tidur disini? Mendapati Ibu tidur sambil memeluk tubuhnya yang berbalut selimut.

" Aku kenapa? Kok badanku rasanya nyeri-nyeri." Mengeluarkan tangannya yang serasa kuku dari dalam selimut.

Ini handuk apalagi? Nana menyingkirkan handuk yang terasa dingin dikeningnya ke meja yang berada disebelah tempat tidur.

Obat siapa ini di meja? Banyak banget.

Lho aku kok demam? Panterasan aja nafasku kerasa panas. Nana memegang kening yang terasa ringan setelah handuknya disingkirkan.

Nana memandang lekat wajah ibu sambil mengingat kembali apa yang telah terjadi. Banyak sekali pertanyaan yang muncul secara beruntun dalam kepalanya. Terasa menyesakan, karna tidak satupun pertanyaan itu dapat Ia jawab sendiri.

" Ya Allah... Alhamdulillah anakku." Ibu terbangung.

Rasa syukur Ibu tidak terkira, melihat Nana sudah membuka mata. Ibu yang merasa hampir kehilangan anak perempuan satu-satunya itu mempererat pelukannya. Dan juga menempelkan ciumnya lama ubun-ubun Nana, dengan air mata yang mengucur karna saking bahagianya karna tengingat kejadian semalam.

" Ada apa toh, Bu?" Nana tidak mengingat apapun. Termasuk amarahnya terhadap Ibu.

" Adek udah bangun ! Alhamdulillah...." Firman mendekat keranjang tidur Nana. " Ini mas bawain bubur ayam." Segera setelah mendapat kabar dari Hafid, Firman datang membawa mobil bak terbukanya. Berjaga-jaga jika dibutuhkan untuk membawa Nana kerumah sakit.

" Mas lebay... adek cuma demam dikit sama hidung mampet sebelah aja. Tapi reaksinya nyampe segitunya." Beranjak bangun menerima bubur ayam dari Firman, karna perutnya terasa lapar. " Aduh ! kepalaku berat banget ya..." Memegangi kepala.

" Bu, sama Bu bidan suruh nyiap-nyiapin yang perlu dibawa kerumah sakit. Bentar lagi Bu bidan kesini bawa ambulan." Ucap Hafid panik sebelum sampai di pintu kamar Nana.

" Alhamdullah adek udah bisa bangun ! " Sesampainya di pintu kamar, Ia elihat adiknya menatap heran padanya.

" Ini sebenarnya ada apaan sih? Lihat adek bangun tidur aja pada di Alhamdulillahin." Heran karna sudah tiga orang yang mengucapkan kalimat syukur itu. " Ngledek ya, karna adek kesiangan?" Firman yang duduk di tepi kasur, reflek mencubit kedua pipi cabby Nana.

" Aaooowww... sakit Mas." Memukul tangan Firman yang mencengkram dipipi seperti cengkraman capitan kepiting hidup.

" Udah bikin semua orang hawatir, tapi bisa-bisanya masih bisa ngelawak." Hafid menaiki kasur, lalu mencubit pipi Nana yang masih terlihat merah bekas cubitan Firman.

" Aaaaaaoooow... punya kakak kok pada jahat banget sih ! Badan adek lemes gini bukannya disayang-sayang malah di siksa." memukuli Hafid dan Firman dengan guling. Yang justru membuat mereka tambah semangat untuk ngusilin Nana.

" Fid, cepetan kamu telfon Bu bidan. Kasih tau kalau adikmu sudah bangun." Ibu mengingatkan. Hafidpun segera mengeluarkan ponsel dari saku kemejanya, dan menghubungi Bu bidan agar tidak jadi membawa ambulans kerumah ini.

" Kok pake laporan sama Bu bidan sih, Bu? Apa mentang-mentang dia mantanya mas Sholeh?"

" Ya kan semalam Bu bidan yang mriksa kamu. Malah sempet ikut jagain kamu nyampe subuh. Terus sebelum pulang Bu bidan bilang, kalau nyampe siang masih belum bangun nanti dirujuk ke rumah sakit."

" Apa iya?" Nana mengernyitkan keningnya, tidak percaya.

" Ya kan kamunya lagi nggak sadar ! Nyampe Ibu nangis-nangis dikira kamu meninggal. Hahaha." Ketegangan yang mereka lewati, sekarang ini sudah bisa menjadi bahan lelucon untuk Hafid.

" Hust! Nggak boleh ngomong gitu, Fid." Hardik Ibu. Yang ditanggapi dengan suara tawa Hafid.

" Makanya, lain kali kalau mau tidur itu pake selimut. Jangan sok kuat !" Firman mengusap kepala Nana.

" Nih, lihatin mata Mas. Semalam cuma bisa tidur sebentar, gara-gara kamu !" Hafid menjembreng mata pandanya dihadapan Nana.

***

Dihari berikutnya, saat Hafid datang menemuinya. Nana meminta Hafid untuk menceritakan apa yang sebenarnya sudah Ia alami waktu itu. Karna Ayah dan Ibu sama-sama diam tidak mau membahasnya. Terutama Ibu, hanya menitikan air mata saat Ia bertanya.

Setelah mendengar Hafid menceritakan bagaimana kesedihan Ibu saat mendapati tubuhnya membiru dan tidak memberikan respon, dan bagaimana pontang-pantingnya Ayah mendatangi rumah bidan desa yabg berada disebelah rumah Hafid. Yang dengan otomatis membangunkan Hafid yang masih terlelap, karna mendengar suara ribut Ayah di luar rumah. Hati Nana menjadi terasa sakit. Air matanya tak sengaja menetes karna haru.

1
Kimie Meonk
aqnunggu karyamu yg berikutnya Thor....😊
Anna Susiana
ayo lanjut menyimak ceritanya
Rania Shanum
lohh laptopnya mn thor?
Rania Shanum
ak bayangkan visual Zen, Andi Arsryl.
N.U: boleh juga sih, tapi senyumannya masih manisan zen dikit,kak....🤭
total 1 replies
Rania Shanum
Suamiku dulu nikah umur 35 ak 25 😁😁
beda 10 tahun. mateng banget yachh
N.U: makasih ya kak rania udah mampir baca, seneng bgt akunya..
kaget juga sih pas buka aplikasi ada notifikasi like sama komenan di sini. kan udah lama bgt tamat. eh ternyata masih ada yg masih mau baca & mau meninggalkan jejaknya.
total 2 replies
Sha
Btw thor, kok penasaran sama kelanjutan cerita kuliah si Nana ya dianter tiap hari atau ngontrak, gimana reaksi si Azzam, juga reaksi Nana pas kerumah mertuanya, wkwkwk.
Sha: sama-sama kak. semangaaaatttt
total 8 replies
Sha
Ndak ada kata-kata lagi wes. Pokoknya mantul banget
Sha: untuk pengalaman pertama ini mah udah the best kak. penulisannya bagus rapi, bahasanya juga mudah dipahami jadi ndk perlu mikir susah-susah hehe.

semangat terus berkaryanya kakak, semoga kedepan lebih baik.
ditunggu juga karya yang bernapaskan Islami (Islam Syar'i)
total 3 replies
Ellen Thianyo
f ,we
N.U: kenpa kak?
jangan ragu buat ngasih saran ke authornya ya...
total 1 replies
Rayhanah Salwani
sampai dsni suka baca ceitanya
N.U: makasih kak, sudah meninggalkan jejak disini.
total 1 replies
Dinda Kirana agustina
sebenernya novel nya bagus.... tpi sayang like nya dikit
Dinda Kirana agustina
aduuuuh repot iaa... banyak tanggung ngan..
N.U: ya begitulah,kak... karna cuma zen yg bisa diandalkan di keluarga. tapi nanti kalau udah ketemu sma nana, lupa deh sama tanggungannya yg lain...😅
total 1 replies
Dinda Kirana agustina
baru Nemu ini novel... aku baca ya...
N.U: trimakasih kak dinda sudah mampir disini.❤
semoga berkenan.😍
total 1 replies
Putu Sugianti
iiI
N.U: trima kasih ya,kak... sudah bersedia mampir disini. kalau punya saran, author siap mendengarkan.
total 1 replies
indrianingtyas
thor q kangen kekonyolan mamam sm mumum beneran ini😣...kpn lanjutin season 2 gt thor..
indrianingtyas: ke tempat mamam sm mumum yo thor..mumum da hamil pa blm kita liat yuk😂😂
total 4 replies
Kimie Meonk
nama nih author q tersayaaaaang.... ad karya bru lgi ga???? kangen nich.. pke banget lgi...😍😍😍
N.U: makasih kak Dian...😍😍😍😍 lope...lope... buat kakak.❤❤❤
total 3 replies
Ari Yanti
Keren thor. .ak suka ceritanya marai kyo wg gemblung...lnjut season 2 thor
N.U: relekan aja ya,kak... mereka udah bahagia kok.
total 3 replies
An-nur
ayolah thor bikin cerita imam pilihan jilid dua kan sekarang udah jadi imam jadi judulnya nggak calon imam lagi,imam pilihan aja hehehe kangen nih
N.U: kangen sama aku???
total 1 replies
Aleza farisa
nggak ada part 2 nya kah thor
N.U: Belum tau,kak...
soalnya belum ada rencana buat nulis lagi dalm waktu dekat ini
total 1 replies
Aleza farisa
keren thor😁😁😁😁😁😁
N.U: makasih...

semga nggak ngecewain cerita penutupnya.😁
total 1 replies
Anik Nur Yamah
terimakasih juga thoor.,, ceritanya bagus banget...
d tunggu crita2 yang lainnya...atau cerita kelanjutannya mamam Zen dan mumum Nana...
N.U: dibilang bagus, pake bgt aku jadi malu,kak...😳😳😳

untuk saat ini sih belm ada keinginan buat nulis lagi. soalnya susah cari waktuny. ntar yg ada, updatenya tambah nggak rutin dari sebelumnya.
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!