NovelToon NovelToon
Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Transmigrasi
Popularitas:115.9k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

Pamela Anderson, ketua Mafia yang di hianati oleh adik tiri dan suaminyanya, ia dibunuh dengan keji bersama anak yang dikandungnya.

Tapi anehnya, setelah jasadnya dimakamkan, ia hidup kembali dalam tubuh seorang gadis gemuk bernasib malang.

Gadis itu seperti dirinya, dihianati saudara tiri dan tunangannya. Gadis itu tewas tenggalm disungai, sebab tunangannya lebih memilih menyelamatkan selingkuhannya.

"Beristirahatlah dalam damai Song Aran, aku akan membuat mereka menyesal karena sudah membautmu menderita."

Janji Pamela Anderson setelah ia mendapatkan harta karun berupa liontin giok yang didalamnya terdapat ruang dimensi.

Cerita ini cuma karangan fiksi semata. Lokasinya bukan negara tertentu, cuma khayalan penggabungan saja.

Jika ada yang kurang pas, harap dimaklumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

Meksiko Abad 27.

Hukum tabur tuai itu nyata, semua perbuatan pasti ada timbal balik dan resiko. Cuma tinggal menunggu waktu saja.

Sepertinya doa harapan Pamela Anderson, yang kini memakai identitas Song Aran di abad dua belas, di beri jawaban oleh Tuhan.

Tidak perlu waktu lama, tak memberi kesempatan bagi para pelakon dosa merasakan kebahagian. Hukuman itu datang mencekik leher mereka.

Setelah membunuh Pamela Anderson, Mateo dan Sofia baru menyadari jika mereka telah melakukan kesalahan.

Membunuh wanita hamil itu di dalam markas The Queen, sama saja bunuh diri.

Kepanikan melanda, bagaimana cara menyingkirkan mayat Pamela yang terbujur kaku dilantai dengan darah menggenang dibawahnya.

"Jangan cemas, bukankah kamar ini ada jalan rahasianya..?" ucap Mateo menyeringai.

Dua sejoli itu gegas beraksi untuk menghilangkan jejak.

Mayat Pemela diseret seperti binatang, oleh Mateo, keluar dari markas melalui jalan rahasia.

Sedangkan Sofia bagian mengambil mobil sahabatnya.

Mateo dan Sofia bertemu di dalam hutan, dimana tempat itu selalu menjadi titik pelarian.

Mobil Pamela dirusak remnya, setelah itu Mateo kendarai mencari jalanan dengan tikungan dan turunan tajam.

Kalau Sofia, kembali ke kamar pribadi Pamela, membersihkan kekacauan yang ada.

Setelah mendapat lokasi bagus, Mateo menginjak full pedal gas, lalu melampar tubuhnya kererumputan di tepi jalan.

Mobil pamela melaju cepat diaspal menurun, sebelum terjun bebas kedasar jurang kemudian meledak.

Serapi apa pun kejahatan dikemas, tetap saja meninggalkan bukti.

Tanpa Mateo dan Sofia sadari, jika ada dua pasang mata mengawasi mereka sejak kedatangan Pamela.

Santiago dan Leonardo, pemuda kembar yang pernah diselamatkan Pamela, diberi kehidupan nyaman dan dibebaskan dari penderitaan.

Santiago dan Leonardo, memergoki Mateo bersama Sofia, di villa pemandian air panas satu minggu lalu.

Mereka tak melapor, karena tidak mengantongi bukti kongkrit. Saking marahnya pada saat itu, keduanya sampai lupa mengabadikan moment dimana bajingan penghianat tersebut sedang bercinta liar dikolam.

Sejak itu, Leonardo dan Santiago terus mengintai pasangan selingkuh tersebut setiap hari.

Hingga akhirnya kesempatan pun datang, Mateo dan Sofia memasuki kamar pribadi Pamela yang akses masuknya cuma bisa dibuka Pamela sendiri serta Mateo.

Santiago gegas mengirim pesan provokatif dan ancaman dengan nomor baru.

Tak lama Pamela pun datang, masuk ke kamar pribadinya.

Kejadian selanjutnya Santiago dan Leonardo tidak lagi tahu, sebab ruangan tertutup rapat.

Kedua pemuda itu tentu sangat cemas, berulang kali menghubungi nomor Pamela tapi tak ada jawaban.

Alarm tanda bahaya dibunyikan, Pamela tidak juga keluar.

Dua pemuda itu pun berpencar, mencari celah untuk mengetahui apa yang terjadi.

Satu jam berlalu, pemandangan menyesakkan dada terbingkai oleh mata elang Leonardo dan Santiago.

Marah, benci, murka, sekaligus menyesal, berkumpul menggulung kewarasan dua pemuda kembar itu.

Anak buah Pamela dikumpulkan, diberi bukti jika ketua meraka sudah dibantai oleh suami dan sahabatnya sendiri.

Anggota The Queen murka, rencana balas dendam disusun.

Dua hari berselang, dimana Sofia dan Mateo datang kemarkas. Keduanya langsung dilumpuhkan dengan obat bius.

Tubuh Mateo dan Sofia yang tidak sadarkan diri, diseret ke ruangan eksekusi.

kedua kaki dan tangan di ikat dengan posisi menyerupai huruf X. Baju di lucuti seluruhnya.

"Keparat, sialan..! siapa yang berani melakukan ini padaku..?" teriak Mateo meronta.

Rantai gemerincing nyaring, mengikuti gerakan beringas Mateo.

Sofia menggigil ngeri, kala melihat tubuhnya sudah telanjang bulat.

Pintu besi dibuka, si kembar dan enam orang kepercayaan Pamela masuk.

Mata Mateo dan Sofia membulat, mulut langsung berteriak mengumpat, mengutuk keras.

"Ini balasan karena kalian sudah berani menyentuh ketua kami..!" ucap Santiago sebelum melakukan penyiksaan.

Organ intim Mateo dan Sofia dibaluri air cabai dan lada.

"Acrh, sialan, hentikan..!"

Panas menggigit dirasakan Mateo dan Sofia, menjalar kesum-sum hingga jantung.

Leonardo memegang pisau bedah, menguliti tubuh Mateo.

Sementara Sofia, ia dirajam dengan besi dan dikuliti oleh Valentina.

Darah segar mengalir, menutupi daging badan yang sudah tak memiliki kulit.

Dari kaki, naik kepaha, lalu perut, kemudia tangan. Semua dilakukan bertahap.

Tidak ada belas kasihan. Raungan, ratapan, rintihan pedih, menjadi penyemangat bagi delapan anak buah kepercayaan Pamela Anderson.

"Bagaimana rasanya..? nikmat bukan..?" tanya sinis Valentina, memasukan besi kedalam mahkota Sofia sampai mentok ketulang.

Sofia merintih lirih, ia sekarat. Tubuh tanpa kulitnya terus mengucurkan darah.

"Mau aku atau kau yang melakukannya..?" tanya Santiago, melihat kejantanan Mateo.

Leonardo menyeringai iblis "serahkan padaku..!"

Mateo merintih ketakutan "tidak, jangan..!"

Suaranya bergetar, pelan sekali, patah-patah pilu.

Cras

"Ach..!"

Sayatan Leonardo buat, lalu mengambil bagian kulitnya perlahan.

"Siram..!"

Byur

Air garam dan cuka, membasuh darah disekujur tubuh Mateo serta Sofia.

"Aahh hentikan..! aku mohon..!" hiba Sofia dengan tubuh kelojotan menahan pedih dan perih.

Satu jam, pasangan zina itu dibiarkan menghirup oksigen, sembari menikmati rasa sakit yang luar biasa disekujur raga.

Darah membeku, kesadaran Mateo dan Sofia telah kembali.

"Lakukan..!" titah Leonardo pada sahabatnya yang lain.

Kuku dan gigi Mateo serta Sofia, dicabut paksa.

"Bunuh, cepat bunuh aku..!" pinta Sofia tak tahan lagi.

Kedelapan orang tangan kanan Pamela tertawa lantang, menatap sinis penuh penghinaan.

"Mati..? bersabarlah. Tanpa kau minta, penjaga neraka akan datang menjemputmu." sahut Valentina.

Pisau bedah ditangan Valeri dan Santiago, mata kiri Sofia serta Mateo dicongkel.

Leonardo bersama Dominic, menuang air garam kedalam cangkang berlubang.

"Sekarang kalian beristirahat dulu, besok kami akan datang menjenguk." gelak Santiago.

Keenam orang pergi, meninggalkan dua tubuh tanpa kulit yang sedang sekarat.

Ditengah penderitaan, ingatan akan Pamela menari-nari dipelupuk mata yang tak lagi sempurna.

Kebaikan, kelembutan, perhatian, kasih sayang dan cinta, menjadi pedang paling tajam yang berhasil menghujam nurani mereka.

Penyesalan muncul, tapi semua sudah terlambat.

Pamela Anderson, istri dan sahabat paling baik dan berjasa, kini sudah pergi meninggalkan dunia bersama bayinya.

Mateo meraung, menangis pilu, meratapi kesalahan karena sudah membunuh istri dan anaknya.

Sofia tergugu, mengingat dosa-dosanya pada sang sahabat yang selalu menjadikan dirinya prioritas.

Di hari kedua, ke enam tangan kanan Pamela datang lagi, membawa salam perpisahan.

Satu mata tersisa dicongkel, kulit wajah disayat habis, daun telinga dipotong dan yang terakhir, kulit kepala disingkap sampai tulang tengkorak terlihat.

Perlahan tapi pasti, Mateo dan Sofia pun mati.

Kala nyawa berada diujung lidah, bayangan Pamela Anderson yang menatap penuh luka kesakitan, terbayang di ingatan.

Mayat Mateo dan Sofia dicincang, lalu dijadikan pakan buaya, harimau dan singa peliharaan Pamela.

Setelah semua beres, anggota The Queen mengevakuasi bangkai mobil dan jasad Pamela, lalu menguburkannya dengan layak.

Kelompok The Queen sendiri tetap berjalan, meneruskan semua misi, visi dan kebaikan Pamela Anderson dalam menumpas kejahatan di Meksiko, serta membantu orang-orang yang membutuhkan.

Kursi kepemimpinan The Queen, dipegang oleh keenam tangan kanan Pamela.

1
Datu Zahra
Laosan ini aslinya baik, tapi terlalu takut dan pasrah sama ibunya
Fauziah Daud
lanjuttt
Sribundanya Gifran
lanjut
chataleya
wah jangan2 anak tuan besar tuh
Memyr 67
𝖽𝖾𝗁. 𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗁𝗎𝖺. 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂, 𝖺𝖽𝖺 𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗇𝖾𝗁
Memyr 67
𝗍𝖺𝗆𝖻𝖺𝗁 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝗎𝗍𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝖺𝗇𝖾𝗁 𝖻𝗂𝗇 𝖺𝗃𝖺𝗂𝖻, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝗂𝗍𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗃𝖾𝗅𝗆𝖺𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝗒𝗀 𝗌𝖾𝗅𝖺𝗅𝗎 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀. 𝖽𝖺𝗌𝖺𝗋 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀
Memyr 67
𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝖻𝖾𝗋𝗆𝗎𝗅𝗎𝗍 𝗍𝖺𝗃𝖺𝗆, 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗅𝗂𝗍, 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀. 𝖺𝗉𝖺 𝗌𝗂𝗁 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗅𝗂𝗁𝖺𝗍 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗄𝗈𝖼𝖺𝗄 𝗀𝗂𝗇𝗂 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺
Andira Rahmawati
thorr knp blm up...dr kemarin kutunggu2 ..
Memyr 67
𝗒𝖺𝖺𝗁, 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝗍𝗎 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗆𝖺𝗌𝗎𝗄 𝗅𝗂𝗇𝗀𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇 𝗇𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺, 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗅𝗂𝗇 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗆𝖺𝗄 𝗌𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺𝗁 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝗎𝗉𝖾𝗋 𝗉𝖾𝗅𝗂𝗍
Memyr 67
𝗁𝖺𝖽𝗈𝗈𝗁. 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗂𝗇𝗂, 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗄𝖾𝗉𝖺𝗅𝖺 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗌𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀
Memyr 67
𝖺𝗉𝖾𝗌 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀. 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗐𝖺𝗇𝗂𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝗁𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗇𝗀𝗂𝗇 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝗁𝖺𝗋𝗍𝖺 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗆𝖾𝗇𝗒𝗂𝗌𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗌𝖾𝖽𝗂𝗄𝗂𝗍𝗉𝗎𝗇 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀.
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗇𝗂? 𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝖺𝖽𝖺 𝗊𝗂𝗇𝗀 𝗌𝗁𝖺𝗇?
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗉𝖾𝗋𝗇𝖺𝗁 𝗄𝖾 𝗀𝗎𝖺 𝗁𝗂𝗋𝖺 𝗒𝖺? 𝗅𝗂𝖺𝗍 𝗌𝗍𝖺𝗅𝖺𝗄𝗍𝗂𝗍 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗃𝖺𝗆?
Memyr 67
𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗃𝗂𝖺𝗇 𝗇𝗀𝖺𝗉𝖺𝗂𝗇 𝖺𝗃𝖺? 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗁𝖺𝗌𝗂𝗅𝗄𝖺𝗇 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗃𝗎𝖺𝗅 𝗁𝖾𝗐𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗋𝗎𝖺𝗇, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺, 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗃𝗂𝖺𝗇, 𝗒𝗀 𝗉𝖺𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗌𝗄𝗂𝗇? 𝗍𝗎 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗆𝖾𝗇𝗃𝗎𝖺𝗅 𝗁𝖾𝗐𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝗆𝖺𝗇𝖺? 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗇𝗂 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺.
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
dari awal praduga itu ternyata benar, kalo Xiao Jian bukan anak kandung mereka
miss blue 💙💙💙
curga lian keturunan pedagang chen. 🤔🤔🤔
chataleya
Wang Lian ini ternyata lebih buruk daripada tuan crab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!