NovelToon NovelToon
Love Comes From Allah

Love Comes From Allah

Status: sedang berlangsung
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Cintapertama
Popularitas:847
Nilai: 5
Nama Author: Yushang-manis

Laki-laki muda yang menikah karena perjodohan dengan wanita yang tak ia kenali dan wanita yang sedang sakit akibat kecelakaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yushang-manis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12

Hafshah keluar dengan khaulah disampingnya. Khaulah sudah berganti niqob nya, warna soft pink sangat cocok dengan kulit Langsat nya. Mata Fatih terpesona sejenak oleh tampilan khaulah yang berbeda. Tanpa sadar sudut bibirnya membentuk lengkungan indah,

"Cantik." ucapnya tanpa sadar.

Ahmed menepuk bahu Fatih pelan sambil menggelengkan kepala. "Belum jadi istri, jaga pandangan mu.*

Fatih mengusap lehernya yang tak gatal. "Afwan Salma, aba, umma. Saya pamit dulu assalamu'alaikum." pamitnya melangkah pergi dari rumah untuk pergi ke masjid.

Sedangkan khaulah hanya tersenyum malu melihat tingkah calon suaminya—eh. "Em, umma, kyai. Salma izin masuk kamar dulu."

"Iyah nak, silahkan."

"Syukron umma."

"Afwan."

Khaulah berjalan memasuki kamarnya, saat sudah masuk ia melihat Yasmine yang tengah duduk di balkon kamarnya. Lantas ia pun pergi menghampiri nya. Tepukan kecil membuat sang empu tersadar jika khaulah sudah balik.

"Lagi ngapain hm?" tanya khaulah.

"Liat senja, indah kan?" tanyanya meminta pendapat.

"Yah, tentu saja. Ayo masuk sudah magrib, tidak baik masih di luar seperti ini."

Yasmine menurut ia bangkit dari duduknya lalu berjalan mengikuti khaulah. "Kita sholat di masjid atau di rumah?" tanya khaulah seusai menutup pintu dan hordeng balkon.

"Masjid aja yuk, ramai banyak santriwati. Nanti Lo bisa kenalan sama mereka. Biar nanti kalau udah nikah sama Al, Lo sudah terbiasa."

Khaulah terkekeh kecil. "Apa sih kamu."

"Gausah malu-malu gitu Lo." sindir nya lalu menepuk bahu khaulah.

"Iiiih apa sih."

"Iiiih ipi sih."

"Yasmine!" keduanya tertawa kecil merasa malu dan geli sendiri. "Udah ah, kamu nih."

Allahu Akbar.... Allahu Akbar

"Ma syaa Allah, merdu sekali."

"CIEEE ahay, makin kepincut nih."

"Hah? Apasih Yasmine?"

"CK, gausah pura-pura gak tau yah." todong Yasmine dengan jari telunjuknya.

"Beneran.., memangnya ini suara siapa yang adzan?"

"Calon suami Lo."

Khaulah terdiam detik itu juga, benarkah yang dikatakan Yasmine jika yang adzan adalah Fatih?. Jika benar, maka beruntunglah ia mendapatkan suami yang memiliki suara merdu saat adzan. Pipinya bersemu merah, karena kembali mengingat kejadian tadi.

"Ya ampun nih anak, masih bengong aja." Yasmine baru saja keluar dari kamar mandi seusai mengambil wudhu. Terdengar ketukan pintu sedari tadi namun khaulah yang sedang termenung membuatnya tak mendengar suara apapun.

Lantas Yasmine segera membuka pintu kamarnya, dan betapa terkejutnya ia melihat Hafshah dan Ahmed yang sudah siap untuk pergi ke masjid, sedangkan dirinya dan sahabatnya masih mengenakan pakaian santai.

"Eheheh, umma, aba, Afwan seperti nya umma sama aba, duluan saja."

"Loh, kenapa hm? Bareng aja yuk, umma tungguin."

"Aduh, umma tapi—"

"Yasmine, ayo kok masih pakai baju aja." ajak khaulah

Kedatangan khaulah membuat Yasmine terkejut. "Ih, Lo tuh tiba-tiba banget udah disini."

Khaulah tersenyum dibalik niqob nya. "Sudah ayo pakai mukenah mu."

Yasmine memutar bola matanya. "Iya iya, tunggu bentar, umma, aba tungguin yah."

Yasmine dan khaulah berada di saf belakang, sedangkan Hafshah di saf depan. Seusai melaksanakan sholat isya dan rangkaian dzikir para santri berhamburan keluar masjid, begitupun dengan Hafshah dan Ahmed. Sedangkan Yasmine dan khaulah masih tetap di tempatnya.

"Mau pulang sekarang atau nanti?" tanya khaulah.

"Nanti aja deh, bosen di rumah terus."

"Yasudah."

Dari seberang terdengar dua orang sedang bicara serius.

"Al, investor dari perusahaan WN memutus kontrak kerjasama dengan perusahaan kita. Dan itu membuat kita rugi besar al."

"Apa alasan dari pihak WN tersebut?"

"Alasannya karena antum ada salah sama putrinya. Membuat putri nya sakit hati."

Fatih terdiam, memijat pelipisnya yang berdenyut. "Baiklah, berapa total kerugiannya?"

"500 miliyar."

Fatih menghembuskan napas berat, tangannya mengusap wajahnya kasar. "Cari anak dari pihak WN tersebut. Karena sejujurnya saya tidak kenal sama sekali dengan anak dari pihak beliau."

"Baiklah nanti saya cari. Tetapi kita harus secepatnya cari pengganti. Jika tidak maka.."

"Kalian berdua lagi diskusi apa sih? Serius banget." tanya Yasmine.

Keduanya menoleh bersamaan, raut wajahnya menyiratkan keterkejutannya.

"Sejak kapan kalian disini?" tanya amar.

"Yeu kocak, dari tadi juga udah disini. Lo berdua lagi diskusi apaan? Gue denger dikit kalau kalian lagi bahas investor?"

"Pulang Yasmine sudah malam." ujar Fatih. Namun tidak didengarkan oleh Yasmine.

"Gue punya temen yang mungkin bisa bantu kalian, dia punya bisnis di bidang fashion dan sudah mendunia jadi, kalau dia jadi investor kalian juga bisa."

Mata amar berbinar mendengarnya. "Siapa? Dan apa nama perusahaannya?"

"Boutique Haulah."

Fatih dan amar saling menatap, lalu jari jemari Fatih bergerak mencari informasi terkait boutique Haulah tersebut. Mata nya membesar seusai membaca artikel tentang boutique Haulah.

1
Zenny_ Jason
wow, thor! Gak sabar nunggu karya selanjutnya!
Yu shang-manis: thank you 😍 @
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!