“A-aku suka padamu, Rel-Rela!” Haikal, anak remaja laki-laki culun tengah mengungkapkan perasaan cintanya pada seorang gadis yang paling cantik di kelasnya, di sudut sekolah saat jam istirahat.
Gadis cantik berambut panjang itu mengernyit, dengan kasar mendorong Haikal, kemudian berlari pergi.
Setelah kejadian itu, mereka tidak pernah lagi bertemu. Hingga gadis cantik itu tiba-tiba menangis meraung sejadi-jadinya di hadapan Haikal.
“Apa kau masih mencintaiku? Jika masih ayo kita menikah!”
Cup! Rella langsung memagut bibir Haikal dengan rakus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rozh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rella Hanifah dan Haikal Mukminin
Di sebuah resto ternama, Andi dan teman-teman nya tengah duduk menikmati kopi late bersama cake cokelat.
“Eh, lu dah putus sama Rella, Ndi?” tanya temannya berbadan tinggi dan gemuk. Dia Niko, teman yang selalu ada bersama Andi, hampir setiap saat.
“Kenapa emangnya?” tanya Andi sembari menyedot minumannya dengan sedotan berwarna hitam.
“Hm, karena-- itu-” Niko tak melanjutkan ucapannya.
“Kenapa?” Andi bertanya dengan menatap Niko tajam karena penasaran, hingga dia menjadi kesal saking penasarannya.
“Ini loh, Ndi!” Jefri, salah satu teman gangnya memperlihatkan sebuah undangan. “Mama gue dapat undangan ini dari Mamanya Rella,” katanya pada Andi.
“Undangan? Perasaan Rella ulang tahun bulan September deh, bulan September 'kan masih lama,” gumam Andi. Kemudian mencubit cake sedikit, memakannya.
“Manisnya Pas, gue suka nih cake!” pujinya.
“Bukan undangan ulah tahun, Ndi. Tetapi-- undangan nikah.”
Uhuk! “Apa? Nikah? Siapa? Jangan bilang Rella? Hahahaha! Itu nggak mungkin!” Andi menarik undangan itu dengan cepat.
Matanya terbelalak dengan sempurna saat melihat nama dalam undangan itu.
Rella Hanifah dan Haikal Mukminin, dua nama yang tertulis dalam undangan itu, dua nama yang akan menikah. Dua nama yang tidak akan mungkin bersatu apalagi menikah. Andi tidak percaya itu. Sungguh, dia tidak akan pernah percaya!
“Jef, Nik, ini nggak mungkin!” semprot Andi tak terima.
“Kalo kau tidak percaya, yang lain juga dapat kok, keluarga kalian juga dapat undangan 'kan Deny, Riko?” tanya Jefri meminta persetujuan mereka.
“Iya, Ndi. Papa gue 'kan bisnis bareng Papa Rella. Sedangkan Mama Deny pelanggan setia tas branded milik Mama Rella,” sahut Riko.
“Siaaal! Ini nggak bisa di biarin. Apa-apaan dia? Pacaran sama gue, kok nikahnya sama si culun! Dia mau ngejek gue gitu, mau banding 'kan gue ama si culun yang gak berguna, kampungan dan miskin itu!” Andi mengepalkan tangannya membentuk tinju.
“Sabar, Bro! Stok cewek lu 'kan masih banyak,” sahut Deny.
“Diam kalian! Kalian nggak tau aja, Rella itu anak tunggal, harta warisan banyak melimpah buat dia, hidup gue udah terjamin kalo sama dia. Kalo sama yang lain, gue cuma senang-senang aja! Ngerti lu pada! Udah, gue mau cabut, gue mau cari Rella!” Andi berdiri dari duduknya dan pergi begitu saja meninggalkan keempat temannya.
“Entahlah, gue kurang yakin kali ini dia berhasil,” gumam Riko.
“Kenapa?” tanya Denny masih melihat punggung Andi yang sedang memasuki mobilnya di depan sana.
“Lu pada 'kan tau, kalo Rella itu keras. Yang pertama nggak mungkin dia dijodohkan, yang ke-dua-- beberapa hari lalu, gue lihat Rella ngintip Andi lagi sama cewek lain, mungkin itu juga jadi alasan Rella terima cinta si culun,” terang Riko.
“Ok, kalo begitu, wajar dia marah dan putus sama Andi. Yang nggak masuk akal itu, kenapa musti sama si culun? Bahkan nikah loh? Gila nggak tuh? Nekat banget hanya buat melampiaskan marahnya sama Andi!” sambung Jefry.
“Ya, namanya juga cewek. Kalo sakit hati bisa lakuin apa aja. Lu pada ingat nggak? Waktu gue pacaran sama Winda, mantan gue yang di Semarang? Dia nguber, stalker bahkan gangguin gue sama semua cewek, bahkan teman biasa gue aja di ganggu. Dia jelek-jelekin gue, supaya bisa balikan lagi sama gue, bahkan dia udah buka baju segala sampe polos di depan gue, maksa gue ngelakuin itu sama dia. Gue malas!”
“Satu lagi, cewek yang awal kenalan dari game online waktu itu? Pas jumpa dia langsung nemplok, ratu drama banget, bentar-bentar nangis, mewek karna inilah, karena itu lah, ujung-ujungnya minta duit! Jadi, menurut gue, wajar Rella kayak begitu. Dia itu cantik, pintar, berani, kaya, dia gak butuh apa-apa lagi kecuali kesetiaan. Andi gak setia, makanya dia milih si culun yang selama ini selalu suka sama dia,” terang Riko.
“Hah? Cuma karena itu? Ya, wajarlah kalo si culun setia. Yang pertama dia jelek, nggak ada yang suka sama dia. Jadinya, dia jadi pengagum Rella si bunga kelas, ya nggak?” debat Denny.
“Entahlah....” Denny menyahut, lalu menyeruput minumannya.
“Terus, lu pada pergi nggak nikahan mereka?” tanya Jefry menatap teman-teman nya.
“Kalau gue sih datang. Gue penasaran. Hahaha!” jawab Denny.
“Gimana dengan Andi? Dia pasti nggak setuju,” ucap Riko.
“Dia aja pacaran dan selingkuh gak butuh persetujuan kita, ngapain juga butuh persetujuan untuk kita bersenang-senang, emangnya selama ini kalo dia senang-senang ingat kita? Cewek yang gue incar aja dia pepet sampe nyewa kamar motel mereka. 'Kan sialan. Gue mah, akan datang, penasaran gue, mau lihat si Rella dan si culun bersanding. Ahahahh!” Denny tertawa membayangkan Haikal yang berpenampilan culun dengan Rella si cantik.
“Oh!” gumam yang lainnya.
Ya, Andi memang egois. Dia mengaku-ngaku sebagai ketua kelompok (gang). Padahal tidak ada uang yang diberikan pada yang lain, atau jasa tertentu. Kalo masalah kaya, mereka semua juga kaya-raya, sebanding dengan Andi. Hanya saja, sikap Andi yang manja dan bossy di rumah, dia terapkan dalam lingkungan pertemanan.
Riko, Niko, Jefry dan Deny, mereka sudah berteman sejak sekolah Dasar dengan Andi, hingga tamat kuliah. Selama itu, Andi tidak berubah, padahal umur mereka sudah dewasa, dia masih egois dan seenaknya. Sehingga beberapa dari mereka kesal, seperti Denny dan Jefry.
Sedangkan Niko, tak pernah merasa tersakiti selama ini. Kalau Riko, dia jarang aktif di gang, jadi dia tidak ambil pusing.
DAN TK NYANGKA, BELASAN TAHUN GK KTEMU, MLH RELLA YG NGAJAK HAIKAL NIKAH,, TPI TTP PENASARAN, DRIMNA RELLA TAU ALAMAT APARTEMEN HAIKAL, DN MSH KNALI WAJAH HAIKAL..
SAMA SBNARNYA DGN RELLA BKA USAHA TAHU TEMPE.. TPI RELLA LAKUKN STELH TAMAT SKOLAH.. ITUPN UANG MODAL PINJAM DRI PAPANYA, SDGKN HAIKAL DARI TABUNGAN UANG JAJANNYA YG DIINVESTASIKN
HNY MNANG PNAMPILAN & GAYA..
BEDA DGN HAIKAL, GK PTG PNAMPILAN, YG PTG HSIL..
TPI TDI RELLA MNGATAKN MANTAN2, BRRTI RELLA SEMPAT BNYK PACARAN DGN LAKI2 SELAIN DGN ANDI, KLO LIAT AGRESIFNYA RELLA CIUMAN, TK MUNGKIN SLAMA PACARAN DGN MNTAN2NYA RELLA GK PRNAH CIUMAN. MSKI BIBIR RELLA DN TUBUH RELLA UDH GK SUCI, PASTI UDH DIPELUK2 DN DIGREPEK2 PARA MNTAN NYA RELLA, TPI KSUCIANNYA TTP BUAT HAIKAL...
AKU MP DGN MNTAN ISTRI PRTAMA DN MP DGN ISTRI BARU, JARI2 KAKINYA AZA KUKULUM LEMBUT SATU PRSATU TNPA JIJIK... 😊😊😊😊😊😊
BRRTI TU ANDI OMONG BESAR SAMA TEMAN2 GENGNYA..