Bukannya di penjara, Nesha justru dinikahi Mr. Lewis usai mengakui kalau dia'lah yang mencelakai Preston (adik angkat Lewis). Namun, ada begitu banyak kejanggalan di setiap kejadian. Apa sebenarnya yang terjadi dan apa misteri di baliknya?
***
Tidak disebut pengusaha, tapi perusahaannya ada di setiap Negera. Tidak disebut ketua Gangster, tapi dia memimpin sekitar 50.000 anggota aktif. Tidak disebut Mafia, tapi dia melakukan semua hal yang diilegalkan oleh negeranya.
Dia adalah Diyan Lewis Talsen Baldev, atau biasa di sapa Mr. Lewis. Pria tampan bertubuh kekar yang sudah berusia 28 tahun. Berdarah dingin yang kejam, dengan tatapan mata tajam. Dia adalah sosok pria yang ditakuti seluruh Negera. Apa yang akan terjadi pada Nesha jika menikahi pria sekejam Mr. Lewis?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12 ~ RIP Preston
"Kalian semua, berikan wanita ini pelajaran!" titah Lewis lalu duduk di sebuah kursi yang baru saja pengawalnya siapkan.
Beberapa pengawal saling pandang, mereka kaget mendengar titah Misternya. Jelas selama ini Lewis tak pernah meminta mereka menyakiti seorang wanita. Nesha adalah tahanan wanita pertama yang dibawa ke dalam markas.
"Apa yang kalian tunggu! Apa aku harus mengulang perkataanku?" bentak Lewis kesal lantaran para pengawal tak kunjung menghajar Nesha seperti keinginannya.
"Begini, Mister. Sebelumnya, Mister sendiri yang membuat peraturan agar semua pengawal di markas tidak menyakiti tahanan perempuan. Apa Mister melupakan aturan tersebut?"
"Mulai sekarang lupakan peraturan itu! Siapa pun yang berbuat kesalahan harus dihukum seberat-beratnya. Tidak peduli maupun dia perempuan, lansia dan anak kecil sekalipun!" Asisten Kent menghela napas, dia tak dapat berbuat banyak. Dia semakin tak mengenali Misternya.
Satu orang pengawal maju dan mendekati Nesha. Pengawal itu menatap Nesha dengan wajah kasihan. Tapi yang Nesha lihat hanya wajah yang menyeramkan, yang siap melukainya. Nesha menggelengkan kepala dengan mata berkaca-kaca.
"Lakukan!" bentak Lewis dan pengawal patuh itu langsung mengangkat tangan kekarnya bersiap memukul Nesha. Nesha memejamkan kedua matanya.
"Hallo, Nek." ucap Lewis mengangkat panggilan dari sang nenek, pengawal tersebut mengurungkan niatnya untuk memukul Nesha. Pengawal itu tak mau teriakan kesakitan Nesha mengganggu pembicaraan Sang Mister dengan Nyonya besarnya.
"Lewis, Preston sudah meninggal dunia. Nenek akan membawa dan memakamkannya di Italia tanah kelahirannya, kau datanglah kemari. Nenek akan menunggu hingga kau tiba," tutur Nenek Lore di seberang sana.
"Preston meninggal dunia?" tanya Lewis kaget.
"Baiklah, Nek. Aku ke Italia sekarang juga," lanjut Lewis.
"Baiklah," jawab Nenek Lore langsung memutuskan panggilan.
Lewis bangkit dari duduknya, kemudian berjalan cepat, Asisten Kent mengekor di belakangnya. "Kent, cepat siapkan pesawat!" titah Lewis terburu-buru.
"Baik, Tuan." balas Asisten Kent segera bertindak melakukan tugasnya.
Setelah ditinggalkan Misternya, pengawal yang akan memukul Nesha terlihat kebingungan harus melakukan apa? Seorang pengawal lain berkata, "Kita lanjutkan nanti setelah Mister pulang. Untuk sekarang kita bawa dia ke penjara dulu."
"Oke," pengawal di hadapan Nesha, langsung membawa dan memasukkan Nesha ke dalam penjara yang ada di sana. Nesha menarik napas lega, setidaknya dirinya masih selamat.
"Terima kasih, Tuhan." ujar Nesha mengucap puji syukur kepada Tuhan yang masih memberinya kesempatan untuk hidup.
Nesha mengedarkan pandangannya ke sekitar. Di dalam penjara berukuran lima kali enam meter itu terdapat sebuah ranjang seukuran tubuh, tanpa bantal maupun guling. Ada juga sebuah lampu penerang alami, juga ada sebuah toilet mini di pojoknya.
Nesha bangkit secara perlahan, kemudian berjalan tertatih memasuki toilet tersebut. Nesha mencuci wajahnya di sana. Air mata Nesha seketika meluncur saat mengingat bagaimana nasib Diya, adiknya yang telah dise tubuhi oleh Lewis. Tak puas dengan Preston, kini Lewis yang kembali menggagahi adiknya.
Tapi, Nesha senang karena Preston telah mendapatkan hukuman setimpal. Kini, hanya Lewis yang belum mendapatkan karmanya. Namun, Nesha yakin hari itu akan tiba.
Sebagai seorang kakak, Nesha sangat menyesal karena dirinya benar-benar tak berguna. Nesha benar-benar gagal menjaga Diya, janjinya kepada kedua orangtuanya, tak mampu Nesha tepati.
"Ibu, Ayah. Maafkan Nesha. Nesha mohon maafkan Nesha. Semoga Diya baik-baik saja saat ini," tutur Nesha sambil memandangi wajah lemahnya di pantulan cermin di toilet.
Setelah merasa cukup, Nesha pun melangkah kembali akan keluar dari toilet. Namun ....
"Aaakh! ....
.
.
.
masih ada yg belum jelas..
kayaknya Lewis ma Nesha udah pernah ketemu sebelumnya, tp Nesha nya g ingat..
g ada flasbacknya itu kak..
Lewis kayaknya emang nyari Nesha, semacam punya janji semasa kecil gitu..
Lha wong Nesha pernah bilang "pangeran" gitu waktu mau diunboxing pertama kali walopun gagal..
belum ada penjelasan kak.. 🤔🤔🤔
anyway, sehat2 selalu dan semangat terus dalam berkarya ya kak.. 😘🥰😍🤩
cuss lanjut novel berikutnya..
sekuel novel "terjerat" udah dibaca semua.. 😁
btw nma pemeran nya Nesha ,, seperti nma anaku Thor,, bedanya Z doang,, klo anak ku nesza,, dan itu Nesha😁
gk terasa...
sprt terhipnotis akoh....
cemungut k karya2 slnjtnya y thor...
see yu....👄👄👄💪
ya ampyunnn lewis km tuh di cariin ma hot papi usan...
yah...berarti gk berhasil yak bw pulang lewis jmn itu...
mengsedih deh...