NovelToon NovelToon
Sistem Mancing Mania Mantap

Sistem Mancing Mania Mantap

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:28.6k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Arga, seorang pemuda yatim piatu miskin yang berjuang hidup sebagai nelayan sampan, harus menelan pil pahit saat dihina habis-habisan oleh mantan teman-teman sekolahnya di sebuah acara reuni.

Merasa putus asa dan tidak terima dengan ketidakadilan takdir, ia melampiaskan emosinya dengan memancing di tengah malam, namun kailnya justru menarik sebuah umpan logam berkarat misterius yang menyerap darahnya dan membangkitkan Sistem Mancing Mania Mantap.

Berbekal sistem aneh yang menggunakan emosi sebagai umpan dan menunjukkan lokasi pancing yang tidak masuk akal, Arga tidak lagi sekadar memancing ikan biasa, melainkan menarik harta karun dimensi lain, pusaka kuno, hingga kekuatan gaib yang akan memutarbalikkan nasibnya dari pemuda rendahan menjadi sosok kaya raya yang ditakuti semua orang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Umpan gaib berhasil ditarik oleh target," ucap suara mekanis sistem di dalam kepala Arga.

Ujung joran karbon Arga tiba-tiba melengkung tajam ke arah permukaan air kolam renang.

Tarikan dari dalam air ini jauh lebih ringan daripada saat dia memancing koper perak di selokan kemarin.

Namun ada hawa dingin aneh yang merambat dari gagang joran hingga ke telapak tangannya.

Arga segera memutar tuas penggulung benang dengan gerakan memutar yang stabil.

Brak.

Sebuah pusaran air kecil tiba-tiba terbentuk di permukaan kolam renang yang tenang itu.

Beberapa tamu yang sedang berenang di dekat sana langsung berenang menepi karena panik melihat pusaran aneh tersebut.

Arga menarik jorannya ke atas dan sebuah benda melesat keluar dari dalam air.

Benda itu mendarat dengan suara berdebum pelan di atas lantai kayu tepat di sebelah lutut Arga.

Tangkapan kali ini sama sekali bukan harta karun mengkilap atau koper berisi dokumen penting.

Itu adalah sebuah batu giok sebesar telapak tangan orang dewasa yang warnanya hitam legam seperti arang.

Permukaan batu giok itu dipenuhi oleh ukiran huruf kuno yang sama sekali tidak bisa dibaca oleh Arga.

Batu itu mengeluarkan asap tipis berwarna keunguan yang langsung menghilang saat terkena hembusan angin sore.

"Misi harian berhasil diselesaikan dengan sempurna," lapor sistem melalui layar biru transparan.

"Host mendapatkan hadiah Keterampilan Penilaian Barang Gaib Permanen dan tambahan lima ratus Poin Sistem."

Arga merasakan sensasi dingin menyengat yang tiba-tiba mengalir masuk ke kedua bola matanya.

Pandangannya sempat kabur selama beberapa detik sebelum akhirnya kembali normal dan jauh lebih tajam dari sebelumnya.

"Gue rasa ini saat yang tepat buat nyoba keahlian baru gue," gumam Arga menatap batu giok hitam di lantai.

Arga memusatkan pandangannya ke arah batu tersebut dan mengaktifkan Keterampilan Penilaian Barang Gaib miliknya.

Sebuah kotak informasi baru langsung melayang di atas batu giok itu.

Nama Barang: Giok Hitam Penyerap Kesialan.

Tingkat Kelangkaan: Rare.

Deskripsi: Benda gaib ini menyerap energi negatif dari lingkungan sekitarnya selama ratusan tahun.

Efek Samping: Siapa pun yang menyentuh batu ini tanpa ikatan sistem akan langsung mengalami kesialan fisik secara instan.

Arga menelan ludah membaca peringatan bahaya di baris terakhir deskripsi barang tersebut.

'Untung gue belum main pegang aja batu aneh ini,' batin Arga merasa sangat lega.

Arga baru saja berniat mengambil handuk kecil dari dalam tasnya untuk membungkus batu giok itu.

Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang diseret dengan kasar mendekat ke arahnya.

"Woi nelayan kere, lo ngapain narik batu got kotor ke kolam renang orang kaya hah?" bentak Dimas yang ternyata belum menyerah mencari masalah.

Dimas melangkah mendekati Arga dengan wajah merah padam karena masih menyimpan dendam atas kejadian tadi.

Rina mengekor di belakang Dimas dengan raut wajah cemas karena takut petugas keamanan kembali menegur mereka.

"Udah Dim, kita balik ke kursi aja yuk, malu dilihatin banyak orang dari tadi," bujuk Rina menarik lengan Dimas.

"Lepasin Rin, gue belum puas ngasih pelajaran ke orang gila ini," tepis Dimas dengan kasar.

Dimas berdiri menjulang di depan Arga yang masih duduk bersila di lantai kayu pinggir kolam.

"Lo bayar delapan puluh lima juta cuma buat mancing batu dekil begini Ga?" ejek Dimas tertawa sumbang.

"Mending uangnya lo sumbangin ke panti asuhan tempat lo gede dulu dari pada lo buang-buang buat cari sensasi murahan."

Arga mendongak menatap wajah Dimas dengan ekspresi datar tanpa sedikit pun niat untuk membalas ejekan itu.

Dia justru melihat sebuah peluang emas untuk menguji efektivitas batu giok hitam kutukan ini.

"Ini bukan batu sembarangan Dim, ini barang antik langka yang harganya miliaran," jawab Arga memancing rasa penasaran Dimas.

"Batu antik apaan, ini mah batu kali yang biasa buat bersihin daki di kamar mandi," ledek Dimas semakin meremehkan.

"Lo kalau iri bilang aja Dim, lagian lo gak bakal ngerti nilai seni barang ginian," balas Arga dengan nada bicara sengaja dibuat menyebalkan.

Emosi Dimas langsung tersulut mendengar kata iri keluar dari mulut pemuda yang dulu selalu dia injak-injak harga dirinya itu.

Dimas menundukkan badannya dan langsung mengulurkan tangan kanannya ke arah batu giok hitam tersebut.

"Jangan sentuh barang gue Dim," peringat Arga dengan nada panik palsu untuk semakin memprovokasi musuhnya.

Peringatan itu justru membuat Dimas semakin yakin untuk merebut batu tersebut dan membuangnya ke dalam kolam.

"Gue mau lihat seberapa berharga batu jelek lo ini," ucap Dimas sambil meraup batu giok itu dengan telapak tangannya.

Detik saat kulit tangan Dimas bersentuhan dengan permukaan batu hitam itu, sebuah energi ungu tipis merambat masuk ke lengannya.

Arga yang bisa melihat aliran energi gaib itu melalui keahlian barunya hanya tersenyum tipis di dalam hati.

"Berat juga nih batu, pasti isinya cuma timbal murahan," komentar Dimas sambil menimbang-nimbang batu itu di tangannya.

Dimas melangkah mundur selangkah bersiap untuk melemparkan batu giok itu jauh-jauh ke tengah kolam renang.

Namun tiba-tiba kaki kirinya menginjak sebuah genangan air tipis yang sangat licin di atas lantai kayu.

Keseimbangan tubuh Dimas langsung hilang seketika dan dia tergelincir ke belakang dengan posisi tubuh yang sangat canggung.

Srak.

Terdengar suara kain robek yang sangat nyaring memecah kesunyian area kolam renang VIP tersebut.

Celana renang desainer mahal yang dipakai Dimas tersangkut pada ujung paku kayu yang menonjol dan langsung robek dari atas ke bawah.

Dimas kehilangan pegangannya pada batu giok itu dan tubuhnya melayang jatuh ke belakang.

Byur.

Tubuh Dimas menghantam permukaan air kolam renang dengan suara cipratan yang sangat keras.

Batu giok hitam itu terlempar ke udara dan mendarat kembali dengan aman di atas handuk Arga yang terbuka.

Beberapa tamu wanita yang duduk di pinggir kolam langsung menjerit kaget dan segera menutup mata mereka.

Mereka jelas tidak ingin melihat pemandangan memalukan dari celana Dimas yang kini sudah robek parah memperlihatkan burung kecilnya.

Rina berteriak histeris di pinggir kolam sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan karena tidak sanggup menahan rasa malu.

"Astaga Dimas, lo tuh lagi ngapain sih," jerit Rina tidak berani mendekat untuk menolong kekasihnya.

Dimas muncul ke permukaan air sambil terbatuk-batuk karena tidak sengaja menelan banyak air kolam.

1
Kasma Wati
💪💪💪💪💪
Kasma Wati
lanjut👍👍👍
Kasma Wati
👍👍👍👍👍
Marthen
preman pasar kelas kampungan yg nyasar 😄😄😄
cynth
Mancing lele di selokan aja malunya nembus layar, apa lagi ini. Astaga...
Gege
nasahhh... ceritanya enteng..ngalir.. menyajikan hiburan bacaan yang bikin candu...
Momen'to
mimpi basah author 😹
Magane
menunggu sistem kurir mbg
Yofu
kok bisa kepikiran sih/Sweat/
Yofu
mancing mania mantap🗿
Dhewa Shaied
crazy up thorr.. imajinasinya gak ngotak 💪💪💪 😍😍😍😍
Yuliana Tunru
syuuuka bgt hari.ini crezy up thorrr 💪💪 up ..arga waktu x cari wanita special ya jgn sampe dpt tipe rina 😄😄😄
dhani satria
tomatkah?
dhani satria: owhhhhh.....,crazy up...,mantap ceritanya
total 2 replies
dhani satria
taline panjang bgt ya 3000 meter
Gege
berat bener cerita sistem bertema mancing ini..pikir ceritanya ringan, Nemu ikan dikembangkan hasilin duit milyaran, hidup enak wanita banyak.. sampe ratusan episode...🤣🤭
Yui: makasih idenya, habis konflik ini lah bisa diterapin /Smile/
total 1 replies
dhani satria
aquamen....
dhani satria
tongkat zeus
Yui: Poseidon lebih tepatnya/Facepalm/
total 1 replies
dhani satria
CEO WIJAYA ni
Yuliana Tunru
nalasan yg setimpal 😄😄
dhani satria
hahahhahhaha.....,lha gemblung yak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!