Khayrani Pratiwi seorang wanita muda yang selalu menjadi no.2. Di dalam keluarga,dalam pergaulan maupun dalam percintaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12. episode 12.
"hemm, Aku pegal berbaring terus ," jawabnya dan ia menatap Alex yang duduk didepannya .
" Kenapa kau tidak mau menikah ?, maksudku mengapa tidak mau diekspose dan mengapa kau berada disini ?, sedangkan kamu tidak mengenalku ," tanyanya sambil menatap Alex .
Dengan tersenyum malas Alex menjawab pertanyaan Khay,meskipun dia tahu Khay pasti marah atau tersinggung dengan jawabannya .
" Pertama aku mau menikah dan itu denganmu , kedua mengapa tidak mau diekspose karna aku tidak yakin dengan pernikahan ini, ketiga mengapa aku berada disini karna aku ada bisnis dikota ini sedangkan mengenai dirimu itu merupakan bonus bisa bertemu dengan wanita yang kebetulan mengandung anakku," jawabnya tanpa melepaskan pandangan nya dari khay dan wanita itu hanya menaikkan bibirnya saja.
" Mengapa kamu tidak ingin kembali ke Jakarta ?," tanya Alex
" Terlalu banyak polusi, tidak bagus untuk putri kecilku ," jawabnya singkat.
" Aku seorang pria sehat yang membutuhkan pelampiasan , bagaimana denganmu ?"
" Aku, aku baik baik saja selama bersama putri ku, mengenai dirimu , itu urusan mu tidak ada kaitannya denganku," jawabnya.
" Waktu itu, bagaimana kau bisa mabuk ?,"
" Hemm, ada saatnya seorang pria mengalami hal terbodoh dalam hidupnya," ujarnya tanpa menjelaskan lebih dalam, " Dan kau bagaimana bisa bersama ku ?," lanjutnya pada Khay.
Dengan mengedikkan bahunya Khay menjawab dengan kata yang tidak jauh berbeda, " Ada kalanya seorang gadis bodoh melakukan tindakan yang lebih bodoh lagi walaupun niatnya menolong."
Dan Alex menatap nya antara geli dan jengkel.
" Kau belum mengantuk ?," tanyanya.
" Belum, hei aku mau tanya bagaimana hubungan mu dengan kakak ku?," tanyanya
" Maksud mu Calista ?, tidak ada," jawabnya singkat hingga Khay menatapnya tajam.
" Aku bertemu dengan dia itu baru dua kali, pertama saat pemotretan di Seoul, dia menumpang jet ku karena pesawat terakhir sudah take-off dan sudah malam, akhirnya sopir ku mengantarnya, sedangkan yang kedua waktu apa ya..ah ya perusahaan mengadakan pesta ,sudah hanya itu kenapa ?," ujarnya dengan malas, kemudian ia berjalan ke arah tempat tidur dan membaringkan tubuhnya.
" Kamu sudah mau tidur ?," tanya Khay heran.
" Hem, aku memgantuk, oh ya, aku sudah membeli rumah tidak jauh dari rumah Nenek jadi besok pulang dari sini kalian bisa langsung menempati nya bersama Nenek." katanya sambil memejamkan matanya.
Khayrani menatapnya bingung. karna Alex sama sekali berbeda dari yang dikatakan media.
Matanya masih belum mengantuk tetapi putrinya menangis jadi ia segera menggendong sambil membuainya hingga kembali tertidur.
Waktu sudah menunjukkan pukul enam pagi saat Alex terbangun karna suara tangisan bayi. Dengan cepat ia bangun dan melihat Khay berusaha mengangkatnya dari buaian.
" Kamu bersandar saja, aku akan mengambil Alessia dari buaian ," katanya dan memberikan nya pada Khay.
" Kamu semalam tidak tidur ?," tanyanya pelan.
"Tidur," jawab Khay singkat .
Alex menuju kamar mandi karna tidak ingin mengganggu acara menyusu Alessia. ketika keluat putrinya sudah selesai menyusu dan Khay tertidur pulas.
" Kau sangat cantik Khay , kecantikan mu sangat berbeda dengan wanita lain yang kukenal. Kau seperti wanita yang tidak perduli pada orang lain, padahal kepedulian mu justru sangat besar karna kamu tidak memiliki kepura-pura an untuk menjadi orang yang disukai," ucap Alex dalam hati sambil memperhatikan wajah Khayrani yang sedang tidur. kemudian perhatian nya teralih pada lutri kecilnya yang sangat cantik.
" Hallo pejuang sejati papi, kamu Putri yang sangat cantik berbahagialah karna mammi mu wanita pintar dan mengetahui apa yang dibutuhkan mu,putri kecilnya," ucapnya pelan .