NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Bahagia

Pernikahan Tanpa Bahagia

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Ivy Zhang, seorang pengacara cerdas, akhirnya ingin mengakhiri pernikahannya dengan Leo Fung setelah kehilangan bayi mereka.
Namun Leo, suami yang masih mencintainya, menolak melepaskan Ivy.

Di saat yang sama, Calvin Duan, pria berkuasa sekaligus rival Leo, tiba-tiba menjadikan Ivy sebagai pengacara pribadinya. Dengan tujuan yang sulit ditebak, Calvin menyeret Ivy ke dalam perseteruan dengan suaminya sendiri.

Di antara suami yang berkuasa dan klien yang tak kalah berkuasa, siapa yang harus dibela Ivy?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Cafe.

Calvin duduk berhadapan dengan Ivy. Di atas meja terdapat sebuah berkas tebal yang baru saja diberikan Calvin kepadanya.

Ivy membuka halaman pertama.

“Kasus sengketa proyek pembangunan Distrik Bisnis Internasional Tianhua?”

“Benar,” jawab Calvin.

“Nilainya 8,6 miliar yuan?”

Calvin mengangguk.

“Perusahaan Anda awalnya memenangkan tender, tetapi kemudian hasilnya dibatalkan dan proyek diberikan kepada Hengyuan Group?”

“Dua hari setelah kami dinyatakan sebagai pemenang, Hengyuan mengajukan keberatan.”

Ivy mengerutkan kening.

“Dengan alasan apa?”

“Mereka menuduh proses penilaian tender tidak adil.”

“Lalu?”

“Panitia melakukan pemeriksaan ulang. Hasilnya, kemenangan perusahaan kami dibatalkan.”

Ivy membalik beberapa halaman. “Dan Hengyuan langsung mendapatkan proyek tersebut?”

“Ya.”

Ivy terdiam sejenak.

“Kalau begitu, apa yang membuat Anda yakin ada permainan di balik keputusan itu?”

Calvin mendorong beberapa lembar dokumen ke hadapannya.

“Ini.”

Ivy mengambilnya.

“Ada perubahan persyaratan tender beberapa hari sebelum penilaian ulang.”

“Benar.”

“Dan perubahan itu justru menguntungkan Hengyuan.”

“Bukan hanya itu.”

Calvin menyerahkan dokumen berikutnya.

“Salah satu anggota panitia tender menerima uang dari perusahaan yang berhubungan dengan Hengyuan.”

Tatapan Ivy langsung berubah serius. “Berapa?"

“Dua juta yuan.”

Ivy menatap Calvin.

“Apakah Anda punya bukti transfernya?”

“Ada.”

“Kalau begitu, ini sudah jauh lebih serius daripada sekadar sengketa proyek.”

Calvin bersandar di kursinya.

“Aku juga menemukan tiga perusahaan lain yang ikut dalam tender.”

Ivy melihat daftar perusahaan tersebut. “Ketiganya memiliki hubungan dengan Hengyuan.”

“Benar.”

Ivy perlahan meletakkan dokumen itu.

“Jadi Anda menduga mereka sengaja menggunakan perusahaan-perusahaan tersebut untuk menciptakan persaingan palsu?”

“Itu dugaan kami.”

Ivy menatap Calvin dengan serius.

“Kalau begitu, kasus ini bukan hanya mengenai perebutan proyek. Kita harus membuktikan adanya manipulasi tender, konflik kepentingan, dan kemungkinan suap.”

Calvin mengangguk.

“Itulah alasan aku mencari pengacara.”

Ivy menutup berkas tersebut.

“Kalau semua bukti ini benar, saya bisa menangani kasusnya.”

Calvin menatapnya.

“Dan kalau bukti itu tidak cukup?”

Ivy mengembalikan tatapannya.

“Kalau begitu, saya akan mencari bukti yang kurang.”

Calvin menatap Ivy beberapa detik.

“Berapa lama kau membutuhkan waktu untuk memeriksa seluruh berkas?”

“Dua hari.”

“Dua hari?”

“Saya harus memastikan setiap bukti dapat digunakan secara hukum. Kalau ada satu saja yang bermasalah, pihak lawan pasti akan menggunakannya untuk membalikkan keadaan.”

Calvin mengangguk.

“Baik. Aku akan memberimu akses ke seluruh dokumen perusahaan yang kau butuhkan.”

Ivy kembali membuka berkas.

“Ada satu hal lagi.”

“Apa?”

“Siapa pemilik Hengyuan Group?”

Calvin tidak langsung menjawab.

Ia mengambil cangkir kopinya dan menyesapnya dengan tenang.

“Leo Fung.”

Tangan Ivy yang sedang membalik halaman langsung berhenti.

Wajahnya membeku.

“Siapa?”

“Leo Fung,” ulang Calvin dengan tenang. “CEO Fung International Group.”

Ivy menatap Calvin tanpa berkata-kata.

Calvin memperhatikan perubahan ekspresinya.

“Kau mengenalnya?”

Ivy segera menutup berkas tersebut. “Ya.”

“Seberapa dekat?”

Ivy menggenggam tangannya di bawah meja. “Dia... suamiku.”

Untuk pertama kalinya sejak pertemuan mereka, ekspresi Calvin berubah.

Tatapannya menjadi jauh lebih dalam. “Begitu rupanya.”

Ivy menatapnya.

“Anda sudah tahu?”

“Aku tahu sebelum mengundangmu bertemu.”

Jantung Ivy berdegup lebih cepat. “Kalau Anda sudah tahu, kenapa masih meminta saya menangani kasus ini?”

Calvin bersandar pada kursinya.

“Karena aku tidak mencari pengacara yang akan membelaku hanya karena uang.”

Tatapannya tajam.

“Aku ingin pengacara yang akan mengatakan kebenaran, bahkan jika orang yang harus dilawannya adalah suaminya sendiri.”

Ivy terdiam cukup lama.

Tangannya masih berada di atas berkas kasus tersebut.

“Jadi sejak awal Anda sudah tahu siapa saya?”

“Ya.”

“Dan Anda tetap meminta saya menangani kasus yang melibatkan suami saya?”

“Benar.”

Ivy menatap Calvin tajam.

“Bukankah Anda khawatir saya akan membela Leo?”

Calvin mengangkat cangkir kopinya.

“Itu sebabnya aku memberimu kesempatan untuk menolak.”

Ivy mengerutkan kening.

“Kalau saya menolak?”

“Aku akan mencari pengacara lain.”

Jawaban Calvin terdengar begitu tenang seolah perkara tersebut tidak berarti apa-apa baginya.

Namun Ivy tahu, pria di hadapannya tidak mungkin mengeluarkan biaya besar dan membawa kasus sebesar ini hanya untuk sebuah proyek.

“Apa sebenarnya yang Anda inginkan dari kasus ini?” tanya Ivy.

“Aku ingin proyek itu dikembalikan kepada perusahaan kami.”

Calvin meletakkan cangkirnya.

“Dan jika terbukti ada orang yang menggunakan cara ilegal untuk mendapatkannya, aku ingin mereka bertanggung jawab.”

Ivy kembali membuka berkas.

“Kalau begitu, saya perlu bertemu dengan tim hukum perusahaan Anda dan melihat semua bukti asli.”

“Bisa.”

“Termasuk bukti transfer dua juta yuan itu.”

“Besok akan kukirimkan.”

Ivy mengangguk.

Namun setelah beberapa detik, ia kembali menatap Calvin.

“Kalau saya mengambil kasus ini, saya akan bekerja sebagai pengacara. Saya tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada Anda.”

“Aku tidak memintanya.”

“Dan saya juga tidak akan sengaja menjatuhkan Leo hanya karena masalah pribadi.”

Calvin menatapnya.

“Aku juga tidak membayarmu untuk melakukan itu.”

Ivy terdiam.

Jawaban tersebut justru membuatnya semakin sulit membaca pria di hadapannya.

Calvin kemudian berdiri.

“Pelajari berkasnya. Setelah itu, berikan jawabanmu.”

Ivy mengangguk.

“Saya akan memberi keputusan setelah memeriksa seluruh bukti.”

Calvin berbalik meninggalkan meja. Namun sebelum pergi, ia berhenti.

“Nona Zhang.”

Ivy mengangkat wajah.

“Kalau kau menemukan bukti bahwa suamimu memang melakukan pelanggaran...”

Calvin menatapnya dingin.

“Jangan tutup mata hanya karena dia adalah suamimu.”

Setelah mengatakan itu, Calvin pergi meninggalkan kafe.

Ivy tetap duduk di tempatnya.

Tatapannya jatuh pada berkas di hadapannya.

Untuk pertama kalinya, Ivy harus menghadapi kemungkinan bahwa pekerjaannya sebagai pengacara akan membawanya berhadapan langsung dengan suaminya sendiri.

1
karin
thanks author
💝F&N💝
secangkir kopi susu manis hangat untukmu yaaaaaaa
sebagai penyemangat untuk memulai harimu😍😍😍😍😍
💝F&N💝
thor, cerita ini sebenarnya bagus. to sayang up nya cuma satu bab saja.
tambah lagi dooooong. supaya kita gak nunggu lanjutannya dengan penasaran.🙏🙏🙏🙏🙏
Dini Anggraini
Ivy kamu dengan Calvin duan saja lebih muda dan tampan.
Dini Anggraini
Kakak author yang baik sekali2 berilah fotonya lengkapnya ivy, Calvin, leo, semua pemain yang ada di novel ini. Terimakasih sebelumnya kak. 👍👍👍🥰🥰🥰
Kinara Widya
jadi s Calvin menyukai Ivi
Rapika Ramie
laki2 penzinah merasa tersakiti..menjijikkan..
Dini Anggraini
Ivy ini benar2 anak kandung apa anak pungut ya kak author masak anak kandung bila pernikahan anaknya gak bahagia malah mendukung 100℅ perceraian anaknya apalagi bila menantu selingkuh langsung di ajak pulang ke rumah ortunya ivy itu. Ini malah mendukung leo si tukang selingkuh heran aku kak. 🥰🥰
Pikachu: kandung kk🤭🤭🤭
total 1 replies
MrHuang Coffe
mantap
karin
Cerita nya bagus thorr. Lanjut thor
sunaryati jarum
Tukang selingkuh jatuhkan saja Ivi
Kinara Widya
Calvin menyukai Ivi sepertinya
sunaryati jarum
Ternyata ada udang di tengah bakwan,Calvin menggunakan jasa Ivy, semoga berhasil
Pikachu: 🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Baru mampir
Kinara Widya
apakah Calvin sebenarnya menyukai Ivy...
Kinara Widya
Leo yg egois
Kinara Widya
tambah kak
Kinara Widya
bagus2 ceritanya
Kinara Widya
lanjut kak
Bu Kus
seorang Leo gak akan pernah berubah tetap gak bisa setia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!