NovelToon NovelToon
Kiana Story

Kiana Story

Status: tamat
Genre:Fantasi / Nikahmuda / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Fantasi Urban-Percintaan Modern / Tamat
Popularitas:254.6k
Nilai: 5
Nama Author: ana marisa

Seorang gadis membuka mata dengan perlahan dan menatap sekeliling untuk memastikan dirinya berada dimana. Matanya terbelalak kaget saat menyadari dirinya berada di rumah sakit.



"Astaga, apa yang terjadi sebenarnya? Gue belum mati?" tanya gadis itu dengan bingung.





Sangat mengherankan kalau dirinya masih hidup saat nekat menabrakkan diri di sebuah truk yang sedang melintas di jalan. Dan yang lebih mengherankan di tubuhnya tidak mengalami luka gores sedikitpun.





Penasaran dengan kelanjutan ceritanya langsung aja di baca gaes🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ana marisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Ngelak aja terus. Terima takdir aja Zam. Haha gimana pas malam pertama?" tanya Bian bercanda. "Eh btw, itu si Angel cantik juga kalau mukanya polos nggak pake make up gitu, adem banget liatnya." lanjut Abi, langsung mendapat pukulan di bibir oleh Alan.

"Istri orang, Bi." peringat Alan kemudian keduanya tertawa lagi.

Ringga hanya diam kemudian melihat jam di pergelangan tangan. "Cabut, gue masih ada urusan." ucap Ringga, ia mulai berdiri dari duduknya.

"Yoklah, gue juga mau ke markas." ucap Alan.

Azam mengangguk saja, kemudian menoleh pada Elsa yang tadi tampak diam terus saat kepergian Kiana.

"Mau gue antar balik?" tawar Azam.

Senyum Elsa mengembang. "Ma...."

"Dia balik sama gue." potong Ringga menatap Azam intens. " Ingat status sekarang, Zam." Ringga tersenyum tipis, sangat ketara jika si ice prince itu tengah mengejek sahabatnya.

Elsa Berdeham sejenak kemudian tersenyum lagi. "Aku balik bareng Ringga aja. Salam ya, sama istri kamu." ucap Elsa, ia ikut berdiri bersiap untuk pergi.

Saat mereka sudah berdiri semua untuk bersiap pergi, Bian malah rebahan di sofa sambil memainkan handphone.

"Woy, nggak balik lu?" tanya Alan sambil memukul pelan kaki Bian.

"Duluan aja, gue mau nungguin minuman gue dulu." ucap Bian.

Mereka mengiyakan, lalu berpamitan untuk pergi. Azam mengantar mereka sampai depan pintu.

"Daaah Azam." Elsa melambaikan tangan ke arah Azam. " Sampai jumpa besok di sekolah." lanjut Elsa sebelum motor sport hitam milik Ringga keluar dari pekarangan rumah, di ikuti motor Alan.

****

Malam pun tiba. Kiana telah selesai membersihkan dirinya dan kini telah memakai piyama bermotif Doraemon kesukaannya. Ia duduk di kasur Azam, sambil memperhatikan penjuru kamar bercat abu-abu.

Makan malam telah berlalu tiga puluh menit yang lalu tanpa ada Azam. Entah pergi kemana cowok itu. Kiana juga tidak tahu dan tidak mau tahu juga.

"Suram banget kamarnya, kayak pemiliknya." ucap Kiana, sepertinya mengomentari Azam menjadi kebiasaan Kiana. "Ini gue tidur di mana? Ya kali satu ranjang sama dia?" imbuh Kiana.

"Bodoh amat, nanti dia tidur di sofa aja. Gue di sini, nggak mungkin gue yang tidur di sofa." ucap Kiana, ia mulai merebahkan tubuhnya di ranjang. Aroma maskulin memasuki indra penciuman. Antara mint dan juga susu. Dingin dan manis menyatu.

Kiana bersikap bodoh amat, ia mengantuk dan ingin tidur nyenyak. Apalagi besok hari senin, mengingat jika Angel masih anak SMA. Ya sudah pasti Kiana harus bangun cepat untuk berangkat sekolah. Kebetulan juga seragam sekolahnya sudah ada di sini.

Tak lama kemudian, Kiana sudah terlelap hingga mengeluarkan dengkuran halus. Bertepatan dengan itu, Azam masuk ke dalam kamarnya.

Azam memakai celana jeans hitam yang di padukan dengan kaus oblong hitam. Ia tidak menyadari kehadiran Kiana, dan memilih ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Dua puluh menit berlalu. Azam keluar dengan handuk yang melilit di area pinggang sampai lutut. Ia berjalan ke lemari untuk mengambil bokser bergambar kupu-kupu.

Matanya mengarah ke arah jam dinding di dalam kamarnya. "Udah jam sepuluh aja." gumam Azam, ia mulai memakai bokser dan meletakkan handuk di sandaran kursi belajar.

Tubuhnya terasa letih, dan ingin segera tidur. Ia melangkah menuju ranjang. ia belum menyadari kehadiran Kiana, karena tubuh gadis itu tertutup selimut.Azam merentangkan kedua tangannya dan langsung menjatuhkan diri begitu saja.

"Aaanjir!" Kiana terbangun dan tentu saja terkejut apalagi merasakan sakit di tubuhnya karena di timpa tubuh Azam dari samping.

Azam ikut terkejut, dengan segera beranjak bangun dan menarik selimut.

"Lo!" kaget Azam.

Berbeda dengan Azam, kini Kiana hanya meringis menyentuh perutnya. Ia bangun dan menatap Azam tajam.

"Itu badan manusia atau gajah? Berat banget deh, tulang gue kayak mau patah." keluh Kiana, bukan hanya perut yang sakit, tapi seluruh tubuhnya.

Mata Azam menajam mellihat kehadiran Kiana. "Ngapain lo di kamar gue?" tanya Azam ngegas.

Kiana memutar bola mata malas. "Bermeditasi." ucap Kiana sewot. "Ya tidur lah Bambang!"

Azam berdecak kasar. Ia menarik tangan Kiana dengan kasar agar segera turun dari ranjangnya.

"Keluar lo! Nggak sudi gue sekamar sama lo!" sentak Azam.

"Gila lo! Tangan gue sakit." ucap Kiana dan menyentak tangan Azam. "Mommy yang nyuruh gue tidur di sini! Kalau lo gamau sekamar sama gue, keluar aja sana! Gue mau tidur." kiana berjalan lagi ke ranjang, ia hendak menjatuhkan diri, namun Azam menahan kain belakang piyamanya.

"Enak banget lo! Ini kasur gue!" sentak Azam, ia melepaskan begitu saja pegangan pada piyama Kiana.

"Aww, sakit njir." ucap Kiana. "Kasar banget sih lo! Udah sana, tidur di sofa aja noh, gue tidur di sini. Ribet banget sih.

Azam tersulut emosi, Ia langsung menarik rambut Kiana yang terurai, membuat gadis itu meringis.

"Ini kamar gue, keluar sekarang!" Suara Azam terdengar pelan namun menusuk.

Kiana di buat ikut emosi. Kemudian ia menatap tubuh Azam di hadapannya. Ia mencubit kecil perut itu dan memutarnya. Wow tidak kebayang bagaimana sakitnya.

"Aww... Sakit setan!" Azam melepaskan rambut Kiana dan mengusap perutnya.

"Setan ngomong setan." gerutu kiana, ia mendorong tubuh Azam untuk bergeser. "Lebih baik ngalah deh sama cewek. Gue ngantuk banget, dahlah lo tidur di sofa aja."

Kiana menjatuhkan tubuhnya ke kasur kembali dengan posisi tengkurap. Hal itu membuat Azam kesal. Ia menarik kaki Kiana hingga tubuh cewek itu hampir jatuh ke lantai jika Kiana tidak berusaha menahan dirinya dengan berpegangan di kasur.

"Setan lo. Azam!" kesal Kiana.

Azam berdecak kasar. "Turun dari kasur, gue nggak mau ketularan virus buruk lo." ucap Azam, ia menarik keras kaki Kiana hingga gadis itu berakhir di lantai.

"Lo lebih buruk dari gue kalau lo tau." ucap Kiana, ia mengusap jidatnya yang menyentuh lantai. Ya Tuhan, bahkan lukanya belum sembuh tapi Azam malah membuat kepala menjadi berdenyut sakit lagi.

"Gue nggak peduli, udah sana lo!" Azam mendorong tubuh Kiana saat cewek itu telah berdiri.

Tersulut emosi, langsung saja tangan Kiana terkepal, dengan marah ia meninju rahang Azam dengan keras.

Bugh!

"Aww ..!

Bukan hanya Azam yang meringis, tetapi Kiana juga. Ia menatap buku-buku jarinya yang memerah setelah menonjok Azam.

"Anjing!" maki Azam, ia menatap Kiana tajam. Tangannya terangkat siap mencekik Kiana, namun sebelum itu terjadi. Kiana sudah menendang lutut Azam dan melompat ke ranjang.

"Rasain tuh." ejek Kiana

Azam mengatur napasnya yang memburu karena kesal. Ia menatap Kiana penuh kebencian dan berjalan kearah Kiana.

*****

1
"Candy75
rakyat aja deh sama kia
raa77
sekolah apa udh nikah?
dhiny
wah kita sama kiana lw lagi banyak masalah dengerin lagunya kim seokjin
Anaya Nabila
lah... kok udah tamat aja.... tu td yg kabur spa... trz jadiannya sma spa si kiana
Dhesy
asli ngakak sekale baru x ini gw baca novel terlucu🤣🤣🤣
Dhesy
gawat ini thor😂😁
Dhesy
nah lo azam.thor jgn sampai kiana cinta sama si azam gw gak rela gak rela gak rela bila perlu buat kiana minta cerai aja.biar si azam kebakaran jenglot eh jenggot 🤣
Dhesy
gw suka karakter cwek tegas dan pemberani gak mudah di tindas
gabisa masuk akun lama
Wah, makasih thor udah semangat lanjutin novel ini sampe selesai. Tapi Thorr, Rayyan gimanaaaaa? gw masih mau tau tentang Rayyan 😭😭🙏🏻
➳️ anna🐣 ༒࿐ 🦣: heheh enggak janji yah kak
total 1 replies
gabisa masuk akun lama
aamiin, mantep Bian, Kiana sama Rayyan aja ye kan🤝🏻
gabisa masuk akun lama
Thorrr, pas Kiana dah pisah dari Azam tolong buat Kiana sama Rayyan yah thorr, plis banget inimah😭😭
Adek Cilla
ini cerita fokus kiana dulu aja jgn yg lain anjing kek bngsat tau gak
•|BL(tata)✨: PP lu aj kyk J A L A N G
total 6 replies
Navisha Mahvin
kasih aja azam sama elsa
dan kiana sama rayyan aja.. cocok🤭😁
Navisha Mahvin
azam punya saingan nih🤭🤭
Navisha Mahvin
kenapa gak minum susu kia aja🤭🤭
sully cungliiee
bagus thor...kutunggu karyamu yg lain
✮R⃟ɪsᴍᴀᵑᵍᵒᵏᵏ⋆
nah gini dong, ai suka keributan, jangan di buat mewek lagi yaa Thor, ai blom beli tisu 🤣🤣
Ayuu 🍊🍊
Yaelah thor, blum juga saya liat kia sama rayyan, malah end, 🥺
Ayuu 🍊🍊
Dah lah gak ketolong goblok si azam
Fransiska Husun
Thor kasi bocap babang Rayyan dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!